Putri Cantik Milik Tuan Reymond

Putri Cantik Milik Tuan Reymond
Keputusan


__ADS_3

Melihat mommy banyak mengalami kemajuan membuat Deren dan juga adiknya bahagia. Tentu saja dengan daddynya senyum mengembang disetiap perjalananya yang hendak kerumah sakit.


Tetapi tuan Reymond ke kantornya sebentar karena ada pertemuan dengan kolega bisnisnya.


Dirumah sakit


Setelah satu minggu dari kejadian dimana mommy Deren mengerakkan jari jarinya kini mommy Deren keadaannya berangsur membaik.


"El" panggil mommynya bernada masih lemah dan hanya bisa bicara sedikit demi sedikit.


Deren mendengar mommynya memanggil tentu langsung saja Deren berlari kecil kearah mommynya yang masih menggunakan alat detak jantung itu.


"Ada apa mom .Apa ada yang sakit?" Tanya Deren cemas


Sang ibunda pun hanya menggelengkan kepalanya. Memberitahu pada putranya bahwa mommynya berangsur membaik.


"El maukah kamu mengabulkan keinginan mommy untuk terakhir kalinya mommy mohon" lirih mommy El yang tiba tiba menahan sakit disekujur tubuhnya terutama bagian kepalanya akibat benturan keras yang menimpanya beberapa minggu yang lalu.


"Apa yang mommy inginkan pasti El akan mengabulkannya" jawab Deren dengan suara lembutnya yang sambil mengenggam tangan ibunya.


"Ceraikan Elza dan biarkan daddy mu bertanggung jawab atas apa yang telah daddy mu lakukan. Kasian anak itu dia perlu pengakuan dari ayah kandungnya.Mommy tak apa jika harus dimadu El" ucap lemah mommy El.


Sang anak pun menghela nafasnya dalam dalam dan mengendurkan genggaman tangannya.

__ADS_1


"Maafkan El mom..El tak bisa menceraikan Elza karena Elza kini sedang mengandung anak El cucu mommy" jawab lesu El.


Dan ibunya pun tersenyum.


"Apa kau sangat mencintai Elza nak?" tanya mommy Deren.


"Sangat mom..Sangat mencintainya.El sangat beruntung mendapatkan perempuan seperti dia. Dan aku tak ingin menceraikannya sampai kapan pun" jawab El sungguh sungguh.


Bisa bisanya ibunya ini mempertanyakan masalah perceraian dengannya. Mana bisa El tanpa Elza.


Dengan segalanya El sudah sangat nyaman dengan sentuhan Elza yang selalu menemaninya.


Tapi tunggu dulu benar juga apa yang diucapkan mommynya nasib anak yang dilahir Elza yaitu Rara bagaimana dia suatu saat mencari ayah kandungnya yang ternyata ayah El juga.


El tak menampik jika suatu saat daddynya akan bertanggung jawab atas anak yang dilahirkan Elza tapi bukan cara menikahi masih banyak cara untuk bertanggung jawab.


Ceklekkkk pintu terbuka.


Ternyata daddy El yang datang dan membawa buket bunga mawar kesukaan sang istri tercinta.


"Sayang ini aku membawakanmu bunga kesukaanmu" kata tuan Reymond yang memegang buket bunga segar itu lalu menaruhnya di dekat sang istri.


Senyum merekah yang selalu diberikan istrinya takkan pudar. Meski sudah termakan usia.

__ADS_1


Tuan Reymond yang melihat putranya gelisah langsung mendekatinya.


"Hey boy wajahmu kusut sekali ada apa denganmu?" tanya daddynya.


Setelah melirik mommynya sekilas dan memberikannya senyuman lalu El memulai pembicaraan serius dengan ayahnya.


Lalu El menceritakan apa yang membuatnya gelisah sedari tadi.


Tuan Reymond mengepalkan tangannya akan tetapi tuan Reymond mengendurkan genggamannya lalu beralih keranjang istrinya.


"Sayang apa yang dikatakan El tolong bisa jelaskan" tanya lembut suaminya.


"Sayang . Aku menyuruh El menceraikan Elza dan lalu kau menikahinya. Kasian anak itu dia butuh bapak kandungnya. Aku ikhlas bila dimadu asal anak perempuan itu ada kejelesannya" kata mommy El sungguh sungguh.


"Maafkan aku sayang aku tak bisa berpoligami hanya kamu istriku ibu dari anak anakku. Aku takkan menikahi perempuan lagi. Itu memang kesalahanku karena telah berlaku tidak baik dan menimbulkan anak diantara aku dan juga Elza tapi bagaimana pun dia juga korban dalam masalah ini" jawab lantang tuan Reymond.


Bahwasanya perempuan dihadapannya ini akan ada satu satunya takkan terganti pada perempuan lainnya.


""""""


mampir yuk dikarya temen otor..


__ADS_1


__ADS_2