
Semenjak tahu bahwa Elza mengandung buah hatinya. El sangat antusias perhatian sekali pada istri cantiknya ini.
Seperti saat ini El memanjakan Elza dengan mengajaknya makan rujak didekat kantor perusahaannya.
"Mau buah yang mana sayang?"tanya El yang melihat bermacam macam buah buahan yang akan dipotong oleh mamang rujak sambil mengandeng pinggang ramping Elza dengan sangat posesif.
"Semuanya enak aku suka" jawab Elza yang air liurnya hampir menetes karena saking inginnya memakan rujak buatan mamang ini.
"Oke mang buatkan satu ya. Kami tunggu dimobil" ucap El
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan pun datang dengan gesitnya Elza langsung mengambil bungkusan rujak itu dan langsung melahapnya.
"Sayang makannya hati hati" ucap El yang sambil mengelap sudut bibir Elza ada kuah rujak yang tersisa.
"Rujaknya enak banget aku suka" kata Elza yang mengecup jari jarinya sisa sisa kuah rujak yang dimakannya tadi.
Setelah makan rujak tadi akhirnya El mengajak Elza pulang kerumah.
Keesokan harinya dikantor El
"Bagaimana penyelidikannya apa sudah bisa saya lihat" tanya El kepada anak buahnya.
"Maaf Tuan silahkan di cek sendiri file yang sudah saya berikan tadi pada anda" jawab anak buah El
Sebuah flashdisk berukuran 10 Giga yang dipegang El yang akan segera dibuka olehnya melalui laptop yang ada dihadapannya ini.
Dengan mata membulat dengan kobaran api kemarahan yang tertahan tangan yang mengepal kuat di atas meja kerjanya.
__ADS_1
Tiba tiba
Brakkkkk
El menghancurkan segalanya yang ada dihadapannya termasuk laptop tadi yang telah di hancurkannya melalui tangan kuatnya ini.
"Daddy..Kau tega" lirih tangis El
El sedari kecil jarang menangis ketika sekolah dan dibesarkan diluar negeri El hampir tak pernah meneteskan air matanya.
Tapi kali ini El benar benar hancur dan kecewa.
Tubuh yang merosot kelantai dengan rasa putus asa yang sangat luar biasa El tak mampu untuk berkata kata lagi setelah melihat kenyataan ini dan ternyata.
"Ayah Rara adalah daddyku dan Rara adalah Adikku" lirih El yang masih menangis meraung didalam ruang kerja pribadinya.
ceklekkk
"Sayang" panggil Elza setelah mengedarkan pandangan
"Astaga kenapa ruangan ini...El apa kamu didalam" panggil Elza lagi
setelah mendapati El yang terduduk lesu didekat meja kerjanya dengan perasaan kalut dan prustasi Elza langsung langsung memeluk El .
"El ini ada apa" lirih Elza yang langsung mengucurkan air mata yang melihat suaminya ini begitu seperti orang kesurupan.
Dan seketika itu juga El melepaskan pelukan tangan Elza.
__ADS_1
"Ada apa" tanya elza lagi
Dan tanpa aba aba El langsung mendorong tubuh Elza dan jatuh ke sofa minimalis yang ada didekatnya.
"Dasar ****** apa kau perbuat apa daddyku dan apa yang kalian lakukan" pekik kesal El
"Maksud kamu apa El aku gak ngerti" jawab Elza yang ketakutan karena melihat suaminya ini seperti kesetanan.
"Kamu liat video ini..." Sambil melemparkan dengan kasar flashdisk yang dicabutnya dari laptop yang sudah dihancurkan beberapa menit yang lalu.
"Video apa ini" tanya Elza takut
El langsung mencengkram kuat rahang pipi Elza.
"Bukalah baru kau akan tau siapa ayah Rara" ucap El dengan nada keras yang tertahan.
Tanpa bertanya apa apa dengan El . Elza langsung pergi ke meja kerjanya karena suasana sedang makan siang semua orang tiada ada ditempatnya memudahkan Elza untuk membuka video itu.
"Astaga ...laki laki itu daddynya El mertuaku dan Rara adalah adiknya El"Elza menutup mulutnya dengan rasa kaget luar biasa karena tak menyangka laki laki itu seseorang yang dia kenal..
""""""
Aku jarang up...males hape ku ilang yang baru dibelikan suamiku...
😢😢😢😢
__ADS_1