Queen Of The Earth

Queen Of The Earth
QotE 07 ∆Hera's Identity (2) ∆


__ADS_3

Jauh di dalam hutan Black Forest, Jerman, ada sebuah portal yang menghubungkan antara dunia manusia dan dunia makhluk immortal. Hanya makhluk terpilih saja bisa masuk ke dalam portal dua dunia itu secara cuma-cuma. Karena portal tersebut dilapisi oleh kekuatan dari para Fairy juga para penyihir tingkat tinggi, jadi tidak mungkin jika manusia biasa atau makhluk lemah bisa menembus portal tersebut.


Jika kita masuk ke dalam portal tersebut maka yang pertama kali kita lihat adalah hutan yang gersang. Tanaman di sana seakan mati, dan tempat itu dinamakan wilayah netral karena bukan teritorial makhluk manapun.


Jika sedikit masuk ke dalam maka kalian akan menemukan sebuah kastil berumur ribuan tahun yang berdiri dengan kokoh. Dari luar, kastil tersebut terlihat menyeramkan karena banyaknya percikan darah pekat yang mengotori tempat itu. Suasana yang gelap gulita, tidak ada kata siang di daerah ini. Matahari di sana seolah-olah mati akibat campur tangan makhluk-makhluk yang memiliki kekuatan besar di sana. Ya, wilayah ini adalah wilayah kekuasaan sang penghisap darah, Vampire.


Tidak seperti di luar, di dalamnya kastil ini nampak sebuah istana megah dengan campuran gaya kuno dan modern. Terdapat banyak barang-barang kuno yang tak mungkin bisa kita temui di dunia manusia. Percayalah harga satu barang kuno di dalam istana ini jika di nominalkan dengan uang manusia maka akan dapat membeli sebuah pulau, namun uang bukanlah segalanya di sana melainkan sebuah kekuasaan.


Di atas singgasana mewah, seorang pria tampan berkulit putih pucat sedang duduk di sana. Jemarinya memegang gelas yang berisikan cairan kehidupan bagi kaumnya. Di depan pria itu ada juga seorang pemuda yang juga memiliki wajah rupawan sedang berbungkuk hormat, nampak sekali bahwa pria tadi sangat berpengaruh di kastil ini.


"Bagaimana?" tanya pria yang duduk di singgasana seraya mengetuk-ngetuk gelas di tangannya menggunakan kuku jari telunjuknya yang runcing.


"Hari ini saya sudah pergi ke tempat biasa dia bekerja, namun dia tidak berada di sana. Saya juga sudah pergi ke tempat dia belajar namun hasilnya pun sama, Yang Mulia," ucap pemuda itu patuh.


Prang!!


Orang yang di sebut 'Yang Mulia' itu melemparkan gelas di tangannya ke dinding kastil sehingga gelas tersebut menjadi butiran debu yang tak berharga. "Bodoh! Mencari wanita seperti itu saja kau tidak becus!"


"Ampun, Yang Mulia. Ketika saya pergi ke tempat gadis itu tinggal, saya di hadang oleh beberapa Green Fairy yang sepertinya Guardian gadis itu-"


Crashh..


"Akhh." Darah keluar dari leher pemuda tadi. Sebenarnya tidak sakit hanya saja dia berteriak karena terkejut terkena serangan mendadak itu.


"Aku tidak butuh alasan menjijikan itu!" desisnya.


"Baiklah, saya yakin Anda akan senang mendengar alasan yang satu ini," pemuda itu tersenyum miring penuh kejahatan. "Harapan hidup Alpha lemah itu tinggal 10 persen saja." Lanjutnya.


"Ha ha ha, aku sudah tau. Alpha sialan itu pasti lenyap di tanganku ini, dasar lemah!" ucap Yang Mulia dengan tawa mengerikan miliknya. "Cepat cari dan bawa gadis itu ke hadapanku! Jangan sampai sumber kekuatanku bertemu dengan Alpha sekarat itu!"


"Baik, Yang Mulia Peeter."


∆∆∆


"Hei kenapa kau marah padaku? Aku kan tidak mengataimu," elak Hera, dia juga Heran bagaimana suara itu mengetahui apa isi hatinya. Eh, bukankah suara itu bilang dia mengetahui apa saja yang di fikiran Hera? Oh ya ampun, Hera semakin pusing dibuatnya. Bagaimana ini? Apakah ia harus percaya kebenaran tentang dirinya? Tentang siapa dirinya sebenarnya?


Flashback on


"Jadi, aku memiliki tujuh kekuatan?"

__ADS_1


'Bukan tujuh tetapi delapan'


"Hah? Bukankah kau bilang permata di kalung ini adalah kekuatanku? Di sini hanya tersisa enam lubang, yang artinya kekuatanku ada tujuh saja?"


'Memang lubang itu hanya ada tujuh, kekuatan mu yang ke delapan adalah kekuatan abadimu,'


"Sungguh aku masih tidak mengerti," Hera mengacak rambutnya frustasi. Kenapa hidupnya menjadi rumit begini? Tidak bisakah ia hidup dengan tenang? Kenapa hidupnya selalu salah?


'Untuk saat ini aku memaklumi jika kau belum mengerti, tenang saja perlahan-lahan kau akan mengerti. Aku yang akan membimbingmu nanti.'


Hera mendongak, entah melihat siapa. "Jelaskan dirimu, tunjukkan wujudmu, maka aku akan percaya!" Hera berucap tegas.


'Baiklah, sejak awal aku berkata aku adalah dirimu dan itu benar adanya..'


'.. aku adalah wolfmu,' Hera mengernyit bingung, 'tolong jangan menyela, biarkan aku menjelaskan semuanya,' sela suara itu ketika merasakan Hera ingin menyela ucapannya.


Hera diam saja menunggu lanjutan perkataan makhluk itu.


'... s**ekali lagi, aku adalah wolfmu. Aku ada semenjak usiamu 17 tahun. Kau pernah mendengar suara yang memanggilmu kan?' Hera mengangguk, 'i**tu adalah aku, selama ini aku terkurung karena segel mu belum terbuka. Dan kemarin, segel itu terbuka berkat darahmu dan hal itu membuatku bisa berbicara leluasa dengan mu.'


'Harusnya kita berterima kasih pada Urine, berkat dia aku bisa terbebas dari segel itu.' Lanjutnya.


"Tunggu dulu, aku masih belum mengerti. Kau bilang kau adalah wolfku? Jadi, aku ini werewolf, begitu?" Hera menggeleng, "Tidak mungkin, meskipun aku percaya bahwa makhluk seperti itu ada, tapi mana mungkin aku menjadi bagian darinya." Sambungnya.


"Jadi, aku bukan manusia?"


'Kau manusia, manusia serigala.'


"Jadi, apakah aku akan menjadi monster saat bulan purnama?" tanya Hera, jika itu benar maka habislah dia akan di bunuh polisi di sini.


'Hahaha ... yang jadi monster itu hanyalah rogue, dan kau bukan rogue'.


"Begitu, hah rasanya ini mimpi saja," Hera tertawa dalam hati, lucu sekali ternyata dia adalah seorang Werewolf. Susah payah dia menyelidiki makhluk itu namun dia hanya menyelidiki dirinya sendiri. Tapi, kalau dia werewolf artinya,


"Aku punya mate?"


'Pasti, kita pasti memiliki mate. Moon Goddes sudah mengatur semuanya',


"Apakah kau tau siapa mateku?"

__ADS_1


'Tidak tau, tapi jika dia berada dalam radius dekat kita bisa mencium aromanya,'


"Ya aku tau, aku pernah membaca itu."


"Tapi, kau tau semua ini dari siapa? Bukankah kau tidak bisa keluar?"


'Bukan tidak bisa, tapi belum bisa. Aku mengetahuinya dari Moon Goddes, dia menemuiku lewat mimpi. Tidak semua, tapi hanya sebagian saja. semua yang ku katakan padamulah yang dikatakan Moon Goddes padaku. Apa kau percaya?'


"Mau tidak percaya buktinya aku benar-benar memiliki kekuatan."


'Ya, kau harus percaya.'


"Kau bilang, kau belum bisa keluar artinya kau bisa keluar?"


'Tentu saja, tapi setelah mate kita menandai kita. Dan aku berharap kita bisa bertemu dengan mate sebelum Redmoon dan Super Bluemoon terjadi,'


"Kenapa?"


'Karna pada saat Purnama Merah akan menjadi moment yang pas jika ingin menandai pasangan, dan kita bisa berganti shift dan aku berharap sebelum Super Bluemoon seluruh segel kekuatanmu akan terbuka.'


"Kenapa kekuatanku harus sempurna sebelum Super Bluemoon?"


'Karna pada saat itu makhluk serakah akan melakukan penyempurnaan kekuatan dengan mengorbankan mu, jika itu terjadi maka mereka akan menguasai dunia dan dunia tidak akan pernah aman lagi!'


"Kenapa harus aku?"


'Kau adalah sumber dari semuanya, pilihanmu hanya ada dua, mengalahkan atau di kalahkan!'.


'Mereka mengincar kekuatanmu makanya kau harus sudah bisa mengendalikan kekuatan itu sebelum mereka menangkap mu dan sebelum Super Bluemoon terjadi,'


"Memangnya kapan Super Bluemoon terjadi?"


'Purnama setelah ini adalah Redmoon, purnama berikutnya adalah Super Bluemoon.'


'Malam segel terbuka itu terjadi pada saat malam bulan Purnama yang artinya waktu kita tinggal 57 hari lagi jika di hitung dari sekarang untuk menemukan mate kita, namun yang paling penting adalah kekuatan mu! Apakah kau yakin dalam waktu sesingkat itu kau bisa mengenalikan kekuatan itu?'


Flashback off.


∆∆∆

__ADS_1


(Btw, saya bilang 57 hari itu karena pas segel Hera terbuka itu sudah tiga hari berlalu. Fase bulan adalah 29 hari, bulan purnama terjadi pada hari ke 14-15 hari dari bulan baru. Pd hari ke 30 bulan kembali lagi ke bulan baru. Intinya dari bulan baru-bulan purnama-bulan baru membutuhkan waktu 30 hari unruk kembali mengulang fase bulan dari awal.


Yasudah gosah nanya, saya pusing, ilmu astronomi saya dikit doang. Ehehe)


__ADS_2