RAHASIA DIBALIK WAJAH POLOS

RAHASIA DIBALIK WAJAH POLOS
RDWP 12.


__ADS_3


Sesampainya didepan area gedung seni musik, sudah banyak sekali orang yang menggerombol disana dengan membawa poster para idola-idola mereka, berbatasi sebuah pagar bercat emas dengan karpet merah yang tergelar.


"Anda sudah siap nona Keyra?" Tanya Sekretaris Albert didalam mobil.


"Yah, aku sudah siap," Balas Keyra berusaha untuk mengatur nafasnya, "Baiklah," Ujar Sekretaris Albert segera turun dari dalam mobil, lalu membukakan pintu untuk atasannya tersebut.


Pintu mobil pun terbuka, sekarang yang gadis itu bisa lihat begitu banyak sekali sorotan lampu diluar sana, kamera-kamera yang tertuju kepada dirinya, dan tak lupa juga dengan teriak-teriakan para fans penggemar berat Keyra.


Keyra perlahan mulai keluar dari dalam mobil dengan berbalut gaun putih di tubuhnya, rambut hitam terurai, terlihat begitu anggun dan menawan.


Ditambah sekretaris Albert yang menemani Keyra dengan berjalan dibelakang dirinya, sambil mengenakan sebuah setelan jas hitam, membantu untuk membawakan tas berisikan biola milik Keyra. Semakin menambah aura, bahwa Keyra adalah sesosok bintang yang terkenal.


"Semuanya akan baik-baik saja Keyra, tenanglah!" Batin Keyra merasa lumayan gugup, tapi masih mencoba untuk terlihat tersenyum.


"Kakak Keyraaaa!!!"


"Wooohhhh aku fans berat kakak!!!"


"Kakak Keyraaaa, love you kak!!!" Terdengar suara teriakan histeris dari para fans Keyra, berjalan melewati karpet merah.


"Begitu banyak sekali orang yang datang hari ini," Batinnya cukup terkejut, dirinya sama sekali tidak pernah menyangka, kalau yang menghadiri acara ini akan begitu banyak sekali.


"Mari nona Keyra, saya antar anda masuk kedalam!" Ucap salah satu staf, dengan menundukkan kepala didekat pintu masuk.


"Baiklah, ayo Al!" Angguk Keyra, lalu menoleh kearah sekretaris Albert dibelakang dirinya.


"Baik nona."


Sesampainya didalam gedung tersebut, seorang staf itu langsung mengantarkan Keyra menuju ke ruangannya.


"Ini ruangan anda nona Keyra," Ucapnya yang sudah sampai didepan pintu.


"Baiklah, terimakasih."


"Kalau begitu, saya pergi pamit dulu, tugas saya untuk mengantarkan anda sudah selesai," Ucapnya lalu pamit meninggalkan Keyra, pergi melanjutkan tugasnya.


Keyra dan sekretaris Albert memutuskan untuk masuk kedalam ruangan, dengan segera ia duduk disalah satu kursi disana.


"Haaahhh diluar sangat ramai, aku sampai kesulitan untuk bernafas," Keluh Keyra seraya memijat-mijat keningnya. Sangking penuhnya, ia sampai kesulitan untuk menghirup udara.


"Apa anda tidak apa-apa nona Keyra?, apa perlu saya ambilkan segelas minuman untuk menyegarkan kembali pikiran anda?" Tanya sekretaris Albert mengkhawatirkan soal kondisi Keyra.


"Hm boleh, kebetulan juga aku sedang haus," Jawab Keyra.


"Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar disini nona, saya akan ambilkan minum untuk anda," Ujar sekretaris Albert lalu pergi keluar ruangan, mencarikan minum untuk atasannya.

__ADS_1


...********...


"Waahhhh, ini beneran acaranya kak?. Rame banget," Kagum Lucas melihat begitu banyak begitu orang diluar sana, dari dalam mobilnya.


"Ini acara penting Lucas, lagipula Keyra saat ini juga adalah idola yang sedang naik daun," Balas Samudera.


"Semoga tidak terjadi masalah hari ini," Batinnya.


...********...


"Hah, Al kemana sih?. Kok lama banget ambil minumnya," Ucap Keyra semakin merasa kehausan, lalu memutuskan untuk mengambil sebuah biola dari dalam wadahnya.


Keyra ingin berlatih sebentar, sebelum konser dirinya nanti. Sekaligus menenangkan pikirannya agar ia tidak terlalu gugup.


Memang sudah banyak sekali panggung-panggung yang pernah Keyra cicipi, tetapi untuk saat ini terasa sangat berbeda. Karena panggung ini adalah, impian antara Keyra dan almarhumah adiknya Keysa.


Disaat-saat Keyra sedang sibuk untuk berlatih didalam ruangannya, tiba-tiba terdengar suara kegaduhan dari luar.


"Diluar ada apa sih?" Keyra langsung menghentikan sejenak aktivitasnya, ia memutuskan untuk pergi keluar. Memeriksa, dan melihat sebenarnya apa yang sedang terjadi diluar sana.


Disaat Keyra sudah berdiri didepan pintu, terlihat seorang gadis memaksa untuk masuk, sehingga terpaksa dihalang oleh beberapa penjaga keamanan disana.


"Biarkan saya masuk!" Pintanya, dengan berusaha menerobos beberapa penjaga keamanan yang menahan tubuh gadis tersebut.


"Jangan membantah!, ini area khusus. Kamu tidak boleh berada disini!" Tegas salah satu penjaga keamanan tersebut.


Keyra yang masih melihat keributan itu dari arah kejauhan, pada akhirnya dirinya memutuskan untuk menghampiri mereka. Mencari tahu, sebenarnya apa yang sedang terjadi.


"Permisi, maaf ini sebenarnya ada apa yah?. Kok dari jauh saya lihat, kayaknya rame banget," Ujar Keyra bertanya.


"Begini nona Keyra, gadis ini memaksa untuk masuk kedalam. Dia tidak memiliki identitas khusus, dan kamipun sama sekali tidak mengenali siapa dirinya. Kami berpikir, dia pasti hanya akan membuat keributan," Balas penjaga keamanan tersebut.


"Tidak seperti itu nona!" Tepis gadis tersebut.


"Saya adalah penggemar berat anda, saya ingin sekali bertemu dan bertatap muka langsung dengan idola saya. Jadi, apa salahnya jika saya ingin bertemu dengan nona Keyra," Sambungnya.


"Cukup!" Bentak penjaga keamanan mulai merasa marah dengan sikap gadis tersebut.


"Sekarang, ikut kami keluar!" Sambungnya lalu mencoba membawa gadis itu pergi dengan paksa.


"Tunggu dulu!" Tahan Keyra.


"Biarkan saja gadis itu tetap disini, dia hanya ingin bertemu dengan ku. Tidak apa-apa, kalian boleh kembali," Pinta Keyra.


"Tapi nona, bagaimana kalau ternyata gadis ini malah akan membuat repot, dan sampai membahayakan keselamatan anda nanti. Kita tidak pernah tahu, apa tujuan dia sebenarnya disini," Balas penjaga keamanan merasa khawatir.


"Sudahlah tidak apa-apa, kalaupun memang ternyata gadis ini berbahaya. Saya akan segera melaporkan hal tersebut kepada kalian," Ujar Keyra.

__ADS_1


"Baiklah nona Keyra, kalau itu memang mau anda. Kalau begitu, kami pergi pamit dulu."


"Baiklah, terima kasih," Balas Keyra, dan melihat beberapa penjaga keamanan tersebut membalikkan badan, pergi untuk melanjutkan tugasnya.


"Terimakasih banyak nona Keyra, anda memang idola yang baik," Puji gadis tersebut, dibalas senyuman oleh Keyra.


"Iyah sama-sama, kalau begitu ayo ikut aku!. Kebetulan, aku sedang sendirian tidak ada teman untuk diajak bicara," Balas Keyra ramah.


"Be-benarkah?, a-apa tidak apa-apa nona?" Gugup gadis tersebut dengan tangan bergemetar, ia merasa sangat senang sampai tidak bisa mengontrol emosinya. Baru kali ini, ia bisa sangat begitu dekat dengan sang idola.


"Iyah, ayo!"


Dan akhirnya pun, gadis itu menerima ajakan dari Keyra, ikut masuk dan menemani Keyra berdua didalam ruangannya.


Didalam sana, mereka membicarakan lumayan banyak sekali hal, sambil terselip beberapa canda tawa didalamnya. Keyra merasa cukup senang, seperti tengah berbicara dengan mendiang adiknya.


"Oh yah, kalau aku boleh tahu. Kamu sekolah dimana?" Tanya Keyra.


"Saya sekolah di SMA Pancasila," Jawab gadis tersebut, seketika membuat senyuman dibibir Keyra langsung menghilang.


"Kau, sekolah di SMA Pancasila," Ulang Keyra sekali lagi.


"Iyah nona."


"Owh, bagaimana suasana disana?. Karena rumor yang aku dengar, ada seorang siswi terkapar dengan keadaan sudah tidak bernyawa didekat air mancur, apa itu benar?" Tanya Keyra, seorang siswi yang dirinya maksud adalah adiknya sendiri.


"Apa maksud nona, gadis yang bernama Keysa itu?. Haha, dia memang pantas mendapatkan ganjaran itu nona. Asal nona tahu saja, dia adalah gadis terjelek dan tercupu disekolah. Kami semua sama sekali tidak menyukai dia," Cerca gadis tersebut.


"Memang benar, rumor yang nona katakan itu sama sekali tidak salah. Tapi untuk sekarang, kasus tentang anak tersebut sudah ditutup, selain agar nama sekolah tidak menjadi buruk. Yaahh, kami juga ogah buat ngurusin cewe macam dia," Sambungnya, semakin membuat Keyra marah mendengar itu semua.


"Lagian ngapain juga sih, ce-"


"Cukup," Potong Keyra terdengar tajam, lalu dengan perlahan ia berdiri dari tempat duduknya.


"Ikut aku sebentar yuk, aku gak ada temennya nih soalnya. Sekretaris aku juga lagi keluar belum balik-balik," Pinta Keyra dengan senyum manisnya.


"Baik nona," Senang gadis tersebut, karena jarang sekali bagi seorang fans seperti dirinya bisa sedekat ini dengan sang idola.


Keyra menganggukkan kepalanya, mengambil biolanya. Lalu mengajak gadis itu pergi keluar dari dalam ruangan, menuju ke suatu tempat.


...********...


Kira-kira kemana Keyra mengajak gadis itu pergi?. Dan kira apa yang sedang Keyra rencanakan?.


jangan lupa kasih like sama vote yah, biar makin bikin semangat aku untuk up eps selanjutnya.


terimakasih, papayo 👋

__ADS_1


__ADS_2