RAHASIA DIBALIK WAJAH POLOS

RAHASIA DIBALIK WAJAH POLOS
RDWP 4.


__ADS_3


...********...


"Hay samudera, kau sudah datang," Sambut Keyra senang melihat temannya tiba.


Samudera adalah teman masa SMA Keyra, berasal dari keluarga cukup kaya, dan memiliki perusahaan yang saat ini sedang dijalankan oleh dirinya.


Samudera memiliki wajah yang tampan, hati yang baik dan juga lembut, serta memiliki sosok yang tegas dalam dirinya. Samudera juga salah satu orang yang mengetahui soal rencana balas dendam yang dilakukan oleh Keyra.


"Yah, aku sempat menunda rapat penting hanya demi menemui mu disini," Balas samudera kepada Keyra, lalu melihat kearah tubuh seorang gadis yang sudah terkapar di lantai.


"Apa dia mati?" Tanya samudera selepas melihat bekas darah di baju seragamnya.


"Tidak," Jawab Keyra.


"Aku tidak menembaknya tepat dibagian hati ataupun jantungnya, ia hanya pingsan karena kekurangan darah. Itu saja," Jelas Keyra enteng.


"Haaahhh, jadi kau mengikuti kursus menembak hanya untuk melakukan ini, bagaimana dengan keadaan mu?, apa kau terluka?" Balas samudera bertanya.


"Tidak, tenang saja aku baik-baik saja."


"Aku tidak peduli apa yang kau lakukan, yang terpenting adalah jangan sampai dirimu kenapa-kenapa, apalagi akhir-akhir ini aksimu sangat dekat dengan hal-hal berbahaya," Tutur samudera.


"Terimakasih atas perhatian mu samudera, tetapi, semua ini harus tetap diriku lakukan untuk membalaskan dendam Keysa. Aku ingin seluruh penghuni sekolah ini, hadir di acara pemakamannya," Ujar Keyra mengepal erat kedua tangannya.


Samudera hanya diam, melihat kearah ekspresi wajah Keyra yang tampak marah dan juga kesal. Lalu ia menghela nafas panjang.


"Baiklah, kalau begitu ayo bantu aku!. Kita bawa anak ini kedalam mobil, sebelum ada seseorang yang melihat kita berdua disini," Ucap samudera, lalu mereka berdua pun segera membawa siswi tersebut pergi dari sana.


...********...


Seusai membawa tubuh siswi tersebut masuk kedalam mobil hitam milik samudera, dan mereka berdua pun pergi meninggalkan sekolah dengan ditemani gerimis yang membasahi seluruh jalanan kota.


Sesampainya di kediaman Keyra ....


Kedatangan mereka berdua sudah disambut oleh bi Hana yang sudah berdiri didepan pintu rumah, menunggu kedatangan majikannya.


"Selamat datang nona Keyra, tuan samudera!" Sambut bi Hana melihat mereka berdua keluar dari dalam mobil.


"Bi Hana, tolong urus barang yang ada didalam mobil, minta juga pak Yanto untuk membantu!" Suruh Keyra kepada bi Hana.


"Baik nona," Balas bi Hana seperti sudah mengerti mengenai arti barang yang nonanya itu maksud.


"Samudera, apa kau mau langsung pulang?, atau kembali ke kantor?" Tanya Keyra.


"Kenapa?, apa kau tidak mau menawariku untuk mampir ke dalam rumah mu dulu, dan mencicipi teh buatan mu?" Balas Samudera.


"Hah, baiklah tuan Samudera karena dirimu telah membantuku untuk hari ini, aku Keyra mengundangmu kedalam perjamuan teh dirumah ku saat ini," Ujar Keyra ala-ala pelayan kerajaan, dengan menundukkan kepala, dan menaruh tangan kanannya di dada.


"Dengan senang hati aku menerimanya," Balas Samudera tersenyum kecil melihat tingkah laku temannya.


"Tunggu apa lagi, ayo masuk!" Ajak Keyra, dan mereka berdua pun masuk kedalam rumah.


...********...

__ADS_1


~Di ruang tamu.


Samudera duduk seorang diri disana, menunggu kedatangan Keyra yang tengah pergi untuk membersihkan badan sekaligus mengganti pakaiannya.


Sambil menunggu kemunculan Keyra, sesekali Samudera mengedarkan pandangannya keseluruh sudut ruangan, melihat foto-foto yang tertempel di dinding, begitu banyak sekali gambar antara Keyra dan adiknya Keysa.


"Sekarang, semuanya sudah berubah," Gumam Samudera, dengan melihat kearah salah satu figora foto yang terdapat Keyra tengah merangkul Keysa, keduanya tampak begitu bahagia.


...********...


Keysa?, siapa itu Keysa?.


Keysa adalah adik perempuan dari Keyra, mereka berdua adalah saudara yang begitu dekat. Keyra sebagai kakak sangat amat menyayangi adiknya, begitupun juga dengan Keysa kepada kakaknya.


Tetapi, mereka berdua memiliki perbedaan yang cukup jelas. Dimana Keyra sebagai kakak memiliki paras cantik dan disukai oleh banyak orang, sedangkan Keysa menganggap dirinya jelek dan selalu dikucilkan oleh semua teman-temannya disekolah.


...... Flashback ......


"Keysa, kamu pakai lipstik dek?"


"Kamu ... kamu pake make up yah?" Sambung Keyra melihat wajah Keysa sedikit berbeda.


"Eng-enggak kok kak," Gugup Keysa.


"Udah jujur aja, enggak perlu malu-malu gitu sama kakak. Kamu kelihatan cantik banget loh," Balas Keyra.


"Be-beneran kak?" Tanya Keysa ragu-ragu.


"Hm iyah," Angguk Keyra.


Hal-hal aneh terus terjadi kepada diri Keysa, mulai dari yang semula Keysa tidak menyukai dandan, kini suka merias wajahnya sebelum berangkat ke sekolah, memakai outfit yang berbeda-beda mengikuti trend masa kini, dan suka pulang terlambat.


Terkadang, Keyra berpikir ini adalah hal wajar, karena adiknya sedang didalam masa pubertas yang biasanya dialami oleh anak SMA.


Tetapi lambat laun mulai terlihat aneh dan juga mencurigakan, pada suatu hari Keysa pulang dari sekolah dengan keadaan kaki kanannya pincang.


"Keysa, kakimu kenapa?" Tanya Keyra melihat keadaan kaki kanan Keysa lebam kebiruan.


"Tidak apa-apa kok kak, Keysa tidak sengaja jatuh dari tangga sekolah tadi," Balas Keysa dengan gelagat aneh, seperti menyembunyikan sesuatu.


"Keysa, lihat mata kakak!. Ada apa dengan kaki kananmu itu?" Sebal Keyra karena Keysa beberapakali menghindari kontak mata dengan dirinya.


"Tidak ada kok kak."


"Keyra, kalau memang itu karena jatuh dari tangga tidak mungkin sampai seperti itu, cepat katakan siapa yang melakukan itu kepadamu!"


"Tidak ada kak!" Ujar Keysa membentak lalu bergegas pergi dari sana meninggalkan Keyra seorang diri.


...########...


"Keysa nanti kamu pulang sekolahnya pukul berapa?, biar kakak jemput," Tanya Keyra kepada Keysa di ruang tamu.


"Kayaknya Keyra pulangnya agak telat deh kak, kakak Keysa jemput aja jam empat sore yah kak!" Balas Keysa.


"Oke, kamu hati-hati yah di sekolah, belajar yang pinter."

__ADS_1


"Siap kak, kalau begitu Keysa berangkat sekolah dulu yah kak, assalamualaikum!" Pamit Keysa lalu pergi keluar rumah lekas masuk kedalam mobil.


"Waalaikumussalam," Jawab Keyra.


Singkat cerita, jam sudah menunjukkan pukul empat sore, Keyra segera bersiap-siap untuk pergi menjemput adiknya dengan sepeda motor.


Kini, Keyra sudah sampai didepan pintu gerbang sekolah Keysa, tetapi suasananya tampak begitu sepi dan sunyi, tidak terlihat satu anak pun yang berjalan atau berlalu lalang disana.


"Kok sepi?, apa semua sudah pada pulang yah?" Heran Keyra, lalu menghampiri pintu gerbang yang keadaannya sedikit terbuka.


"Keysa dimana?, kok gak kelihatan."


Dengan perlahan Keyra membuka pintu gerbang sekolah, menghasilkan suara decitan yang semakin menambah aura mencekam. "Kosong."


"Eh itu," Keyra menyipitkan matanya, dirinya melihat seorang anak berbaju seragam sekolah tengah tergeletak didekat air mancur.


"Ngapain anak itu tiduran disana?" Dengan rasa penasaran Keyra berjalan menghampiri anak tersebut.


"Dek adek, ngapain kamu ada disini?" Tanya Keyra melihat tubuh anak itu tertidur membelakangi dirinya.


"Ko-kok, tubuhnya banyak darahnya sih?" Batin Keyra merasa curiga melihat tubuh anak itu yang penuh akan luka, serta bercak darah di baju seragamnya.


"Dek bangun dek, jangan ti-" Kata-kata Keyra berhenti seketika, saat membalikkan tubuh anak itu menghadap dirinya.


Tangan Keyra seketika membeku, bola matanya terkejut, badannya bergemetar, keringatnya bercucuran, selepas melihat siapa anak yang tengah terkapar itu. "Ke-Keysa."


Keadaan Keysa sungguh berantakan, entah apa yang sudah terjadi kepada dirinya, sebelum Keyra menemukan adiknya berada disini.


Keyra terus-menerus menggoyang-goyangkan tubuh adiknya, berusaha untuk membangunkan dirinya. "Keysa, bangun Keysa!" Pinta Keyra dengan air mata yang mengalir deras.


"Apa ini, siapa yang tega melakukan hal ini."


"Keysa bangun dek, bangun!. Hiks, kakak ada disini dek!"


"Siapa yang tega melakukan hal ini sama kamu Keysa, hiks ngomong sama kakak!" Keyra memegang lengan kanan Keysa, mengecek detak nadinya, dan ternyata ....


"Me-meninggal, Keysa meninggal?" Cengang Keysa seketika menjadi lemas, menatap sedih kearah wajah Keysa yang sudah pucat.


Hati Keyra terasa sangat perih, remuk, dan juga hancur. Melihat adik tersayangnya tiada dengan keadaan seperti ini.


...********...


Hai, sekarang author mau kasih gambaran visual tokohnya yah(◍•ᴗ•◍).


~Keyra.



~Samudera.



Gimana visual tokohnya?, untuk hari ini dua dulu yah(✿^‿^), jangan lupa untuk like, fav, dan komen yah, biar aku makin semangat lanjut ke eps berikutnya.


terimakasih, papayo (ʘᴗʘ✿)

__ADS_1


__ADS_2