RAHASIA DIBALIK WAJAH POLOS

RAHASIA DIBALIK WAJAH POLOS
RDWP 13.


__ADS_3


"Jangan pernah menilai, bahwa orang pendiam itu lemah. Setelah mengetahui sisi gelap ku sekarang, apa pikiran kalian sudah berubah?"


~Keyra.


...********...


Keyra mengajak gadis tersebut ke sebuah ruangan, yang keadaannya lumayan berdebu, dan juga cukup kotor. Hanya terdapat tumpukan kardus-kardus didalam sana, serta banyak sarang laba-laba. Dapat dilihat, kalau ini adalah gudang penyimpanan.


"Nona, kenapa anda mengajak saya kemari?" Tanya gadis tersebut merasa bingung, kenapa Keyra mengajak dirinya kedalam ruangan yang lumayan gelap ini.


//Klep// terdengar suara pintu tertutup, "Nona?" Panggilnya merasa ketakutan, dan perlahan menolehkan kepalanya kebelakang.


"No-nona, a-anda kenapa?" Tanya gadis itu melihat Keyra berdiri membelakangi pintu, ia hanya diam dengan menundukkan pandangannya ke bawah. Sayup-sayup terdengar suara nafas Keyra memenuhi ruangan, nadanya seperti terdengar marah.


"No-nona Keyra, a-apa anda baik-baik saja?" Gadis itu semakin merasa ketakutan, kini badannya mulai bergemetar, bulir keringat dingin bercucuran keluar membasahi pelipisnya.


"Aku bukan Keyra," Jawab Keyra mengangkat kepalanya, menghadap kearah seorang perempuan yang kini sedang menatapnya dengan raut wajah kebingungan.


"Mak-maksut nona?"


"Aku bukan Keyra, tapi aku adalah Rara," Balas Keyra dengan maju selangkah demi selangkah menghampiri gadis tersebut.


"Ra-Rara?" Batinnya merasa terkejut.


"Bukannya Rara itu, cewe polos yang sering di-bully di sekolah gua yah?, k-kok nona Keyra tadi bilang."


"Kenapa?, kenapa kau memasang raut wajah bingung seperti itu?"


"Oh yah, apa karena aku masih belum menunjukkan sisi cupu dan polosku kepadamu?, sekarang dikedua matamu aku masih seorang Keyra, pemain biola dan memiliki wajah yang cantik bukan?" Pungkas Keyra lalu mengeluarkan dua buah karet kuncir rambut, dan mulai mengepang rambut hitamnya itu.


Tidak sampai disitu saja, Keyra menghapus riasan diwajah dengan diusapkan pada gaun putih yang ia kenakan, sehingga meninggalkan bekas warna pink dari lipstik yang dirinya kenakan.


"Bagaimana, apa sekarang kau sudah percaya?" Tanya Keyra tak lupa dengan gelagat polosnya.

__ADS_1


"Ti-tidak mungkin, tidak mungkin!" Bentak gadis tersebut merasa tidak percaya, kedua kakinya mulai berjalan mundur beberapa langkah.


"Bagaimana bisa!, ka-kau Rara. Tidak, kau bukan Rara, kau adalah nona Keyra, kau idola ku," Pikiran dan juga hati anak perempuan itu masih belum bisa menerima, bagaimana mungkin sang idola adalah cewe cupu yang berasal dari sekolahnya.


"Apa maksudmu sayang?, benar aku adalah Keyra, tapi itu tadi. Sekarang diriku adalah Rara," Ucap Keyra begitu lembut sambil membelai pipi gadis tersebut.


"Hentikan!" Bentaknya, dengan menepis keras tangan Keyra dari pipinya.


"Aku merasa jijik memiliki idola bermuka dua seperti mu!" Cerca nya dengan mata melotot kearah Keyra. Tanpa pikir panjang, Keyra langsung mendorongnya cukup keras, sehingga menghantam kardus-kardus yang tertumpuk dibelakangnya dan berjatuhan.


"Acchhcsss," Desisnya merasa kesakitan, karena rambut coklatnya di Jambak kuat oleh Keyra.


"Aku juga merasa jijik, karena memiliki fans tidak berguna seperti dirimu," Lirih Keyra berbisik didepan wajah gadis itu.


"Semua orang pasti akan merasa kecewa, setelah melihat sifat asli dirimu yang sebenarnya," Ucap gadis tersebut menatap bola mata coklat milik Keyra.


"K lovers pasti akan merasa sangat kecewa nantinya, dan akan sungguh membenci dirimu nona. Dasar munafik!" //Pak// tamparan keras langsung mendarat di pipi putih gadis tersebut, saat ini Keyra sudah tidak dapat mengontrol emosinya.


Info: K lovers adalah sebutan untuk para penggemar atau fans berat Keyra.


"Aku tidak munafik, tapi kalian semualah yang munafik!!!" Keyra meninggikan nada suaranya, membuat gadis tersebut seketika terbungkam. Ia merasa ketakutan dengan ekspresi yang terlukis di wajah Keyra saat ini.


"Kalian sudah membunuh adikku, kalian sudah membunuh Keysa adikku," Ujar Keyra dengan bola mata berkaca-kaca. Setiap kali dirinya teringat akan mendiang adiknya, pelupuk mata wanita itu langsung memanas.


"Keysa tidak pantas untuk mati, tapi kalianlah yang pantas untuk mati!"


"Memangnya, kenapa kalau Keysa itu cupu?, memangnya kenapa kalau dia berbeda dengan kalian?"


"Setidaknya dia masih ada keinginan untuk berubah, tetapi walaupun begitu tetap saja. Kalian masih membully dia!" Pungkas Keyra sekali lagi melayangkan pukulannya, tepat diwajah gadis tersebut hingga menyebabkan keluarnya darah segar dari dalam hidungnya.


"Haha," Alih-alih mendengar sebuah jeritan kesakitan, anak perempuan itu malah tertawa setelah mendapat bogem mentah dari Keyra.


"Adikmu Keysa memang sangat tidak berguna, dia hanyalah beban untuk sekolah. Jadi pantas untuk dibully," Ujarnya menekan nada bicaranya tepat pada kata dibully.


"Lihat saja, setelah keluar dari sini. Aku akan memberitahukan kepada semua orang, biar mereka tahu, kalau selama ini kami semua sudah salah memilih idola."

__ADS_1


"Benarkah, apa kau yakin bisa keluar dari sini?" Tanya Keyra tersenyum smirk, dengan sudah memegang sebuah biola ditangan kanannya.


"A-apa yang mau kau lakukan?" Ujar gadis tersebut.


"Sebelum kau memberitahukan kepada seluruh dunia siapa aku yang sebenarnya, aku ingin memberikan mu sebuah salam perpisahan spesial," Balas Keyra dengan nada mengerikan.


"Ti-tidak, a-apa apa kau sudah gila!"


"Sssttt diam," Ucap Keyra menyuruh agar gadis itu tidak banyak berbicara.


Keyra mulai mengambil ancang-ancang, dia mengangkat biola itu setinggi-tingginya, "Selamat malam cantik, semoga mimpi buruk," Ucap Keyra tersenyum manis, dan //Braakkkk// biola itu dihantamkan tepat diatas kepala anak perempuan itu, hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri.


//Bug// Keyra langsung membuang biola yang sudah hancur itu, kedua bola matanya melihat kearah gadis yang sudah terkapar di lantai tersebut.


"Sekali lagi Keyra, kau sudah melukai seseorang," Batin Keyra menangis.


Padahal disaat waktu pertama bertemu tadi, Keyra dan gadis itu sungguh dekat. Bahkan Keyra sampai merasa seperti berbicara berdua dengan adik kandungnya.


Tetapi setelah mengetahui, dia darimana dan bagaimana perlakuannya terhadap Keysa, sisi gelap didalam diri Keyra langsung muncul didalam tubuhnya. Rasa membunuh dan penuh akan kebencian, terasa ingin langsung menghancurkan gadis tersebut.


"Apakah benar, kalau aku adalah idola yang jahat?" Pikir Keyra membayangkan kembali semua perkataan gadis perempuan itu tadi.


"Kalau dipikir-pikir lagi, dia memang benar."


"Keysa, andaikan sekarang kamu ada disini dek, pasti kamu akan merasa sangat kecewa. Selepas mengetahui, kakakmu Keyra yang dulu memiliki sifat penyayang, sekarang menjadi sebuas ini."


"Tapi dek, kakak melakukan ini semua hanya untuk kamu, demi kamu."


Disaat-saat Keyra menangis didalam sana, dengan gadis itu yang masih terkapar diatas lantai dan terdapat bekas luka dibagian kepalanya, akibat dari hantaman keras yang Keyra buat dengan biola kesayangannya.


Tiba-tiba terdengar, suara decit pintu terbuka, membuat cahaya lampu luar masuk kedalam ruangan yang cukup gelap tersebut.


"Sudah kuduga, kau pasti berada disini Keyra," Ucapnya yang sudah melihat Keyra dengan kondisi berantakan.


__ADS_1


__ADS_2