Rahasia Tergelap

Rahasia Tergelap
Episode 1


__ADS_3

𝘛𝘶𝘬 𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘶𝘬....


Suara sepatu melangkah datang dari koridor kampus Universitas Valrehz. Seorang wanita memasuki kampus itu dengan elegan, ia masuk dengan status siswi baru.


Ia baru pindah dari luar negeri, ia menyandang pangkat detektif khusus. Diluar negeri, selain belajar, wanita itu juga memasuki latihan detektif swasta. Sehingga ia mendapat gelar magang sementara.


Tahun ini ia menghentikan semua pelajaran nya untuk sebuah misi pending, ia datang mendadak ke kota AD untuk menyelesaikan sebuah masalah.


Mamanya telah memesan semua hal hal yang ia perlukan, dari tempat tinggal, kampus, dan semua keperluan lainnya.


Ziffanya Anandara, itulah nama dari wanita yang memiliki wajah cantik namun berhati beku, sejak kecil ia sudah dikelilingi banyak masalah. Sehingga ia tak percaya pada siapapun kecuali ibunya.


Gadis yang akrab di sapa Dara ini sangat pintar bela diri dan ilmu ilmu lain, itu ia pelajari dari pendidikan nya dan ajaran ibu nya. Walau bukan ibu kandung, tetapi ia sangat menyayangi Dara.


Dara teringat kejadian 1 minggu lalu, dimana ia menyaksikan seorang wanita yang bahkan tak pernah ia jumpai meregang nyawa di depan mata nya. Dara masih mengingat dengan jelas apa misi nya datang menginjakkan kaki ke kampus ini.


Flashback on.


1 𝘉𝘶𝘭𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘭𝘶......


Dara dan mama nya tiba di kota AD, mereka turun dari pesawat.


"Mama, untuk apa kita kekota ini? Dara kan harus melanjutkan kuliah Dara dulu, " Keluh Dara pada mama nya. Mama nya tersenyum.


"Ada sesuatu yang harus kamu ketahui di kota ini sayang, " Ucap Nyonya Rosa.


"Sesuatu? Apa itu? " Tanya Dara heran.


"Nanti juga kamu pasti akan tahu, " Ucap Nyonya Rosa seraya berjalan.


𝘈𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘮𝘢𝘮𝘢?


Batin Dara.

__ADS_1


Dara dan mamanya pergi dari bandara ke apartemen. Dara masih bingung, apa yang di maksud oleh Mama nya tadi? Dara memang gadis yang tak bisa tenang. Mereka sampai di apartemen.


"Mama, sesuatu apa yang tadi mama bicarakan? " Dara mengulangi pertanyaan yang sama.


"Nanti Mama kasi tau ya Dara, ayo berbenah dulu! " Ucap Nyonya Rosa, Dara mengangguk dan membantu Mama nya.


Dara adalah seorang piatu, dari kecil ia hanya di rawat Mama nya. Dara adalah anak yang sangat mandiri, dari kecil ia sudah di latih untuk menjaga diri.


Dara juga belajar bela diri atas dorongan Mama nya, Dara gadis yang tangguh.


3 𝘔𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯.....


Dara semakin jenuh di kota AD, karena tak seorang pun ia kenal di kota tersebut. Sedangkan Mama nya tengah sibuk keluar masuk apartemen tanpa mengizinkan Dara ikut dengannya.


Dara semakin penasaran, apa yang membuat Mama nya sesibuk ini? Dan apa sebenarnya tujuan mereka datang ke kota ini? Mama nya pulang dari suatu tempat.


"Mama? " Dara menghampiri Mama nya. Nyonya Rosa hanya tersenyum manis.


"Mama dari mana? Kenapa tidak mengajak Dara ikut? " Tanya Dara lagi.


"Mama selalu bilang nanti nanti nanti, Mama bahkan belum bilang apa tujuan kita datang ke disni! " Ucap Dara jengkel.


Nyonya Rosa terdiam mendengar perkataan Dara, senyum manis nya pun hilang dari wajahnya. Nyonya Rosa menatap Dara.


"Dara, ayo kita makan dulu sayang! Sehabis makan Mama jelasin semua nya, mau kan? " Ucap Nyonya Rosa. Dara yang penasaran hanya mengangguk.


"Iya ma, " Ucap Dara.


"Ayo." Mereka makan di ruang makan bersama. Hening tak ada suara.


Beberapa saat kemudian mereka selesai makan, Dara membereskan meja makan. Mama nya menyempatkan diri mencuci piring. Nyonya Rosa seorang ibu yang rajin, walau waktu nya yang selalu di sita pekerjaan, ia tetap melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang ibu.


Dara mengintip Mama nya dari ruang tamu, ia tak sabar menunggu Mama nya selesai dengan pekerjaan nya dan bercerita. Beberaoa saat kemudain Mama nya datang. Dara langsung menyimpan ponsel yang di mainkan nya.

__ADS_1


Mereka duduk berhadap hadapan. Beberapa saat mereka hanya terdiam, Dara yang tak sabar langsung membuka pembicaraan.


"Bagaimana ma? " Tanya Dara.


"Dara... Sebenarnya tujuan kita datang kesini itu... adalah... untuk mengetahui... " Tak sempat Nyonya Rosa menghabiskan kata katanya, ponsel nya berdering. Dara berdecak kesal.


"Sebentar, " Ucap Nyonya Rosa seraya berdiri dan mengangkat telpon.


"Halo, "


"... "


"Apa??? Bagaimana bisa??? " Teriak Nyonya Rosa dari telpon itu.


Dara melihat perubahan raut wajah Mama nya, ia tau sedang terjadi sesuatu yang serius. Dara berdiri di samping Mama nya.


"... "


"Baiklah, kau tunggu di sana, aku akan segera datang,! " Ucap Nyonya Rosa seraya menutup telpon nya. Pikirannya tak tentu arah.


"Mama? Ada apa? " Tanya Dara khawatir.


"Mama pergi dulu Dara, kamu tunggu dirumah! " Ucap Nyonya Rosa, Dara menahan tangan Mama nya.


"Tidak ma! Kali ini Dara ikut! " Tegas Dara.


"Dara kamu... " Ucapan Nyonya Rosa di potong Dara.


"Pokoknya Dara ikut ma! " Ucap Dara dengan penekanan.


"Aish yasudah ayo! " Mereka berdua pergi ke luar apartemen.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


𝗛𝗮𝗶 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮, 𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶 𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗯𝗮𝗰𝗮🥰. 𝗝𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗹𝘂𝗽𝗮 𝗷𝗲𝗷𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮 𝘆𝗮


𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗲𝗽𝗶𝘀𝗼𝗱𝗲 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝘂𝘁𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗱𝗶 𝘍𝘭𝘢𝘴𝘩𝘣𝘢𝘤𝘬 𝘆𝗮, 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗯𝗶𝗻𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗻𝘆𝗮! 𝗦𝗲𝗲 𝘂 𝗻𝗲𝘅𝘁 𝗲𝗽𝘀!


__ADS_2