
...Sepulang Kampus...
Dara dan teman teman Raja berkumpul di lapangan tempat biasa mereka bermain basket, bertujuh terjun kelapangan, sedangkan Naomi cukup duduk manis di pinggiran lapangan.
Ini saatnya membagi tim.
"Eh? Kita ganjil, bagaimana mau membaginya? " Tanya Dara.
"Iya juga ya, siapa lagi dong? Semua orang udah pulang ! " Sambung Samuel.
"Tinggal satu orang yang ada disini, " Naren menggantungkan kata katanya.
"Siapa? " Tanya Raja. Naren menunjuk Naomi, Naomi mengerutkan keningnya melihat Naren menunjuknya.
"Apa Naomi bisa bermain? " Tanya Dillon.
"Sepertinya tidak, " Jawab Rian.
"Tapi kita butuh tambahan pemain, " Kata Jay.
"Biarkan Naomi bermain, jika tidak berlatih, dia tidak akan tau ! " Ucap Dara.
"Dara benar, biarkan Naomi ikut, " Sambung Raja.
"Naomi!! Kemarilah!! " Panggil Samuel. Naomi heran namun tetap melangkah menuju lapangan.
"Ada apa? " Tanya Naomi.
"Ayo ikut bermain! Kami kekurangan pemain! " Kata Samuel.
"Apa? Aku tidak pintar melakukannya, " Kata Naomi.
"Ikutlah dan kau pasti akan mengerti, " Bujuk Dara.
"Tapi aku benar benar tidak paham Dara, " Kata Naomi.
"Bermain saja, dipermainan ini kau akan mulai paham! " Kata Naren menasehati.
Naomi berpikir sejenak lalu mengangguk. "Baiklah aku akan bermain! " Ucap nya mantap.
"Bagus! Kita akan membagi tim! " Ujar Jay. Mereka mulai membagi tim dengan cara mengacak nama mereka. Tim yang terbagi adalah, Dara, Samuel, Naren dan Dillon. Tim kedua Raja, Naomi, Jay, dan Rian.
𝘚𝘪𝘢𝘭! 𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘦-𝘵𝘪𝘮 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘋𝘢𝘳𝘢?
Batin Raja.
Entah kenapa dalam hati kecil Raja, ia ingin selalu bersama Dara, seperti perasaannya dulu terhadap Almarhum Dira.
"Yes! Aku se-tim dengan Dara! " Ucap Samuel senang. Dara hanya tersenyum tipis.
"Ayo mulai! " Kata Rian.
__ADS_1
Mereka bersiap siap.
Permainan dimulai!
Bola dimulai dari tim Raja, mereka mulai menggiring bola dan melancarkan aksi masing masing, sementara Naomi yang terlihat kebingungan hanya mengikut ikut saja.
Tim Dara mulai mengepung dan memulai aksi, mereka mulai menghadang Raja dan yang lainnya, tim Raja mengoper oper dan mengecoh tim Dara. Raja mengoper ke Rian, lalu ke Jay, dan ke Raja kembali. Dan...
Hup! Bola masuk.
𝘠𝘦𝘴
Dara kesal karena tak bisa mencegahnya, Raja melihat wajah kesal Dara, ia tertawa dalam hati, Raja melihat wajah kesal Dara yang begitu lucu.
Permainan dimulai lagi!
Bola dimulai dari tim Dara, Dara tak ingin lengah, ia terus menggiring bola nya, lalu mengoper ke temannya, bola kembali ke tangan Dara. Lalu Raja mendekati Dara yang hendak mencetak angka, dengan sekejap Raja berhasil mengambil bola dari Dara dan mencetak angkanya.
"Yeyyyy!!!! " Naomi berteriak bahagia. Walau bukan dia yang melakukannya.
Dara bergerak kesal, ia kesal karena membiarkan Raja menang dua kali, Raja menunjukkan kehebatannya hari ini. Raja mendekati Dara yang sedang kesal lalu mengedipkan matanya.
𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘥𝘪𝘱? 𝘋𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘢𝘯𝘦𝘩!
Batin Dara kesal.
Permainan dimulai lagi, kali ini Dara benar benar marah, ia benar benar kesal terhadap Raja. Bola dimulai dari tim Raja, Raja kembali memimpin permainan, aksi oper mengoper pun dilakukan oleh tim Raja.
Saat Raja hendak melompat dan mencetak angkanya, Dara mengambil bola secara paksa hingga membuat Raja terjatuh. Lutut Raja berdarah, Dara terkejut atas tindakan nya yang menyebabkan Raja terluka.
"Astaga Raja, maafkan aku... " Kata Dara merasa bersalah.
"Aww, aku tidak apa apa, tenang saja, " Kata Raja menenangkan teman temannya, terutama Dara yang terlihat bersalah.
"Ayo ja, kami bawa ke UKS! " Ucap Naren.
"Aku tidak apa apa Ren, " -Raja.
"Ayolah jangan menolak! " Kata Samuek seraya menuntun Raja ke UKS. Dara mengikuti mereka.
Untung saja UKS masih buka, anak anak PMR masih stand by disana, Naren dan Samuel masuk bersama Raja, sementara yang lainnya pulang setelah izin pada teman temannya.
Dara dan Naomi masih setia menunggu mereka, Dara masih merasa bersalah atas tindakannya, karena ambisi nya untuk menang ia jadi tidak mengutamakan keselamatan. Setelah selesai diobati, Dara masuk keruangan.
"Raja, apa kau baik baik saja? Maaf, tadi aku terbawa suasana... " Kata Dara sambil sedikit menunduk.
"Tidak apa apa Dara, seharusnya aku tidak bermain serius denganmu, " -Raja. Dara berkerut heran.
"Apa maksudmu? Apa sebelumnya kau sengaja kalah? " -Dara.
"Tidak juga, kau memang hebat bermain, " Puji Raja. Dara terdiam sejenak, lalu terseyum.
__ADS_1
"Trimakasih, " Ucap Dara.
"Ekhemm, bisa kita pulang? " Ucap Naren yang dari tadi menyimak.
"Oh iya, aku juga mau pulang ! Ini sudah sore ! " Kata Naomi. "Aku pulang dulu ya, bye... " Naomi pergi.
"Aku juga akan pulang, " Dara hendak pergi.
"Dara, aku akan mengantarmu.. " Kata Raja sambil berusaha bangun.
"Tidak, tidak perlu ! Aku akan dijemput oleh ibu ku, lagipula kau sedang sakit, " Ucap Dara.
"Aku tidak apa apa Dar--"
"Jika dia tidak mau maka tidak usah! " Sela Naren.
"Tapi aku--"
"Daraaa!!! Dara kau tidak apa apa nak?? Apa kau baik baik saja?? " Lagi lagi Raja di sela, kali ini Nyonya Rosa datang menerobos UKS.
"Mama... Dara tidak apa apa, lagipula kenapa Dara akan celaka? " Tanya Dara heran.
"Kata Naomi kamu di UKS, jadi Mama langsung liat kamu kesini, Mama pikir kamu kenapa napa sayang, " Kata Nyonya Rosa sambil memeriksa tubuh Dara.
Dara tertawa kecil melihat tingkah lucu Mamanya.
"Ya ampun Mama, Dara tidak apa apa, tadi temen Dara terjatuh karna Dara, makanya Dara disini.. " Jelas Dara. Netra Mamanya langsung menatap Raja yang terduduk di tempat tidur UKS.
"Astaga, maaf ya, Dara pasti terbawa suasana saat bermain, " Kata Nyonya Rosa mengetahui kebodohan Dara.
"Tidak apa apa Tante, Dara pasti tidak sengaja, " Ucap Raja. "Tante ini Mamanya Dara? Tapi bukannya orang tua Dira itu Tante Nia? Lalu... "
"Aku ibu asuh Dara, " Sela Nyonya Rosa sambil mengelus rambut putri kesayangannya.
"Ohh begitu ya, maafkan tante karna ga sopan, " Kata Raja.
"Tidak apa apa, siapa namamu? " -Nyonya Rosa.
"Saya Raja tante, " -Raja.
"Kalau kalian berdua? " Tanya Nyonya Rosa pada Naren dan Samuel.
"Ekhm, saya Naren tante, ini Samuel, " Ucap Naren.
"Baiklah kalau begitu, senang bertemu dengan kalian semua, kami akan pulang dulu, " Ucap Nyonya Rosa seraya keluar dari UKS.
"Sampai ketemu lagi, " Kata Dara lalu keluar.
"Teman kamu seperti nya baik semua, " Kata Nyonya Rosa diperjalanan.
"Ehmm iya Ma, " Dara tersenyum kecil.
__ADS_1
BERSAMBUNG.........
𝗠𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗯𝗮𝗰𝗮, 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗹𝘂𝗽𝗮 𝗷𝗲𝗷𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮 🥰