Rahasia Tergelap

Rahasia Tergelap
Episode 27


__ADS_3

"Apa?! " Dara terkejut.


"Yang bener Sam? " Naomi ikutan Shok.


"Iya, kabarnya begitu, tapi gatau juga, " Ucap Samuel. Naren hanya terdiam.


𝘋𝘪𝘫𝘰𝘥𝘰𝘩𝘬𝘢𝘯?...


Batin Dara.


"Dara, kamu gapapa? " Naomi menepuk pundak Dara.


"Em? Gapapa, "


Tak berapa lama dosen datang dan mereka memulai pembelajaran.


...* * * * * * * *...


Ditempat meeting Nyonya Rosa.


"Nyonya, saya percepat meeting nya ya, " Usul Tuan Harry.


"Loh kenapa Pak? " Nyonya Rosa heran.


"Saya lupa hari ini saya akan melakukan pertemuan dengan calon besan saya, " -Tuan Harry.


"Owhh baiklah baiklah, Ngomong ngomong putra bapak Gavin ya? " -Nyonya Rosa.


"Bukan, yang saya maksud Raja, " -Tuan Harry.


"Owhh, baiklah, semoga lancar ya Pak, " -Nyonya Rosa.


"Terimakasih ya, bagaimana dengan kesepakatan kita? " Tanya Tuan Harry saat meeting selesai.


"Tentu saja, putri saya telah menangani semuanya, " Ucap Nyonya Rosa.


"Baguslah jika begitu, dalam 3 minggu kedepan kita akan lounching, " -Tuan Harry.


"Iya, kalau begitu saya permisi dulu ya, " -Nyonya Rosa.


"Ouh silahkan, trimakasih sekali lagi ya.. " -Tuan Harry. Nyonya Rosa tersenyum dan pergi.


Diperjalanan Nyonya Rosa teringat dengan Dara, ia berniat membelikan salad buah kesukaan Dara, lalu ia pun mampir ke warung.


...Dikediaman Raja...


Tok tok tok


"Raja... " Nyonya Diana.


"Hm? " Raja tak melihat Nyonya Diana, ia hanya fokus pada HP nya.


"Raja, kenapa kamu belum siap sayang? Kita sudah mau berangkat... " Nyonya Diana mengelus rambut Putra kesayangannya itu.


"Ma, Raja gamau jodoh jodohin atau apalah, Raja mau cari istri pilihan Raja sendiri! " Ucap Raja kesal.


"Raja sayang... Kamu liat dulu anak temen papa kamu, siapa tau cocok kan? " Bujuk Mama nya.

__ADS_1


"Gak! " Tegas Raja.


"Raja... Ayolah, demi Mama, liat dulu kalo gasuka baru tolak, " -Nyonya Diana.


"Hahhh, oke Ma oke, Raja mau liat aja, tapi ini demi Mama, " Putus Raja akhirnya.


"Iya sayang, sana siap siap, Papa mu sudah menunggu, " Pinta Nyonya Diana.


"Iya Ma, "


Raja pun masuk ke kamar mandi dan bersiap siap.Beberapa saat kemudian Raja selesai dan turun dari kamar nya.


"Lihatlah putra ku sangat tampan, " Puji Nyonya Diana pada Raja. Raja hanya tersenyum tipis.


"Tentu saja, dia anakku, ayo kita pergi! " Ajak Tuan Harry. Merekapun pergi.


"Sayang, bagaimana dengan lounching produk kita itu? " Tanya Nyonya Diana pada suaminya saat dijalan.


"Sudah di tangani sama perusahaan TVN L Penyiar, mereka akan mengurus semuanya, " Ujar Tuan Harry.


"Baguslah jika begitu, " Sahut Nyonya Diana.


𝘋𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘴𝘪𝘣𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘪𝘢𝘱𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘰𝘶𝘯𝘤𝘩𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶..


Batin Raja.


Mereka sampai di cafe dan mereka pun hendak masuk. Tiba-tiba keempat mata itu bertemu di udara.


"Kiara?"


...* * * * * * *...


Kelas sudah berakhir, Dara hendak pulang saat seseorang menarik tangannya.


"Dara! " Ternyata pelakunya adalah Samuel.


"Ada apa? " Dara melepaskan tangan Samuel.


"Gue mau kerumah Raja, mau mastiin Raja dijodohin apa ngga, ayo ikut! " Ajak Samuel.


"ihhh ngapain? Gue banyak kerjaan" Seru Dara menolak.


"Emang lo ga penasaran? " Tanya Samuel penuh selidik.


𝘚𝘦𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘨𝘶𝘦 𝘱𝘦𝘯𝘢𝘴𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵, 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘙𝘢𝘫𝘢 𝘥𝘪𝘫𝘰𝘥𝘰𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘩𝘶, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘯 𝘨𝘢 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘙𝘢𝘫𝘢. 𝘉𝘪𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘫𝘢 𝘣𝘢𝘨𝘪 𝘚𝘢𝘮𝘶𝘦𝘭 𝘬𝘢𝘳𝘯𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘙𝘢𝘫𝘢, 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘢𝘬𝘶?


Batin Dara.


"Hei Dara! Kok malah bengong? " Tegur Samuel.


"Emm Gak, gue gak penasaran, " Ucap Dara lalu pergi.


"Gue yakin dia pasti penasaran banget, " Kata Samuel.


Di sepanjang perjalanan Dara terus memikirkan Raja.


𝘈𝘥𝘢 𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯𝘬𝘶? 𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘳𝘦𝘭𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘙𝘢𝘫𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘪𝘯?

__ADS_1


𝘈𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘯𝘺𝘢?


𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯


𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘙𝘢𝘫𝘢, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯𝘢𝘭𝘯𝘺𝘢.


𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘦𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘙𝘢𝘫𝘢 𝘺𝘢...


Batin Dara.


"Neng, kita sudah sampai, " Ucap Sopir Taxi itu.


"Oh iya Pak, em ini uang nya, Makasi ya, " Dara turun dari taxi dengan perasaan tak menentu.


"Daraa... " Nyonya Rosa melihat wajah murung Dara.


"Mama? Mama bilang pulang lama? " Tanya Dara heran.


"Oh iya, tadi Tuan Harry mempercepat meeting karna katanya ada pertemuan dengan calon besannya, " Jelas Nyonya Rosa.


Wajah Dara semakin murung karna ternyata kabar itu benar, ia menunduk dan masuk kedalam.


"Dara ke kamar dulu ya Ma, " Dara pun masuk.


"Loh, ada apa dengan anak itu? " Nyonya Rosa keheranan melihat putri nya itu.


𝘈𝘱𝘢 𝘋𝘢𝘳𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘶𝘬𝘢𝘪 𝘙𝘢𝘫𝘢?


Batin Nyonya Rosa.


Dikamar Dara mengurung diri.


"Hahhhh, ga mungkin aku suka Raja!!! " Teriak Dara dengan frustasi.


"Jangan sampai aku terlibat perasaan dengan Raja" Lirih Dara dan menenggelamkan wajahnya di bantal.


Nyonya Rosa mendengarkan dari luar kamar.


𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘗𝘶𝘵𝘳𝘪 𝘬𝘶 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘙𝘢𝘫𝘢.


Batin Nyonya Rosa.


.


.


.


BERSAMBUNG......


.


.


.


...𝗛𝗮𝗶 𝗥𝗲𝗮𝗱𝗲𝗿𝘀....! 𝗡𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝘂𝘀 𝗞𝗶𝘀𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗷𝗮 𝘆𝗮.... ! 𝗝𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗹𝘂𝗽𝗮 𝗟𝗶𝗸𝗲 + 𝗞𝗼𝗺𝗲𝗻 + 𝗦𝗵𝗮𝗿𝗲 + 𝗥𝗮𝘁𝗲 + 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝘆𝗮....! 𝗠𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗯𝗮𝗰𝗮.... ;🥰...

__ADS_1


__ADS_2