Rangkaian Kata Dalam Cinta

Rangkaian Kata Dalam Cinta
Yang lalu


__ADS_3

Satu buku dengan sampul indahnya


Tentang kita yang saling mengukir kisah indah


Hujan di pagi hari mengingatkan aku akan hadirmu di kala itu


Buliran bening lolos begitu saja tanpa permisi


Mengenang hari indahnya di kala itu


Jangan tanya bagaimana kabarku, kau di sana pasti sudah tahu jawabnya


Bulu mata yang lentik, bibir tipis, hidung mancung dan kulitnya yang putih indahnya sosok mu


Tatapan menghunus tajam, dan suaranya mu yang tegas aku rindu


Kawan...


Ingin ku bagi ceritaku, tapi aku malu seakan tak ada kisah indah mewarnai hidupku


Ingin ku rengkuh dirimu, ku tumpahkan tangis pilu ku


Dan usapan telapak tangan yang hangat di pundak akan menghilangkan lara ku


Kawan...


Aku terlalu rapuh, ragaku utuh tapi hati tak berbentuk lagi


kawan, aku rindu...


Canda tawa tak menghiasi lagi hariku


Hadirmu hanya sebuah ilusi


Kini ceritaku tak berwarna lagi


Maafkan aku yang payah


Sayap ku patah, dan jalanku tertatih


Kawan...


Rengkuh lah diriku, hilangkan sedihku


Aku selalu pura-pura bahagia


Dan kau paling tahu akan itu


Seuntai doa ku panjatkan kepada Sang pencipta


Untuk dirimu yang selalu hadir di hidupku


Kau memberi kisah, kau memberi warna


Kini kau pergi, dan tak akan pernah kembali

__ADS_1


Kawan...


Aku rindu


...****************...


Seiring berjalan bersama angin


Canda tawa menghiasi hari


Satu harap indah di masa depan penuh cita


Tatapan tajam menikam hati


Sosoknya mempesona


Tubuh tegap, bulu mata lentik, bibir tipis hidung mancung dan kulitnya yang putih


Suaranya yang tegas selaras dengan pesonanya


Lukisan indah silaukan mata yang memandang


Sempat bersama tapi, tidak bisa bersanding


Satu cerita yang entah kapan di mulai tapi harus usai begitu saja


Sang surya nampak malu menunjukkan pesonanya


Satu kota sebuah kenangan yang tak akan terlupa


Dua insan saling beradu riuh di dalam untaian harap


Perdebatan tak dapat terelakkan


Si tampan dan si jutek tak pernah akur


Selalu bersama tapi tak ada kata mesra


Hubungan yang aneh


Kita kawan atau lawan?


Terekam jelas pertanyaan bodoh terlantar dari bibirku


Tak dapat jawaban kau hanya diam membisu


Hanya seulas senyum tipis dari bibirmu


Di hamparan kebun strawberry


Berjalan beriringan tanpa saling menggenggam


Kau petik satu buah, kau suapkan padaku


Rasanya....

__ADS_1


Manis karena aku yang memberi


Itu jawabmu kala itu


Langit berubah warna


Dinginnya angin menusuk raga


Aku tidak tahan panas, tapi juga tidak kuat dingin


Si jutek yang aneh


Duduk bersama pundaknya ku jadikan sandaran


Di bawah langit senja kota kembang


Aku kedinginan ucapku dengan manja


Jaket warna biru kau balutkan di tubuh ramping ku


Aroma parfum mu menusuk di indra penciumanku


Masih terekam jelas dan begitu menenangkan


Senyum manis tersungging dari bibir ku


Kau manis sekali, kataku


Akan ada kata lagi yang lebih manis dari ini


Saat langit berubah warna


Sangat indah seperti hubungan kita kala itu


Di bawah langit senja kau berbisik


Aku suka kamu


Jantung berdecak lebih kencang


Seakan mau melompat keluar


Ribuan kupu-kupu terbang di relung hati


Apakah ini nyata?


Bisikan nya terekam jelas di ingatan


Apakah ini ilusi?


Si tampan yang menjadi musuh tiba-tiba bilang suka


Sungguh aneh tapi nyata inilah perasaan


Isi hati manusia tidak akan pernah ada yang tahu*.

__ADS_1


__ADS_2