
Maaf ya...
Pada akhirnya aku yang kalah
Aku yang menyerah tanpa kata
Tak pernah mengerti akan keinginan cinta
Waktu tak pernah salah, tetapi aku
Aku tak pernah mau memahami hadirmu
Aku tak pernah mau tahu tentangmu
Bahkan aku yang tak pernah menghargai ada mu
Aku sepenuhnya sadar...
Mengingkari setiap kata hatiku untuk menyayangimu
Menolak rasa di hati untuk memiliki mu
Bukan karena aku tak mampu
Aku hanya takut, tanpa sadar aku melukaimu
Dalam lintas maya aku menghibur diri
Mencari kesenangan agar teralihkan rasaku untukmu
Menepis semua harapku akan dirimu
Walau pada akhirnya aku masih saja mengingat mu
Mungkin kau berfikir aku jahat
Tak apa, kau tak sepenuhnya salah
Disini ego kita yang memaksa
Aku yang mengabaikan mu dan kamu yang masa bodoh
Kita tak pernah sejalan dalam iringan waktu
Sekarang aku sadar perlahan
Bahwa aku tak harus mengekang mu
Tak seharusnya aku menggenggam mu
Lambat laun kau akan mengerti kepergian ku
Kamu akan tahu tersiksanya aku yang jauh
Sekali lagi tak mengapa..
Mungkin dengan begini kamu akan jauh lebih mudah,
__ADS_1
Untuk membenci dan melupakanku
Mungkin dengan begini kamu tak akan lebih dalam,
Untuk mempertahankan ku
Aku sudah terbiasa menyimpan luka
Mengobati lara sendiri tanpa melibatkan orang lain
Semoga, dengan hilangnya aku dalam hidupmu
Hari-hari mu akan semakin berwarna
Maaf atas semua kesakitan yang ku toreh
Maaf dari awal aku bersikap asing untukmu
Maaf aku yang tak pernah menjawab serius setiap tanyamu
Maaf jika bersama ku membuat kamu kecewa
Dan maaf aku tak pernah bisa menjadi yang terbaik saat bersamamu...
Namun janjiku tulus walau pada kenyataannya
Takdir menyeret ku melepas mu
Jika waktu dapat diputar ulang
Aku tak berharap mengenalmu,
Agar tak ada kepedihan dalam hidupmu akan ku
Tenang ya...
Sudah saatnya aku pergi,
Cukup aku membuatmu menelan duka
Tak perlu hiraukan diriku lagi
Bahagia ya...
Kamu pantas mendapatkan yang terbaik
Karena kamu orang yang baik
Senyum ya...
Jangan jatuhkan air mata hanya untuk orang sepertiku
Aku tak rela pipimu basah hanya karena ku
Meninggalkan mu merupakan hal tersulit bagiku
Melepas mu mungkin akan menjadi kebodohan bagiku
__ADS_1
Terima kasih untuk segalanya,
Percayalah, aku bahagia bersamamu
Hanya aku yang terlalu pengecut untuk mengakui itu
Ini akan menjadi genggaman dan ciuman terakhir dalam khayalku
Batasku sudah cukup menguras sabar mu
Kedatangan ku sudah cukup membuat rumit harimu
Maaf ya...
Rinduku cukup sampai disini
Aku tak ingin membebani mu dengan rindu sendu ku
Ku lepas segala peluk hangatmu
Ku kikis dekap rasamu untukku
Meskipun aku akan menanggung siksa tanpa memiliki mu
Setidaknya itu sudah membuatku senang
Tanganku tak lagi mampu merengkuh pundakmu
Tangisku tak akan lagi bersandar pada bahumu
Cukup aku melukaimu atas segala sikapku
Pergilah sayang...
Dengan ikhlas ku aku membebaskan mu
Atas segala janji yang menjadi pikulan bebanmu
Kelak jika kamu mengingatku
Ingat buruk ku ya,
Ingat aku yang suka menyakiti mu
Agar tak ada rindu dalam hatimu untukku
Jika pada akhirnya kamu menaruh dendam padaku
Tak mengapa, aku pantas mendapatkannya
Tetap baik walau tanpaku ya,
Tetap jadi dirimu, seperti apa kamu
Sayangku tetap untukmu,
Di akhir aku ucapkan pengakuan ku
__ADS_1
"Aku mencintaimu tanpa batas yang kau tahu"
#KabutRasaSenjaKelana