
Santunan lembut menyentuh sukma
Sapaan akrab mengalun nyata dalam pandangan
Tatapan mata menggoda menghampiri
Membawa rasa bahagia dikala hati lara
Senyuman merekah seolah tahu arti debaran dada
Begitu dalam seakan menusuk jantung hati
Sesosok indah masih bersifat maya
Mengerang mengisi kekosongan jiwa
Lingkup duka sirna akan hadirnya
Memeluk erat tubuh lemah tak berdaya
Menguatkan raga akan dunia nyata
Menyimpan sejuta buaian dalam rasa
Terpana...
Tak pernah kutemui sebelumnya
Berbeda...
Dia tak nyata namun ada dalam sanubari
Akankah dimiliki?
Segala impian menapak layar yang sama terbayang
Menjadikan imajinasi diluar jangkauan ekspetasi
Sikapnya yang lemah lembut,
Suaranya berat basah,
Ibarat isyarat menyentuh getaran jiwa
Ketulusan tertanam kuat akan dirinya
Ahh...
Bisakah ego dapat menjeratnya?
Perasaan lain muncul dalam secuil hati
Menyeka sepi sisi lemah diri
Mengisi hari-hari tanpa terlewati
Tiada dusta namun nyata adanya
Γmm...
Bisakah cinta digenggam erat tangan renta ini?
Kebersamaan menjadi hembusan gairah tersendiri
Membara mengusik relung hati
__ADS_1
Membakar logika menipu pandangan mata
Paras indah,
Mengecoh keseimbangan nurani
Inikah arti jatuh hati?
Teriakan rindu menguasai langkah kaki
Bayangan satu atap melintas selayak kaset film
Berputar dengan khayalan kebahagiaan
Harapan masa depan berdua hingga tua
Menjadikan semangat ambisi untuk memulai
Hati telah terpatri satu namanya
Lenguhan ketulusan mengerat tautan jari
Berjanji akan sehidup semati
Melingkar tepat pada jari manis
Mungkinkah akan terwujud nanti?
Pesona cakrawala tak sebanding dengan sosoknya
Kesempurnaan akan sifatnya memupuk ketentraman
Menghilang ragu berganti percaya
Semoga selamanya bersama
Tanpa ada pisah...
...----------------...
***Secuil harapan dari sosok yang sederhana namun terlihat sempurna
Rasa dan asa melebur menentramkan jiwa yang lara
Satu sosok yang selalu aku semoga kan mengisi hati yang sepi membangkitkan gairah raga
Dia jauh namun dekat di hati
Aku menjatuhkan hati, melihat dari kata dan menilai dirimu dengan hati
Logika ku lumpuh tertelan rasa cinta
Sederhana...
Sosok penghilang duka dan lara
Penerang hati yang hampa penguat jiwa yang rapuh
Terima kasih cinta
Hariku berwarna, indahnya pelangi tak mampu mengalahkan sosoknya
Sapaan mesra mengalun indah di setiap langkah
Aku terbuai sosok penuh cinta pembangkit hati yang lara
__ADS_1
Hati jatuh terjerat
Sapa mesra dan saling rayu bercumbu dalam bayang indah harapan
Mengalun merdu kata cinta dari sosok sederhana yang terlihat sempurna di mata
Ahh...
Aku tergoda ingin raga merengkuh memeluk mesra
Tempat asing berkeluh kesah melewati hari yang sepi dan lara
Sosok pembangkit hati
Kata mesra mampu luluh kan pertahanan diri
Mendobrak benteng tinggi pelingkar hati
Jiwa terikat, hati melayang indah dalam buaian sosok penghilang lara
Uluran tangan menarik diri lepaskan jerat besi kesakitan hati dan diri
Ayo, pergi bersama ku?
Harapan indah bersama satu atap, menua bersama penuh cinta
Aku banyak kurangnya, terlalu rendah untukmu yang tinggi
Keraguan menyelimuti hati
Raga lemah tentukan pilihan, hati merintih memelas kasih
Layak kah, aku untukmu?
Sayang kamu cinta
Balas uluran tangan bersambut
Memapah jiwa rapuh tanpa daya
Sosok itu ku rindu, ingin ku rengkuh hilangkan dahaga lara
Aku jatuh hati...
Harapan indah terpatri
Dua insan bergejolak riuh di padang asmara
Saling bertaut indah membalas kata mesra
Hari ini perayaan tiba
Sayang...
Ayo, kita lewati bersama di tahun depan dan tahun selanjutnya
Sampai menua menggenggam lembut tangan keriput tak berdaya
Memeluk erat hadirkan kasih sayang
Bahagia menyelimuti hati membayangkan rasa
Semoga damai kasih selalu menyertai
Sayang, selamat natal***
__ADS_1