REDIVIDER

REDIVIDER
Serangan dadakan dan memory!


__ADS_3

Saat Ku buka kedua mataku ini. Aku bersyukur bisa pulang dengan selamat ke kota laurent, Varost. Setelah apa yang di alami Yotta dan Laura waktu itu beberapa hari telah berlalu namun diriku masih saja membayangkan kejadian yang sangat menyeramkan itu dimana darah bebas mengalir dan tubuh manusia tercerai berai di tanah, aku hampir tidak bisa makan apapun setelah melihat itu.


“Ahhkk sial.! Ini memberiku efeck trauma ringan padaku.. Setiap ku mengigat hal itu kepalaku sakit dan perutku mual” gerutu yotta pada dirinya sendiri.


Lalu yotta menyalakan tv di livingroom rumahnya, ia mendengarkan berita tentang tertangkapnya geng SkyWalker beserta pengikut-pengikutnya karena terbukti mengedarkan obat berbahaya ke kawasan kota Gold dan silver.


Salah satunya Gruls anak dari mafia Skywalker yang di tangkap di luar zona Shield oleh pasukan militer Varost. “Hahaha, Rasakan itu Keparat!...” Gumam yotta berseri-seri bahagia setelah apa yang di lakukan Gruls terhadap yotta dan Laura terbalaskan oleh hukum yang ada.


Tapi semenjak itu diriku menjadi murung , emosi kadang tak terkendali dan mudah drop. Bahkan tulisanku mulai di tinggalkan karena kondisi yang belum stabil ini.


Oh iyah mulai hari ini adalah Golden time’ku yah, sekolah MIU libur untuk 1bulan kedepan setelah mengadakan ujian Bio-genesis(semacam ujian untuk menjadi orang yang berguna dalam sistem pemerintahan ketika besar nanti)


“Ahhhhk aku bosan sekali, Aku bisa Frustasi jika lama berdiam diri di kamar ini..” gumam yotta.


Lalu pagi itu ia pamit ke pamannya setelah sarapan pagi dengan alasan menuju perpustakaan kota Silver.


Yotta pun bergegas menuju perpustakaan namun di tengah jalan tiba-tiba ia kehilangan mood untuk membaca buku di sanah.


Ia pun berbelok ke arah hilir sungai dekat dinding Shield yang biasa ia kunjungi untuk menulis buku di sanah. “Udara yang segar hari ini..” gumam yotta.


Aku akan mencoba melanjutkan tulisanku yang tertunda ini.


Hari ini sepi sekali yah di sinih, hanya ada aku dan pena di tanganku yang menemani.


“Hmmm Terlalu sunyi, Biasaya Selalu ada yang tiba-tiba datang ntah darimana dan mengejek kata-kata dalam tulisanku dan selalu berisik membuat gaduh di saat aku sedang menulis..


Kemana dia yah biasaya selalu datang kemari untuk mengganggu ku. Duh Aku merindukan suasana itu” gumam yotta dalam hati.


Oh sial!! Kenapa sekarang aku malah tiba-tiba ingin bertemu dengan Laura yah. “Ini aneh” dulu ketika dia selalu ada di dekatku, aku selalu mengeluh ingin sebuah kedamaian dan sunyi saat menulis.


Tapi sekarang ketika dia gk ada malah aku rindu sekali kata-kata ejekannya kepada ku inih.. Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta?! Aku Rindu kamu Laura” gumam yotta dalam hati.


“Duarrrrrrr”


Tiba-Tiba Lamunan Yotta Terpecah Saat suara Dentuman keras terdengar di dekat daerah nya.


“Apa yang Terjadi?!, Dari mana asal suara itu?” Perhatianku tertuju pada suara ledakan yang tertangkap oleh telingaku. Aku pun berlari menuju arah datangnya suara itu.


Hutan yang lebat menganggu pejalananku saat ini.


Hingga aku tiba pada ujung dinding Shield. Aku bersembunyi di balik semak-semak untuk mengetahui apa yang terjadi di sanah,


aku melihat para Survivor dan tentara pemerintah sedang berkumpul dan membuka segel gerbang shield.


Mereka keluar dari kubah perlindungan ini. Aku mengikuti mereka dan menyelinap sebelum shield menutup dengan hati-hati agar mereka tidak menyadariku.

__ADS_1


Mataku tidak pernah diam untuk bekerja sedari tadi. Ini kedua kalinya aku bisa keluar dari shield dengan sedikit berlari ke arah rombongan tentara itu. Kini aku melihat mereka berhenti, sekitar 2km dari gerbang Kubah Shield .


Para survivor mengambil senjatanya bersiap untuk sesuatu hal yang mungkin akan datang. Suara gemuruh terdegar dari depan, para tentara pun langsung bersiaga dan mulai menembak penuh ke arah depan.


Ternyata para Creaturs berlari menghujam mereka dengan pukulan mengakibatkan lubang tanah yang cukup besar.


Aku tidak bisa memastikan kondisi para survivor dan tentara Varost saat ini akibat debu yang menghalangi penglihatanku.


Semoga mereka selamat menghindari pukulan tersebut. Jika tidak, aku akan terjebak disini bersama Creaturs ganas yang menyerang rombongan tentara dan survivor tadi.


Untuk keduakalinya aku menyesali tindakan yang telah aku lakukan.


“Tapi mengapa para Creaturs itu bisa sampai di sinih? Jangan bilang kalau tentara militer garis depan telah terbantai habis dan gagal menghadang Creaturs pada saat itu?” gumam hati yotta membayangkan skenario terburuk yang terjadi.


Debu perlahan mulai pergi dari pandangan mata. Terlihat tiga survivor berdiri dengan gagahnya mereka berhasil menghidari serangan tersebut.


“Tunggu Bukankan itu Dave di tengah dengan postur tubuh kecilnya itu?” jawabku dengan samar-samar melihat muka yang tak asing, dalam hati.


Aku masih tak habis pikir. Serangan tersebut sangat cepat. Namun mereka tak tergores sedikitpun.


Tiga survivor melawan satu lusin Creaturs yang lebih banyak dari survivor, Aku tak yakin mereka dapat mengalahkanya.


Namun seharusnya aku tak boleh mengambil keputusan terlalu cepat.


Selain karna masalah jumlah aku juga belum pernah melihat kemampuan bertarung para survivor secara langsung, Mungkin saja mereka dapat dengan mudah mengatasi Creaturs tersebut.


Lalu para Creaturs itu mulai menyerang ke arah para survivor, mataku terbelalak saat melihat dave menahan hantaman Creatus besar itu dengan tangan kosong lalu ia memegang kakinya dan mengayunkannya hingga tubuh Creaturs itu menabrak ke arah pepohonan, Menyebabkan dentuman bunyi yang keras dari pohon itu.


“Luar biasa tenaga dave, dengan tubuh kecilnya mampu dengan ringan melemparkan se’ekor Creaturs berukuran 10x dari tubuhnya itu” gumam yotta terkejut. Lalu Creatrus yang lainnya geram.


Mahluk itu mengumpulkan cairan pekat berwarna kebiruan dari mulutnya.


”Tunggu.. Bukankah cairan itu sama seperti yang kejadian di kota mati kemarin, Cairan yang bisa mengikis dan melelehkan baja tebal, seperti badan Pesawat tempur(semacam zat asam)” yotta bergumam dalam hati..


Survivor yang melihat cairan tersebut segera menghidar, Merekapun mengambil senjata dan senapan yang tadi melingkar di punggungnya. Kebanyakan senjata survivor berbentuk senapan laras panjang .


kecuali Dave yang berbeda dengan yang lainya , bentuk senjatanya adalah sebilah Pedang tajam di kedua sisinya dan pedang itu mengeluarkan cahaya biru terang menyala.


“Wah keren sekali Dave, yang sedang mengacungkan pedang ke arah Creaturs itu” Yotta memujinya dalam hati.


Pertarungan terus berlanjut, para survivor dan tentara militer terus menerus menembakan timah panas ke arah Creaturs.


Tapi apa daya peluru dengan diameter 5.6 stanag stadar nato peninggalan era perang dunia ke 3 itu memang bisa menembus kulit Creaturs namun tidak menghentikan langkahnya yang terus menerjang dan menyerang para survivor dan tentara militer.


Dave sendiri kesulitan di saat 5 Creatrus mengepungnya dan memisahkannya dari para Survivor. Dave terus mengayunkan pedangnya kesanah kemari menebas danging para Creaturs itu, Dan 7 ekor lainya menyerang dengan membabi buta di belakang,

__ADS_1


dave melihat rekan-rekanya dalam kesulitan namun ia sendiri sulit untuk bergerak karna kepungan 5 Creaturs itu.


Para Creaturs Mengayunkan cakar tajamnya ke arah salah satu Survivor yang sedang membakinya, membuat tubuh survivor malang itu terkoyak menjadi dua bagian.


Hal itu membuat yotta mual dan muntah saat melihat kejadian itu. Survivor lainya datang membantu, namun na’as ia pun malah di terkam oleh gigi-gigi tajam Creatus yang langsung melahap habis setengah badan atasnya itu dan hanya menyisakan tubuh bagian bawah saja.


Melihat keaadan semakin gawat, Tentara militer yang telah banyak berguguran lari terbirit-birit meninggalakan para survivor yang tersisa dan masih terjebak dalam pertarungan.


Sekitar 40 survivor masih betahan dari jumlah awalnya sebayak 100 survivor dan 200 tentara militer yang tinggal hitungan jari tersisa lari ketakutan hingga kendaraan tempur dan logistic terhempas saat di hatam para creaturs.


Melihat keadaan yang mulai makin kacau yotta pun ingin sekali beranjak pergi dari tempat itu. Tapi satu hal yang membuatnya tidak bisa pergi saat melihat seorang survivor perempuan tersungkur dan merangkak ketakutan akan di lahap oleh monster kejam itu.


Tiba-tiba yotta pun tergerak dan berlari ke arah pertempuran itu demi menyelamatkan survivor perempuan yang hapir di lahap oleh mahluk ganas itu.


Yotta berteriak keras dan mengambil sebuah box persenjataan yang terlempar ke tanah saat kendaraan logistic terhempas , berharap bisa nendapatkan senjata seperti Karbin/M4A1 atau granade launcher untuk membantu mereka.


namun setelah di buka ternyata senjata tempur yang berada di belakang kendaraan tempur itu sebilah pedang tanpa pikir panjang yotta berlari ke arah monster itu dan langsung mengayunkan senjata itu tepat di leher Creaturs dan memutuskan kepala monster itu.


Ternyata senjata itu adalah pedang khusus yang hanya bisa di pakai oleh survivor elite seperti dave, Bermata pisau di satu sisi dan mengeluarkan cahaya merah terang, yotta sedang mengakat pedang berbentuk katana.


Yotta sendiri pun kaget kenapa ia bisa dengan lancar mengunakan pedang itu.


Survivor perempuan itu pun berterimakasih karena sudah menyelamatkan dirinya dari serangan Creaturs.


Namun apa daya akibat kecerobohan nya itu , yotta pun malah ikut terkepung oleh 5 creatus lainnya yang sudah selesai menyatap dan menebas tentara yang menyerang.


perempuan itu pun langsung berdiri berlindung di belakan punggung yotta dan mereka mudur pelahan saat para creatus mendekatinya di saat yotta mengatakan :


“ Mungkin ini akan menjadi kematian Keren ku karena menyelamatkan seseorang” Gumamnya kepada diri sendiri.


Lalu di saat detik-detik creatus melompat ingin menerjang kedua manusia itu.


Terdengar suara ledakan keras dari langit menuju ke arah mereka.


“Duarrrrr” dengan senjata berat seperti roket dan misil yang di luncurkan pesawat tempur itu seketika tubuh para Creaturs itu hancur berantakan ,


yotta dan perempuan itu pun terhempas karena efeck ledakan yang terjadi di dekat mereka.


beruntung kedua manusia itu hanya terhempas sedikit dan tersungkur, selamat tanpa luka serius .


Creaturs yang tersisa pun mulai berlarian mundur ke arah hutan.


“Hey yotta apa kamu baik-baik saja?!” terdengar samar-samar suara gadis dari atas pesawat yang sedang mendarat turun dengan rope(tali) di dekatku..


“Ahkkkk, kepalaku pusing dan penglihatanku jadi kabur, aku melihat sekitar samar-samar melihat dave selamat dengan tubuh penuh darah di sanah lalu ia terjatuh pingsan dan seorang gadis turun dari pesawat tempur menghampiriku dan membawaku pergi.

__ADS_1


“Oh tidak pandanganku mulai gelap” sahut yotta dengan sempoyangan sambil mengenggam erat senjata di tangan kanannya dan tangan kirinya menggengam lengan perempuan yang di selamatkanya tadi . Yotta pun langsung hilang kesadaran.........


#Tobe Continue:


__ADS_2