
Sinih biar aku lihat, kebetulan aku membawa handyplast di saku’ku karena sebelum bertemu denganmu aku habis dari UKS sekolah” sahut laura setelah memeluk erat yotta dan menangis ketakutan di pelukannya.
“Awww- Awww- Oh ini.... mungkin karena tadi aku mendobrak pintu pagar dan kakiku tergores sedikit” dengan wajah sedikit terseyum dan sedikit menahan rasa perih karena sedang di obati oleh laura.
“Ini hanya pertolongan pertama, lukamu harus di obati lebih lajut supaya tidak terjadi infeksi” gumam laura. Kodisi hari itu sekitar jam 3 sore dan langit pun sedikit gelap.
Dan berada di hutan luar Shield. Dimana banyak mahluk buas bisa saja memangsa kapan saja..
“Lebih baik kita pergi dulu dari area sinih dan mencari tempat berlindung sementara, ayo laura pegang tanganku dan kita pergi dari sinih” yotta membujuk laura.
Mereka pun mulai menyusuri hutan berharap menemukan tempat berlindung sementara, dalam perjalan mereka telah banyak melihat spesies serangga baru yang aneh dan tak pernah terlihat oleh manusia yang ada di kawasan Negara Varost.
Yotta dan laura sedikit memperhatikan dan mempelajari serangga yang sudah berevolusi akibat radiasi nuklir yang terjadi dulu. Sambil mengawasi sekitar waspada akan mahluk buas lainnya, sekitar 2 jam berjalan tanpa arah dan sang mentari mulai terbenam, cahaya Langit pun mulai gelap gulita..
“Shingghhtt..” terdengar suara pesawat terbang lewat diatas kepala kita berdua.
__ADS_1
“Bukankah itu pesawat dari Salah satu militer Varost?” sahut Laura sambil menujuk ke atas.
Melintas Sebuah Pesawat kargo(pengangkut) dan dua pesawat Drone(penyerang) yang mengawalnya..
“Iyah Benar itu dari Militer Varost”. Balas yotta.
Mereka pun bergegas mengikuti ke arah pesawat itu pergi.
Ternyata tidak terlalu jauh sekitar 400meter mereka berhasil keluar dari hutan dan sampai di pinggiran jalan raya besar mereka sampai di sebuah daerah asing, tak lama kemudian pesawat Kargo lainnya datang dari arah berlakang mereka lalu mendaratkan para tentara bersenjata lengkap dan dua pesawat drone sibuk menembaki sesuatu yang ada di depan sanah.
Tempat ini adalah Peninggalan peradaban lama. Lalu keluar pasukan Survivor dan tentara dari kapal kargo itu dan pesawat drone itu berusaha melindungi Tentara di bawahnya.
Mereka sedang bertempur menghadang Creaturs yang sedang mencoba membuat sarang untuk menyerang kota. Kami ber dua hanya terdiam terpaku memandang dari jauh Susana menjadi sangat mencekam di depan itu.
Darah yang bertebaran, bagian tubuh yang terlempar kemana-mana. Dentuman suara ledakan dan tembakan terus melesat dari senjata tempur yang mereka bawa.
__ADS_1
Pertempuran terus berlanjut, Banyak sekali Pesawat Tempur yang terus berdatangan ke daerah ini.
”Itu Apa?... Yang ku lihat banyak cairan biru Meluncur dengan cepat mengarah ke pesawat-pesawat itu”, Cairan itu mengikis dan melehkan badan pesawat, satu persatu pesawat tempur yang tekena cairan itu jatuh hancur dan meledak menghatam tanah, dengan jumlah korban tentara dan survivor yang tidak sedikit terkena puing-puing pesawat yang menghantam ke tanah.
Kami yang tadinya berdiam hanya melihat kejadian itu, akhirnya memutuskan untuk segera pergi dari tempat ini.
Lalu seorang Petugas tentara menghadang kami “Hey! Kalian .. Datang dari mana?... Ini Tempat yang sangat Berbahaya.. Dan Siapa kalian?... Tunggu dulu.. apakah itu anda Nona Laura Hilton?” sahut petugas garis belakang yang kita temui dengan tatapan tajam pada laura.
Petugas itu pun segera menghubungi markas operasi, lalu mereka langsung mendapat perintah untuk memprioritaskan membawa kami segera Pergi dari tempat ini dan pulang ke kota negara Varost.
“Tunggu dulu kenapa bisa terjadi? Seharusnya kita di introgasi dulu oleh mereka dan memakan waktu lama. Lalu kenapa tanpa basa-basi setelah mendengar nama Laura, mereka langsung membawa kami pulang ke kota Laurent negara Varost, siapakah sebenarnya Laura ini?” dalam hati yotta terus bertanya.
Di samping itu aku benar-benar lega kami ber dua bisa selamat. Dan terjawab sudah kenapa dalam perjalana tadi di hutan tidak ada Binatang Buas satu pun. Ternyata mereka Semua di tarik ke arah pertempuran Dengan Survivor di kota itu”.
#Tobe Continue:
__ADS_1