
“Aku menyerah!” aku berucap dan berusaha berhenti berjuang dan akan menutup mataku..
“Nak..”
“Yotta Slyvana..”
“hei.. Kawan..”
Sesaat sebelum aku memejamkan mataku, terdengar suara memanggilku, dan cahaya mulai terbit dan seakan membawaku kembali ke kesadaranku, cahaya yang membuat wajahku tersenyum.
“Cahaya ini?” Aku memandang keatas dan kutemukan bayangan Laura dan Paman lim berada di sisiku menangis sambil menggenggam tanganku dan Clara berdiri di sampingku.
Sebagian tubuhku telah berubah menjadi setengah monster, laura membenamkan kepalanya di dada-ku, menangis memanggil namaku.
“Yotta..”
“Kamu harus hidup! Kamu sudah janji!” Laura menangis keras dan tidak sedikitpun terlihat takut pada tubuhku yang berubah. Kehangatan menyeruak kedalam hatiku, laura, paman lim dan sahabatku begitu mengasihi aku.
“Benar!”
“Aku harus hidup! Demi mereka!” Aku kembali membuka mataku dan memandang rantai yang membelenggu tangan ku dengan berdarah-darah kulepaskan keduanya.
.... “Beep.. Beep.. Beep”
Suara monitor EKG (Electro Kardio Gram) menunjukan detak jantungku kembali normal, laura dan paman yang sedari tadi menangis disampingku kini berdiri.
Tak lama berselang, aku membuka mataku, ruang itu dipenuhi ilmuan, perwat dan juga tentara militer yang siap mengambil tindakan bila terjadi masalah.
__ADS_1
Aku membuka mataku dan kulihat senyum Clara dan paman lim, dan Laura yang masih menangis di dada-ku.
“Paman Lim, Aku berhasil” Aku berujar pelan sambil memandang wajahnya.
“Laura, aku berhasil, terimakasih Banyak!!” ujarku sambil mengusap kepalanya yang masih tertunduk di dada-ku.
“Yotta..?!” Laura melihatku binggung dan kemudian melompat kearahku sabil mengatakan “Terimakasih karena telah menepati janjimu!”. Tubuhku sudah kembali normal, perubahan fisik monster pun sudah berhasil kutekan dan kuhilangkan.
“Sepertinya Serum Obat itu berhasil” Pikirku. “Namun ini juga berkat, paman,laura dan Clara yang memberiku harapan” Masih teringat mimpi buruk itu, mimpi buruk yang tidak ingin ku ingat selamanya.
Segala sesuatunya terlihat begitu nyata. Bahkan rasa sakitnya begitu terasa nyata.
“Eh!?”
“Mataku mampu melihat lebih jelas, Pendengaranku, tubuhku terasa lebih ringan! Ini..?”
“Inikah Evolusi yang Dokter Sarah Ceritakan?”
“Semua kenangan semenjak kecil hingga saat ini muncul begitu saja di kepalaku, dan aku bisa mengingatnya dengan jelas, bahkan seluruh bacaan dibuku sekolahku, dari setiap huruf juga titik dan koma”
Aku masih terlamun memikirkan setiap kemungkinan yang aku alami, ottak’ku menjadi seperti komputer canggih yang dapat memberikan setiap informasi yang aku mau, setidaknya semua informasi yang telahku baca, lihat dan dengar sebelumnya.
Namun lamunanku harus terhenti saat dokter Sarah datang keruanganku, Dokter Sarah yang sebelumnya memberikan pengarahan kepadaku.
“Selamat malam! Saya turut bersukacita atas keberhasilan keponakan anda mengatasi evolusi E-Virus, kedatangan saya hanya ingin memberitahukan bahwa setiap manusia yang berhasil melakukan evolusi harus bergabung ke dalam kesatuan militer, dan harus melakukan pelatihan disana” Dokter Sarah menjelaskan langsung ke topik inti pembicaraan.
“Apa?Bukan kah keponakan ku sudah memberikan nyawanya untuk percobaan serum baru yang kalian buat! Untuk apa lagi dia harus bergabung ke kemiliteran?” Paman sontak berdiri dan membentak Dokter Sarah, kesal.
__ADS_1
“Tapi anda sebagai walinya yang telah menandatangani surat perjanjian dengan Kami dan pihak Dewan pemerintah, Mungkin anda tidak membacanya, surat perjanjian tersebut, terdiri dari 5 lembar kertas dengan serangkai poin perjanjian.” Dokter Sarah menjelaskan.
“Hmmm..” Paman terdiam, dibukanya surat salinan perjanjian dengan pemerintah, dia menyadari kesalahan yang ia lakuan, bapak tidak membaca semuanya secara teliti karena begitu sedih dan panik saat keponakan anda terluka akibat pertarungannya saat itu.
Melihat paman lim terdiam, akupun menarik nafas panjang : ”Sigh...,Ternyata mereka menjebakku..” yah, tidak apa-apa lah, toh yang penting aku berhasil selamat.”
“Dokter, tolong jelaskan apa saja yang harus aku lakukan setelah ini?” tanya yotta.
“Seluruh Pasien yang selamat dan berhasil melakukan Evolusi pertama-tama akan di kirimkan ke camp pelatihan The Hunter untuk menerima pelatihan dan pengalaman melawan para Creaturs” Dokter Sarah menjelaskan.
“Serangan para Creaturs waktu itu tidak hanya Berakhir kemarin..”
“Dari 50 Creaturs yang menyerang Varost sekitar 85% berhasil di musnahkan oleh para Survivor di garis depan, tapi mereka kalah dan terbatai semua.
lalu sisa para Creaturs yaitu berjumlah 1lusin(12 ekor) itu menerobos hingga ke depan pelindung Shield di mana kamu dan teman-teman survivor bertempur dan mengalahkannya, Dan kenyataan pahitnya di kabarkan para Creaturs itu hanya sebuah Grup Pengintai yang berada di depan, di belakanganya Kawanan Besar Creaturs Yang di Perkirakan berjumlah Ribuan terlihat di luar garis wilayah Varost karena mereka berjalan di darat dan aktif hanya pada saat matahari tidak muncul di perkirakan mereka akan sampai di kota ini dalam waktu 2 bulan atau lebih cepat, Belum lagi Sekarang Varost sedang berperang dengan Negara Ribelion yang berusaha menjajah negara kita” penjelasan singkat Dokter Sarah.
“Jadi kota masih dalam keadaan bahaya dok? Lalu bagaimana kita mengatasi masalah ini? Bagaimana kita menyelamatkan seluruh penduduk kota?” Aku bertanya penuh kecemasan, Penyebabnya sudah jelas, Keluarga,Teman-teman dan Laura.
Namun diluar dugaan, jawaban yang kuterima membuatku sangat geram, seorang anggota militer, seorang Survivor yg ku lihat dari seragamnya, yang menemani Dokter sarah tersenyum, senyumnya terlihat merendahkan ku berucap : “Naif! Kaupikir kita memiliki kemampuan untuk menyelamatkan seluruh kota? Di dunia setelah serangan Para Creaturs menyebar, hukum baru lah yang berlaku, hukum dimana yang kuatlah yang bisa bertahan, dan untuk mereka yang lemah, alamlah yang akan menyeleksi dan menentukan kehidupan mereka”
Kutahan amarahku dalam-dalam, aku tau aku bukanlah lawan untuk Survivor itu, terlihat perbedan fisik dan survivor itu memancarkan aura dingin yang mengerikan. Aura yang sama seperti yang dimiliki Dave saat sedang bertempur melawan Creaturs, aura itu, Aura membunuh!
“Lalu bagaimana dengan Pamanku dan Laura? Aku tidak akan meninggalkan mereka meski kau membunuhku!” ucapku marah, kesal dan merasa kecewa dengan cara mereka memperlakukan manusia, bagiku mereka yang lemah adalah alasan seseorang yang kuat di ciptakan. Manusia memang lemah awalnya namun bukan berarti dia tidak bisa berubah menjadi kuat.
“Pamanmu akan di berikan satu Rumah di pangkalan Militer kota ini, sehingga mereka akan lebih aman dari orang-orang lain yang tinggal didaerah penduduk.” Dokter Sarah yang sedari tadi diam akhirnya berucap, berusaha menenangkanku.
“Itu bisa di terima, jadi kapan kita akan berangkat?” Ucapku sambil mengangguk.
__ADS_1
“enam jam dari sekarang, aku harap kau bersiap-siap, bawalah apa yang perlu dibawa dan tinggalkan hal yang tidak penting di belakang. kota ini akan menjadi reruntuhan dalam beberapa minggu kedepan!” dokter sarah menjawab...
#Tobe Continue: