Reincarnation Full Of Suffering

Reincarnation Full Of Suffering
Chap 14 - pelangi setelah badai menerpa


__ADS_3

Raja Iblis yang tubuhnya meleleh dan terbakar akibat panas yang di sebabkan petir itu! Sekarang dia sedang berputar dengan kecepatan tinggi, dan menghentikan sihir yang di buat wanita itu.


Dalam hati Cristian


Ahhh, aku sangat bodoh! Jika berpikir kekuatan Raja Iblis sangat lemah.


Lelaki yang terus berputar itu, langsung terpental dari targetnya, karena angin yang di ciptakan wanitanya sudah hilang.


"Hmmm, sepertinya kau cukup merepotkan wanita di sana! Jikalau kau tidak ikut campur, aku pastikan kau selamat dari sini! Karena aku adalah lelaki yang penuh harga diri! Tidak akan berani melakukan kekerasan kepada seorang wanita!" Raja Iblis dengan wajah seriusnya sambil meregenerasi tubuhnya yang meleleh.


"Ha....ha...ha... Padahal kau hanya iblis rendahan, tetapi kau masih bilang mempunyai harga diri yang tinggi?! Jangan membuatku tertawa bodoh!" Ridella yang tampak kelelahan,


"Hwahahaha, kata-kata itu tidak akan memprovokasiku wanita murahan! Tetapi saat kita saling bertarung seperti ini, seseorang sedang mengawasi kita! Siapa dia?!" Raja Iblis dengan wajah seriusnya.


Dalam hati Cristian


Hah! Apa maksudnya ada yang mengawasinya? Atau dia hanya mengulur waktu untuk menyembuhkan diri?! Memang sangat licik kau Iblis!


Lalu raja iblis menyiapkan kuda-kudanya, dan langsung melemparkan pedang yang di pegangnya ke arahku! Saking cepatnya aku tidak bisa apa-apa sampai pedang itu menembusku dan menancap ke tembok yang ada di belakangku ini. Aku yang kaget melihat serangan raja iblis ini, karena dia sudah tahu lokasi orang yang mengintainya!


Dalam hati Cristian,


Sial! Hampir saja terbunuh! Jika ini bukan mimpi, mungkin aku sudah mati!


"Hwahahaha, aku tidak percaya! Keberadaan dari masa depan sedang melihat pertarunganku dengan kroco ini! Sungguh tidak ku sangka! Wahai engkau entitas yang telah melewati ruang dan waktu! Ada gerangan apa sampai kau kesini?" raja iblis dengan senyumannya yang jahat,


Dalam hati Cristian


Siapa yang di maksudnya itu?! Apakah dia benar-benar mengetahui keberadaanku?! Jika dia tahu keberadaanku berarti.....!


"Ya, kau benar! Ini bukanlah mimpi! Ini adalah dunia nyata, dan kau sedang melihat masa lalu orang-orang bodoh yang berani melawan ku! Lihatlah pahlawan manusia! Perlawanan kalian sangatlah sia-sia! Walaupun kalian mengalahkanku! Kalian hanya akan di jadikan kenangan untuk manusia di dunia ini! Walau kalian menjadi abadi! Itu tidak akan merubah segalanya! Kalian akan merasakan penderitaan terus menerus dalam hidup kalian para pahlawan!" Raja Iblis sambil tertawa.


Sesaat raja iblis menyelesaikan kata-kata bijak yang membuatku kesal, dan saat itu juga diriku terjatuh dengan siku kaki sebagai pijakannya, kepala yang kosong membuat ku sangat...


Dalam hati Cristian dengan rasa penyesalannya,


Apa katamu?! Itu berarti perlawanan kami sangatlah sia-sia! Ini tidak mungkin! Apakah kami terlahir hanya dapat penderitaan terus menerus?! Itu berarti manusia tidak akan pernah mengalahkan para iblis?! Lalu untuk apa aku menjadi pahlawan terpilih oleh malaikat itu, jika hanya untuk menderita saja! Jika benar begitu, wajah yang ku lihat waktu melakukan kontrak dengan malaikat itu, benar benar nyata?! Hey bolehkah aku bertanya Raja Iblis? Kenapa kau sangat ingin menghancurkan daphrine hell ini?!


"Karena planet ini sudah busuk sampai ke dalamnya! Dunia ini tidak akan bisa selamat sama sekali!" Raja Iblis dengan raut wajahnya yang serius.


dalam hati cristian dengan penuh rasa kesal,


Apa-apaan dengan wajah itu?! Padahal kau hanya seekor makhluk hina yang tidak pernah perduli dengan ke adaan dunia ini!


Aku yang penuh penyesalan dan bercampur amarahku ini, merasakan sesuatu yang aneh terjadi pada tubuhku ini! Karena, tubuhku ini secara perlahan mulai memudar.


Dalam hati Cristian,


Apa-apaan ini!...


"Ingatlah ini manusia! Raja Iblis tidak terlahir seperti makhluk lainnya, mereka terlahir akibat penyesalan dan kemarahan para.... !" Raja Iblis,


Aku langsung sadar dari mimpi yang terasa nyata itu.


"Ha... Ha... Sialan! Mimpi ini sangat membuatku kesal! Sekarang aku di mana lagi!" Cristian dengan wajah yang kesalnya


Sebuah atap yang datar tidak seperti di tenda, yang sangat membuat ku kebingungan! Dan kasur yang empuk ini membuatku sangat nyaman. Aku langsung bangkit dari tidurku dan melihat sekeliling,


"Sepertinya ini adalah mimpi! Jadi aku bermimpi lagi setelah mimpi?" Cristian dengan wajah bingungnya.


Lalu ketika aku ingin berdiri dari tempat tidurku, pintu yang di depan terbuka dan terlihat seorang anak kecil bermata merah dan berambut silver yang indah, di pintu itu.


"Ng.... Maaf dek, kakak mau nanya..." cristian,


"papah, pahlawannya sudah bangun segera kemari!" si anak kecil sambil berlari menjauh dari tempat pintu,


Dalam hati Cristian yang sedikir menyesal,


sepertinya anak kecil itu ketakutan melihatku!


Aku langsung segera bangkit dari tempat tidur ini dan keluar! Namun tiba-tiba saja seorang lelaki dengan baju hitam seperti tentara, dan telinga kucing! Yang sangat membuat ku kaget.


"Tuan Pahlawan! Tolong jangan berdiri dulu! Anda sedang dalam masa pemulihan." Lelaki bertelinga hewan.


Aku yang sangat bingung dengan keadaan ini, tiba-tiba saja orang itu langsung di belakangku dan menggendongku seperti tuan putri.


"Woii, Lepasin! Sialan Kau! Lepaskan aku!" Cristian dengan nada kesalnya.


Aku yang memberontak, karena di gendong oleh pria aneh ini, langsung di turunkan di tempat tidurku yang tadi.

__ADS_1


"Tolong tuan pahlawan! Anda sedang masa pemulihan jadi jangan bergerak dulu! Jika tidak menuruti perkataanku kemungkinan anda akan mati!" lelaki bertelinga hewan ini,


"Jangan membuatku takut bodoh! Baiklah aku akan menurutimu, tetapi kau ini siapa? Dan juga aku sedang berada dimana ini? Ruangan yang baru pertama kali ku lihat setelah ruangan tenda. Apakah ini yang di sebut rumah?! Tidak kusangka akan senyaman ini!" Cristian yang kagum.


"Ohh namaku adalah galang, Aku manusia setengah Serigala! Sekarang kau berada di fasilitas bagian timur milik kesatria hitam yang di sebut ANTUR!" Galang.


"Ohh, ini adalah fasilitas yang di buat oleh kesatria Hitam, apakah aku disini hanya sementara saja?" Cristian.


"Kau benar! Di sini kau hanya sementara saja! Tetapi kau akan di latih oleh aku, agar kau siap ke pertempuran bagian barat bersama para kesatria hitam di sana!" galang sambil tersenyum


"Huhhh... Sudah menemukan tempat yang nyama, tetapi hanya sementara saja." Cristian yang sedikit menyesal,


"Sekarang kau cukup beristirahat saja hari ini! Dan besok mulai berlatih karena kau yang sekarang sepertinya sudah cukup pulih! Aku akan kembali lagi jadi tolong jangan berdiri atau duduk di kasur ini sampai kondisimu mencapai maksimal! Jika kau tidak menurutiku kemungkinan resiko terkecilnya akan mati!" Galang sambil tersenyum.


"Ba..baiklah!" Cristian yang ketakutan.


"baiklah aku pergi dulu! " Galang


Setelah galang pergi dari ruangan ini aku seperti merasa aman, karena intimidasinya yang kuat membuatku sangat takut! Jika aku terus bersamanya, mungkin aku akan mati ketakutan.


Dalam hati Cristian yang cemas,


Tetapi dia benar! Kondisiku belum sepenuhnya pulih, jika aku terus memaksa untuk berdiri atau duduk, mungkin bisa saja aku mati! Sepertinya aku harus beristirahat dahulu! Walau aku akan mimpi yang aneh-aneh lagi!


Sesaat aku ingin memejamkan mata, tiba-tiba saja terdengar sebuah ketukan di pintu ruangan ini!


"Permisi aku ingin mengantarkan makanan ke tuan Pahlawan! Apakah anda ada di dalam tuan Pahlawan?" suara wanita di luar pintu


"silahkan masuk" cristian


Dalam hati Cristian,


Sial! Aku langsung menyuruhnya masuk! Jika yang di balik pintu ini adalah musuh bagaimana!?


Lalu pintu itu terbuka, dan terlihat seorang wanita dengan pakaian pelayan yang lebih tinggi dari ku(mungkin setinggi rena), Berambut silver dan bermata merah langsung menuju kemari dengan kereta dorong yang berisikan makanan.


Dalam hati Cristian


Jika ini musuhku, aku ingin mati di pelukannya ya tuhan! Setidaknya aku tidak akan menerima perkataan si Raja Iblis itu saat di dalam mimpiku!


"Maaf tuan pahlawan, tolong jangan berdiri dulu! Biar aku yang menyiapkan dan menyuapi makananmu, jadi tolong jangan beranjak dari kasur! " pelayan wanita


"Huh..." pelayan wanita seperti kelelahan


"Huh? Ada apa pelayan?" Cristian bertanya dengan kebingungan


Lalu si pelayan itu langsung menutup pintunya,


"trekk"


"Huhhh... Sudah ku bilang bodoh! Kau harus tetap berbaring untuk memulihkan dirimu! Biar aku yang menyuapi mu pahlawan b*doh!" Pelayan wanita dengan suara yang kesal


"Ma... Maaf kan aku!" Cristian yang ketakutan.


"Si ayah mesum itu! Mentang-mentang aku piket sekarang, dia menyuruhku melayani manusia ini!" Pelayan wanita dengan wajah yang kesal.


"Sekali lagi maafkan aku!" Cristian yang ketakutan.


Lalu si pelayan wanita ini mulai ke sampingku dan menyiapkan bangku,


"Sekarang kau tetap berbaring! Biar aku yang menyuapimu!" Pelayan wanita.


"Ba... Baiklah" Cristian dengan perasaan yang tercampur aduk penyesalan dan kesedihan.


Lalu dia mulai duduk di sampingku dan menyiapkan bubur yang masih hangat, yang siap menyuapiku.


"baiklah, buka mulutmu!" Pelayan wanita dengan angkuhnya,


Aku langsung membuka mulut ku, tetapi dia malah marah-marah.


"Buka mulutmu yang lebar b*doh! Dasar manusia susah untuk di bilangin! Makanya aku males melayani mereka!" Pelayan wanita sambil marah-marah,


"Apakah kau tadi menyuruhku membuka mulutku lebar-lebar tadi?!" Cristian dengan kesalnya bertanya,


"Hah! Tadi kau bilang apa?!" Pelayan wanita dengan wajah yang senga


Dengan wajah yang senga, pelayan itu memandangku seperti makhluk rendahan.


Dalam hati Cristian.

__ADS_1


sepertinya aku harus meminta maaf!


"Ma... Maafkan perkataanku yang tadi!" Cristian yang ketakutan.


"Jika kau sudah tahu posisimu, jadi diam lah! Dan buka mulutmu yang lebar!" Pelayan wanita.


Selang beberapa menit, seorang anak kecil datang kemari dengan baju pelayan, yang ciri-cirinya hampir sama dengan pelayan ini.


Dia langsung nyelonong masuk tanpa permisi keruanganku ini.


Dalam hati Cristian dengan rasa was-was,


Semoga sifatnya tidak seperti kakaknya!


"Pipi kenapa kau di sini? Dan juga mengapa kau memakai baju piket? Bukannya kau piket hari selasa? Lalu sekarang kau sedang apa kemari?" Pelayan wanita.


"Baiklah kakak luna, aku akan menjawab pertanyaanmu! Aku sedang menggantikan kak Sintia yang sedang asik bermain kartu remi dengan kakak dan ayah di ruang makan! Dan aku kemari ingin melihat pahlawan manusia secara dekat!" Pelayan anak kecil bernama pipi,


"Hah! Jangan bercanda! Panggil Sintia kemari! " Pelayan wanita bernama Luna.


"Tidak mau! Aku ingin melihat pahlawan manusia lebih dekat pokoknya!" Pipi yang bersi keras.


"Sudah ku bilang! Panggil sintia kemari!" Luna dengan muka yang menyeramkan.


Lalu anak kecil itu pun mundur secara perlahan dengan ketakutan! Aku langsung bangun.


"Sudahlah biarkan saja! Jika anak kecil itu ingin melihatku, knapa kau menolaknya? Ingat lah ini! 'hidup itu harus berbagi', jadi biarkan saja dia kemari!" Cristian dengan nada santainya


"Sudah ku bilang! Kau harus tetap berbaring jika kau tidak ingin mati!" Luna dengan intimidasi yang kuat.


"Ma... Maafkan aku!" Cristian yang ketakutan.


Aku langsung berbaring lagi karena intimidasi yang Luna berikan, membuatku ingin kabur dari ruangan ini.


dalam hati cristian dengan rasa takut,


Semoga anak kecil ini tidak pergi dari ruangan ini ya tuhan!


"Huhhh.... Baiklah! Sekarang jaga manusia ini agar tetap berbaring selama aku mencari si sintia!" Luna dengan suara tegasnya


"baiklah kakak!" Pipi


Luna langsung keluar dari ruangan ini.


Dalam hati Cristian


syukurlah!


Anak kecil ini mulai mendekatiku dan mulai duduk di sampingku,


"Hey kakak! namaku Pipi, siapa namamu kak?" Pipi mulai bertanya


"Oh namaku Cristian!" Cristian sambil tersenyum.


"Apakah kau pahlawan manusia? Jika benar, berarti kau lebih kuat dari kakak-kakakku yah?" Pipi yang kagum.


"Hmmm... Mungkin! " Cristian yang ragu.


Lalu anak kecil ini mulai mendekatiku dan naik ke tempat tidur ku.


"H... Hey pipi! Apa yang kau lakukan?" cristian yang gelisah!


"Aku mencium bau yang enak dari kakak! Apa yah itu? Kakak sangat wangi!" Pipi yang mengendus.


Pipi yang terus mengendusku, sudah ada di atas perutku dan mengendus pakaianku juga. Aku yang super bingung dan harus bagaimana? Apakah aku harus menerima apa adanya? Atau harus menolak ajakannya! Aku memejamkan mataku! Agar semua ini cepat berlalu.


Dalam hati Cristian,


Jika aku memejamkan mataku, mimpi ini akan berakhir!


Aku langsung membuka mata! Tetapi yang aku lihat Pipi dengan mata yang menyala di kegelapan dan telinga kucing dengan buntut yang lebat! Lalu wajahnya yang tersipu terlihat manis. Dia lun mulai mendekatiku,


"Kakak benar-benar enak!" Pipi yang terus mengendusku.


Lalu dia mulai menjilat pipiku,


"Pi.. Pipi apa yang kau lakukan?!" Cristian dengan wajah yang panik.


"Kakak, aku sudah tidak kuat! Boleh tidak aku menikmatimu?!" Pipi yang tersipu malu.

__ADS_1


Pikiranku mulai berputar-putar! Apa yang harus aku lakukan?! Apakah aku harus mengikuti alur ini? atau malah menolaknya!


__ADS_2