
Sial! Dia mengetahui identitasku, aku harus segera pergi dari sini!...
Dalam hati Cristian yang panik.
Aku langsung pergi dari sini sebelum mereka mengungkapkan penyamaranku! Tetapi kakaknya yang bernama Luna terus mengejarku, larinya semakin cepat! Seakan seekor Puma yang tidak akan melepas mangsanya dengan mudah,
"Aku akan menangkapmu, bagaimanapun caranya! Aku... Aku... Aku tidak akan melepasmu!!" Suara Luna dari belakang yang semakin menyeramkan,
Perasaan yang sama ketika aku di kejar oleh Lisa, muncul kembali! Aku pun lari secepat mungkin! Agar wanita yang di belakangku ini tidak menangkapku!
Aku harus kabur dari sini bagaimanapun caranya! Tetapi bagaimana caranya?!
Dalam hati cristian yang panik,
Aku langsung mengingat perkataan galang, 'Jangan kau terpaku dengan sesuatu yang hanya ada di hadapanpanmu! lihatlah sekelilingmu dan manfa'atkan lah!'
Akupun langsung melihat sekeliling, tetapi tidak ada sama sekali yang bisa di manfa'atkan,
Ahh sial sekali hidupku ini!
Dalam hati cristian yang menyesal.
Aku yang sedang berpikir tentang hidupku sendiri, tiba-tiba saja Luna sudah dekat denganku,
"Kena kau!!" Suara Luna yang menyeramkan.
Dalam hati cristian,
Sial! Aku tidak bisa menghindarinya!
Dan galang langsung berbicara di pikiranku lagi,
Tenang saja! Kita akan keluar bersama-sama dari sini!
" 'augh!" Cristian yang kesakitan,
Aku langsung di tendang oleh luna, menggunakan dengkulnya, dan langsung meringkus tangan kananku kebelakang,
"Akhirnya! Sekian lama aku sangat kesal tidak bisa menangkapmu! Dan sekarang kau berada di genggamanku!..." Suara Luna yang menyeramkan, berada di belakangku.
"Kak Luna! Kita sudah menangkapnya, jadi sekarang harus apakan dia!" Suara Lisa yang menyeramkan dari belakang,
"Kita cincang saja dia! Dari baunya sungguh enak!" Suara anak kecil dari belakangku,
Ahhh, sialan kau galang! Aku tidak akan memaafkanmu, jika aku menjadi daging segar mereka di sini!
Dalam hati Cristian yang takut.
Tiba-tiba saja Galang langsung muncul dari pohon, dan mulai memprovokasi Luna,
"Tunggu dulu nona! Itu hanya bawahanku saja! Yang asli ada di sini! Tepat ada di depanmu!... " Galang yang turun dari pohon
Seketika tempat ini menjadi hening karena pengakuan galang yang tiba-tiba,
"Persetan dengan anak buah kek atau anak b*bi kek! Yang penting aku menangkap m makhluk b*ngsat ini!" Luna yang masih memegangku,
Galang langsung berbicara di dalam pikiranku,
Pahlawan! Kita harus menggunakan nama samaran! jadi panggil saja aku S dan aku akan memanggilmu K, okey!
Aku langsung membalas Galang dalam hati,
Baiklah!
Luna yang sibuk menekanku dengan kakinya, kaget dengan Galang yang ada di depannya sekejap! Luna melepaskanku begitu saja,
"Sial! Apa yang akan kau lakukan!" Luna yang kaget.
"Tentu saja aku ingin menyelamatkan temanku!" Galang,
"Siaaal!! Aku tidak akan melepaskan kalian!" Luna yang kesal,
Suara galang muncul di pikiranku,
Pahlawan! Jika kau ingin kabur dari cengkraman Luna, seharusnya kau menggunakan kekuatan di topeng itu!
Aku langsung membalas galang dalam hatiku,
Ahh iya, kau benar! Aku seharusnya tadi menggunakan kekuatan yang ada pada topeng ini! Selanjutnya mungkin akan ku gunakan!
Aku dan Galang langsung pergi dari sini. Luna langsung mengejar kami berdua, karena perbedaan kekuatan kami, Galang langsung mengirimkan sinyal pada pikiranku,
Pahlawan! sekarang saatnya, gunakan kekuatan di topeng itu!
Aku langsung membalas galang dalam hati,
Tetapi kekuatannya hanya sementara saja! itu sangat di sayangkan, jika hanya untuk di gunakan kabur saja!
Suara galang yang ada di pikiranku
Kau sayang dengan nyawamu, atau Kekuatan yang ada di topeng itu?!
Aku langsung membalas dalam hati,
Cihh, baiklah! Akan ku gunakan kekuatan topeng ini!
Aku langsung menekan tombol yang ada di topeng ini! Tetapi tidak ada respon sama sekali dari topeng ini.
Dalam hati Cristian,
Galang! Aku tidak merasakan apapun, kenapa ini?! Apakah topeng ini rusak?!
Suara Galang yang ada di pikiranku,
Apa maksudmu! Kau tidak merasakan apapun?! Topeng itu, tidak mungkin rusak!
Dalam hati Cristian,
__ADS_1
Lalu aku harus bagaimana ?!
Suara Galang yang ada di pikiranku,
Tenanglah! Aku akan melemparmu keluar, dan saat itu juga kau harus masuk ke kamarmu!
Dalam hati Cristian,
Bai....!
Galang langsung menarik tangan kiriku, dan membuatku berputar, lalu langsung melemparku keluar dari sini!
"Wahhhh!!" Cristian yang terlempar.
Aku langsung menyangsang ke pepohonan, karena lemparan si galang sialan.
"Awww, aku tidak percaya! Berputar tadi membuatku sangat mual!" Cristian yang masih menyangkut di pohon.
Aku langsung berusaha sadar dari mabukku, Dan langsung turun dari pohon ini,
"Sial kau galang! Dari kemarin aku selalu berpikir, kau ini memberiku ujian atau siksaan sih?! Mengapa sesulit ini ujiannya!" Cristian sambil memegang tangan kirinya yang kesakitan.
Aku langsung menuju ke kamarku secara sempunyi-sembunyi, tetapi tidak ada anak-anak Galang yang berada di halaman belakang ini.
Dalam hati Cristian,
Kesempatan yang bagus! Aku akan langsung masuk kekamarku!
Aku langsung berjalan dengan perlahan, karena takut anak-anak galang yang berada di pemandian keluar, karena keakacauan tadi. Tetapi aku langsung ingat! Tadi luna menyuruh Michiru untuk melihatku, apakah Michiru benar-benar melihatku?! Aku harus memeriksanya dengan pasti, sebelum masuk kekamarku sendiri, lewat jendela.
Sekarang aku sudah di samping jendela, dan aku bisa mendengar suara Michiru,
"k-k-Cristian! Apakah kau tidak apa-apa?" Suara Michiru yang malu,
"Michiru? apakah itu Michiru? Tolong lepaskan aku!" Suara Cristian palsu,
Dalam hati Cristian yang kaget,
Dihh, bayanganku benar-benar bisa bicara?! bukankah dia terlalu aktif untuk sebuah bayangan saja! Apakah aku harus terus di sini melihat apa yang akan di lalukan oleh bayanganku ini!
Aku yang kaget, karena bayanganku ini yang bisa bicara, dan menyuruh seseorang dengan mudahnya! Hanya bisa diam, melihat apa yang akan terjadi selanjutnya!
"Ba-baiklah!" Suara Michiru,
Dan michiru menuruti perkataan bayanganku ini,
Dalam hati Cristian,
Tidak mungkin hanya sebuah bayangan saja, mempunyai pikiran untuk melepaskan diri dan berbicara dengan normal! Jika terjadi sesuatu, aku akan menghentikannya!
Sesaat memikirkan tingkah laku bayanganku, aku mendengar mereka berbicara lagi,
"Ahh, terima kasih michiru! Aku sangat tidak betah di tali seperti ini terus! Kau adalah malaikat penyelamat bagiku!" Suara Cristian palsu,
"sa-sama-sama!" Suara Michiru yang gugup,
Dalam hati Cristian,
"Michiru! Kau sangat cantik seperti biasa!" Suara Cristian palsu,
"Te-terimakasih!" Suara Michiru yang gugup,
Aku langsung melihat saat bayanganku berbicara seperti itu,
"Rambut silvermu yang indah, kulitmu..." Cristian yang palsu.
Sesaat bayanganku ingin menyentuh pundak Michiru yang hanya memakai handuk ini, aku langsung menghentikannya,
"Cukup sampai disitu! Siapa kau sebenarnya?!" Cristian dengan nada tegasnya,
"Aku? Aku adalah Cristian! Apakah kau mengenalinya Michiru?" Cristian palsu, yang berpura-pura bingung,
"Kau adalah si Makhluk bertopeng itu! Mengapa kau masuk kesini!" Michiru dengan suara tegasnya,
"Aku... Ingin mengintip kalian berdua!" Cristian yang masih memakai topeng,
"Ikut denganku sialan!" Cristian dengan suara yang kesal.
Aku langsung menyered orang yang berpura-pura menjadi diriku keluar jendela ini, tetapi dia meminta pertolongan ke Michiru,
"Tidak! Tolong aku Michiru!" Cristian palsu,
"Sialan kau! Lepaskan dia! Dan aku tidak akan mengejarmu!" Michiru dengan suara yang kesal,
Dalam hati Cristian,
Sial! Padahal dia hanya bayangan, mengapa dia sudah sangat seperti hidup. Galang, apakah kau mendengarku?! Segeralah ke kamarku! Di sini ada masalah yang tidak dapatku selesaikan sendirian!
Galang langsung membalas perkataan hatiku!
Masalah yang tidak dapat di selesaikan sendiri! Masalah apa itu?!
Dalam hati Cristian,
Masalah sepele! Tetapi menjadi besar, karena Michiru anakmu ini sedang menghalangiku!
Suara galang yang ada di pikiranku,
Tenanglah! Aku akan segera kesana!
Aku langsung menarik orang ini menuju jendela, tetapi Michiru masih menarik bayanganku,
"Hey kau! Lepaskan dia! Dia bukanlah orang yang kau kenal! Segera lepaskan dia!" Cristian yang masih menggunakan topeng,
"Tidak akan! Aku tidak akan melepaskannya!" Michiru yang berusaha menarik lengan bayangan ini,
Galang datang tepat pada waktunya! Lalu langsung masuk kekamarku,
__ADS_1
"S! Tahan wanita itu! Aku akan membawa lelaki ini keluar!" Cristian yang masih menggunakan topeng,
"Serahkan padaku K!" Galang yang menggunakan topeng.
Galang langsung memisahkan pegangan Michiru dengan manusia palsu ini, aku pun langsung menarik keluar manusia palsu ini,
"Tidaaak!! Aku tidak ingin ini terjadi!" Michiru yang berteriak.
Akupun langsung melihat kebelakang, tetapi yang kulihat adalah Michiru yang menangis!
Dalam hati Cristian,
Mengapa dia menangis?! Apakah aku telah melakukan hal yang sangat buruk?! Sampai dia menangis seperti itu! Atau mungkin karena orang ini!
Aku langsung membawa orang ini menjauh dari tempat ini, dan menuju ke tengah hutan, lalu melemparnya.
"Kau... siapa sebenarnya?! Mengapa kau bisa meniru wujudku, dengan sempurna! Apakah kau kiriman dari Raja Iblis itu?! Atau mungkin mata-mata Kesatria Hitam! Untuk mengintai kegiatan kami!" Cristian yang menatap tajam
"Hahhh... Tenanglah Tuanku! Aku hanya ingin sedikit bermain dengan perasaan makhluk hidup!" Manusia palsu dengan suara lelahnya,
"Bermain! Kau kira mereka mainan hah?!" Cristian yang kesal,
Aku langsung menarik kerah baju orang ini, dan mengangkatnya.
"Cepat jawab pertanyaanku tadi! Kau ini siapa?!" Cristian yang kesal,
"Huhhh... Baiklah! Aku... adalah kegelapan yang telah kau ciptakan sangat lama, di dalam hatimu itu!" Manusia palsu sambil tersenyum lebar,
"Kegelapan! ..... Jangan-jangan kau!..." Cristian dengan wajah kagetnya,
"iya, Kau benar! Aku adalah orang yang selalu kau temui di dalam hatimu! Apakah kau mengingatnya?!" Manusia palsu sambil tersenyum lebar,
"Kau! Sialan kau!! Aku tidak akan memaafkanmu!!" Cristian dengan wajah kesalnya,
Aku langsung memukul wajah makhluk hina ini dengan tanganku sekuat tenaga, dan di terpental jauh dari tempatnya berada, tetapi dia berdiri lagi.
"Waww, tuanku! bukankah pukulanmu terlalu kuat! Dari mana kekuatan itu berasal?! Atau mungkin .... " Makhluk hina,
"Kau tidak perlu tahu! Karena saat ini kau akan mati disini!" Cristian dengan nada suramnya.
Aku langsung maju dan menyerang makhluk hina menggunakan pukulanku ini! Tetapi dia terus menghindari seranganku,
"Hahaha! Ayolah tuanku! Coba seranglah hambamu ini! Atau aku yang harus menyerangmu dahulu!" Makhluk hina sambil tertawa.
Dia langsung memukulku dengan cepat, sehingga aku tidak bisa menghindari pukulannya yang akan mengenai wajahku,
"Sheet!"
"Bugh!"
Aku pun langsung terlempar jauh, dan menabrak pepohonan yang ada di sini,
"dugh!"
"eugh!" Cristian yang tertabrak pohon.
Aku yang setengah sadar ini, langsung bangkit kembali.
"aww, aku... tidak akan menyerah!" Cristian yang berteriak.
Dalam hati Cristian,
Jika aku mengaktifkan skillku, apakah akan berefek padanya juga? Atau kah mungkin tidak akan berefek?! Aku harus mencobanya!
aku langsung mengaktifkan jurus andalanku!
"EYE TIME CONTROLLER!"
Dan semua waktu di tempat ini berhenti, tetapi kami tidak,
"Percuma saja tuanku!" Makhluk hina,
"Sial! Mengapa kau masih bisa bergerak! Jika aku adalah tuanmu seharusnya kau lebih lemah dariku!" Cristian yang kaget dan kesal,
"Jika kita saling menggunakan skill, itu tidak akan berpengaruh! Mau bagaimanapun aku adalah kau dan kau adalah aku! Kita tidak akan pernah bisa saling membunuh!" Makhluk hina,
"Omong kosong yang tidak dapat ku percaya! Aku akan membunuhmu di sini juga sekarang!" Cristian dengan wajah kesalnya,
"Hahh... Entah mengapa tatapan yang penuh kebencian itu agak membuatku sakit! Ahhh, repot sekali mempunyai perasaan!" Makhluk hina sambil menggaruk kepalanya.
"Jika kau merasakan itu, seharusnya kau tahu bagaimana rasa sakit wanita yang tadi kau permainkan! ******!!" Cristian yang kesal sambil berteriak,
Aku langsung maju dengan cepat, tetapi dia yang berdiri di depanku langsung menghilang,
Dalam hati Cristian,
kemana dia menghilang?! Sial, topeng ini mengurangi jarak pandangku!
Tiba-tiba saja dia sudah ada didepanku, dan aku langsung mengaktifkan skillku, tetapi...
"TIME WA..."
Bagian perut dan dadaku di pukul olehnya,
"Beugh!"
"begh!"
Aku langsung berhenti, dan memegang dadaku yang tiba-tiba sesak!
"Sial kau!" Cristian yang lemas,
"Yahh, maaf tuanku! Jika aku tidak bisa memenuhi ekpetasimu!" Makhluk hina,
Dan makhluk itu langsung membuka topeng itu.
Dalam hati Cristian,
__ADS_1
Seluruh tubuhku terasa membeku, apakah ini kematian!...