
setelah kejadian beruntun ini berakhir, aku mengantarkan pipi yang menangis ini kekamar michiru untuk menenangkannya dan lisa kena omelan michiru karena menyerang pipi yang masih kecil, aku pun langsung memisahkan mereka, dan mengantarkan lisa kekamarnya !. setelah aku mengantar lisa aku langsung ke kamar mandi bersama, tetapi aku melihat seseorang di kolam semalam ini,
"siapa di situ !" cristian dengan nada tegasnya,
"hmmm, sepertinya para putri ku merepotkanmu lagi yah ?" galang yang berendam di kolam air panas ini,
"te-tentu saja ! karena putri-putri mu aku mandi semalam ini !" cristian dengan nada kesalnya,
"aku sungguh minta maaf atas ketidaknyamanan mu di sini dan tindakan para putriku ! aku pasti akan menghukum mereka ! agar kejadian ini tidak terulang lagi !" galang yang menundukan kepala
aku langsung masuk kekolam air panas ini,
"hahh..." cristian dengan suara lelahnya,
"kau tidak perlu menghukum mereka galang ! itu hanya akan membuat batin mereka semakin kacau !" cristian yang santai sambil memandang ke langit,
"apa maksudmu !" galang yang bingung,
"maksudku ! masalah sekecil ini tidak perlu di besar-besarkan ! jika kau menghukum mereka karena hal sekecil ini, hanya akan membuat batin mereka semakin kacau dan mereka nanti akan selalu berpikir lebih baik mati dari pada bertahan di dunia yang tidak adil ini !" cristian yang masih santai,
"aku.... tidak bisa melakukannya ! jika aku melakukannya...." galang yang ku potong pembicaraannya,
"bodoh sekali kau ini !!" cristian dengan nada kasarnya,
"kasih sayangmu yang kaku itu hanya akan menyakiti mereka ! dan itu juga membuat presentase hidup mereka rendah ! lupakan lah peraturan t*lol yang telah kau pegang sampai saat ini ! buat lah anak-anakmu yang di sini senang ! agar mereka bisa mengubah pemikirannya tentang dunia yang tidak adil ini !" cristian dengan nada kesalnya,
seketika ruangan kamar mandi ini menjadi hening, aku hanya bisa mendengar suara air mancur yang mengalir dan langsung melanjutkan santaiku di kolam panas ini, tetapi galang langsung bicara kembali,
"haha, padahal aku sedang berpikir di sini bagaimana caranya menghukum putri-putriku ! agar mereka jera dengan tindakannya ! tetapi kau yang setelah menerima perlakuan buruk dari putri-putriku itu, malah melindungi mereka ! apakah kau ini benar-benar manusia ?" galang sambil tertawa,
"hei galang ! apakah semua manusia itu jahat ?" cristian sambil menatap langit di atas pemandian ini,
"aku... tidak bisa bilang semua manusia itu jahat ! karena... kalian bertigalah yang membuatku percaya bahwa tidak semua manusia itu jahat !" galang,
"kalian bertiga ? apa maksudmu ? aku tidak mengerti sama sekali !" cristian yang bingung,
"tentu saja ! kau dan teman-temanku sebelumnya !" galang sambil tersenyum,
"hmmm, dengan tampang mengesalkan itu ! ku kira kau tidak punya teman, tetapi aku salah besar yah !" cristian yang kembali santai memandangi langit,
"hahaha, kau memang benar pahlawan aku ini tidak punya teman sama sekali ! yang ku beritahukan kepadamu adalah seorang komandan kerajaan 900 tahun yang lalu dan pahlawan yang berhasil mengalahkan si b*jingan itu 400 tahun yang lalu !" galang sambil tertawa,
"900 tahun yah.... ehh... 900 tahun !? jangan bilang kau ingin membodohiku !! aku tidak akan percaya dengan omong kosongmu itu !" cristian yang kaget,
"ahahaha, pastinya kau pun tidak akan percaya ada makhluk yang sudah hidup dengan umur seperti itu !" galang sambil tertawa,
"tentu saja ! kau kira aku anak kecil !" cristian yang kesal,.
"tentu saja tidak ! tetapi pahlawan, makhluk abadi itu benar-benar ada ! raja iblis beserta orang-orang terpilihnya mereka itu abadi ! tidak akan termakan oleh umur ! termasuk aku..." galang dengan santainya,
"hmmm, abadi yah ?..." cristian yang bingung,
"hah ! apa maksudmu !? kau juga termasuk ! itu berarti kau..." cristian dengan wajah seriusnya,
"kau benar... aku adalah orang-orang terpilih oleh raja iblis pertama bernama gaziq ! bangkitnya raja iblis pada masa itu menjadi kekacauan besar untuk seluruh dunia ini, rajaku pada masa itu dia telah menghapus 1 kerajaan dalam 1 hari ! itu pun menggunakan kekuatannya sendiri ! dia pun mengancam semua kerajaan manusia untuk menghapus perbudakan para half human ! bahkan dia memberi peraturan permanen pada dunia ini !" galang dengan wajah seriusnya,
"orang-orang terpilih ! lalu mengapa kau bisa di sini !" cristian yang kaget,
"itu ceritanya sangat panjang... sepertinya aku terlalu lama berendam di kolam ini, aku akan keluar duluan pahlawan !" galang sambil tersenyum,
lalu galang langsung beranjak dari kolam ini dan pergi,
"woyy kau ingin kemana !? jelaskan kepadaku ! mengapa kau bisa di sini !?" cristian dengan wajah seriusnya,
"dengar pahlawan, masa laluku tidak layak untuk di ceritakan padamu ! itu hanya akan menambah kebencianmu padaku !" galang yang langsung pergi dari pemandian ini,
"cihh, apa-apaan dengan perkataannya ! masa lalu adalah masa lalu ! aku tidak pernah memandang seseorang dari masa lalunya !" cristian yang kembali menidurkan kepalanya menghadap langit,
"tetap**i, apa maksud dari kata-kata terakhirnya itu ? 'membuat peraturan permanen pada dunia ini !', kekuatan tidak masuk akal ! yang di miliki oleh raja iblis pertama itu, sungguh membuatku penasaran !" dalam hati cristian yang penasaran.
setelah aku mandi, aku langsung kembali ke kamarku untuk beristirahat,
"sebenarnya aku masih curiga dengan cerita dibuku milik wanita itu, tetapi aku harus lebih memikirkan latihan berat yang akan ku jalani besok ! mungkin aku akan kembali kesana nanti setelah terbiasa dengan latihan ini !" dalam hati cristian....
pagi ini, untuk kedua kalinya ! galang menyiramku lagi dengan air dingin. setelah ganti baju aku langsung menuju ke tempat biasa untuk menyiapkan makanan bersama-sama anak-anak galang,
"brrr....galang ! bangunkan aku dengan normal b*ngsat, kalau begini terus aku bisa mati dalam keadaan membeku !" cristian yang terlihat kesal,
"baiklah ! aku akan meminta putriku untuk membangunkan mu besok ! jadi siapa yang kau inginkan untuk membangunkanmu besok ?" galang sambil tersenyum,
__ADS_1
"tidak ! aku tidak mau memulai hari-hariku dengan masalah ! lebih baik kau saja membangunkan aku ! akan tetapi kau tidak perlu menyiramku dengan air dingin !" cristian dengan wajah kesalnya,
"wahh, tidak berasa kita sudah sampai tujuan !" galang dengan muka cerahnya,
"woyy, dengerin kalo orang ngomong *** !" cristian dengan nada kesalnya,
"lupakanlah sejenak tentang masalah itu ! lebih baik kita membantu mereka !" galang sambil tersenyum,
"kepala kau lupakan ! aku tidak ingin mendengar perkataan seperti itu dari orang yang tidak menyadari perbuatannya baik atau buruk !" cristian sambil mengarahkan telunjuknya,
galang hanya membalasku dengan tersenyum memaksa, lalu michiru kemari,
"ayah dan tu- cristian ! dari pada kalian ribut-ribut begini, lebih baik kalian kerjakan tugas kalian di dapur !" michiru dengan suara lembutnya,
"michiru !!" cristian dengan suara tegasnya,
"i-iya, a-ada apa ?" michiru yang kaget,
"ahh, maaf aku membuatmu kaget ! coba ajarkan ayahmu, tentang etika untuk membangunkan seseorang ! sudah 2 kali aku di siram olehnya ! jika air biasa tidak masalah, tetapi dia menggunakan air dingin untuk menyiramku ! bisa-bisa aku mati kedinginan nanti !" cristian dengan wajah kesalnya,
"apakah kau dengar michiru ? sepertinya dia ingin di bangunkan olehmu besok ! jadi ku mohon besok ganti aku untuk membangunkan pahlawan itu ! " galang sambil tersenyum,
"ji-jika itu perintah ayah ! besok aku akan menggantikanmu untuk membangunkan pahlawan !" michiru yang malu,
"si*l kau galang ! kau benar-benar menjebakku yah, aku bisa melihat dari senyuman jahatmu itu !" dalam hati cristian yang mulai panik,
tiba-tiba saja seseorang dari dapur memanggil,
"woyy ! jika masakan ini belum selesai sampai adik-adikku kemari, kalian tidak akan dapat makan !" suara luna,
kami langsung bergegas menyiapkan makanan di dapur ini, agar kami bisa mendapatkan makan.
seperti biasa michiru masih agak gugup di dekatku, tetapi dia tidak membuat kesalahan sama sekali, sampai kami selesai, dan lisa hanya diam seperti biasa,
"mungkin dia sudah melupakan hal yang kemarin" dalam hati cristian yang tenang,
tetapi yang lebih penting ! aku pun tidak perlu lagi memakan sup asin yang kemarin itu.
di ruang makan ini kami akan memulai aktifitas harian kami, anak-anak yang baru datang langsung cuci tangan dan mengambil alat makannya masing-masing untuk mencicipi masakan kakak-kakaknya, dan sekarang mereka berebut meja yang ku tempati ini,
"yeay ! aku dapet tempat di samping pahlawan !" pipi dengan suara senangnya,
"baiklah anak-anak ! tolong duduk di tempat yang kosong yah, jika kalian masih ribut begini, nanti kak pahlawan ini tidak ingin makan bersama kalian loh !" galang sambil tersenyum,
lalu mereka yang masih berebut langsung menyerah, dan meninggalkan meja ini,
"hahhh, aku selamat !" dalam hati cristian,
aku langsung memakan makananku di meja ini dengan tenang.
hatiku yang tenang ini, tiba-tiba saja menjadi kacau, karena lisa sedang duduk di pangkuanku ini,
"lisa, mengapa kau duduk di pangkuanku" cristian dengan nada lembutnya,
"li-li-lisa ! apa yang akan kau lakukan lagi !" michiru yang gugup, dengan suara tegasnya,
"tentu saja ! aku ingin makan !" lisa dengan percaya diri,
"lalu apa hubungannya kau duduk di pangkuanku ?" cristian dengan nada lembutnya,
"benar apa hubungannya ? bukankah kemarin kak lisa nakal !" pipi yang kesal,
"aku ingin di suapin oleh mu !" lisa dengan percaya diri,
aku langsung mengelus kepala lisa,
"baiklah, tetapi sebelum itu kau turun dahulu dari pangkuanku ! jika tidak mereka yang melihat akan mengikuti mu !" cristian sambil tersenyum,
"tidak ! tidak mauu !! sebelum makananku habis !" lisa sambil mengoyangkan badannya,
"ba-baiklah lisa ! tolong berhenti bergoyang !" cristian yang gugup,
"baiklah kalau begitu !" lisa,
aku langsung menyuapi lisa, tetapi lisa langsung menolak makanan yang ku suap ini,
"lisa, mengapa kau menolaknya ?" cristian yang bingung,
"a-aku ingin memakan porsi makananmu saja !" lisa yang gugup,
__ADS_1
"jika kau memakan porsi ku ! lalu aku akan makan apa nanti ?" cristian yang bingung,
"ma-makan saja porsiku ini !" lisa yang malu-malu,
"hahh, ribet sekali nih bocah ! padahal sama saja." dalam hati cristian yang jengkel,
tanpa basa basi, aku langsung menukarkan porsiku dengan porsi dia,
"baiklah aku akan memberi porsiku, jadi sekarang kau tidak boleh menolak lagi !" cristian,
"ba-baiklah, terima kasih !" lisa sambil malu-malu,
"apa-apaan dia ini ! dengan wajah malunya itu, membuatku canggung ! tetapi yang lebih penting aku harus menyelesaikan ini dan langsung berlatih !" dalam hati cristian.
setelah aku menyuapi lisa, anak-anak yang di sini, sama sekali tidak membuat masalah seperti lisa ini ! atau pun iri melihatnya, aku langsung cepat-cepat makan dan berlanjut ke jadwal latihanku,
"sepertinya hari ini aku akan melihat hasil latihanmu kemarin !" galang,
"sepertinya kau akan kaget melihat hasil latihanku" cristian dengan wajah sombongnya.
kami sampai di tempat latihan biasa, yaitu belakang rumah ini, dan aku langsung mengambil pedang kayu yang biasanya di gunakan untuk latihan bersama batang pohon yang sudah di sediakan ini,
"galang, apakah aku bisa memulainya ?" cristian,
"silahkan !" galang sambil tersenyum,
aku langsung mengayunkan pedang ini sampai 100 kali, dan aku berhasil melakukannya, tetapi galang seperti tidak menerimanya,
"ku kira kau akan menunjukan potensi yang baik ! tetapi ini sangat jauh dari ekspetasiku !" galang sambil menggeleng-gelengkan kepala,
"apa maksudmu jauh dari ekpetasimu ?" cristian yang bingung,
"dengan serangan lambat seperti itu, apa yang ingin kau lakukan sebenarnya ?" galang,
"te-tentu saja ! aku ingin sepertimu membuat angin yang bisa membelah batang pohon ini !" cristian yang gugup,
"sepertinya saat kemarin aku sibuk melatih michiru, kau bukannya latihan malah sibuk dengan lisa mesra-mesraan !" galang,
"a-a-aku tidak mesra-mesraan dengan lisa ! justru aku di latih olehnya !" cristian yang gugup,
"jika kau di latih oleh lisa, mengapa latihanmu seperti ini ? apakah dia tidak memberi tahumu satu hal tentang latihan ini ?" galang,
tiba-tiba saja aku teringat kata-kata lisa waktu itu, seharusnya aku makin meningkatkan kecepatanku, bukannya tetap pelan,
"wahh, maafkan aku galang ! aku lupa dengan kata-kata lisa, seharusnya aku meningkatkan ayunannya bukan pelan terus !" cristian yang nyengar-nyengir,
"kalau kau sudah tahu ! coba kau praktekan !" galang,
"baiklah !" cristian dengan nada percaya dirinya,
aku langsung memulainya, tetapi selalu gagal dan menghitung ulang terus sampai tanganku pegal-pegal,
"tidak seperti yang ku bayangkan !!" cristian yang kesal dengan napas terengah-engah,
aku langsung membanting pedang kayu yang ku peganh ke tanah,
"tenanglah-tenanglah ! jika latihan berpedang belum bisa jangan terlalu di pikirkan ! lebih baik latihan biasa saja dahulu !" galang sambil menenangkan diriku,
"tetapi aku tidak bisa melakukan yang kau sarankan ! kalau begini terus, aku akan menjadi pahlawan yang gagal !" cristian dengan suara yang makin mengecil,
"hahh.. kau ini, sudah ku bilangkan ! jangan terlalu di pikirkan ! waktu kita masih panjang ! mengapa kau tidak berolahraga dulu seperti biasanya !" galang,
"ahhh, kau benar ! mungkin fisikku yang lemah ini, membuat latihan pedangku ini lemah !" cristian yang langsung bangkit kembali dari keterpurukannya,
"itu benar silahkan kau berlatih fisikmu dahulu ! baru nanti kau berlatih pedang setelah sore hari ! kalau begitu aku pergi dulu oke !" galang,
"kau ingin kemana lagi ?" cristian yang bingung,
"oh, aku ingin menulis laporan tentang kemarin !" galang,
"ohh begitu, repot juga yah menjadi pengurus di sini !" cristian,
"di bilang repot ini pekerjaanku, di bilang tidak aku harus mengirim pesan setiap hari untuk pemimpin kesatri hitam !" galang,
"baiklah, kalau begitu mohon bantuannya nanti sore !" cristian,
"serahkan saja padaku !" galang sambil tersenyum,
galang langsung pergi dari sini, dan aku langsung memulai latihan biasaku pagi ini..
__ADS_1