Reincarnation Full Of Suffering

Reincarnation Full Of Suffering
Chap 25 - di terkam oleh bocah !


__ADS_3

"a-a-apa yang kalian lakukan !" michiru yang kaget melihat kami berdua,


"hahh, ku kira siapa ? ternyata kak michiru yang kesini ! kita lanjutkan saja cristian" lisa yang masih ada di atas tubuhku ini,


"mi-mi-michiru bantu aku ! aku ingin di perkosa oleh anak kecil ini ! tolong aku pokoknya !!" cristian yang ketakutan,


"percuma saja cristian ! dia tidak akan berani mendekati laki-laki selain ayah ! jadi dia tidak akan menolongmu ! hehe, lebih baik kita lanjutkan saja !" lisa sambil tertawa kecil,


"ini bocah ! seberapa gilakah dia !? sudah di depan kakaknya dia masih melanjutkan hal ini ! aku harus bagaimana lagi ini !?" dalam hati cristian yang cemas,


"a-a-a-apa maksudmu aku takut dengan lelaki selain ayah !!" michiru yang gugup,


"itu benarkan ! kakak takut dengan lelaki selain ayah ? kalau tidak takut coba maju kesini !" lisa sambil tersenyum dengan sombong,


lalu lisa yang tadinya hanya menggosok-gosok celanaku, sekarang dia mulai melucuti celanaku,


"woyy lisa ! apa yang kau lakukan !! cukup sampai di situ ! michiru cepat jauhkan lisa dari ku !! ku mohon !! " cristian dengan wajah paniknya !


"ba-ba-bagaimana caranya !?" michiru yang gugup karena melihat tingkah adiknya,


"bagaiman caranya !? lakukanlah dengan cara apapun michiruuuu !" cristian dengan wajah paniknya


"ohh sudah terlambat !" lisa yang terlihat senang,


dan lisa berhasil melucuti celanaku sampai kedalam, aku hanya bisa kaget karena bocah ini benar-benar ingin melakukannya. sesaat michiru yang ingin menghentikan lisa ini tiba-tiba saja berhenti, dengan wajah yang merah,


"kyaaaa!!!!" michiru yang berteriak sambil menutup mata,


"pantas saja dia selalu gugup saat dekat denganku ! ternyata dia takut dengan lelaki selain galang ayahnya sendiri, si*l ! jika saja yang datang bukan michiru mungkin aku bisa bebas dari bocah ***** ini ! sepertinya aku harus menjalankan rencana terakhirku !" dalam hati cristian yang panik


aku yang sekarang sedang telentang, langsung bangun dengan setengah tubuhku ini,


"cristian kenapa kau bangun ?" lisa yang bingung,


"baiklah lisa ! jika kau benar-benar menginginkan hal seperti ini ! pertama lepaskan lah tanganku dahulu ! baru kita bisa memulainya !" cristian dengan suara pelannya sambil mendekatkan wajahnya ke lisa,


"ba-baiklah !" lisa dengan suara gugupnya,


tanpa curiga, lisa langsung melepaskan ikatan tanganku,


"terima kasih ! apakah kau yakin benar-benar ingin melakukannya ?" cristian yang langsung mendekatkan wajahnya ke lisa, dan saling bertatapan.


walau di gelap ini, aku bisa melihat wajah lisa dengan kulit seperti saudara-saudaranya ini, mulai terlihat merah,


"sep ! sepertinya aku berhasil !" dalam hati cristian yang senang,


"a-a-aku yakin !" lisa yang gugup,


"jika kau yakin !, aku bisa memulainya !...." cristian yang masih menghadapkan wajahnya kepada lisa secara dekat,


lisa langsung memejamkan matanya di hadapanku, tetapi aku langsung mengincar tangan kanannya yang masih memegang pisau dapur ini,


"dasar kau bocah ***** ! kau kira aku akan benar-benar melakukannya kepadamu ! itu salah besar nak ! tunggu 10 tahun lagi jika kau ingin menggodaku ! atau tubuhmu sudah seperti kakakmu itu, baru kau menggoda ku ! hehe" dalam hati cristian yang girang,


saat aku menyentuh tangan lisa dia langsung mendesah,


" 'ahh" lisa dengan muka merahnya,


tiba-tiba saja ini membuatku sangat canggung, sehingga ada sesuatu yang berdiri tegap tetapi bukan keadilan !,


"tunggu-tunggu-tunggu-tungguuu ! jika ku terus begini akan bisa bahaya ! hewan buasku akan benar-benar keluar dan menerkam dia ! segera selesaikan ini segera !" dalam hati cristian yang cemas,


aku langsung segera mengambil pisau dapur dari si lisa ini, namun....


"kak lisa ! kak michiru ! mengapa kalian lama seka...li...!" suara sintia,


"memang benar, keberuntangan tidak pernah berpihak padaku sama sekali !" dalam hati cristian yang sedih,


"apa yang sedang kalian berdua lakukan pahlawan, kak lisa ? bukankah seharusnya kalian membantu kak luna ! dan juga kak michiru kau sedang apa !?" sintia dengan nada kesalnya,


"si-sintia kau ingin apa kesini !?" michiru yang gugup,


"tentu saja memanggil kakak berdua ! untuk membantu kak luna yang sibuk mengejar pengintip itu sekarang !" sintia,


"kau benar ! aku harus membantu luna ! sintia segera ajak lisa pergi membantu kami !" michiru yang langsung keluar dari sini,


"baiklah !" sintia dengan tegasnya,


aku langsung sibuk membuka tali yang mengikat di kakiku ini,


"ahh, ku kira siapa yang datang, ternyata kau sintia, pergilah lebih dahulu ! nanti aku akan menyusul kalian !" lisa yang masih telanjang dengan nada lelahnya,


"tetapi kita harus menang..." sintia yang berusaha menjelaskan langsung berhenti,


"pergilah !" lisa dengan aura yang menakutkan,

__ADS_1


dan tali di kaki ku pun sudah terlepas dan aku langsung memperbaiki celana yang di lucuti oleh si lisa ini ! aku langsung berlari dari sini sebelum lisa sadar,


"ba-baiklah !" sintia yang ketakutan, dan langsung pergi dari sini.


aku pun langsung pergi dari sini sebelum sintia pergi,


"cristian ?" lisa yang melihat kedepannya,


lisa langsung sadar setelah dia tidak melihatku di dekatnya, dan langsung keluar dengan cepat,


"cristian !! dimana kau !?" lisa yang kesal sambil berteriak,


dan dia langsung sadar karena mendengar langkahku yang berlari di lorong lurus ini !,


"ternyata kau di sana !" lisa dengan kuping kucingnya,


aku langsung di kejar dengan kencang oleh lisa,


"bagaimana ini !? aku harus bisa kabur darinya ! tetapi bagaimana caranya !" dalam hati cristian yang cemas,


aku langsung sadar lorong ini terdiri dari pintu kamar-kamar yang sejajar dan saling berlawanan, jika ini ku manfa'at kan untuk sembunyi pastinya tidak akan mudah di temukan !.


aku langsung mengaktifkan skillku


"maaf lisa ! jika skill ku akan mengenaimu ! tetapi jika ini terus berlanjut akan bahaya pada masa depanmu !" cristian yang cemas


"TIME WALL ! " cristian yang mengaktifkan skillnya,


aku langsung memblokir jalan lorong ini walau di atasnya masih ada celah, yang penting ini dapat menghambat lisa yang berusaha mengejarku ! aku langsung membuka pintu kanan lorong ini,


"sekarang keberuntungan berpihak padaku !" dalam hati cristian yang senang,


pintu ini terbuka begitu mudahnya karena tidak di kunci atau memang pintu ini tidak ada kuncinya ?.


sebelum masuk ke ruangan yang tak terkunci ini, aku langsung mengaktifkan skillku untuk di pintu kiri lorong ini,


"TIME WALL !" cristian yang mengaktifkan skillnya,


aku langsung masuk ke ruangan ini dan menutup pintu ini,


"jika kata mu benar lisa, kalian berempat tidak bisa merasakan hawa keberadaanku ! itu berarti kau pun tidak akan tahu aku di mana sekarang, tentunya ini sangat menguntungkanku ! jika aku ingin kabur dari cengkraman kalian !" cristian yang sambil mengatur pernapasannya.


"percuma cristianku ! walau kau memblokir jalan ini, celah di atas dinding yang kau buat masih terbuka lebar ! aku bisa melewatinya dengan mudah !" suara lisa yang sedang senang,


aku langsung kaget karena mendengar suara benturan di atap ini dan juga lantai ini,


"dep !"


"sekarang kau ada di mana cristianku ! walau kau sembunyi itu percuma aku bisa menemukanmu ! jebakan yang kau buat tidak akan mengelabuiku !" lisa dengan suara senangnya,


seketika detak jantungku berdegup dengan kencang ! apakah ini cinta ? tentu saja bukan ini rasa takut yang baru pernah ku alami sejak awal aku hidup di sini !,


"tenang cristian ! dia hanya menggertak saja ! kau seharusnya tahu kalau dia tidak akan bisa menemukanmu ! karena bocah itu sudah menjelaskannya !" dalam hati cristian yang panik,


"apakah dengan menaruh dinding aneh ini, benar-benar bisa memancingku kah !? itu tidak akan terjadi !" lisa dengan suara tegasnya,


jantungku semakin berdegup kencang tak karuan karena mendengar suaranya yang sangat dekat,


"aku tidak ingin mati di sini ! bagaimana caranya aku bisa kabur dari sini tanpa ketahuan !?" dalam hati cristian yang panik,


tiba-tiba saja lisa memanggil seseorang,


"pipi ! kemarilah ! kakak ingin membicarakan sesuatu padamu !" lisa sambil memanggil pipi


"pi-pi-pipi ! kenapa dia bisa ada di sini ! pipi sudah pasti mengetahui persembunyianku ada di mana ! apakah dia hanya menjebakku agar aku bergerak dari tempat ini ! apa yang harus aku lakukan !?" dalam hati cristian yang ketakutan,


"iya kak ! sesuatu apa yang ingin kau bicarakan kak ?" suara pipi yang sedang berlari kesini,


"i-i-itu benar-benar pipi !" dalam hati cristian yang panik,


pikiranku, dan jantung ini sudah sangat kacau ! aku sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi, dan hanya bisa berharap semoga pipi tidak memberitahu keberadaanku.


"hey pipi, apakah menurutmu pahlawan ada di sini ?" suara lisa,


"pahlawan ? memangnya kalian sedang apa ? sampai saling mencari ?" suara pipi,


"hmmmm.... bagaimana yah bilangnya, kita berdua sedang.... bermain sembunyi-sembunyi !" suara lisa,


"bermain sembunyi-sembunyi ? berarti kakak sedang mencari kak pahlawan kan ? aku tidak bisa memberitahu kakak ! dimana kak pahlawan berada !" suara pipi,


dan ke khawatiranku langsung berkurang karena pipi yang mengatakan itu.


"ehh, kenapa kau tidak ingin memberitahu keberadaan pahlawan ?" suara lisa yang sok lembut,


"tentu saja ! jika dia mendengarku bagaimana ? aku tidak mau kak pahlawan membenciku dan menjauhiku lagi ! jadi aku tidak akan membantu kakak !" suara pipi yang tegas,

__ADS_1


sesaat semuanya di ruang ini hening, tetapi....


"tunggu dulu kau bocah !!" suara lisa yang berteriak,


"bocah ? siapa itu ? aku ?" suara pipi yang bingung,


"iya itu benar ! cepat katakan di mana pahlawan itu berada !" suara lisa yang suram,


"aku tidak akan memberitahunya ! bwee" suara pipi,


lalu terdengar suara benturan di sebelah ruangan ini !,


"cepat beritahu aku di mana dia sekarang !" suar lisa dengan nada marahnya,


"si*l kau lisa ! memaksa kehendakmu kepada adikmu sendiri dengan kekerasan ! aku sungguh tidak suka itu !" dalam hati cristian yang kesal,


rasanya aku ingin keluar saat ini juga ! setelah mendengar lisa yang marah kepada adiknya, tetapi...


"ka-kak lisa aku sakit ! tolong lepaskan !" suara pipi yang kesakitan,


"diam lah !! cepat beritahu aku dia ada dimana sekarang !" suara lisa yang tegas,


"ti-tidak ma...u" suara pipi seperti tercekik,


"si*lan kau !!" suara lisa yang berteriak,


aku yang tidak bisa diam setelah lisa yang berteriak seperti itu, langsung keluar dari ruangan,


"cukup sampai di situ lisa !!" cristian dengan suara tegasnya,


lalu lisa langsung melihat ke arahku,


"ohh, cristian ku ! ternyata kau ada di sini yah, ayo kita lanjutkan yang tadi !" lisa sambil melepas cengkramannya di leher pipi,


aku langsung maju ke tempat mereka berdua berdiri dan langsung melewati lisa, tetapi lisa langsung memegang tanganku,


"menjauhlah dariku !" cristian dengan nada dinginnya sambil menghentak tangan kiri yang di pegang lisa,


"apa maksudmu !?" lisa dengan nada dinginnya,


aku hanya diam tanpa berkata sepatah kata pun, dan melewati lisa yang bertanya itu.


"pipi apakah kau baik-baik saja ?, apakah ada yang terluka" cristian dengan nada paniknya,


pipi langsung memelukku sambil menangis,


"aku sangat sakit di cekik kak lisa tadi ! aku sudah bilang padahal aku tidak ingin memberitahu tempatmu sembunyi kakak ! tapi kak lisa memaksaku terus menerus ! aku pun tidak mau di benci oleh mu kakak !" pipi sambil menangis di pelukan ku !


"baiklah-baiklah, terima kasih sudah melindungiku ! tetapi hal ini tidak boleh terulang lagi yah ! seharusnya kau lebih memikirkan dirimu dahulu, sebelum memikirkan orang lain !" cristian yang berusaha menenangkan pipi,


"walau masih ada rasa takut saat berada di dekatmu, tetapi aku tetap tidak bisa membiarkan anak sepolos dirimu ikut dalam urusanku ! maafkan aku pipi !" dalam hati cristian yang menyesal,


pipi yang sibuk menangis di pelukanku ini, tiba-tiba memelukku dengan erat ! karena terkejut oleh lisa kakaknya yang membentakku,


"apa maksudmu tadi !!? bukankah kau ingin melakukannya ! mengapa kau sekarang menjadi begini !?" lisa sambil membentakku,


"jika kau melakukannya kepadaku itu tidak masalah ! tetapi MENGAPA KAU MELAKUKANNYA KEPADA ANAK KECIL YANG TAK TAHU APA-APA INI ! dan seorang adik seharusnya dilindungi oleh kakaknya ! bukannya MENJADI ALAT PELAMPIASAN AMARAHMU ITU ! " cristian yang kesal,


"a-a-aku melakukannya karena dia lebih memilih orang lain dari pada kakaknya !" suara lisa yang gugup makin mengecil,


"karena hal sepele itu kau melakukan ini ! bukankah ini sudah keterlaluan !" cristian dengan nada suramnya,


"i-ini bukanlah hal sepele ! jika kau ada di pihakku mungkin kau akan mengerti !" lisa dengan nada tegasnya, seperti ingin menangis.


"CUKUP !! sudah cukup ! aku tidak ingin mendengar alasanmu lagi ! asal kau tahu saja ! aku.... sangat membenci orang seperti itu !" cristian dengan nada suramnya,


ruangan ini langsung hening, 2 orang yang tadi saling beradu kata langsung berhenti ! dan hanya bisa mendengar suara pipi yang tersedu-sedu ini,


"tenanglah pipi ! selama kau berada di dekatku, aku tidak akan pernah membahayakanmu !" cristian dengan suara lembutnya sambil mengelus-elus pipi.


aku langsung berdiri sambil menggendong pipi yang masih memelukku, tetapi aku mendengar lisa yang menangis di belakangku,


"kenapa !? kenapa ini harus berakhir begini ! padahal aku hanya ingin merasakan cinta ! mengapa kau menolakku !? apakah karena aku ini half human !? apakah hanya karena itu !" lisa yang menangis sambil berteriak,


aku langsung menuju ke lisa yang menangis ini,


"asal kau tahu saja ! aku tidak pernah menginginkan keku..." lisa yang masih menangis tetapi langsung di tutup mulutnya oleh cristian,


"lisa aku yakinkan ini kepadamu ! aku.... tidak pernah menolakmu ! dan juga tidak pernah memandang kalian sebagai apapun itu ! kebaikan kalian saja sudah cukup membuatku percaya bahwa kalianlah mahluk tuhan yang paling sempurna di dunia ini ! kalian saling melindungi satu sama lain ! kalian melindungi mereka yang tidak pernah menerima kalian sama sekali ! akan tetapi aku tidak suka dengan tindakanmu lisa ! aku hanya ingin melihat lisa yang pertama kali ku lihat ! jadi ku mohon jangan lakukan ini lagi yah lisaku !" cristian sambil mengelus kepala lisa,


lisa langsung memandangku dengan air mata yang terus berlinang,


"baiklah !... baiklah !... aku tidak pernah melakukan hal itu lagi ! jadi maafkan aku cristianku !" lisa langsung memelukku yang masih menggendong pipi


aku hanya bisa tersenyum sambil mengelus lisa yang memelukku ini,

__ADS_1


"ya tuhan.... aku.... ingin.... mandi !" dalam hati cristian yang tenang..


__ADS_2