
"misinya adalah..... mengintip !" galang dengan wajah serius,
"a-apa kau bilang !? misi kita adalah mengintip !" cristian dengan wajah kagetnya,
"iya, kau benar ! misi kita adalah mengintip mereka yang di kamar mandi !"galang dengan wajah seriusnya,
"galang ! tolong jangan bercanda ! kau bilang, kita sedang di kejar waktu !" cristian dengan wajah kesalnya,
"tidak ini serius ! apakah kau tidak ingin melihat michiru dengan boing-boingnya ! atau mungkin luna...." galang yang langsung di tutup mulutnya,
"cukup galang ! cukup sampai disituuu !! perkataanmu nanti akan membuat pikiranku kacau ! aku tidak ingin membuat masalah lagi ! jika aku tertangkap, aku bisa di cap mesum oleh anak-anakmu ! lagi pula kau ini bapaknya, seharusnya kau lindungi mereka dari orang-orang mesum yang berpikir sepertimu ! bukan mendukung mereka yang ingin melakukan tugas tol*l mu itu !!" cristian dengan wajah kesalnya,
"huhhh... kau ini sangat naif anak muda ! misi yang ku beri ini, untuk membuka kemampuan terpendammu ! jika kau lulus pada misi ini, aku langsung mengetahui apa bakatmu itu !" galang dengan nada yang lelah,
"be-benarkah begitu !? tetapi jika aku tertangkap, berarti aku gagal ?" cristian dengan wajah cemasnya,
"kau benar ! jika kau tertangkap sama dengan gagal ! Tetapi tenang saja, kekuatan di topeng ini bisa kau gunakan untuk memperkuat seluruh tubuhmu untuk sementara, dan saat itu juga kau bisa kabur dari sana !" galang dengan wajah seriusnya,
"jadi, aku harus benar-benar mengintip ? padahal itu anakmu sendiri loh, apakah kau tidak apa-apa ?" cristian dengan wajah seriusnya,
"tidak apa-apa !" galang sambil tersenyum,
"gmana nih, ingin aku pukul mukanya !" dalam hati cristian yang kesal
"wajahmu itu, sama sekali tidak menunjukan penyesalan !" cristian dengan wajah datarnya,
"tenanglah-tenanglah, aku kan sudah bilang ini hanya latihan ! pasti akan ada manfa'atnya !" galang yang berusaha menenangkanku,
"baiklah !" cristian sambil menggaruk kepalanya.
aku dan cristian langsung meninggalkan kamarku, lewat jendela yang ada di kamarku ini,
"anak muda ! ayo kita naik ke atas genteng untuk mengintip mereka !" galang dengan suara berbisiknya,
"tetapi bagaimana caranya ?" cristian yang bingung,
"itu adalah masalahmu ! jadi berpikirlah bagaimana caranya ke atas ini !" galang,
"hmmm, jadi tugas pertamaku untuk mengintip mereka adalah ke atas genting ini yah ! walau misi ini konyol, tetapi aku tidak bisa meragukan perkataan galang ! pasti misi ini bisa meningkatkan kemampuanku !" dalam hati cristian yang percaya,
"lalu bagaimana kau ke atas genting ini ?" cristian yang kebingungan,
"tentu saja...." galang,
galang langsung loncat dari bawah ke atas genting tanpa suara sama sekali,
"woahh, apakah nanti aku bisa mempelajarinya !?" dalam hati cristian penuh rasa kagum,
aku langsung mencoba seperti galang, tetapi tidak berhasil sama sekali,
"hahh... hahh... sangat sulit !" cristian yang kelelahan,
tiba-tiba saja, ada suara yang datang di otaku,
"jika kau tidak bisa melakukan sepertiku ! mengapa kau tidak mencoba memanjatnya ?" suara galang yang ada dalam pikiranku,
"kenapa suara galang ada di pikiranku ! bukankah dia di atas genteng ! jika dia berteriak seharusnya mereka yang di pemandian sadar, tetapi tidak ada yang sadar sama sekali ! apakah ini hanya hayalanku !?" dalam hati cristian yang bingung,
"kau benar ! jika aku berteriak, maka mereka akan sadar dan mengejarmu ! jadi segeralah ke atas sini !" suara galang yang ada di pikiranku,
seketika seluruh bulu kudukku berdiri, dan jangtungku berdetak dengan kencang !
"hahh... dasar kau galang ! membuatku kaget saja ! aku tidak percaya kekuatanmu bisa membaca kata-kata hati dan pikiran seseorang juga, terutama suara mu bisa di transfer ke pikiranku ini ! baiklah aku akan ke atas menggunakan saranmu itu !" dalam hati cristian,
"segera ! sebelum waktu kita habis !" suara galang yang ada di pikiranku,
"tenanglah ! aku akan memikirkan caranya !" dalam hati cristian,
aku langsung melihat dinding ini,
"bagaimana aku bisa memanjatnya ? sedangkan dinding ini sangat halus !" dalam hati cristian,
"bodoh sekali kau ini ! ingatlah pelajaran yang ku beri ini ! jangan kau terpaku dengan sesuatu yang hanya ada di hadapanpanmu ! lihatlah sekelilingmu dan manfa'atkan lah !" suara galang yang ada dalam pikiranku,
"hmmm, 'jangan kau terpaku dengan sesuatu yang hanya ada di hadapanmu ! lihatlah sekelilingmu dan manfa'atkan lah !' itu berarti kuncinya adalah di sekelilingku yah !" dalam hati cristian,
aku langsung melihat sekelilingku, tetapi tidak ada sesuatu yang bisa ku gunakan untuk ke atas genteng ini, aku pun melihat ke atas untuk memastikan tinggi genteng ini !,
"sepertinya, perkiraan jarak genteng ini kurang lebih 3 kali lipat dari seluruh tubuhku yah ! tetapi tunggu !! ada batang pohon yang mencapai genteng ini ! itu berarti aku bisa lewat dari sana !" dalam hati cristian yang senang,
"sudah ku duga, kau langsung sadar !" suara galang di pikiranku,
"yah, terima kasih atas pelajarannya !" dalam hati cristian.
aku langsung pergi menuju pohon yang sering ku gunakan berteduh setelah latihan, dan memanjat nya untuk ke tempat galang yang di atas ini.
__ADS_1
akhirnya aku sampai di batang pohon yang menjulur ke atas genteng rumah ini, tetapi....
"sudahku duga pasti ini akan makin sulit ! jika aku turun sekarang, maka akan di dengar oleh mereka yang di pemandian ini !" dalam hati cristian,
"loncat dengan tenang cristian ! itu tidak akan membuat kebisingan !" suara galang yang ada dalam pikiranku,
"bagaimana caranya ?" dalam hati cristian yang kebingungan,
"kau cukup buat tubuhmu terasa enteng, rilex, seperti belajar berenang, dan kau tidak akan membuat kebisingan sama sekali ! setelah loncat ..." suara galang yang ada di pikiranku,
"berbicara saja sih gampang !" dalam hati cristian yang kesal,
"kau pasti bisa !" suara galang di pikiranku,
momen ini, sepertinya aku kenal !
"huh.... baiklah !" dalam hati cristian,
aku langsung menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya lagi, agar membuat diriku tenang dan rilex, setelah itu aku langsung loncat dari sini dengan tenang,
"dub !"
"akhirnya aku bisa sampai ke sini !" dalam hati cristian yang senang,
"benarkan ! kau melakukannya dengan lancar !" suara galang dalam pikiran cristian,
"yah kau...." cristian yang langsung di tutup mulutnya oleh galang,
"husss ! kau tidak boleh berisik !" suara galang yang ada di pikiranku,
"ka-kau benar ! untung saja kau tutup mulutku ! jika tidak, mungkin kita sudah di kejar !" dalam hati cristian,
"tetapi tidak ku sangka kau adalah orang yang cepat tanggap !" suara galang di dalam pikiranku, yang terputus-putus,
"maaf ! tadi kau berbicara apa yah galang ? aku tidak bisa mendegarmu tadi karena suaramu terputus-putus !" dalam hati cristian yang kebingungan
"tidak apa-apa anak muda ! baiklah ! kita kembali ke misi awal kita ! kita harus ke pohon yang ada di dalam halaman pemandian ini ! jika kita mengintip dari sini, kita akan ketahuan langsung !" suara galang yang ada di dalam pikiranku ,
"ba-baiklah" dalam hati cristian.
aku langsung menuju ke pemandian yang terbuka ini, dan di atas genteng ini aku bisa melihatnya ! melihat mereka yang sedang mandi dengan air panas ini !
"pe-pemandangan yang tidak ku sangka !" dalam hati cristian yang terkagum-kagum,
"bagaimana anak muda ! perjuangan kita tidak akan sia-sia jika kita melihatnya dari pohon itu !" suara galang di dalam pikiranku yang kesenengan,
"iya ! maka dari itu aku butuh koordinasi tim, pertama kau melihat keadaan mereka yang mandi dari sini dan memberi kode kepadaku jika ada yang melihat ke arahku yang melewati dinding kayu itu ! sebaliknya nanti jika aku sampai di sana, maka aku yang akan memberimu kode !" suara galang yang ada di dalam pikiranku,
"ba-baiklah !" cristian,
tanpa basa-basi aku langsung mempercayai si galang, dengan begitu cepatnya dia sampai ke pohon yang ia tuju,
"galang ! sekarang giliranku ! tolong kerja samanya !" dalam hati cristian,
"tenang saja, serahkan padaku ! kau tahu kan harus bagaimana jika ada yang melihat ke arahmu ?" suara galang yang ada di pikiranku,
"tenang saja ! aku tinggal sembunyi balik dinding kayu yang ku lewati ini !" dalam hati cristian,
"benar sekali ! semoga beruntung !" suara galang di dalam pikiranku.
aku langsung berjalan di atas tembok yang hanya bisa di pijak dengan setengah kakiku ini, sampai saat ini perjalananku sangat lancar, walau dekat tetapi aku harus berjalan dengan perlahan, dan saat setengah perjalananku ini, tiba-tiba saja suara galang ada dipikiranku lagi !
"pahlawan ! awas anakku yang kecil ingin melihat ke arahmu !" suara galang yang ada di pikiranku,
"apa kau bilang ! sudah setengah begini anakmu muncul !" dalam hati cristian yang panik,
"cepat segera sembunyi !" suara galang yang ada di dalam pikiranku,
aku langsung sembunyi di balik tembok ini sebelum anaknya galang melihatku,
"hey pipi ! sepertinya aku melihat sesuatu di atas tembok kayu di sana !" suara sintia,
"hmmm, tidak ada siapa-siapa kak ! mungkin hanya perasaan kakak saja !" suara pipi,
"tidak mungkin ! aku jelas melihatnya tadi !" suara sintia,
"atau mungkin itu adalah hantu !?" suara pipi,
"ha-ha-hantu itu tidak ada ! dan ju-juga aku sudah menjadi anak baik ! dia tidak mungkin mendekatiku !" suara sintia,
"yah seterah kakak saja ! aku ingin membilas tubuhku, sambil berenang di sini ! jadi coba tanyakan ke yang lain di tempat ini !" suara pipi,
"a-a-aku juga ikut ! bukan berarti takut ! aku juga ingin membilas tubuhku." suara sintia,
"seterah kakak, jika kakak ingin ikut dengan ku silahkan." suara pipi,
__ADS_1
lalu setelah lebih dari 10 menit, tanganku mulai pegal-pegal,
"galang sampai kapan aku di sini !" dalam hati cristian,
tetapi tidak ada jawaban,
"galang ?" dalam hati cristian,
tidak ada jawaban sama sekali,
"sial*n kau galang !! jangan menikmatinya sendiri ! aku pun juga kesini bukan hanya untuk menyangsang di sini !" dalam hati cristian yang kesal,
"ahh maaf ! aku tadi melamun !" suara galang yang ada di dalam pikiranku,
"kepala kau melamun ! aku dari tadi di sini tahu, menunggu kode mu ! " dalam hati cristian yang kesal,
"tenanglah-tenanglah, sekarang mereka sudah tidak melihat ke tembok yang kau gunakan berlindung, jadi segeralah kemari !" suara galang yang ada di dalam pikiranku,
"baiklah, aku akan mulai lagi !" dalam hati cristian,
aku langsung naik ke atas tembok ini, dan mulai berjalan kembali, tetapi....
"cristian sembunyi lagi !" Suara galang di dalam pikiranku,
"baiklah !" dalam hati cristian,
aku langsung sembunyi kembali,
"segera mereka sedang lengah !" suara galang di pikiranku,
aku langsung bergegas kembali naik ke atas tembok ini, baru beberapa langkah galang memberi kode lagi,
"segera sembunyi !" suara galang di dalam pikiranku,
aku langsung segera sembunyi,
"segera kemari ! mereka sedang lengah !" suara galang di dalam pikiranku,
aku langsung kembali dan mulai berjalan agak kencang sebelum mereka sadar, tetapi galang memberiku kode lagi, dan seterusnya setiap diriku mulai melangkah. aku pun dengan kesal melihat situasi, sambil menyangsang di balik tembok ini dan yang ku lihat adalah anak-anak yang masih sibuk berenang yang sama sekali tidak melihat ke sini,
"si*lan kau galang !! mereka tidak sama sekali melihat ke sini !! kau ingin menipuku !?" dalam hati cristian yang kesal,
"wahh, ketahuan ! sebenarnya aku hanya ingin melatihmu agar kau terbiasa dengan misi seperti ini." suara galang yang ada di pikiranku,
"kepala kau melatih ! kau kira memang ada misi seperti ini !" Dalam hati cristian yang kesal,
"memangnya sekarang kau sedang melakukan misi apa ?" suara galang yang ada di pikiranku,
"aku sedang.....! si*lan !! kau tidak bisa di maafkan !! aku akan langsung kesana dan menikmati semuanya !!" dalam hati cristian yang kesal,
aku langsung berlari ke tempat galang ! tetapi kaki ku terpeleset akibat yang ada di atas tembok,
"si*l !" dalam hati cristian,
"ohh tidak pahlawan ! sudah ku bilang jangan keluar dulu ! itu akan membahayakanmu, dan sekarang kau sudah seperti ini apa yang akan kau lakukan !? apakah kau akan menyerah begitu saja ? atau kabur dan membawa harga dirimu itu ? ini adalah tugas terakhir dari misi ini ! kau akan melihat masa depanmu ini dari pilihanmu, apakah kau akan menjadi kuat dengan tekad, atau menjadi kuat dengan pemikiran panjangmu itu !?" suara galang yang ada di dalam pikiranku ,
"dub"
"ugh !" suara cristian yang kesakitan,
aku langsung terjatuh ke lantai pemandian ini, dengan punggung ku terlebih dahulu, dan tepat terjatuh di depan sintia
"kyaaaa !! ada hantu di sini !! siapa pun tolong aku !" sintia yang kaget,
"aww, jika sudah sakit begini, aku tidak ingin menyerah ! aku akan memilih kabur dan membawa harga diriku ini !" cristian dengan nada semangatnya,
"si*lan kau, makhluk mesum bertopeng !! kau ingin mengintip kami lagi yah !!" luna yang masih memegang handuk yang menutupi tubuh terlarangnya,
"hahaha, kau benar manis ! aku kesini untuk mengintip kalian ! dan sekarang..." cristian yang kaget dengan hawa membunuh dari belakang,
"hawa yang mengerikan, ada di belakang ku !" dalam hati cristian,
aku langsung loncat ke kanan dengan jarak yang lumayan jauh dari jarak pertamaku,
"topeng ini membuat tubuhku enteng ternyata !" dalam hati cristian,
dan aku langsung mulai berlari dari sini, tiba-tiba saja anak kecil yang tak ku kenal, walau ciri-cirinya sama dengan mereka ada di depanku, dengan perubahannya dia langsung meninjukku dari depan, tetapi aku langsung menghindarinya, karena pukulannya saat itu terasa sangat lambat,
"hmmpp, kenapa tidak kena !!" suara anak galang yang tadi ingin meninjuku,
"hahaha, coba lagi kalau kau bisa !" cristian dengan nada sombongnya,
dan tiba-tiba saja luna yang tadinya diam, dia sekarang langsung mengeluarkan aura membunuhnya,
"kakak ! tolong periksa manusia yang ku ikat di kamarnya itu ! dari suaranya, aku sangat mengenalnya !!" luna dengan nada,
__ADS_1
"si*l ! dia mengetahui identitasku ! aku harus segera pergi dari sini !..." dalam hati cristian yang cemas...