Reincarnation Full Of Suffering

Reincarnation Full Of Suffering
Chap 20 - gadis misterius


__ADS_3

seketika ruangan ini menjadi hening tanpa suara, setelah wanita ini mengatakan sesuatu yang memojokan ku,


"apa maksudmu?! Jelas-jelas adikmu itu yang kecil memandangku sebagai makanannya, dan kau bilang aku tidak memiliki hawa keberadaan!" Cristian, dengan suara yang rendah.


"Benar! Sepertinya kau menyembunyikan hawa keberadaanmu! Kenapa kau lakukan itu?!" Michiru yang masih menatapku dengan tajam,


"Seharusnya kau tahu alasannya! itu karena adik-adikmu !" Cristian dengan suara yang rendah,


"*Se*pertinya aku bisa menemukan alur ini !" dalam hati Cristian,


"Jika itu karena adik-adikku, kenapa sekarang kau masih menyembunyikan hawa keberadaanmu?! Bukankah kau sudah aman di sini!" Michiru yang masih menatapku,


"hah?! Coba lepaskan tangan ku dahulu!" Cristian yang seperti kelelahan,


Lalu Michiru melepaskan tanganku.


"Bukankah sudah jelas jika aku tidak menyembunyikan hawa keberadaanku, nanti aku akan di terkam oleh mu di ruangan ini!" Cristian,


"A-a-a-apa maksudmu?! Kenapa aku akan menerkammu?!" Michiru yang terlihat malu-malu.


dengan wajah malunya itu yang di terangi lilin, dia membuat hatiku bergetar,


"dag-dig-dug....."


"d-dia jadi manis sekali!" dalam hati cristian yang dag dig dug,


"Na-nanti hal yang tadi pagi akan terulang lagi!" Cristian yang mulai gugup dan malu,


Aku langsung menyinggungnya tentang perbuatannya yang pagi tadi, mukanya yang putih terlihat merah, dan langsung membelakangiku.


"Te-te-tentang yang pagi i-i-itu, bukannya aku ingin melakukan itu! Tetapi a-aku hanya ingin memberi mu obat untuk kebaikanmu!" Michiru yang gugup, membelakangiku.


"Husss, kau akan membuat mereka curiga!" Cristian sambil berbisik.


"Aku sebenarnya ingin ke Toilet, tetapi kenapa di rumah ini tidak ada toilet? Saat aku cari kemana-mana. Apakah memang sengaja di rumah ini tidak ada toiletnya?" Cristian yang sudah sangat bingung karena toilet.


"To-toilet?! Ka-kalau begitu mengapa kau tidak menggunakan toilet di sini saja?" michiru yang masih membelakangiku.


"dimana itu?!" Cristian yang sambil memegang pundak Michiru dari belakang.


Aku langsung memegang pundak Michiru, tetapi dia langsung berbalik dan tangan kanannya langsung menyerangku seketika. Dengan serangan beruntunnya, aku tidak bisa menghindarinya, sehingga wajahku bonyok sebelum kekamar mandi,


"DASAR MESUM!! Me-mengapa kau memegang pundakku!" Michiru yang memegang pundaknya.


Michiru langsung berbalik lagi,


"Jika kau ingin ketoilet, itu pintunya!" Michiru sambil mengarahkan tangan kirinya.


"Ba-baiklah terima kasih" Cristian dengan wajah bonyoknya.


Aku langsung berjalan kekamar mandi dengan tubuh yang sempoyongan,


"*A*khirnya, setelah beberapa penderitaan ini, aku bisa menemukan mu!" Dalam hati Cristian yang penuh kegembiraan.


aku langsung memegang gagang pintu ini, untuk ke dalam kamar mandi, tetapi seketika diriku terdiam dan berpikir,


"tunggu dulu, bukankah ini kamar mandi wanita itu, yang berarti dia selalu mandi di sini!, itu berarti....!" dalam hati cristian yang dag dig dug,


"Tuan pahlawan? Kenapa kau tidak masuk?" michiru yang tampak kebingungan.


"A-ahh maaf, sepertinya aku terlalu banyak ber-" Cristian yang langsung menutup mulutnya,


"Banyak?" Michiru yang tampak kebingungan.


"baiklah, kalau begitu aku permisi dulu!" cristian.


Tanpa basa basi aku langsung masuk kekamar mandi ini, tetapi ini sangat berbeda jauh dari ekspetasiku, ku kira di sini ada sebuah kolam yang biasa di gunakan wanita itu, tetapi di sini hanya ada toilet untuk BAB, dan sebuah pintu dengan bacaan "Di larang masuk!"


"Apakah mereka sudah gila membuat ruangan seberbahaya ini di dalam toilet!" Cristian dengan rasa cemas.


Aku langsung melanjuti tujuanku,


"Mpsshhh ahh" Cristian,


Aku ingin langsung keluar dari toilet ini, tetapi sesuatu hal membuatku berhenti,


"tunggu dulu, bagaimanapun toilet ini ada di kamar wanita itu! Lalu kenapa ada ruangan terlarang di dalam toilet ini?! Bukankah itu aneh?! " Dalam hati cristian yang penasaran.


Aku langsung berbalik arah menuju ke pintu dengan tulisan "dilarang masuk",


"Pintu ini! Bukankah seperti pintu baru yang ada di ruanganku waktu itu? apakah pintu ini juga menggunakan sihir? " Dalam hati Cristian yang penuh rasa cemas.


Aku langsung bingung ketika melihat gagang pintu yang sama seperti pintu di ruanganku waktu itu, mau bagaimanapun tidak mungkin ruangan terlarang tidak di kunci sama sekali. Aku langsung meraih gagang pintu ini, tetapi sesuatu tidak ada yang terjadi, aku langsung mendorong pintu ini, tetapi pintu tetap tidak terbuka, tiba-tiba saja tanganku bergerak sendiri dan memutar gagang pintu ini,

__ADS_1


"trekk"


"Akhirnya terbuka!" Dalam hati Cristian yang senang.


Aku langsung saja masuk keruangan ini, dan aku hanya melihat ruangan yang penuh pakaian-pakaian wanita itu, dan sebuah kain yang menutupi setengah ruangan ini, akupun melihat pakaian pembantu yang waktu itu dia pakai.


"O-ohh, mungkinkah ini surga yang di impikan para lelaki?! " Dalam hati Cristian yang girang.


Aku melihat pakaian dalam wanita itu di keranjang baju yang bertumpuk,


"Ji-jika hanya melihat saja, mungkin ti-tidak masalah! " Dalam hati Cristian yang gugup.


Aku langsung mengambil pakaian dalam wanita itu di keranjang, agar bisa melihatnya secara dekat.


"Tampak biasa saja, tetapi dalam ukuran sepertinya dia lah yang paling besar di sini! " Dalam hati Cristian sambil mencoba pakaian dalam itu di dadanya.


Tetapi tiba-tiba saja sesuatu terjatuh, dari pakaian pembantu itu, dan aku langsung kesana,


"Hmmm.." cristian.


"I-ini adalah....!, sungguh tidak bermoral !" dalam hati cristian


Aku melihat celana dalam wanita yang ada di pakaian pembantu, bentuknya tembus pandang, dengan motif bunga-bunga setiap sampingnya.


"*Ap*akah dia waktu itu benar-benar akan memperkosaku?! " Dalam hati Cristian yang penuh rasa cemas.


aku langsung memeriksa pakaian pembantu ini, tetapi tiba-tiba saja aku berhenti dan hatiku ini agak menyesal.


"bagaimana pun juga, yang aku lakukan ini salah! Jika saja dia tidak menaruh tanda itu di depan pintu ini, mungkin aku tidak akan masuk! Ya tuhan, tolong ampuni dosaku ini dan juga aku sangat berterima kasih atas berkahmu ini! " Dalam hati cristian sambil menatap langit-langit.


aku yang melihat langit-langit yang tak ada pelindung atap ini kaget, karena ada sebuah kaca yang besar di atas sini,


"*S*epertinya kaca ini di buat oleh galang untuk mengintip anaknya yang sudah besar ini, sungguh ayah bi*dab! " Dalam hati Cristian sambil membayangkan galang yang mengintip.


Langit yang tadinya penuh dengan awan, secara perlahan menghilang, di gantikan sinar rembulan yang masuk kekamar ini, ketika sinar rembulan ini masuk keruangan ini, dan semuanya bisa terlihat dengan jelas.


Aku melihat sebuah pedang panjang yang masih di sarungi di pojok ruangan ini, dekat dengan pakaian pembantu yang sedang ku periksa ini,


"bukankah ini!..." Dalam hati Cristian yang kaget.


Tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu kamar mandi ini.


"tuk-tuk-tuk"


Aku langsung keluar dari ruangan ini.


"o-ohh, jadi masih lama, ta-tapi setelah keluar dari kamar mandi, kau tidak akan pergi langsungkan?" Michiru yang suaranya makin mengecil.


Aku tidak bisa mendengar kata-kata terakhir yang di sampaikan michiru pada ku, aku langsung menjawab dengan asal,


"hah, apa? Baiklah-baiklah tunggu aku sampai keluar!" Cristian.


Aku langsung kembali lagi ke ruangan itu, dan melihat kain putih yang menghalangi setengah ruangan ini terlihat transparan.


"Mungkinkah?!" Suara Cristian yang kecil.


Aku langsung melihat kanan dan kiri, tepat sebelah kiriku terlihat sebuah baju zirah yang di terangi oleh sinar bulan, dan di sekitarnya terdapat darah-darah yang menempel pada zirah itu,


"*Se*karang sudah terlihat jelas semuanya! " Dalam hati Cristian,


aku langsung mendekat ke kain putih yang teransparan ini dan langsung melewatinya, tetapi yang ku lihat hanya lah beberapa pedang yang sama seperti di ruangan pojok tadi,


"pedang ini! Kenapa sangat berbeda dari para perajurit yang ada di bagian barat? Seakan pedang ini di rancang hanya untuk mereka! " Dalam hati Cristian yang penasaran.


Pedang yang agak melengkung dan tipis, aku pun melihat buku dan sebuah box besi.


"apa ini?! " Dalam hati Cristian yang curiga.


aku langsung membuka box ini, dengan mudahnya box ini terbuka dan hanya ada beberapa beberapa tabung kosong dan tabung yang berisi sebuah cairan cairan kuning, dengan sebuah jarum di ujung tabungnya, yang tersusun rapih.


"untuk apa ini?! Sepertinya ini barang yang sangat penting, dan sepertinya buku ini yang akan memberitahunya! " Dalam hati Cristian yang penuh curiga.


Aku langsung menutup box ini kembali dan mengambil buku yang tertimpa oleh box ini, aku langsung membuka buku ini secara acak, aku langsung membacanya dalam hati,


"22 ptritch 1079, sekarang aku berada di bagian selatan, bersama para penyihir wanita dan adikku sandra, sudah 3 hari berlalu aku dan adikku di sini, tetapi hasil penaklukan belum ada perkembangan sama sekali, beberapa wanita yang tidur 1 tenda dengan ku di sini sering mengeluarkan kata-kata, kapan ini akan selesai, apa aku tidak akan bisa kembali kekeluargaku, bahkan ada yang berkata lebih gila, jika aku mati maka aku akan meledakkan diriku bersama musuh-musuhku! Sambil tertawa, tentu saja yang berkata gila itu, prajurit asli (dari lahir) dari kesatria hitam, sedangkan mereka yang sering mengingat keluarganya adalah para penduduk asli yang di recruit karena perekonomian keluarga mereka, sebagai pimpinan mereka di sini, tentu saja membuatku pusing dengan tingkah laku mereka, banyak yang ketakutan dan berakhir berebut barisan paling belakang, yang akhirnya saling bertarung, tetapi yang lebih merepotkan adalah mereka yang semangat dari perajurit asli kesatria hitam, mereka terus maju walau peringkat mereka penyihir, mengalahkan para kesatria pedang dari tim recruitmen, dengan tingkah laku mereka, itu sangat membuatku pusing sambil memikirkan beban yang kutanggung ini, aku pun sering memikirkan diriku sendiri, tentang umurku yang hanya tinggal beberapa hari lagi...." Cristian sambil membaca cerita,


Tiba-tiba saja pintu kamar mandi di ketuk lagi, aku langsung berusaha membereskan semuanya seperti semula, dan pergi dari ruangan ini.


"Apa yang kau lakukan sebenarnya?!" michiru dengan suara yang kecil.


Aku langsung keluar dari kamar mandi ini.


"Ahh maaf, aku tadi sangat sakit perut sekali, apakah kau terlalu lama menunggu?" cristian dengan suara yang kecil.

__ADS_1


"Te-tentu saja, aku dari tadi menunggu, untuk membicarakan sesuatu denganmu!" Michiru yang gugup dengan suara yang kecil.


"A-ahh iya, kau ingin membicarakan sesuatu denganku yah" Cristian dengan nada gugupnya.


"I-iya, tentang yang tadi siang aku ingin meminta maaf padamu, atas nama adikku." michiru dengan nada malunya.


"O-ohh, yang tadi siang yah, itu bukan masalah bagiku. Tetapi reaksi galang yang berlebihan itu membuatku kesal! Menghukum anaknya sendiri, hanya karena sebuah peraturan?! sudah berapa abad dia hidup sebenarnya?!" Cristian yang terlihat kesal dengan suara yang kecil.


"e-ehh, apakah kau tidak apa dengan itu?!" Michiru dengan suara yang kecil.


"apa maksudmu? Di saat itupun aku juga salah, mengapa aku harus marah?" Cristian dengan nada rendahnya.


"Haha, kau memang manusia yang aneh di antara yang lain" Michiru sambil tertawa kecil.


"aneh?" Cristian yang kebingungan.


"Tidak, aku pun baru pertama kali melihat ayah seperti itu, tetapi saat ayah marah waktu itu, darah ku yang mengalir tiba-tiba saja bergejolak, yang membuatku ketakutan. Aku pun tidak bisa menghentikannya, dan hanya diam dengan rasa takut, ketika melihat luna di marahi oleh ayah, tetapi jika ayah tidak melakukannya saat itu juga, luna akan menjadi contoh yang tidak baik bagi generasi selanjutnya." michiru dengan suara yang kecil.


"baru pertama kali? Kalau tidak salah aku mendengar pembicaraan mereka waktu itu, galang sudah 2 kali tidak bisa menahan emosinya! Jadi siapa yang pertama?! Tetapi sekarang aku sudah tahu, bahwa dia gadis yang baik yah" dalam hati cristian,


"Yah, memang ayahmu sangat membuatku kesal, tetapi jika demi kebaikan aku hanya bisa diam" Cristian.


Michiru membalasku dengan senyuman, aku pun yang melihatnya tersipu malu, dan langsung berdiri,


"Nnnngggg, ngomong-ngomong, bo-boneka-boneka ini sangat cantik sekali, apakah kau benar-benar mendapatkannya dari toko para manusia?" Cristian sambil mengalihkan pembicaraan,


"Benarkan mereka sangat cantik! Aku benar-benar mendapatkannya dari toko para manusia itu, awalnya aku kesulitan untuk membeli boneka ini, karena setiap aku kesana aku selalu di timpuk dan sampai ke toko pun aku di tolak, padahal aku sudah memakai tudung." michiru yang kagum, dengan suara kecilnya,


Aku langsung kaget medengar michiru yang berbicara seperti itu.


"Lalu bagaimana caranya kau membeli, boneka-boneka ini?" Cristian dengan suara yang kecil.


"Iya, itu tepat setelah aku membuat permintaan kepada ayah agar menggunakan kekuatannya, untuk mengubah rambutku menjadi hitam seperti dia, ayah langsung menolaknya karena sihir ini tergantung dari emosi kita, semakin kita mempunyai suasana senang yang tinggi akan semakin tinggi sihir itu dapat bekerja dengan baik, tetapi sebaliknya jika suasanamu buruk itu akan membatalkan efek sihirnya!" Michiru dengan suara yang kecil.


"Lalu bagaimana caranya, agar permintaan mu di kabulkan oleh ayahmu yang bi*dab itu?" Cristian dengan suara yang kecil.


"jangan panggil ayah, dengan kata bi*dab!" Michiru yang terlihat kesal.


"Ohh, maaf-maaf, aku tidak akan melakukannya lagi, silahkan boleh lanjutkan." Cristian yang sambil tersenyum dengan suara yang kecil.


"Aku pun langsung memohon dan memaksanya agar ayah dapat mengabulkan permintaanku, dan ternyata dia mengabulkannya dan membiarkan ku keluar lagi, tetapi sesampainya di sana boneka ini yang ku cari telah di beli oleh seseorang. suasana hatiku pun langsung memburuk, karena boneka yang telah lama ku incar, telah di beli oleh seseorang." Michiru dengan suara yang kecil


"Mungkinkah sihir yang di berikan oleh ayah..?!" Cristian yang penasaran,


"Itu benar, saat itu juga rambutku kembali menjadi putih, orang-orang di sekitarku langsung sadar dan mengambil batu yang ada di tanah dan belanjaan mereka untuk melempariku, bahkan penjaga toko yang menyambutku langsung menyiramku dan mengusirku. Akupun langsung berlari sambil menangis sekencang-kencangnya, tanpa menghiraukan lemparan mereka, sambil berpikir apakah dunia ini tidak pantas untuk aku yang seperti ini." michiru dengan suara yang kecil,


"Setelah medengar ini, aku merasa menyesal menjadi ras manusia, karena sifat mereka yang selalu bersenang-senang di atas penderitaan orang lain!" dalam hati cristian yang penuh penyesalan,


"maafkan aku! Atas pertanyaan bodohku ini! Tidak apa jika kau tidak ingin meneruskannya!" cristian dengan suara yang kecil sambil menundukan kepala.


"ti-tidak apa-apa, tetapi yang sangat membuatku bahagia adalah boneka yang ku cari selama ini telah di beli oleh kakakku santi, dan memberikannya sebagai hadiah 12 tahun sejak kelahiranku, akupun sangat senang saat itu juga dan merasa semua kebahagiaan hanya milikku di dunia ini. " michiru sambil tersenyum dan meneteskan air mata,


"Mi-michiru, apakah aku melakukan kesalahan? Me-me-mengapa kau tiba-tiba menangis !?" cristian yang merasa cemas,


"Tidak apa-apa, aku hanya terbawa suasana saja, sepertinya mungkin ayah sudah tidur, jika kau tidak segera keluar sekarang maka ayah akan menemukanmu nanti!" Michiru yang sambil mengelap matanya.


"benar itu! Aku harus keluar sekarang juga!" Cristian dengan suara yang kecil.


Aku langsung menuju pintu, namun sesaat aku langsung berhenti.


"Maaf michiru, apakah aku boleh bertanya?" Cristian dengan suara yang kecil,


"bertanya tentang apa dahulu?" Michiru dengan suara yang kecil,


"aku hanya ingin bertanya sekarang tanggal, bulan, dan tahun berapa yah ?" cristian,


"ohh, sekarang tanggal 33 bulan setji tahun 1087, mengapa kau bertanya tanggal?" Michiru yang kebingungan.


"Yah karena aku tidak tahu ini tanggal berapa, hehehe" Cristian sambil tertawa kecil,


"Ya ampun, aku tidak percaya kau ini benar-benar manusia atau bukan" michiru yang memegang kepalanya sambil menggeleng-gelengkan, dan tersenyum.


"Yah, yang penting aku sangat berterima kasih atas bantuanmu! Mungkin nanti aku akan ke sini lagi untuk meminjam kamar mandinya" Cristian sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Mmm, ji-jika kau masih tidak tahu toilet di rumah ini, ka-kau bisa ke sini lagi!" Michiru yang terlihat tersipu malu.


"Aku yakin orang-orang yang membenci kalian adalah orang-orang tol*l, wanita secantik dirimu menjadi bahan olokan itu sangat konyol bukan? Kalau begitu aku permisi dahulu, selamat malam michiru!" Cristian sambil tersenyum,


"Se-se-selamat malam pahlawan!" Michiru dengan wajahnya yang memerah,


Aku langsung keluar dari ruangan ini,


"sudah 8 tahun lebih dia hidup sehat, jadi siapa yang di ceritakan dalam buku itu, kakak-kakaknya kah? Sepertinya aku harus menyelidikinya! " Dalam hati Cristian yang penuh rasa penasaran.

__ADS_1


Aku langsung kembali ke kamar dan mengistirahatkan tubuhku lagi, untuk latihan besok,


"Semoga hari esok bisa menjadi lebih baik lagi! Agar aku bisa menghancurkan peraturan-peraturan bodoh ini! " Dalam hati cristian yang penuh tekad....


__ADS_2