
Setelah ku terhempas ke lantai, sampai lantai ini retak yang membuat ku tidak bisa apa-apa hanya bisa terbaring dan melihat tas yang di rebut olehnya, dalam hati
Ahh, aku seharusnya tidak perlu mengambil kembali tas nenek itu, jika dari awal aku begitu mungkin ini tidak akan terjadi, konyolnya diriku!
Saat aku memikirkan penyesalan ini, si pencuri langsung bertanya kepadaku dengan wajah yang seram,
"Ternyata benar saja, kau juga ingin kembali ke duniamu kan? Di mana barang yang di tas ini, segera kembalikan kepadaku!"
Aku yang masih bingung dengan pertanyaan dari si pencuri ini, langsung membalas dengan lemas,
"Apa maksudmu? Pertanyaan aneh lagi tentang aku dan kau bukan orang di dunia ini, dan barang apa yang kau maksud?"
Dengan geram dia langsung mencekik leherku dan mengangkatku, dan berkata
"Jangan berusaha membohongiku kau baj*ngan! Segera kembalikan barang itu, atau akan ku habisi kau di sini juga!"
Aku yang tidak bisa apa-apa dan tidak bisa berbicara karena di cekik, hanya diam mendengar omong kosongnya itu, tetapi dia langsung melepaskan ku agar aku bisa bicara
"Hah hah, aku hanya tahu di tas itu terdapat 2 barang 1 perhiasan kuno seperti jam, 1 lagi dompet kecil, lalu apa yang kau cari itu?"
Aku yang menjawabnya dengan napas terengah-engah, lalu dia membalas
"Perhiasan itu? Kau kemanakan perhiasan itu? Jika kau memberi perhiasan itu urusan kita selesai di sini, tetapi jika kau masih berpura pura aku akan melenyapkan mu disini juga!"
Dan aku langsung membalasnya,
"Kau tahu, aku tahu barang yang ada di tas itu saat polisi memeriksa tas itu dan setelahnya aku tidak pernah memeriksanya lagi, mana mungkin barang yang di tas itu tiba-tiba hilang begitu saja tanpa aku buka sama sekali, kecuali ada orang yang mengambilnya."
Tetapi aku langsung sadar orang yang pernah menyentuh tas itu adalah adikku sendiri, dalam hati,
Si*l, tidak mungkin adikku sendiri mengambil barang yang bukan haknya, tetapi jika benar begitu, berarti aku telah menginjak ranjau paling berbahaya! karena jika aku tidak tahu tentang barang yang hilang di tas itu pasti pencuri itu mencurigai adikku.
Si pencuri itu langsung berbicara
"Jika kau tidak tahu barang yang di tas ini hilang, maka yang paling di curigai adalah adikmu yang tadi! Berarti aku harus mengejarnya sekarang dari pada membuang-buang waktu di sini dengan kakak yang lemah, dan tidak bisa melindungi adiknya sendiri!"
__ADS_1
Dalam hati dengan rasa penyesalan
Sial! Benar saja pencuri itu mencurigai adikku, aku harus membuat alasan agar dia tidak mengejar adikku!
Setelah aku terdiam, aku langsung melemparkan sebuah pisau yang masih ada di kantongku ini, ke punggung si pencuri itu,
"Ugh! Sial kau! Aku tidak akan segan segan lagi sekarang untuk membunuhmu!" Pencuri yang kesal,
Dengan perkataannya yang ingin membuat ku takut, si pencuri itu langsung mencabut pisau itu dari punggungnya dan langsung menyerangku dengan pisau yang di pegangnya. Aku langsung berdiri dengan lemas memeriksa pisau yang tersisa di pergelangan lenganku, ternyata masih ada yang tersisa, aku langsung menangkis serangannya dengan pisau itu, aku berhasil tetapi dengan tubuhku yang lemah ini membuatku terpental dan terjatuh, aku yang berusaha bangun dari lantai ini, dia langsung berbicara yang aneh lagi,
SYTIT!
Dan sebuah gambar yang aneh ada di bawah tubuh ku ini, dalam hatiku,
Sihir apalagi ini! Sekarang aku tidak bisa bergerak!
Dan dia langsung menuju ke arah ku sambil tersenyum palsu, sambil berkata!
"Ternyata benar kau seorang assasin, kau tahu sekuat apapun kau mencoba lepas dari sihir itu, maka semakin terikat kau dengan sihir itu, mungkin tubuhmu bisa hancur karena saking kuatnya rantai itu"
Dengan membawa pisau, pencuri itu menuju ke arahku.
Jika benar begitu, maka akan ada efek sebaliknya, jika aku melemaskan tubuhku maka sihir ini akan menghilang dengan sendirinya!
Tetapi semua itu sudah terlambat pisau yang di bawanya ternyata untuk menusukku, secara reflek tubuhku bergerak seakan-akan memaksaku kabur dari sini.
Dia menusukku berkali-kali sambil berkata,
"Bagaimana hah? Rasanya di tusuk-tusuk! Aku tidak akan memberimu kesempatan lagi untuk merasakan damai sebelum ajalmu menjemputmu manusia bodoh! Hahaha"
Aku merasakan sakit yang luar biasa dari sihir ini dan serangannya! Yang membuatku ada di antara hidup dan mati. Tubuhku yang lemas ini membuatku setengah sadar, tetapi dia tetap menusukku, dan sambil berkata
"Mati! Mati! Mati! Matii!! Dan ini adalah hadiah terakhirku untuk membangunkanmu! Hahahaha"
Lalu dia langsung menusuk mataku, dan aku langsung berteriak kesakitan, membuatku kehilangan kesadaran, dalam hati
__ADS_1
Ya tuhan, semoga ini hanya mimpi!....
Aku yang terbangun di halaman di temani rumput hijau, dan sebuah pohon yang berisikan seperti huruf yang tidakku kenal.
Lalu seseorang yang tidak bisa ku jelaskan secara detail, karena wajahnya dan bentuk tubuhnya tidak bisa di lihat olehku, datang kepadaku dia langsung seperti mengulurkan tangan, tetapi dari ulurannya itu mengeluarkan cahaya yang masuk ke dalam kepalaku, dan seketika halaman yang luas tadi menghilang menjadi langit dan awan yang sedang mendung dan sebuah petir menyambarku, tetapi aku malah mendapatkan orang yang berbicara di dalam kepalaku,
Pelindung di aktifkan!
Seketika sesuatu yang berwarna ungu transparan langsung ada mengelilingiku, yang membuat petir itu tidak sampai padaku. Aku yang sedang bingung dengan situasiku ini, seketika aku sudah ada di tanah dengan lobang yang besar mengelilingiku, dan di sambut oleh beberapa orang yang tidak menyenangkan yang sedang mengacungkan senjata dan panah kepadaku di sisi kawah ini, dalam hatiku
Ada apa ini sebenarnya, dan juga aku ini di mana ?
Lalu seorang wanita berteriak
"TENANG SEMUANYA !!!"
Dan dia langsung menuju kesini dengan armour hitam dan pedang besar yang di bawa di belakanngnya, dan langsung mengelilingiku sambil berbicara,
"Siapapun yang ada di dalam keluar lah, jika tidak ingin terluka !",
Aku yang bingung bagaimana caranya menonaktifkan pelindung ini, pelindung ini hilang sendirinya, lalu wanita itu kaget dan langsung berbicara,
"Kau adalah...!"
Aku langsung memotong pembicaraannya dan berkata,
"Tunggu dulu! Aku ini dimana sekarang? Mengapa aku bisa di sini dan juga siapa kau? Seperti mengenalku saja!"
Dia langsung membalas,
"Aku adalah teman sekelas adikmu yang pernah bermain kerumah, untuk menjenguk adikmu!"
Aku yang sangat bingung, langsung membalasnya,
"Tunggu dulu, tolong jangan membuat ku lebih pusing dari ini, aku punya adik?! Dan kau adalah temannya? Sejak kapan aku punya adik dan temannya yang datang ke rumahku, dan juga aku tidak punya rum..."
__ADS_1
Aku langsung terdiam sejenak yang membuat seluruh tempat hening, dalam hati,
Sebenarnya siapa diriku ini?!