REINCARNATION IN DXD UNIVERSE X CROSSOVER

REINCARNATION IN DXD UNIVERSE X CROSSOVER
BAB 25


__ADS_3

Perlu beberapa waktu untuk ledakan yang seperti nuklir tersebut mereda. Bahkan dampaknya sampai membuat dimensi yang telah dibuat oleh Gilgamesh bergetar hebat, tapi tidak menimbulkan kerusakan sedikitpun.


Gilgamesh menghela nafas lega karena memindahkan dampak serangannya ke dimensi lain tepat waktu, jika tidak entah apa yang akan terjadi di dunia DxD ini. Pasti akan menimbulkan keributan besar dan mengundang perhatian makhluk kuat lain berdatangan, dan ia tidak mau kejadian merepotkan itu terjadi. Setidaknya untuk saat ini.


Lalu tiba-tiba Gilgamesh teringat dengan Yasaka dan Kunou, dengan khawatir ia bertanya pada Raphael bagaimana keadaan mereka.


[Master tidak perlu khawatir, keadaan mereka baik-baik saja. Saat ini saya membuat mereka dalam keadaan pingsan.]


Gilgamesh mengangguk mengerti dan ia tahu alasan Raphael membuat mereka pingsan, "Terimakasih Raphael, kau memang dapat diandalkan."


[Terimakasih pujiannya master]


"Lalu Raphael, bagaimana dengan para iblis itu? apakah mereka semua sudah mati?" Tanya Gilgamesh.


[Jawab : Mereka semua sudah mati akibat serangan master. Tapi saya menyisakan pemimpinnya untuk Master interogasi.]


Gilgamesh memuji Raphael karena dapat bertindak dan membuat pilihan sendiri meskipun ia tidak memerintahkan nya.


"Kalau begitu, keluarkan dia Raphael. Aku ingin tahu siapa yang berani memerintahkannya untuk mengambil Yasaka dariku." Ucap Gilgamesh dingin.


Kemudian di depan Gilgamesh, muncul sebuah portal yang mengeluarkan iblis dengan penampilan yang terbilang cukup mengenaskan. Tubuhnya yang dipenuhi luka bakar, kulitnya yang melepuh, dan bagian-bagian tubuhnya yang sudah hancur.


'Hee aku terkejut melihat dia masih dalam keadaan sadar meskipun dengan kondisi tubuh seperti itu.' Batin Gilgamesh setelah melihat iblis itu yang sudah pasrah dengan hidupnya dan siap kapan saja untuk mati.


"T - t-tolong a-aku..." Ucapnya dengan lemah dan pandangan matanya yang kosong.


Gilgamesh menatap iblis itu dengan mata merahnya yang tajam seeakan tidak peduli dengan kondisinya. "Aku akan melepaskanmu jika kau memberitahu siapa yang menyuruhmu, bagiamana ? " Kata Gilgamesh.


Tapi iblis itu tampak bergumam tidak karuan dan tingkahnya yang aneh. Gilgamesh megerutkan keningnya tidak mengerti, tapi Raphael dengan cepat menjawab rasa penasaran Gilgamesh.


[Jawab : Sepertinya dia mengalami trauma dan syok berat master, kemungkinan itu adalah efek radiasi atau dia yang terlalu terkejut. Otaknya juga sedikit geser dari kepalanya.] Jawab Raphael.


Gilgamesh menghela nafas pelan. "Hah~ apa boleh buat, meskipun aku bisa saja dengan mudah memulihkan kondisinya tapi itu terlalu merepotkan. Aku akan menyerap ingatannya...dan Raphael kau tahu apa yang harus kau lakukan kan ?" Kata Gilgamesh.


[Serahkan saja pada saya master.]


Lalu Gilgamesh mencengkeram kepala iblis itu kemudian ia mengangkatnya tinggi. "Lakukan Raphael."


[Baik Master.]


[Memulai proses mengirim ingatan individu ke master....membuang ingatan yang tidak perlu....01%....02%....03%...100%...Ingatan berhasil dikirm.]


Selesai Raphael mengatakan hal itu, semacam gambaran yang adalah ingatan iblis itu muncul didalam kepala Gilgamesh. Gilgamesh merasa seperti dia menonton sebuah film, kemudian Gilgamesh mulai memproses ingatan itu.

__ADS_1


Dan Gilgamesh sangat terkejut mengetahui sesuatu yang ada didalam ingatan itu. Mata Gilgamesh membulat sempurna karena terkejut dan hampir tidak percaya apa yang ia lihat.


Tubuhnya gemetar, tapi bukan karena takut melainkan... kesenangan?


"Hahahahahahaha!!" Gilgamesh tertawa dengan keras seperti menemukan sesuatu yang menarik.


"Hahahaha... Menarik! ....menarik! ..." Gilgamesh tidak berhenti nya tertawa. (Kalian taulah ya ketawa Gilgamesh itu gimana)


"Ada Danzo di sini ! ....Homura Danzo yang di dalam anime Naruto itu ! hahaha...Bahkan makhluk mitologi yang mengerikan juga ada dan Ragnarok kah...hahaha ! " Gilgamesh berkata dengan aura ilahinya meluap, ia menatap langit dengan matanya yang tajam.


Dirinya benar-benar terkejut dengan suprise yang telah diberikan oleh kakek tua itu(Absolute Divine). Entah akan ada kejutan apa lagi dimasa depan nanti.


"Dan juga...masa laluku serta identitas asliku, meskipun tidak lengkap tapi setidaknya itu dapat menjadi petunjuk...Hah~ ternyata di dunia ini aku memilki seorang ibu dan istri ya." Gumam Gilgamesh dan dirinya merasakan kerinduan didalam dirinya.


Gilgamesh menebak bahwa iblis di depannya ini sudah hidup dimasa kekacauan, atau bisa disebut dimasa terjadinya Great War.


Tapi ada yang aneh dengan itu. "Jika dia sudah hidup selama itu bukankah seharusnya dia mengetahui siapa diriku ?" Tanya Gilgamesh bingung.


[Sepertinya dia hanya mendengar kan ceritanya dari leluhur iblis, dan cerita yang beredar tentang anda. Kemungkinan juga anda lah yang membuatnya seperti itu.]


Gilgamesh tambah bingung dengan penjelasan dari Raphael. "Maksudmu apaan?"


[Kenapa master tidak mencari jawabannya di dalam dimensi Gate Of Babylon? ada sebuah rahasia yang ada di dalam sana.]


"Sebuah misteri kah? ini menarik ! " Kata Gilgamesh tersenyum.


"G-gw pengen mati asw..."


Gilgamesh tersadar jika dirinya masih mencengkeram kepala iblis ini. "Maaf ya...aku terlalu terbawa suasana, sekarang aku akan mengakhiri penderitaan mu Akuma."


Gilgamesh mengambil belati kecil dari dimensi GOB nya lalu ia menusuknya tepat di jantung iblis itu. Dan Gilgamesh dapat melihat bawah arwah iblis itu ingin terlepas dari tubuhnya.


"Dari tadi kek bunuh gw pan tex !" Kata arwah iblis itu sebelum dirinya menghilang dari pandangan Gilgamesh.


Gilgamesh menanggapi perkataan iblis itu dengan mengacungkan jari tengahnya sembari berkata, "Fak You."


•••


[Master anda harus secepatnya kembali, sebentar lagi Yasaka dan Kunou akan siuman dari pingsannya.] Lapor Raphael.


Segera saja Gilgamesh bergegas menuju tempat mereka berada. Terlihat Yasaka dan Kunou sedang jatuh pingsan disana, Gilgamesh menghampiri mereka dan berniat membangunkannya.


"Yasaka...Kunou-chan bangunlah. Keadaan sudah aman sekarang." Kata Gilgamesh.

__ADS_1


"Umghh..." Keduanya menyengrit ketika merasakan tangan Gilgamesh menyentuh pipi mereka dengan lembut.


Yasaka yang sadar duluan langsung menerkam Gilgamesh dan memeluknya dengan kuat, terlihat raut wajah kesedihan diwajahnya."Gil ! apakah kau baik-baik saja, apa ditubuh ada yang terluka ?" Ucap Yasaka dengan panik.


"Hahaha... tenang saja Yasaka, Aku baik baik saja dan tidak terluka sedikitpun." Balas Gilgamesh santai.


Setelah itu Kunou pun bangun dan ia juga melakukan hal yang sama seperti Yasaka. "Onii-chan apa kau tidak apa-apa! kau tahu aku dan ibu sangat khawatir padamu." Ucap Kunou.


Gilgamesh mengelus kepala mereka berdua dengan lembut dan tersenyum. "Aku sudah bilang kan, aku baik-baik saja dan tidak ada perlu yang dikhawatirkan. Lagian Iblis lemah seperti mereka mana bisa membuatku terluka." Gilgamesh berkata dan bangga pada dirinya.


Yasaka dan Kunou tertawa kecil melihat tingkah Gilgamesh yang seperti anak kecil yang ingin mendapatkan pujian.


"Tapi bagaimana bisa kami berdua tertidur di tanah seperti ini? jika tidak salah ingat...waktu itu kepala ku terasa sedikit pusing dan tiba-tiba saja akan pingsan." Ungkap Yasaka bingun dan Kunou menyetujui perkataan ibunya.


"Hmm? mungkin itu hanya perasaan mu saja." Sahut Gilgamesh sedikit gugup.


"Kalau begitu bagaimana jika kita kembali dan beristirahat. Hari ini aku cukup lelah dan ingin tidur...ah mungkin jika bisa aku mengharapkan adanya kehangatan serta helaian lembut." Kata Gilgamesh dan ia tersenyum menggoda kearah Yasaka yang sudah memerah mendengar perkataan nya.


Sementara Kunou ia hanya memiringkan kepalanya bingung tidak mengerti dengan ucapan Gilgamesh. Mungkin Onii-chan lagi ngidam?


Setelah itu ketiganya pun berniat untuk kembali karena hari sudah larut. Tapi Yasaka bersikap manja pada Gilgamesh dengan alasan "Umh Gil, bisakah kamu menggendong ku? kakiku rasanya sedikit keram."


Gilgamesh tersenyum hangat kearah Yasaka dan tidak keberatan dengan permintaan nya, malahan dia senang. "Dengan senang hati Hime." lalu Gilgamesh menggendong Yasaka ala tuan putri.


Kunou hanya bisa cemberut melihat ibunya yang seperti sedang meledeknya itu. 'Aku akan membalasnya ibu !' Batin Kunou.


Mereka pun berjalan kearah pembatas antar dimensi Ghaib dan Manusia. Setelah mereka melewati pembatas itu akhirnya Gilgamesh menyadari sesuatu, "Hee semacam penghalang kah? pantas saja tidak ada Youkai yang menyadari keadaan dunia luar." Gumam kecil Gilgamesh.


Setelah berjalan santai, ketiganya pun tiba di gerbang kediaman tempat para Youkai dan rumah Yasaka.


"Selamat datang kembali Yasaka-sama, Kunou Ojou-sama...lalu Pride-sama." Sambut Youkai yang sedang berjaga dengan ramah.


Mereka bertiga mengangguk membalasnya, lalu melewati gerbang dan segera pergi ke rumah Yasaka.


"Kunou-chan...bisakah kamu pergi duluan? aku ada sedikit urusan dengan ibumu." Kata Gilgamesh sembari tersenyum, Yasaka yang mengerti maksud dari perkataan Gilgamesh hanya bisa memerah dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Kunou yang masih polos pun hanya mengangguk saja dan langsung pergi kedalam kamarnya yang jaraknya cukup dekat dengan kamar Gilgamesh serta Yasaka.


"Baiklah Hime, saatnya kita menyelesaikan urusan kita." Ucap Gilgamesh.


Yasaka hanya mengangguk dengan malu dan menuruti perkataan Gilgamesh.


___________________________________________

__ADS_1



Note : Jangan Lupa Like, Vote,Komen Dan Rating Bintang 5 Nya Supaya Author Makin Rajin Updatenya.


__ADS_2