
Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah Yasaka dan melanjutkan pembicaraan mereka di dalam. Saat ini Gilgamesh, Yasaka, serta Ameterassu memasuki ruangan rapat yang biasa digunakan sebagai tempat berkumpulnya para petinggi.
Kunou sendiri ia lebih memilih pergi bermain diluar, mendengarkan pembicaraan orang dewasa seperti mereka sangatlah membosankan Menurut nya.
Di dalam ruang rapat, mereka sedikit berbincang untuk saling mengenal sebelum ingin membahas topik penting mengapa Ameterassu datang berkunjung ke Kyoto.
Disaat sedang berbincang, Ameterassu teringat akan sesuatu yang membuatnya penasaran.
Ameterassu menatap tajam Gilgamesh dan bertanya padanya. "Gilgamesh-dono, bisakah anda jelaskan mengapa diri anda terdapat unsur ilahi yang begitu suci bahkan aku merasakan bahwa ilahi itu sendiri ebih kuat dari beberapa Fraksi Dewa yang pernah aku lihat."
'Hee wanita ini cukup berbahaya, apakah karena dia seorang dewa? tidak, apa mungkin semua dewa juga sama? ' Pikir Gilgamesh.
"Yah soal itu, ada beberapa alasan. Tidak mungkin bahwa aku akan menceritakannya padamu kan." Gilgamesh berkata dengan santai.
"Hooh kenapa begitu? " Tanya Ameterassu lagi.
"Hah, apakah kau bodoh? " Kata Gilgamesh sinis.
"Tu-tunggu b-bodoh!? " Muka Ameterassu memerah marah karena dibilang bodoh oleh Gilgamesh.
"Mana mungkin aku akan menceritakan kekuatanku pada orang asing, lagipula hanya orang bodoh yang mengungkapkan kekuatannya. Entah aku mendapatkan atau memang mempunyai energi ilahi itu dari mana itu bukan urusanmu dan kau tidak berhak untuk mengetahuinya." Kata Gilgamesh santai tapi juga tegas.
"Kamu ! berani menolak perintah dewa sepertiku, padahal kau hanyalah seorang manusia." Ucap Ameterassu dingin, ia merasa sedikit tidak senang dengan perkataan Gilgamesh yang seolah meremehkan keberadaan dewa.
Keadaan ruangan saat ini terasa menegangkan dan juga penuh dengan tekanan. Bagaimana tidak, saat ini Ameterassu mengeluarkan aura dewa nya untuk menekan Gilgamesh dan memberikannya intimidasi.
"Dewa memang seperti itu ya, mereka suka berbuat seenaknya sesuai kehendak mereka sendiri. Tapi maaf ya nona, kali ini kau telah berhadapan dengan orang yang salah." Balas Gilgamesh dingin dan ia mengeluarkan aura ilahi yang bahkan lebih besar dari aura milik Ameterassu.
Tapi tidak sampai menghancurkan keadaan sekeliling nya karena ia mengontrolnya dengan baik.
Raphael yang sudah menebak ini akan terjadi, segera ia memasang semacam penghalang tak kasat mata untuk melindungi Yasaka yang notabenya sedikit lebih lemah dari mereka berdua.
"Sudah cukup hentikan kalian berdua !" Yasaka berteriak marah.
Dan ajaibnya mereka segera menghilangkan aura mereka ketika melihat Yasaka yang menatap keduanya dengan tatapan tajam dan marah.
"Kalian terlalu berlebihan hanya karena masalah sepele seperti itu. Ameterassu juga salah, seharusnya kau juga tidak berhak untuk mengetahui rahasia yang dimiliki oleh Gil." Ceramah Yasaka.
__ADS_1
"Hmph ! dia juga salah, padahal dia hanya kebetulan mempunyai keilahian sedikit besar dariku tapi dia terlalu sombong." Ucap Ameterassu kesal pada Yasaka yang lebih memihak Gilgamesh.
'Heh! kebetulan dengkulmu.' Batin Gilgamesh.
"Aku seperti itu juga karena aku memang mempunyai bukti nyata untuk menyombongkannya." Kata Gilgamesh tidak mau kalah.
Ameterassu hanya mendengus kesal dan membuang mukanya kearah lain, kesan pertamanya pada Gilgamesh adalah menjengkelkan dan juga buruk.
"Hah....kalian berdua seperti anak kecil saja. Yah anggap saja ini adalah bentuk awal pertemanan kalian meskipun kesannya tidak terlalu bagus." Ucap Yasaka.
"Untukmu Ameterassu, sebenarnya Gilgamesh itu adalah sosok orang yang dijuluki 'Pride' oleh beberapa Fraksi besar." Kata Yasaka.
BOOOMMM!!
Bagaikan ditimpa biji pisang, Ameterassu memblablak tidak percaya dengan perkataan Yasaka barusan. "Y-yasaka, kau tidak be-bercanda kan? tidak mungkin pirang sombong ini adalah si Pride itu."
"Kau barusan mengatakan kodeku loh Ameterassu-chan." Ujar Gilgamesh tersenyum senang dengan ekspresi Ameterassu.
"Sombong?...Pride? t-tidak mungkin, kau adalah orangnya! " Teriak Ameterassu terkejut.
"Benar aku adalah si Pride itu, sekarang kau telah mengetehui identitasku yang hebat ini." Kata Gilgamesh sambil membusungkan dadanya.
"J-jadi kau adalah orang yang dirumorkan oleh beberapa Fraksi itu, terutama Fraksi Demon, Malaikat jatuh dan Malaikat suci." Tanya Ameterassu.
Gilgamesh hanya mengangguk sebagai jawaban dan ia merasa bangga pada dirinya karena terkenal.
•••
Kembali ke Topik.
"Lalu Ameterassu, kenapa kau mengunjungi Kyoto. Alasanmu datang kemari bukan hanya karena ingin bertemu denganku bukan ? pasti ada sesuatu yang membuatmu kemari." Lanjut Yasaka.
"Aku hampir melupakannya, alasanku datang kemari karena ingin membahas tentang pergerakan yang dilakukan oleh Fraksi iblis." Kata Ameterassu dengan wajah serius.
Yasaka yang mendengarnya langsung mengubah ekspresi wajahnya menjadi serius, "Apa itu? "
'Hmm? pergerakan Fraksi Iblis? sepertinya masalah ini cukup serius, lebih baik aku diam dan mendengarkannya.' Kata Gilgamesh dalam hati.
__ADS_1
"Akhir-akhir ini Fraksi iblis sudah mulai memasuki wilayah yang berada didalam pengawasanku seperti kota Kuoh, Kyoto, Osaka, Hsiroshima, dan Nagasaki."
"Untuk kota Kuoh, kota itu telah diambil oleh kaluarga bangsawan Gremory dan Sitri sebagai pengawas dunia manusia. Meskipun berat untuk mengizinkan mereka memasuki wilayah yang berada di pengawasanku tapi aku ingin menghindari konflik pada Fraksi biadab seperti mereka." Kata Ameterassu dan terlihat kebencian di nada bicaranya.
"Sepertinya mereka merencanakan sesuatu yang buruk dengan membuat kekacauan di dunia manusia, entah dugaanku benar atau tidak sebaiknya mulai sekarang kita harus meningkatkan kewaspadaan. Hah... semenjak posisi empat maou itu, dunia menjadi kacau akibatnya." Lanjut Ameterassu lelah.
Yasaka sedikit terkejut mendengar penjelasan dari Ameterassu, ini menjawab kenapa kemarin ada iblis yang menyerangnya. "Ameterassu, ada yang ingin kuberitahu padamu. Sebenarnya, kemarin terjadi penyerangan di kuil utama Shinto yang dilakukan oleh para iblis dunia bawah, dan aku, Gilgamesh serta Kunou adalah korban dari tindakan mereka. Lalu tujuan mereka adalah menangkapku, tapi aku juga tidak tahu alasan mereka ingin menangkapku." Kata Yasaka dan Ameterassu ia merasa seperti ditimpa bom ketika mendengarnya.
'Tentu saja untuk bahan penelitian si Homura Danzo itu. Aku ingin mengatakan seperti itu tapi mereka nanti akan curiga aku dapat informasi ini darimana, tidak mungkin menjawabnya dari Raphael kan. ' Batin Gilgamesh.
Ameterassu bangkit dari duduknya dan menghampiri Yasaka dengan tergesa-gesa. "Yasaka, kamu tidak apa-apa? Apakah mereka menyakitimu? atau kah masih ada bagian tubuhmu yang sakit? Iblis biadab itu beraninya berbuat sesuatu yang buruk padamu !" Ucap Ameterassu membombardir pertanyaan pada Yasaka.
"Y-ya... aku baik-baik saja kok, kamu tidak perlu khawatir karena ada Gilgamesh yang melindungiku dan kunou." Kata Yasaka.
"Apakah kamu yakin? " Tanya Ameterassu, lalu ia melirik Gilgamesh yang sedang duduk tidak jauh dari tempatnya dan berkata, "Meskipun kau menjengkelkan tapi aku mengucapkan terimakasih dengan tulus karena telah melindungi Yasaka dan Kunou."
"Kau tidak perlu berterimakasih padaku, lagipula itu adalah kewajibanku sebagai pendamping hidupnya." Sahut Gilgamesh bangga.
"Tch...ntah kenapa aku kesal mendengarnya." Gumam Ameterassu kecil.
"Jadi bisakah kita mulai membahas hal yang penting sekarang." Kata Ameterassu.
"Tentu silahkan." Angguk Yasaka dan Gilgamesh bersamaan.
"Pertama, aku ingin tanyakan terlebih dahulu padamu. Gilgamesh, apakah kau mengetehui adanya kejanggalan pada iblis-iblis itu. Karena kau adalah pemburu yang terkenal pasti kau mengetahui sesuatu." Tanyanya.
Gilgamesh diam sejenak lalu berkata, "Ada beberapa bagian yang aneh menurutku selama aku membunuh mereka. Didalam mereka seperti terdapat benda asing yang menjadi alasan kenapa mereka memiliki kekuatan yang cukup kuat."
'Bahkan dulu, ada iblis yang membuatku terpaksa mengeluarkan enkidu.' Kata Gilgamesh dalam hati.
End.
___________________________________________
(A/N : Antara sedih dan senang.)
__ADS_1
Note : Jangan Lupa Like, Vote,Komen Dan Rating Bintang 5 Nya Supaya Author Makin Rajin Updatenya.