
Keesokan paginya dikamar Gilgamesh.
[ Master bangunlah! ]
Suara dari Raphael membuat Gilgamesh bangun dari tidurnya. Perlahan kelopak mata Gilgamesh terbuka memperlihatkan mata merah darah dan pupil naganya.
"Hoamm..selamat pagi Raphael." sapaku.
[ Pagi juga Master ]
Aku bangun dari tempat tidurku dan berjalan kearah jendela, aku membukanya dan keadaan kota sudah mulai terlihat ramai.
Menghirup nafas banyak-banyak menikmati udara segar dipagi hari yang belum tercemar oleh polusi kota.
Jika dipikir-pikir aku belum mandi dari kemarin, aku memutuskan mandi terlebih dahulu untuk menghilangkan bekas keringat dan bau tidak sedap dari tubuhku.
Selesai mandi, aku turun kebawah menuruni tangga untuk bersiap makan. Keadaan rumah sangat sepi dan sunyi. Rumah ini terlalu luas untuk aku sendiri, apakah aku perlu menyewa pembantu? ntahlah akan kupikrkan nanti.
Menuju kedapur, aku membuka kulkas dan masih ada beberapa daging dan sayuran untuk kedepannya, jadi aku tidak perlu khawatir untuk sekarang.
Beruntung dikehidupanku di dunia sebelumnya aku memiliki bakat masak. Meskipun tidak terlalu ahli tapi setidaknya aku memiliki keyakinan masakanku masih enak untuk dimakan.
Membutuhkan waktu 30 menit untuk aku memasak makanan. Aku mulai menyantapnya dengan lahap, jujur saja masakan sendiri itu lebih enak daripada masakan orang lain. Kecuali masakan emak, paling the best pokoknya.
Selesai makan, aku duduk disofa sambil memikirkan apa yang harus kulakukan sekarang. Jujur saja aku cukup bingung.
[ Mengapa master tidak melatih mengontrol kekuatan master? ]
Suara Raphael membuyarkan pikiran ku. Sial! kenapa aku tidak memikirkan hal spele seperti itu.
"Raphael-chan tolong atur jadwal untuk aku latihan." ucap Gilgamesh.
[ Laksanakan master, untuk beberapa bulan kedepan sebaiknya master melatih kekuatan tubuh master terlebih dahulu.]
"Baik Raphael-sensei!"
Gilgamesh mengangguk lalu mulai mengikuti instruksi dari senseinya. Lalu Gilgamesh disuruh berlari keliling kota sejauh 15 km.
Awalnya Gilgamesh keberatan, dengan alasan tubuhnya yang masih kecil. Tapi itu semua tidak berlaku untuk Raphel-sensei yang tegas.
"Entah kenapa aku mulai menyesal meminta bantuanmu." Gumam kecil Gilgamesh.
[ Apakah master mengatakan sesuatu? ]
"Tidak, mungkin kau salah dengar." ucap Gilgamesh.
Sebelum pergi latihan, Gilgamesh terlebih dahulu mengganti pakaiannya menjadi setelan olahraga.
Selesai dengan persiapannya, Gilgamesh mulai latihan dengan semangat. Karena keadaan kota masih pagi jadi belum terlalu ramai, Gilgamesh berlari keliling kota dan sesekali istirahat sejenak menghilangkan penat.
Hari demi hari terus berlanjut, Gilgamesh masih terus melanjutkan latihannya dibawah bimbingan Raphael-sensei. Sudah banyak macam-macam latihan yang ia lakukan seperti pus up, sit up, menarik batu yang ukurannya lebih besar 4x lipat dari tubuhnya.
Raphael hanya mengatakan itu harus dilakukan untuk melampaui batasan Gilgamesh.
Tidak jarang Irina datang kerumahnya sekedar bermain atau melihatku berlatih. Bahkan ia juga sering membawakan makanan untukku.
Gilgamesh juga mempunyai hubungan baik dengan ayah dan ibu irina shidou. Tidak jarang Gilgamesh menginap dirumah irina hanya sekedar bermain bersama Irina.
__ADS_1
Tiga bulan berlalu dengan cepat, kekuatan Gilgamesh juga sudah jauh meningkat dari sebelumnya.
Tanpa bantuan dari skilnya, Gilgamesh memiliki keyakinan dapat mengalahkan iblis kelas super dengan bermodalkan kekuatan fisiknya dan tidak menggunakan keterampilan nya.
Itu karena ia telah membuka dua ratus tanda naga Emperor Dragon Azure, yang mana meningkatkan kekuatan fisiknya dengan drastis.
Dan tiga bulan ini juga merupakan pertemuan terakhir dengan irina shidou, karena irina dan keluarganya akan berangkat keluar negeri.
Awalnya Gilgamesh ingin diajak mengingat bahwa ia hidup sendirian, tapi Gilgamesh menolaknya dengan halus dan beralasan masih ingin tetap tinggal disini karena peninggalan rumah orang tuanya.
Orang tua irini memahami hal itu dan tidak memaksanya. Tapi yang menjadi masalahnya adalah...
"Hiks..Hikss.. " Tampak Irina sedang menangis dibawah pelukan Gilgamesh seolah tidak ingin berpisah darinya.
Gilga sendiri, ia hanya berusaha untuk menenangkan Irina dan mencoba melespaskan pelukannya. Tapi justru itu malah membuat Irina mempererat pelukannya.
Dan Gilgamesh hanya bisa pasrah, bahkan orang tua Irina sudah menyerah dan hanya bisa mengerahkannya pada Gilgamesh.
"Nee Irina-chan, tatap wajahku." ucap Gilgamesh.
Lalu Irina mendongakkan kepalanya menatap wajah Gilgamesh. Gilgamesh mengusap kelopak mata Irina yang masih terus menangis.
"Kau tidak boleh seperti ini Irina, kasihan ibu dan ayahmu. Masih banyak waktu untuk kita bisa bertemu, kita bisa mengirim surat untuk saling memberi kabar." ujar Gilgamesh.
Lalu Gilgamesh mengeluarkan sebuah kalung berwarma putih berbentuk bulan sabit kepada irina. Kemudian Gilgamesh memasangkannya dileher irina.
"I-ini.. " Irina tampak terkejut melihat kalung yang diberikan oleh Gilgamesh.
"Itu hadiah perpisahan dariku. Aku harap kau menjaganya untukku." kata Gilgamesh.
"Aku senang mendengarnya." ucap Gilgamesh tersenyum.
Secara tiba-tiba Irina menjijitkan kakinya, mendekatkan wajahnya pada Gilgamesh lalu mencium pipinya.
"Itu hadiah dariku!" ungkap Irina, lalu ia langsung berlari kearah mobil kedua orang tuanya yang sudah menunggu.
Gilgamesh tertegun sejenak tapi langsung tersenyum tipis. "Dasar gadis nakal."
Dari jendela mobil, ayah Irina berkata."Nak Gilgamesh, terima kasih sudah membujuk Irina. "
Gilgamesh hanya menanggapinya dengan santai, "Bukan masalah besar paman."
Ayah Irina tersenyum, lalu mereka pun pergi kebandara.
•••
Dikamarnya, Gilgamesh merebahkan dirinya.
"Raphael, tolong perlihatkan statusku." kata Gilgamesh.
[ Baik Master ]
...Nama : Gilgamesh...
...Age : 6 tahun...
...Gender : Pria sejati...
__ADS_1
...Title : Raja Pahlawan.The Lord Of Protagonis Isekai....
...Skil : Omniverse God Manas Raphael, Gate Of Babylon, All Noble Phantsm, Gate Of Darkenes(Terkunci), Though Accelaretion....
...Keterampilan : Pemahaman Instant...
...Ras : Setengah Dewa...
...Element : Ilahi...
...Bloodline : Emperor Dragon Azure (255/999)...
...Tipe tubuh : Absorbent body...
...Kekuatan : Iblis kelas Tertinggi (Segel : Dewa super kuat)...
...Alter ego : terkunci(Dewa Naga)...
•••
"Kekuatanku sudah meningkat semenjak terakhir kali aku melihatnya, dengan begini aku memiliki keyakinan untuk bertarung dimasa depan nanti." ucap Gilgamesh.
"Raphael-chan, tolong carikan keberadaan iblis liar di tempat ini." ucapku, aku ingin mencoba sudah sejauh mana kekuatanku.
[ Baik Master ]
"Oh iya Raphael, dengan kekuatanku yang sekarang. Berapa banyak gerbang babylon yang dapa aku buka? " tanya Gilgamesh.
[ Jawab : Sekitar 50 gerbang Babylon yang dapat anda buka untuk sekarang. Jika anda sudah sepenuhnya dapat mengontrol Gate Of Babylon, anda dapat membuka gerbang Babylon sampai tidak terbatas. ]
"Cukup banyak untuk kekuatanku yang sekarang. Apakah harta di Gate Of Babylon jumlahnya tidak terbatas? "
[ Anda benar master, meskipun harta didalam tidak terbatas itu hanyalah masalah sepele. Dengan keterampilan saya sebagai manas tertinggi, saya dapat membuatnya menjadi tidak terbatas. ]
Suara Raphael seperti sedang membanggakan dirinya sendiri.
"B-begitu, yah kau memang hebat Raphael-chan. " Puji Gilgamesh.
[ Keberadaan 2 iblis liar telah berhasil saya deteksi master. ]
"Oh akhirnya! berada dimana mereka sekarang? " tanya Gilgamesh semangat.
[ Hanya berjarak dua kilo meter dari rumah master. ]
Gilgamesh mengubah penampilannya, ia memakai Hodie polos berwarna putih, memperlihatkan bentuh tubuhnya yang mungil dihiasi pola garis berwarna merah, lalu Gilgamesh memakai kalung khas zaman kuno dan celana pendek selutut.
"Tandai mereka, dan langsung kirim aku kesana!" ucapnya dengan semangat.
[ Laksanakan Master ]
___________________________________________
Note : Jangan Lupa Like, Vote,Komen Dan Rating Bintang 5 Nya Supaya Author Makin Rajin Updatenya.
__ADS_1