REINCARNATION IN DXD UNIVERSE X CROSSOVER

REINCARNATION IN DXD UNIVERSE X CROSSOVER
BAB 5


__ADS_3

Gilgamesh berteleport kesebuah tempat gudang penyimpanan yang sudah terbengkalai. Keadaan tampak sunyi karena tempat ini sudah lama di tinggalkan akbiat banyaknya kasus pembunuhan yang masih menjadi misteri.


Jadi tidak banyak orang yang melewati tempat ini.


Meskipun keadaan yang begitu sunyi seperti tidak ada kejanggalan, Gilgamesh dapat merasakan kehadiran Iblis Liar yang berada di dalam gudang.


Menyembunyikan hawa keberadaannya, Perlahan Gilgamesh memasuki gudang. Di dalam gudang tampak begitu tidak terlalu terang, hanya cahaya bulan saja yang menjadi penerang.


Meskipun gelap, Gilgamesh masih dapat melihatnya dengan begitu jelas. Terdapat dua Iblis liar yang sedang memakan sesuatu yang sepertinya tubuh Manusia.


Sibuk dengan urusannya sendiri, kedua iblis liar itu masih tidak menyadari keberadaan sosok Gilgamesh yang mendekat.


"Khe.. khe.. Tubuh manusia memang yang terbaik. Darah dan dagingnya begitu nikmat!" ucap salah satu iblis liar (1) kepada temannya.


"Kau benar.. terakhir kali aku memakan manusia setelah membunuh majikanku." balas iblis liar (2).


Mereka masih memakan mayat manusia itu dengan lahap dan tidak menyadari bahwa nyawa mereka sedang terancam.


"Sepertinya kalian begitu menikmatinya yah.. Bahkan sampai tidak menyadari keberadaan ku."


Kedua iblis itu yang sedang asik memakan mangsanya berhenti ketika mendengar sebuah suara di belakang mereka.


"Hahh! siapa itu.. " salah satu iblis liar berbentuk menyerupai manusia berkulit hitam dengan sebuah tanduk di kepalanya serta sepasang sayap seperti kelelawar, menoleh kearah belakang dan melihat siluet mata merah menyala di gelapnya malam.


"S-siapa kau!" entah kenapa melihat siluet itu membuat iblis liar (2) merinding.


"Heh! hanya seorang manusia, Khe.. khe.. tidak kusangka tidak akan perlu repot-repot lagi mencari mangsa karena mangsanya datang sendiri." ucap Iblis liar (1) yang tidak menyadari bahwa malaikat maut sudah bersiap mencabut nyawanya.


Iblis liar (1) menatap remeh sosok Gilgamesh di depannya, ia hanya menganggap bahwa dia hanya seorang manusia kecil yang sedang tersesat.


Berbeda dengan Iblis liar (2) yang sudah merasakan firasat buruk ketika melihat siluet didepannya, dan ia mulai waspada pada sosok didepannya.


"Sepertinya hanya temanmu saja yang menggunakan otak dan instingnya. Sedangkan kau? haha, kau hanyalah iblis amatiran." kata Gilgamesh, lalu ia membuka satu gerbang babelnya dan mengeluarkan sebuah belati.


"Kalian iblis kelas menengah kan? kebetulan saat ini aku sedang menguji kekuatanku, dan juga ini adalah pertarungan pertamaku. Jadi mohon bimbingannya." Gilgamesh menyeringai lebar menatap iblis didepannya.


"Cih, kau hanyalah seorang manusia rendahan, beraninya kau menantangku!" ucap iblis (1). Lalu ia berlari kearah Gilgamesh berniat memukulnya.


"T-tunggu! jangan gegabah. Dia bukanlah sosok yang bisa kau anggap remeh." kata iblis (2) memperingati, tetapi sepertinya tidak didengar oleh iblis (1).


Memisahkan jarak hanya 3 meter dengan Gilhamesh, iblis (1) melompat dan melayangkan tinjunya.


Dengan mudah Gilgamesh menghindari pukulan itu.


*Boommm!

__ADS_1


Retakan tampak terlihat ketika pukulan iblis (1) meleset dan mengenai lantai.


Tidak ingin memberi kesempatan kepada musuhnya, Gilgamesh memutar tubuhnya dan sebuah tendangan mengenai wajah iblis (1) sampai ia terpental cukup jauh.


*Akhkhh!


Iblis (1) meringis kesakitan ketika tendangan kecil dari Gilgamesh mengenai wajahnya dan membuat wajahnya hancur setengahnya.


"Cih! sudah kubilang bukan, untuk tidak bertindak gegabah." kata iblis (2) ketika melihat temannya terpental dengan mudah oleh tubuh kecil Gilgamesh.


"Kau tidak membantunya? " tanya Gilgamesh pada iblis (2).


"Aku cukup sadar diri dengan kekuatanku yang lebih lemah darimu." jawab iblis (2).


"Hee begitukah? saat ini suasana hatiku dalam kondisi baik. Jadi aku memberikanmu kesempatan untuk melarikan diri dalam hitungan 10 detik." kata Gilgamesh sambil tersenyum licik, tapi karena gelapnya ruangan tidak ada yang melihat senyuman itu.


Tidak menaruh rasa curiga pada sosok didepannya, iblis (2) mengeluarkan sayapnya dan berniat pergi melarikan diri meninggalkan temannya.


"Hoi sialan! kau tidak berniat melarikan diri kan! " kata iblis (1).


"Maaf kawan, aku lebih menyayangi nyawaku" ucap iblis (2) beriap terbang.


"Dasar pengecut!!" umpat Iblis (1) kesal.


"...1..." suara Gilgamesh mulai menghitung.


"...2..."


"...3..."


"10!"


"Hehe,dasar bodoh!" Gilgamesh menyeringai lebar, membuka 5 gerbang babel dan melesatkan pedang pada iblis (2) yang sudah berada di ketinggian langit.


Jlebb!


Jlebb!


Lima pedang tajam yang sudah tercampur oleh element ilahi menancap pada tubuh iblis (2), "K-kau m-embunuhku?" itulah kata terakhir sebelum dirinya melebur menjadi abu akibat efek dari element ilahi.


"Yah... tidak kusangka bahwa dia akan mempercayai seorang musuh." ucap Gilgamesh dengan santai.


Iblis (1) tidak tinggal diam, setelah lukanya sembuh sepenuhnya. Memanfaatkan Gilgamesh yang sedang teralihkan, ia menggunakan serangan sihirnya untuk menyerang Gilgamesh.


"Terima ini! Devil's hellfire!"

__ADS_1


Sebuah bola api merah pekat yang cukup besar melesat kearah Gilgamesh yang tidak bergeming.


[ Uriel Lord Of Vows ]


Tepat sebelum serangan itu mengenai Gilgamesh, Tercipta penghalang berlapis yang melindunginya.


Gilgamesh tersenyum, "Terimakasih Raphael" Dalam pikirannya Gilgamesh berterimakasih kepada Raphael karena sudah melindunginya, meskipun serangan iblis itu tidak dapat melukainya.


[ Sudah kewajiban saya untuk melindungi master ] ucap Raphael dalam diri Gilgamesh.


Gilgamesh menanggapinya dengan sebuah senyuman tulus.


•••


[ Uriel Lord Of Vows ]


Deskripsi : Uriel sendiri merupakan skill pertahanan sekaligus penyegel yang paling tangguh. Dengan kemampuan tersebut, Raphael mampu menciptakan tembok penghalang dan juga penjara multi lapis yang tak akan membiarkan musuh kabur.


Selain itu, Uriel juga memungkinkan Raphael memanipulasi ruang sehingga ia bisa mengendalikan koordinat letak segala sesuatu yang berada di dalam kurungannya.


•••


"T-tidak mungkin! bagaimana kau masih hidup setelah menerima seluruh kekuatan penuhku!" ucap Iblis (1) dengan seluruh tubuhnya gemetar dan menatap Gilgamesh dengan penuh ketakutan.


"Hah? serangan seperti itu kau bilang kekuatan penuhmu? bukankah itu terlalu lemah, sebagai hadiah perpisahan aku akan memberikan kematian yang tidak menyakitkan untukmu." kata Gilgamesh lalu ia melempar belati yang ada di tangannya dengan kuat.


Jlebb!


Belati itu menusuk tepat berada dikepala iblis itu bahkan ia tidak sempat beraksi dan perlahan tubuhnya menjadi abu.


Gilgamesh meregangkan tubuhnya yang pegal lalu berkata, "Buruan kali ini cukup sampai disini saja, aku juga sudah mengantuk." lalu tubuhnya melebur menjadi serpihan cahaya.


Setibanya di dalam kamar, langsung saja Gilgamesh merebahkan tubuhnya dikasur.


"Oh iya Raphael-chan, kapan time-line terjadinya penculikan klan Nekoshuko? " tanya Gilgamesh kepada Raphael.


[ Jawab : 2 minggu dari sekarang. ]


"Lumayan lama, kalau begitu akan ku gunakan waktu itu untuk memburu iblis liar sebelum menyelamatkan koneko dan kuroka." kata Gilgamesh, lalu ia tertidur pulas.


•••


[ Bab selanjutnya : Menyelamatkan Klan nekoshuko ]


___________________________________________

__ADS_1


Note : Jangan Lupa Like, Vote,Komen Dan Rating Bintang 5 Nya Supaya Author Makin Rajin Updatenya.



__ADS_2