
___________________________________________
...•KEKUATAN DUNIA DXD•...
Kelas Rendah -
• Iblis kelas rendah
• Malaikat dua sayap
• Malaikat jatuh dua sayap
(Raynare, Miltet, Kalawarner)
•••
Kelas Menengah -
• Iblis Kelas Menengah
• Malaikat Empat Sayap
• Malaikat Jatuh Empat Sayap
•••
Kelas Tinggi -
• Iblis Kelas Tinggi
(Rias, Sona, Riser)
• Naga (Hampir semua ras Naga adalah kelas tinggi dan seterusnya, sangat jarang ada naga kelas rendah atau menengah. Kecuali kalau baru lahir)
• Malaikat Enam Sayap
• Malaikat Jatuh Enam Sayap
•••
Kelas Tertinggi -
• Iblis Kelas Tertinggi
(Kuroka, Sairog, Top 10 Rating Game)
• Malaikat Delapan Sayap
• Malaikat Jatuh Delapan Sayap
•••
Kelas Satan/Seraph -
• Iblis Kelas Satan
(Sarafall, Grayfia, Falbium)
• Malaikat Sepuluh Sayap/Seraph
(Gabriel, Uriel, Raphael, Michael, Dll)
• Malaikat Jatuh Sepuluh Sayap
(Azazel, Kokabiel, Baraqiel Dll)
• Dewa Normal
•••
Kelas Super -
• Iblis Kelas Super
(Gilgamesh, Sirzech, Ajuka)
• Raja Naga
(Yu Long, Tiamat, Vritra Dll)
• Dewa Kuat
(Odin, Thor, Lugh, Hades, Ameterassu? Susano'o? Dll)
•••
Kelas Surgawi -
• Naga Surgawi
(Draig, Albion, Crom Cruch)
• Dewa Super Kuat
(Shiva, God Of Bible, Indra, Wisnu, Brahma, Krisna?, Kaisar Giok, Dll)
__ADS_1
•••
Kelas Apocalypse/Dragond God, Beats God, Kehancuran -
• Dragond God
(Gread Red, Ophis) Perwujudan dari Dewa Mimpi dan Dewa Kekacauan.
• Apocalypse Beast
(Trihexa) Perwujudan Dari Hewan Bencana, Kehancuran dan Malapetaka.
•••
Author Note : Sekian untuk kekuatan di dunia DXD Universe ini.
___________________________________________
Keesokan harinya.
Seperti hari biasanya, Gilgamesh hanya melakukan latihan mengontrol kekuatannya dan latihan fisik untuk memperkuat tubuhnya dan membuka lebih banyak tanda naga.
Saat ini Gilgamesh dapat lebih leluasa untuk mengontrol kekuatannya bahkan hampir sempurna. Gilgamesh juga dapat membuka lebih dari puluhan ribu Gate Of Babylon di waktu yang bersamaan.
Raphael pernah mengatakan, Jika Gilgamesh dapat membuka seluruh tanda naga Emperor Dragon Azure, ia dapat merubah tubuhnya menjadi naga kolosal yang hampir menyamai Gread Red atau mungkin melebihinya.
Mengetahui nya, Tentu membuat Gilgamesh bersemangat untuk segera membuka seluruhnya tanda naga. Menurut perkiraan Raphael, membutuhkan beberapa tahun jika Gilgamesh fokus untuk meningkatkan fisiknya.
Metode yang lebih cepat ialah dengan melawan musuh yang sama kuatnya atau lebih dengan murni memakai kekuatan fisik.
Satu minggu berlalu Gilgamesh masih terus berlatih dan tak jarang ia memburu iblis liar di malam hari sekedar menguji kekuatannya.
Karena bosan kerjaannya cuman berlatih dan memburu iblis liar, Saat ini Gilgamesh pergi keliling kota untuk healing dan liburan.
Cukup lama berkeliling, Gilgamesh berniat untuk mengunjungi sebuah kuil dikota Kuoh. Berada lumayan jauh dari pusat kota, letak kuil berada di dekat hutan.
Gilgamesh menaiki tangga kuil yang lumayan tinggi, keadaan kuil tampak menenangkan dan udara yang sejuk membuat Gilgamesh merasakan ketenangan.
Pandangan Gilgamesh teralihkan pada seorang gadis berpakain miko, tampak sedang menyapu halaman.
Melihat itu, tanpa sadar Gilgamesh tersenyum tipis, "Akeno kah?" gumam Gilgamesh melihat gadis yang mungkin seumuran dengannya.
•••
Aku menghampiri Akeno yang sedang sibuk menyapu halaman kuil. Akeno memiliki ciri-ciri rambut ungu kehitaman diikat kuncir kuda, lalu bola matanya yang berwarna ungu, memakai pakaian miko.
"Hei, apakah kau penjaga kuil ini? " tanyaku kepada Akeno.
Mendengar ada yang memanggilnya, Akeno menoleh dan melihat seorang anak laki-laki berambut emas, mata merah seperti darah dan pupil matanya yang seperti naga.
Melihatnya Gilgamesh terkekeh pelan, "Aku ingin berdoa, apakah kau bisa mengantarkanku ketempatnya?"
"Tentu saja, aku akan mengantarkanmu." balas Akeno sambil tersenyum.
Lalu Akeno menunjukkan jalannya kepada Gilgamesh ketempat kuil berada.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk tiba di area kuil tempat berdoa, Tidak jauh dari tempat kuil terdapat sebuah rumah, dan tampak wanita yang sangat mirip seperti Akeno, hanya saja terlihat lebih dewasa dan yahh...You Know lah.
Tidak perlu berpikir lama untuk Aku mengetahui identitas wanita itu yang adalah Shuri Himejima, Ibu dari Akeno.
"Ara~ Jarang sekali ada anak kecil sepertimu berkunjung kesebuah kuil." Suara ala-ala Milf terdengar dari Shuri ketika melihat Akeno datang dengan seseorang.
"Halo bibi, perkenalkan namaku Gilgamesh. aku berniat datang kesini untuk berdoa." ucap Gilgamesh.
"Ara~ Begitukah? Namaku Shuri Himejima dan gadis didepanmu adalah anakku Akeno Himejima." kata Shuri kepada Gilgamesh.
"Salam kenal, Bibi Shuri dan Akeno-chan." kata Gilgamesh sambil tersenyum polos.
Akeno yang mendengar panggilan dari Gilgamesh membuat pipinya memerah karena malu.
"S-salam kenal juga Gilgamesh-kun." ucap Akeno sambil tersenyum, mencoba untuk bersikap tenang menutupi rasa malunya.
"Wajahmu memerah, Apakah kamu sakit?" tanya Gilgamesh lalu ia menempelkan tangannya pada dahi akeno.
Wajah Akeno bertambah merah dengan perilaku Gilgamesh terhadapnya, "T-tidak, aku tidak apa-apa! " Akeno menundukkan kepalanya.
Dalam hati Gilgamesh, 'Hahah..Akeno kecil ternyata sangat imut, sampai membuatku ingin terus menggodanya.'
"Fufufu~...Gilga-kun kau membuat Akeno hampir pingsan loh~" ucap Shuri terkekeh pada dua anak didepannya.
Gilgamesh hanya memiringkan kepalanya dengan polos tidak mengerti apa maksud Shuri.
Author : Cih! pura-pura polos, dasar NT kadang².
•••
Mengabaikan perkataan ibunya yang malah membuatnya bertambah malu, Akeno segera menarik tangan Gilgamesh mengantarkannya ke kuil.
Shuri terkekeh pelan melihat tingkah Akeno, "Fufufu~ Sepertinya Akeno akan mendapatkan teman baru...dan kelihatannya Akeno merasa tertarik dengan anak itu." Gumam Shuri.
Sementara disisi Gilgamesh, ia hanya tersenyum dalam hati, 'Nice try author! '
Mulai hari itu, Gilgamesh menjadi sering berkunjung untuk bermain dengan Akeno dan sesekali ia akan menggodanya. Ekspresi dari Akeno membuat seorang Gilgamesh tertarik dengannya.
Tidak jarang juga Gilgamesh sedikit menggoda Shuri dengan tingkah polosnya. Seperti pepatah mengatakan "Kalau bisa dua kenapa hars satu" itulah prinsip dari hidup Gilhamesh saat ini.
__ADS_1
Dan begitulah kisah awal tanda-tanda tumbuhnya benih cinta berada. Persetan dengan plot, dengan bantuan kekuatan dari seorang Author yang hebat itu semua mudah dilakukan.
•••
Beberapa waktu sebelum kehancuran klan Nekoshuko, Gilgamesh pergi ke Fraksi Youkai bagian timur dengan bantuan Raphael.
Berteleport kesebuah pemukiman kecil, Sebuah desa tempat tinggal klan Nekoshuko berada.
Keadaan desa lumayan kacau, banyak rumah sudah hancur serta beberapa bagian tidak layak untuk dihuni.
"Apakah aku datang terlambat? " Gumam Gilgamesh.
Lebih masuk lebih jauh kedalam desa, Barulah terlihat beberapa nekomata berada. Nekomata yang melihat sosok Gilgamesh sedikit ketakutan dan langsung menjaga jarak.
"Apakah wajahku semenakutkan itu? padalah aku cukup percaya diri dengan wajah tampan ku." batin Gilgamesh narsis.
"Raphael kau mengetahui sesuatu? "
[ Sepertinya belum lama kedatangan master, mereka didatangi oleh beberapa iblis klan neberius. Dan mereka melakukan penyerangan pada klan Nekoshuko dan menculik mereka. ]
Gilgamesh sedikit terkejut mendengar itu, "Kenapa kau tidak memberitahuku? "
[ Penyerangan terjadi saat Anda dan Akeno sedang mandi bersama, jadi saya tidak memberitahunya takut Anda akan marah pada saya. ]
"E-ehh.. B-begitu ahaha." Gilgamesh menggarukkan kepalanya dan tersenyum canggung.
"Siapa kau! apa yang kau lakukan disini. Apakah kau salah satu dari mereka! "
Sebuah suara wanita terdengar dari depan Gilgamesh, Wanita itu memiliki telinga seperti kucing berwarna kuning dan memakai pakaian kimono. Wanita neko itu menatap waspada kepada Gilgamesh.
"Ah.. apakah yang kau maksud adalah aku? sepertinya ada kesalah pahaman di sini." kata Gilgamesh.
"Lalu siapa kau? " tanya wanita neko itu menatap tajam kearah Gilgamesh.
"Pertama biar kuperkenalkan diriku, Namaku adalah Gilgamesh. Dan kedatanganku kemari untuk menyelamatkan klan kalian dari pemburuan klan neberius." ucap Gilgamesh, lalu ia mengeluarkan demon-lord haki untuk sedikit menunjukkan kekuatannya.
Tertekan oleh aura yang dikeluarkan oleh Gilgamesh, beberapa nekomata yang ada di dekatnya merasakan sesak nafas dan intimidasi yang kuat.
'K-kuat! siapa anak ini.' batin wanita itu dengan kaki yang gemetar.
Gilgamesh manarik kembali auranya karena sepertinya dia sedikit kelebihan mengeluarkannya, ayolah padahal ia hanya mengeluarkan 5% saja.
"N-namaku adalah Nana, a-aku salah satu tetua klan nekomata." ucap Nana dengan sedikit takut.
'Nana? entah kenapa namanya mengingatkanku kepada game Legenda seluler.' batin Gilgamesh.
"Bisakah kau mengantarkanku kepada pemimpin kalian? aku ingin membahas sesuatu dengannya. "
"T-tentu saja tuan, mari saya antarkan." ujar Nana.
Lalu mereka berjalan melewati beberapa nekomata yang masih takut dengan kehadiran Gilgamesh.
Sesampainya mereka berdua disebuah rumah yang agak besar dari semua rumah yang ada di desa ini.
Memasuki rumah itu, Nana membimbing Gilgamesh menemui panatua mereka.
"Lucy-sama, ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda." kata Nana.
"Suruh dia masuk." suara terdengar dari dalam ruangan.
Gilgamesh memasukinya dan mendapati sesosok nekomata dalam bentuk kucing berekor 3, dengan bulu berwarna putih sedang berbaring disebuah bantal.
"Siapa kamu?" tanya nekomata yang bernama Lucy tersebut kepada Gilgamesh.
"Aku Gilgamesh, aku kemari ingin menyelamatkan klan kalian." ujar Gilgamesh dengan santai.
Nekomata itu menatap Gilgamesh dengan penuh selidik, lagian siapa yang percaya dengan omongan anak kecil seperti Gilgamesh.
"Tenang saja, Aku manusia. Dan aku tidak memiliki niat jahat terhadap kalian." Gilgamesh berkata dengan serius.
Melihat wajahnya, memastikan bahwa ia berbohong atau tidak. Cukup lama Lucy menatap Gilgamesh dan melihat bahwa sepertinya ia serius dengan omongannya.
"Bagaimana kau membuktikan perkataanmu?" tanya Lucy berniat mengujinya.
Gilgamesh tersenyum tipis lalu menjawabnya, "Aku akan pergi kedunia bawah dan menyelamatkan nekomata yang telah diculik oleh klan neberius."
Lucy melebarkan matanya, terkejut dengan perkataan anak kecil didepannya. "Apakah kau tahu konsekuensinya? merasakan aura yang kau keluarkan tadi, aku tahu bahwa kau kuat. Tetapi itu sama saja dengan mengantarkan nyawamu karena disana ada sosok penguasa dunia bawah yang disebut dengan Four Great Maou."
Gilgamesh tersenyum tipis, "Percaya atau tidak yang kutunjukkan tadi hanyalah sebagian dari kekuatanku. Kau jangan khwatir, serahkan saja semuanya padaku."
"Ka-" ucapan Lucy terhenti karena mendengar sebuah ledakan terjadi diluar.
BOOOMMM!
[ Jawab : Terdeteksi 5 iblis kelas menengah menyerang wilayah nekoshuko. Jika master tidak segera menghentikannya, akan banyak nayawa berjatuhan. ]
Diam-diam, Gilgamesh menunjukkan senyum iblisnya ketika mendengar itu, "Sepertinya ada sekelompok serangga yang ingin menghiburku."
•••
___________________________________________
__ADS_1
Note : Jangan Lupa Like, Vote,Komen Dan Rating Bintang 5 Nya Supaya Author Makin Rajin Updatenya.