Reinkarnasi sang putri

Reinkarnasi sang putri
masalah (5)


__ADS_3

"Ahh..Aku mengerti!


Alice yang sudah mempelajari segel itu selama 3 jam, tiba-tiba saja berteriak. Membuat xiyue yang sedang menatap alice menjadi terkejut.



"Hei nak, bisakah kau tidak berteriak tiba-tiba? Kau mengagetkan ku. "




"Lupakan tentang itu xiyue, aku baru saja paham cara menghancurkan segel ini, tetapi akan sulit jika aku menghancurkan nya sendiri. "


Alice mulai berfikir sejenak tentang cara menghancurkan segel nya,, tiba - tiba...





deg!



"Gawat! Aku merasakan beberapa aura yang sangat kuat sedang menuju ke arah sini! "


Alice menjadi terkejut ketika merasakan aura yang kuat tengah mendekat ke arah mereka.




"Kau benar. Aku merasakan 5 orang tahap dewa tengah menuju kemari..


Apa yang akan kau lakukan nak? Jika kau pergi sekarang, kau akan selamat.


Tinggalkan saja aku. "





"Huh! Tidak akan pernah! Aku dari dulu tidak pernah mundur dari peperangan! Tindakan pengecut seperti 'melarikan diri' membuat ku muak.


Aku akan menghadapi nya. Kau tunggulah disini. "


Alice melangkah menuju keluar goa untuk menyambut orang-orang itu.




"Hei nak! Kau bisa mati! Pergilah! Tinggalkan aku disini.!"


Xiyue berteriak menatap alice, tetapi alice tidak menanggapi perkataan xiyue.




"Tunggu disini xiyue. Aku akan kembali"




"Hei! Nak! "







Tap tap tap







'Siapa mereka? Kenapa tiba-tiba datang? Apa ada hubungannya dengan xiyue? '


Alice berjalan sambil berfikir..



'Apa yang harus kulakukan? Aku sedang lemah saat ini. Tapi aku tidak bisa meninggalkan xiyue.


Terserahlah. Jika mereka mengancam, aku hanya perlu membunuh mereka. "


Alice mengeluarkan aura membunuh nya.






...






Tap




"Disini! "


Tetua alba dan 4 lain nya turun tidak jauh di depan pintu goa





"Ah? Aku merasa seperti tidak ada penghalang di pintu goa itu! Jangan-jangan memang segelnya sudah terlepas! "


Tetua yama sedikit panik membuat nya terlihat seperti orang idiot.



"Tetua yama,tenanglah.


Kita lihat dulu sementara ini.


Jika ada sesuatu mengancam, kita akan memusnahkan nya.


Ingatlah kita berlima saat ini. "


Tetua Osiris mencoba menenangkan nya.



"Sstttt.. Diamlah. Ada seseorang yang melangkah keluar. "


Mendengar yang dikatakan tetua alba, membuat yang lain menjadi waspada.





Tap tap tap





__ADS_1



"Apa yang kalian lakukan disini?ada perlu apa? "


Alice menatap tajam ke arah mereka sambil menyembunyikan aura membunuh nya.





....







"G.. Gadis kecil? " tetua amsha sangat terkejut ketika melihat gadis kecil keluar dari goa itu.



Tidak hanya tetua amsha, 4 tetua lainnya juga sangat terkejut.






Alice tidak peduli dengan tatapan terkejut mereka, dia kembali bertanya dengan nada dingin dan tatapan tajam.




"Sekali lagi, kutanya siapa kalian? Apa yang kalian lakukan disini? "





..




"Tetua Osiris, apa dia seorang ahli yang menyamar? Tatapan nya seperti hewan buas yang ingin menerkam mangsa nya. "


Tetua hathor berbisik ke telinga nya. Tetapi tidak terlalu pelan hingga 3 tetua lain bisa mendengar nya.



"Seperti nya bukan, aku tau kalian juga paham kekuatan gadis itu. Dia hanya peringkat bronze, tapi kekuatan nya tidak sesederhana itu.


Siapa gadis ini? Tapi untuk saat ini, mari kita pahami situasi terlebih dahulu. Jangan bertindak gegabah. "



Tetua Osiris melanjutkan..


kali ini dia menatap alice dan menjawab..



"Kami adalah tetua di kerajaan ini, dan juga kami kemari karena merasakan kekuatan aneh disekitar sini.


Kalau boleh tau, siapa dirimu nak? Dan apa yang kau lakukan disini? "


Tetua Osiris bertanya baik-baik.





'Hm? Tetua dari kerajaan ini? Kenapa mereka kesini? Jika memang hanya karena sihir aneh mereka paling hanya mengirim 1-2 tetua saja.


Tapi hanya karena goa ini, mereka semua datang secara langsung. '



"Aku alice casavia. Aku kebetulan tersesat dan menemukan goa ini..


Itu saja. "


Jawab alice dengan nada dingin.




...



kelima tetua ini tidak bisa berkata-kata dan hanya saling memandang.


jika memang memang begitu kenapa harus sampai melepas segel goa.


dan lagi melepas segel nya bukan hal yang mudah.



"nak, aku tidak tau apa yang terjadi tapi.. goa ini sangat berbahaya. lebih baik sekarang kau menjauh dari sana. "


tetua alba kini angkat bicara.



"aku tidak mau. memangnya kenapa? kenapa kalian sangat takut dengan goa ini? katakan saja, tidak ada guna nya juga kalian menyembunyikan nya dari ku. aku juga sudah melihat isi goa ini. "


alice masih memandang tajam mereka.




glek! tatapan tajam alice membuat mereka merinding.


siapa gadis ini?




"nona alice, kami tidak bisa mengatakan nya padamu. tapi.. kami hanya bisa bilang bahwa goa ini berbahaya. goa ini sudah dijaga oleh leluhur kami hingga sekarang. "




sudah dijaga dari leluhur nya? kenapa? apa hubungannya dengan xiyue?


dan juga, kenapa xiyue disegel disini?




"aku tidak mau. "


alice membalas dengan nada dingin






"nona, jika kau masih bersikeras seperti itu maka kami akan menggunakan kekerasan. "


tetua Osiris menatap alice dengan serius.





..


__ADS_1



'perbedaan kekuatan yang sangat jauh.. alice sudah sangat mengerti akan hal ini. dia yang sekarang, terlalu... lemah! '




"jika begitu maka, aku juga akan menggunakan kekerasan. aku tidak mengizinkan kalian untuk masuk ke sini. jika masih bersikeras maka aku akan membunuh kalian. jika aku tidak bisa, maka aku akan membawa kalian ke neraka bersamaku bagaimana pun caranya. "


alice menggertakan giginya dan mengepal erat tangannya.


meski dia baru saja terlahir kembali, tapi dia tidak bisa meninggalkan xiyue. jika tidak, alice akan menyesal seumur hidup nya.








"nak, kenapa kau sangat melindungi nya? "


tetua Osiris sangat terkejut dengan sikap alice.




"Didalam goa ini adalah teman ku, meski baru bertemu tapi aku akan melindungi nya. aku sudah berjanji padanya. aku akan menjadikan nya spirit beast ku dan menjelajahi dunia ini bersama dengannya. "


kali ini alice tersenyum sambil menatap kearah goa.





Lima tetua lain terkejut dengan hal itu.


gadis yang daritadi bersikap dingin, kini tersenyum hangat sambil menatap goa itu.




"apa yang harus kita lakukan, tetua Osiris? "


tetua alba hanya bisa bertanya pada nya.



"Serahkan padaku, dari sini.. aku yang bertanggung jawab, apa kalian ada yang keberatan? "



"kami tidak keberatan jika tetua Osiris sudah turun tangan. apapun pilihan nya, kami akan tetap percaya. "




Tetua Osiris mengangguk pelan.





"nak, segel ini sudah terbuka.


bahkan jika kita membuat segel baru, itu takkan sekuat bikinan leluhur.. "




"lalu? "




"karena kau sudah menghancurkan nya, maka kau harus bertanggung jawab untuk merawat nya..bisakah aku mempercayakan hal itu padamu? ".tetua Osiris tersenyum lembut padanya.




alice tiba-tiba sangat terkejut dengan hal itu..



"kenapa? padahal daritadi kalian ingin sekali menggunakan kekerasan? "



"bukan begitu, hanya saja segel nya sudah hancur. aku takut "mereka" akan kemari dan membuat keributan dengan naga itu? "




deg!.




mereka? siapa?




".mereka? siapa itu? "


alice benar-benar tidak mengerti.




"aku tak bisa memberi tau mu banyak hal, karena aku belum bisa mempercayai mu nak. tapi aku akan mengatakan beberapa hal saja yang perlu kau ketahui.


"mereka" yang aku maksud adalah "organisasi mortem"





deg





"organisasi mortem..? apa itu? aku tidak pernah mendengar nya.. "




"itu adalah organisasi rahasia yang bertujuan untuk menghancurkan seluruh daratan dan menguasainya..


rakyat biasa tak mengetahui hal ini untuk menghindari keributan yang tidak perlu.


tapi karena kau sudah menghancurkan segel ini, aku yakin mortem tidak akan diam saja.


jadi.. kau harus menjaga naga itu.. kalau kau tidak sanggup, kau bisa pergi sekarang nak. "


tetua Osiris menatap alice dengan sangat serius, untuk memberi tau alice bahwa situasi saat ini sangat lah serius.








__ADS_1




__ADS_2