
Paviliun Mata air Suci
Ketika alice memasuki aula utama, dia melihat kelima tetua dan Xiyue sudah berada disana.
"Kau sudah siap? Kau harus segera memasuki nya ketika kami berlima membukanya."
Osiris menghampiri Alice yang baru datang ke aula.
"aku siap, guru."
alice menjawab dengan penuh keyakinan.
Osiris menganggukkan kepalanya,
"kesini.. "
Osiris dan tetua lain berjalan ke suatu tempat di paviliun dan diikuti oleh alice dibelakang.
Paviliun ini sangat luas dan juga array sihir bertebaran membentuk Pilar sihir yang sangat kuat. Alice merasa Tidak nyaman dengan kekuatan array sihir yang sangat kuat itu. meskipun begitu, alice tetap mengikuti para tetua dari belakang.
'aku ingin tau ruangan rahasia itu seperti apa...'
tidak lama kemudian, alice berhenti di depan pintu yang mengarah ke ruang bawah tanah.
mereka melewati pintu itu dan berjalan menuju ruang bawah tanah.
setelah berjalan beberapa saat,Mereka berhenti di depan Ruangan yang sangat besar dengan penghalang yang Sangat sangat kuat di samping nya. penghalang itu berbentuk Array petir yang sangat mematikan, siapapun yang mencoba untuk memaksa masuk, pasti akan langsung musnah oleh penghalang itu.
alice menelan ludah nya dengan keringat dingin menetes di dahi nya. dia tidak menyangka akan ada penghalang sekuat itu disini.
array sihir itu berada di lima titik disamping kanan kiri pintu ruangan itu.
tidak, pintu sebesar ini lebih layak disebut dengan gerbang. Ruangan ini juga sangat besar, bahkan alice tidak yakin dengan kedalaman ruangan itu.
"Setelah kami membukanya, kau harus langsung masuk. ruangan ini hanya bisa dibuka oleh kami berlima. Dan jika kau berada didalam, kau bisa membuka nya dengan Kunci ini dari dalam."
Osiris memberikan alice sebuah cincin perak dengan ukiran petir di ujungnya.
__ADS_1
alice menerima kunci itu dan bersiap untuk masuk kedalam ruangan itu.
"berhati-hati lah nak, Meskipun ruangan ini Sangat kaya akan energi sihir, tetapi jika kau menyerap nya terlalu banyak, akan ada efek samping yang tidak bisa ku jelaskan sebelum kau mengalami nya sendiri."
Osiris memperingati Alice sekali lagi.
"Aku mengerti guru, jangan khawatir."
Osiris Melangkah kan kaki nya ke salah satu pilar array begitu juga dengan tetua lain, mereka berdiri di masing-masing pilar array dengan tangan di depan pilar itu.
Mereka menggunakan energi sihir untuk menekan Penghalang yang berada di array tersebut. ketika mereka menekan nya secara bersamaan, tiba-tiba saja pintu gerbang yang tadi tertutup rapat kini malah perlahan terbuka.
"Masuklah cepat! "
Osiris berteriak kearah alice.
mendengar teriakan itu, tanpa pikir panjang lagi alice langsung memasuki ruangan yang kini tengah terbuka. Ketika sudah memasuki ruangan itu, Perlahan pintu gerbang nya kian menutup. sebelum pintu nya tertutup rapat, osiris berteriak pada alice.
"Berhati-hatilah, kau harus pulang nak.."
Mendengar teriakan osiris, alice terkejut dan menengok kearah belakang. tapi yang alice lihat hanyalah pintu yang kini sudah tertutup rapat.
Selain Maria dan bibinya, baru kali ini ada seseorang yang menunggu kepulangnya.
Guru benar,aku harus menyelesaikan pelatihan ku dan kembali. aku masih belum membalas budi pada Maria dan bibi.
"kita akan masuk ke dalam nak.."
"Baiklah.."
Alice memasuki Ruangan bawah tanah itu dengan xiyue yang memimpin jalan.
Tampaknya Xiyue sudah mengetahui ruangan ini..
"Xiyue, apa kau tau tempat apa ini? "
Xiyue diam sejenak sebelum angkat bicara,
__ADS_1
"begitulah, dulu sekali aku pernah memasuki ruangan ini bersama dengan kaisar Guangzhu terdahulu. tempat ini menyimpan banyak sekali energi sihir. ini tempat yang sangat pas untuk berlatih."
alice mengangguk pelan setelah mendengar penjelasan xiyue. Mereka berdua menyusuri ruangan itu dan terus berjalan maju. Sampai pada akhirnya mereka menemukan air terjun dan berhenti disana. Air terjun ini tidak terlalu besar, tapi energi sihir disekitarnya cukup padat.
"kita akan berlatih disini. untuk urusan makan kita bisa mengambil buah Dari pohon itu dan untuk minum kita akan mengambil Minum nya dari air terjun itu. tenang saja, dengan energi sihir sepadat ini kau tidak akan mati kelaparan."
Alice mengangguk pelan, dia kemudian mengalihkan pandangannya pada Pohon yang ada di samping air terjun itu.
'Buahnya sangat lebat..'
"kita akan mulai mempelajari sihir kegelapan nya. keluarkan artefak itu."
Alice menngeluarkan artefak itu dari Cincin nya dan Menaruh benda itu dibawah.
"Kau bisa membuka segelnya kan?Segel ini memang kuat.. tapi aku yakin kau bisa mengatasi nya.. "
"aku bisa.. tapi aku butuh waktu.."
Setelah alice mempelajari aliran sihir dari artefak itu, dia menemukan cara untuk menghancurkan Segelnya. alice duduk bersila dan menyalurkan energi sihir nya pada Artefak itu.
Setelah menerima Energi sihir terus-menerus dari alice, Artefak itu sudah mencapai batasnya. Perlahan segel yang mengekang artefak itu mulai hancur.
PRAKK!!
Setelah segel nya hancur, energi sihir yang sangat padat dan hitam pekat keluar dari Artefak itu.
Tak hanya itu, bahkan ada sekumpulan asap yang membentuk sesuatu. Setelah beberapa saat, asap itu menjelma menjadi Sesosok makhluk hitam bertanduk tapi Tampan.
Ada tatoo Tanduk hitam di dada nya, Dia juga tinggi dan tatapan nya sangat tajam.
Alice kebingungan dengan mahkluk yang berada didepan nya. berbeda dengan Alice yang bingung, Xiyue malah terkejut hingga membuat ekspresi yang tak pernah xiyue tunjukkan.
"kau.. kau.. Raja iblis.. "
Xiyue Terbelalak kaget tak percaya melihat sosok yang ada di depannya.
eh? Raja iblis?
__ADS_1
Alice Juga kini terbelalak kaget setelah mengetahui sosok yang ada didepan nya.