Reinkarnasi sang putri

Reinkarnasi sang putri
masalah (4) (Remake)


__ADS_3

....


'Gadis ini..kenapa dia sangat terobsesi dengan ku?'


Naga itu menatap heran ke arah alice, dia penasaran apa yang membuat alice menjadi begitu terobsesi dengan nya.


"Itu bukan urusanmu nak. Lagipula kita baru bertemu hari ini, pulang lah. Aku akan menghabiskan sisa hidupku disini."


Naga itu pun bersiap untuk menutup mata nya lagi.


"Naga bodoh! Dengarkan aku! Kita memang baru bertemu hari ini, Tapi Aku ingin bisa lebih dekat dengan mu. Dimatamu terpancar kesedihan dan kebencian yang kuat. Jika ada sesuatu yang mengganggu mu, cerita kan padaku! Aku akan membantu mu. Aku akan mengeluarkan mu dari sini!"


Naga itu tercengang dengan teriakan nya.


"Kenapa? Kenapa kau mau membantu ku? Bisa saja aku adalah naga jahat yang akan menghancurkan seluruh daratan, sama seperti seribu tahun lalu."


Kali ini naga itu menatap alice dengan serius.


Glek.


Ditatap serius oleh naga itu membuat alice sedikit merinding. tapi disatu sisi, hal itu mengingat kan nya pada Xiyue. dia ingat Bagaimana ketika dia pertama kali bertemu dengan xiyue, phoenix itu benar-benar Galak dan lucu.


"Aku juga tidak tau, tapi aku merasa kau membutuhkan seseorang yang bisa kau percaya. Dan lagi Kau adalah naga yang jahat katamu? Jika kau memang jahat maka sudah akan ada tatapan membunuh ketika kau membuka mata. Tapi dimatamu tak terpancar hal itu. Jika bisa, Aku akan membantu mu keluar dari sini. Jadilah spirit beast ku dan Dengan begitu kau sekali lagi bisa menjelajah ke dunia luar bersama ku. Maka dari itu Katakan padaku apa yang terjadi seribu tahun yang lalu."


Ucapan alice benar-benar serius.


Deg!


'Menjelajah kedunia luar sekali lagi..?'

__ADS_1


Naga itu sempat ragu sejenak sebelum pada akhirnya dia menjawab,


"Apa kau benar-benar siap membawa ku? Aku akan menjadi beban terberat bagimu, karena seluruh daratan sangat membenci ku. Apa kau siap dengan itu??"


"Aku sangat siap. Bukan hanya seluruh daratan. Bahkan jika langit dan bumi menolak mu, maka aku hanya perlu menghancurkan nya dan membuat dunia yang didalam nya hanya berisi kau dan aku."


Aura membunuh alice keluar dan memenuhi goa. Membuat naga itu Mengeluarkan keringat dingin dengan aura yang dikeluarkan alice.


'Gadis kecil yang mengerikan. '


"Aku tidak bisa menceritakan apa yang terjadi padamu tentang kejadian seribu tahun yang lalu. Tapi aku berjanji akan menceritakan nya ketika kau sudah menjadi sangat kuat sampai kau bisa menghancurkan negara ini sendirian. Bagaimana?"


"Baiklah, aku setuju. Aku yang sekarang memang lemah. Tapi tak akan butuh waktu lama untuk menaklukkan satu negara. Masih banyak prestasi yang harus kukejar! Aku akan segera menguasai seluruh daratan ini!"


Alice tersenyum dengan tekad yang kuat.


"Baiklah, aku memang bersedia menjadi spirit beast mu tapi, Bagaimana caramu mengeluarkan ku dari sini? Segel ini sangat kuat, pak tua itu menggunakan sisa kekuatan nya untuk menyegel ku. Aku tidak yakin kau bisa mengeluarkan ku.."


"menarik, sungguh gadis kecil yang menarik."


"Meski tubuh ku kecil, aku tetap reinkarnasi wanita dewasa. Jadi jangan katakan aku anak kecil lagi. Itu membuat ku kesal. "


Alice benar-benar kesal ketika dipanggil anak kecil. Tapi sepertinya, naga itu sedikit terhibur.


"Hei nak, siapa namamu..? "


"Aku alice, Kalau kau? Siapa namamu?"


"Namaku yang lama sudah ku anggap mati. Kau saja yang memberiku nama.."

__ADS_1


Hmm... Alice berpikir keras sebentar sebelum menjawab.


"Kalau begitu, bagaimana dengan 'xiyue'?"


"Xiyue? Apa ada alasan khusus dengan nama itu?"


"Begitulah, itu adalah nama dari spirit beast ku. Dia adalah phoenix terhebat yang pernah kulihat."


Alice merasa kan sakit dihati nya. Dia ingin tau apa yang sedang lakukan nya sekarang. Apa xiyue kecil nya masih hidup Atau ares sudah membunuh nya.


Cih, ares keparat!!


"Baiklah, mulai sekarang namaku xiyue. Nama yang Bagus nak."


"naga bodoh. Apa yang kau katakan."


Alice tersenyum sambil menatap xiyue. Dia tidak menyangka akan menggunakan nama itu lagi.


...



"Aku harap goa itu masih tertutup."


yama masih cemas ketika mendengar sihir yang kuat berada di sekitar goa itu


"Tetua yama bersabarlah, kita akan sampai sebentar lagi. "


Sahut Osiris dengan tenang.

__ADS_1



__ADS_2