Reinkarnasi sang putri

Reinkarnasi sang putri
Generasi


__ADS_3

pria itu bersiap untuk menyerang shera dengan sihir apinya. Kemudian, dia mengarah kan bola api itu ke shera sambil tersenyum.


'haha..kau sudah berakhir..'


Pria itu bersikap seakan-akan sudah memenangkan pertandingan. dia membalikkan badannya dan berjalan pelan menuju pengawas. tapi beberapa langkah sebelum sampai ke pengawas, tiba-tiba saja seluruh arena sudah tidak terasa panas melainkan malah terasa dingin.


Ketika pria itu ingin membalikkan badannya untuk melihat apa yang terjadi, tapi tiba-tiba saja tubuhnya tidak bisa digerakkan. bukan hanya itu, bahkan seluruh tubuhnya terasa dingin dan membeku.


"Rantai es"


ucap shera sambil tersenyum pada pria itu.


"Kau...!!"


pria ini terlihat marah dan ingin mengatakan sesuatu, tapi tubuhnya terlalu dingin untuk bicara.


Rantai es itu tidak hanya menghentikan serangan bola apinya, tapi juga mengikat tubuh pria itu dan perlahan membekukan seluruh tubuhnya.


"i.. itu.. sihir es!! Dia sudah mengevaluasi kan sihir air menjadi sihir es!! luar biasa!"


"Tidak kusangka dia bisa mencapai tahap ini diusia muda!"


"kudengar, bahkan seorang ahli pun bisa menggunakan sihir es diusia yang ke 25! tapi.. perempuan ini baru berapa usia nya? bagaimana mungkin dia bisa mempelajari nya diusia yang begitu muda?"


"Pantas saja dia tidak takut menghadapi sihir api itu. Sekarang dia bisa merubah keadaan. sihir es lebih kuat dari sihir api!"


Pada dasarnya sihir api memang yang terkuat dari seluruh inti sihir. tapi Jika seseorang yang memiliki inti sihir air bisa mengevaluasi sihirnya menjadi sihir es, maka segalanya akan berubah. Para ahli terdahulu sudah membuktikan kalau sihir es lebih kuat dari sihir api. tapi, tentu saja mengevaluasi nya bukanlah hal yang mudah.

__ADS_1


Osiris mampu menguasai sihir es karena dia sudah mencapai tahap dewa, Lalu Ruin adalah seorang genius nyata yang mampu menguasai sihir es diusia nya yang masih 7 tahun saat itu. meskipun dia hampir membekukan dirinya sendiri karena tidak ada pengawasan dari seorang ahli. sedangkan shera, Dia juga mampu menguasai sihir es diusia nya yang ke 16 tahun? Luar biasa.


'Dasar, kau membuat ku khawatir..'


Alice hanya tersenyum menanggapi kekuatan yang sebenarnya dari shera.


Kini pria itu sudah jatuh pingsan akibat kedinginan. Para medis membawa pria itu keluar arena karena pertandingan sudah mendapatkan pemenang nya.


"Selamat untuk mu shera, kau memenangkan pertandingan. Suratnya akan dikirim nanti. silakan kembali ketempat duduk mu."


ucap pengawas itu dengan bangga.


shera Berjalan ke tempat duduk dan memamerkan hasil pertandingan nya pada alice.


"bagaimana alice? aku hebat kan? haha.."


"Hah.. baiklah baiklah, kau hebat shera. tidak ku sangka ternyata kau menguasai sihir es."


Alice tidak memiliki pilihan lain selain menyerah dan memuji nya.


"hehe.."


Shera tersenyum senang mendengar pujian yang alice berikan.


Di tempat duduk khusus (kursi atas)


"ohh, perempuan itu mampu menguasai sihir es diusia nya yang masih muda. haha, apa yang akan kau lakukan Maya? dia bisa saja merebut posisi mu sebagai 'lima pahlawan' loh.

__ADS_1


"Pikirkan saja urusan mu, Max. Gadis yang sebelumnya juga sangat hebat. dia mampu mengalahkan seorang peringkat emas tanpa menggunakan sihir apapun. sepertinya dia seorang ahli beladiri."


"Jika gadis itu dia lebih hebat dariku maka aku akan memberikan posisi ini dengan senang hati padanya. sudah saatnya bagi academy terra untuk Menang."


"hahaha, sudahlah Maya, max. kalian harus belajar lebih untuk menghargai junior mu. sebagai senior kita wajib memberikan arahan pada mereka bukan malah menakuti nya."


"apa yang di katakan tetsu benar. kalian berdua harus lebih ramah dengan para junior. tapi aku benar-benar tidak menyangka murid baru tahun ini banyak yang cukup genius. bagaimana menurutmu ,kurata?"


"Setiap generasi lama akan tergantikan dengan generasi baru. lebih baik kau mencari penerus untuk posisi mu, Nesti."


"Aku tidak yakin ada murid hebat yang menguasai sihir alam, kurata. kau tidak perlu menyindir ku. Lagian, memangnya ada junior yang bisa menggantikan posisi mu? Kau adalah penyihir jenius yang mempunyai 2 inti sihir. Aku ragu kita bisa menemukan junior yang mampu menjadi generasi 'lima pahlawan' selanjutnya.


Ketika mereka tengah bicara, Seseorang berjalan kearah mereka dan memotong pembicaraan mereka.


"menurut ku, Aku sudah menemukan kandidat untuk posisi kurata."


"Kepala sekolah!"


melihat kepala sekolah menghampiri mereka berlima, mereka serempak ingin berlutut, tapi Yifan menahan mereka agar tidak menarik perhatian.


"Siapa yang akan mewarisi posisi kurata, kepala sekolah? Kurata Menguasai sihir api dan angin. aku Ragu jika ada yang mampu menggantikan nya."


Yifan duduk kembali ke kursinya dan menjawab pelan.


"Rahasia."


...

__ADS_1


__ADS_2