Reinkarnasi sang putri

Reinkarnasi sang putri
Senja


__ADS_3

Roland mengusap air matanya, dia sedikit merasa malu karena menangis di hadapan gadis kecil yang lebih muda darinya.


"Tidak apa kak, menangis lah jika kau ingin. dengan begitu.. perasaan mu akan lebih baik. Percaya padaku, aku yakin besok Nona Ruin sudah akan siuman. "


Ruin Guangzhu adalah Putri Dari yang mulia kaisar. jadi akan lebih sopan jika memanggil nya dengan sebutan "nona".


Roland yang mendengar kata "nona Ruin" langsung menaikan alisnya.


"Ruin? tidak perlu memanggilnya begitu.. panggil saja dengan namanya, kau juga memanggil ku 'Kak roland' jadi tidak perlu begitu formal. Lagipula ruin juga Seusia mu."


mengingat status alice adalah murid pribadi dari tetua ternama, itu tidak akan jadi masalah.


Alice agak sedikit canggung dengan hal ini, tapi karena roland sangat antusias dia tidak memiliki pilihan lain selain mengalah.


"untuk hadiah nya.. aku akan bicara hal ini pada ayah. "


Roland merasa sangat berhutang pada alice. jika bukan karena bantuan nya, dia bahkan tidak yakin adiknya masih bisa hidup nanti.


Eh?


alice tersenyum kaku, dia tidak begitu peduli dengan hadiah. yang dia inginkan adalah hubungan baik dengan kaisar.


baru saja alice ingin menolak nya, tetapi Roland sudah bicara duluan..


"Kau tidak boleh menolak, ini adalah perintah ku sebagai putra mahkota. kau diwajibkan menerima hadiah yang akan ku kirim nanti."


kali ini giliran Roland yang mengedipkan sebelah matanya pada alice.


Alice saat ini sudah kehilangan kata-kata nya, tidak ada pilihan selain menerima nya.

__ADS_1


"Dan juga.. makan malam lah disini, aku akan menyiapkan koki terbaik untuk mu. "


makan malam? eh?


alice yang tiba-tiba teringat sesuatu, langsung berlari keluar kamar. ketika diluar, dia melihat Awan yang sudah berwarna orange menandakan bahwa ini sudah sore.


'ahh.. aku.. melewatkan nya. '


alice Menghela nafas panjang, dia terlalu banyak menghabiskan waktu dari pada yang dia perkirakan.


'apa memang aku harus menunggu setahun lagi? '


Ketika alice pergi keluar, roland juga mengikuti nya dan melihat alice yang tampak gelisah dan cemas.


"Ada apa? "


Roland sedikit khawatir pada alice.


alice tersenyum canggung pada roland.


Ujian masuk? jika dipikir-pikir.. hari ini memang hari terakhir ujian masuk..


"maafkan aku karena menunda ujian mu, tapi sebagai permintaan maaf aku bisa memasukkan mu kesana! ayah bisa memasukkan mu ke Kelas jenius nanti."


Bagaimana pun juga alice sudah menyelamatkan adiknya, meski alice harus melewatkan ujian masuk. tapi karena ayah roland adalah seorang kaisar, bagaimana mungkin dia tidak bisa memasukkan alice ke academy yang berada di bawah perlindungan Kaisar? Bahkan tetua osiris juga bisa memasukkan alice kesana.


"Tidak apa, terimakasih atas tawaran nya. tapi aku ingin masuk ke sana dengan kekuatan ku sendiri. mungkin aku akan mengikuti ujian nya lagi tahun depan. "


alice menggeleng kan kepala nya, akan jadi perhatian publik jika dia masuk kesana berkat kaisar atau gurunya.

__ADS_1


melihat keputusan alice, roland hanya bisa meminta maaf karena sudah menggunakan waktu alice untuk menyembuhkan adiknya.


"Tidak apa kak, jangan khawatir. ini karena kemauan ku sendiri, dan lagi karena aku sudah berjanji padamu. hari sudah mulai gelap, aku harus segera pulang atau guru akan memarahiku lagi. "


Setelah beberapa kali penawaran yang roland berikan masih tetap ditolak oleh alice, dia tidak memiliki pilihan lain selain menyerah.


"kau benar-benar tidak ingin diantar? "


Roland bertanya sekali lagi.


"Aku bisa pulang sendiri kak, terima kasih. "


Roland diam sejenak sebelum akhirnya membalas,


"Aku akan bicarakan ini dengan ayah, tunggu lah hadiah nya nanti."


alice mengangguk pelan, jika dia terlalu banyak menolak itu hanya akan menambahkan masalah. jadi tidak ada pilihan lain selain meng iyakan nya.


setelah berpamitan pulang pada roland, roy, dan stella dia akhirnya pulang menuju paviliun.


'tidak ada pilihan lain selain bicara yang sebenarnya pada guru. menyembuhkan Putri kaisar terlalu berat untuk ditutupi.. guru pasti akan mengetahui nya. percuma saja jika ku tutupi. '


"Ku harap si kaisar itu akan memberimu hadiah yang sepadan untuk nyawa Putri nya."


Xiyue menggerutu kesal di pundak alice,


"Aku tidak berharap banyak, Jika itu hanya pil maka percuma saja karena aku bisa membuat nya, jika itu senjata pun aku sudah memiliki Pedang Rui. kuharap hadiah dari kaisar mampu membuat ku puas. "


Sepanjang perjalanan pulang hanya diisi dengan obrolan bersama xiyue.

__ADS_1


...


__ADS_2