
"Siapa?"
Seorang gadis dengan telinga panjang mengalihkan pandangannya ke arah Alice dan shera berada.
Alice dan shera masih diam membisu. ini pertama kalinya mereka melihat Elf, tentu saja mereka tidak tau harus bagaimana menyikapi nya. apalagi ini adalah negara manusia, seharusnya Tidak akan ada elf disini.
Gadis Elf itu Melihat Alice dan shera sekali lagi dengan seksama. Ketika dia menyadari kalau mereka berdua tidak memiliki telinga panjang, saat itulah dia sadar kalau mereka adalah manusia.
"Uwaahh, M-manusia, apa yang harus kulakukan.."
Gadis itu Panik dan bersembunyi dibalik pohon. Bahkan dia juga sedikit mengintip alice dan shera dari balik pohon.
Alice bertatapan dengan shera, mereka tidak menduga kalau elf pertama yang mereka temui hanyalah Elf kecil yang cantik dan pemalu.
Dan lagi, beberapa hewan buas berkumpul di dekat Elf itu sebelumnya. Tapi sekarang beberapa hewan buas itu pergi entah kemana. sepertinya Elf kecil ini mampu membuat binatang apapun menyukai nya. tak terkecuali hewan buas sekalipun.
Alice menghampiri Elf kecil itu dengan perlahan,
"Tidak perlu takut, kami tidak akan menyakiti mu. kemarilah."
Alice Mengulurkan tangannya dan mencoba untuk bicara selembut mungkin pada elf itu agar tidak menakuti nya.
Awalnya elf itu Sedikit ragu pada alice, tapi karena Alice Bersikap lembut padanya, Elf itu memberanikan diri untuk memegang tangan alice.
Alice senang karena Sepertinya elf ini lebih mudah diajak bicara daripada yang dia bayangkan.
__ADS_1
"Namaku alice, dan yang disana shera. Lalu siapa namamu? kenapa kau ada disini?"
Sebenarnya Alice masih memiliki banyak pertanyaan untuknya. tapi alice merasa kalau menanyakan banyak pertanyaan hanya akan membuat nya tak nyaman. jadi alice hanya bertanya hal yang penting saja untuk saat ini.
"Umm,, A-aku Mariella Greenwood, Putri Elf dari kerajaan Parthevia. Dan kau bisa memanggilku Marie."
'Putri elf? Jadi dia adalah seorang Putri kerajaan dari negeri elf.'
Alice Tidak tahu harus berkata apa, Elf kecil yang berada didepan nya ini adalah seorang putri! Jika dia menyinggung nya, maka perang dengan kerajaan elf sudah pasti bukan hal yang mustahil.
"ehem, lalu kenapa kau ada disini? Apa kau diculik atau semacamnya?"
Meskipun begitu, Alice harus tetap tenang dan mencerna situasi terlebih dahulu.
Marie menggelengkan kepalanya,
Deg! Jantung alice berdetak hebat ketika mendengar kata 'iblis'. Alice sudah mengerti sendiri seberapa hebatnya Ras iblis ketika dia berada di pelatihan selama 5 tahun bersama diablo saat itu.
Lalu sekarang, Seorang putri elf bersembunyi di Kerajaan manusia untuk menghindari Ras iblis yang ingin menculik nya. Jadi, mereka adalah mortem ya. Sebenarnya apa yang ingin mereka lakukan.. tunggu! 5 Desa akhir-akhir ini juga menghilang!
'Aku harus bertanya Pada guru, nama-nama desa yang hilang. Aku harus memastikan bahwa desa ku baik-baik saja nanti. Aku Jadi khawatir dengan keadaan Maria dan bibi. ku harap mereka baik-baik saja.'
"Lalu Apa kau sendiri disini? Kau harus lebih berhati-hati. bagaimana jika ada manusia jahat yang menemukan mu?"
"Aku tidak sendiri, Aku Bersama Pendeta Olive. Dan juga, Pendeta olive berkata kalau hutan ini sangat dalam. manusia seharusnya tidak memiliki alasan untuk masuk ke hutan ini lebih dalam. La-Lalu, kenapa kalian datang kemari?"
Yang dikatakan Marie memang benar. Seharusnya manusia memilih untuk tidak masuk kedalam hutan Untuk memastikan keselamatan mereka. tapi karena alice Sudah lupa Apa itu Rasa'takut', dia malah menghampiri hal-hal yang menarik dan mencurigakan.
__ADS_1
"Kami kesini karena tertarik pada hewan buas yang sedang berkumpul tanpa adanya pertengkaran. Apa ini Perbuatan mu? kau bisa Bermain dengan hewan buas Tanpa Rasa takut?"
Marie tersenyum,
"Semua Binatang didunia ini adalah temanku. bukan hanya binatang, bahkan tumbuhan juga temanku."
Alice tidak mengerti, kenapa Marie terlihat begitu senang dengan Para binatang dan tumbuhan.
Marie melanjutkan,
"Hei alice, apa kau tau? Selain Ras seperti kita, bahkan Hewan dan tumbuhan pun memiliki perasaan. mereka bisa merasakan senang, sedih ataupun sakit. Banyak Manusia yang tidak begitu memperdulikan hewan dan tumbuhan. Bahkan manusia juga Menyakiti mereka secara sengaja ataupun tidak. padahal mereka bisa merasakan sakit. tapi sayangnya, mereka tidak bisa menangis."
Alice terkejut, Entah kenapa mendengar hal itu dari Marie membuat hatinya sedikit sakit. apa yang dikatakan marie memang benar. hewan dan tumbuhan juga merupakan mahkluk hidup.
"Aku bisa mendengar dan merasakan penderitaan mereka, alice. Inilah kekuatan ku, aku memiliki kekuatan alam dan dapat bersatu dengannya. Ras iblis menginginkan kekuatan ku untuk kepentingan mereka sendiri. 2 bulan yang lalu, Beberapa iblis mulai membuat keributan di Ibukota kerajaan Elf, karena tujuan mereka adalah aku maka Pendeta Olive membawa ku pergi untuk bersembunyi. aku juga ingin tau keadaan keluarga ku dan kerajaan ku."
Marie mengatakan hal itu Sambil tersenyum. Dibibirnya dia memang tersenyum, tapi mata Marie sama sekali tidak tersenyum sedikit pun. yang ada hanyalah mata kesedihan dan penderitaan. Seribu tahun yang lalu, Beberapa Elf dijadikan budak oleh manusia. tapi sekarang Keturunan dari Kerajaan Elf malah menjadi incaran para iblis.
Kenapa takdir begitu kejam pada kami? Bukan hanya Marie, Bahkan Alice sendiri juga seorang Putri di dunia nya yang dulu. Lalu kenapa takdir kami sebagai seorang pewaris harus seperti ini?
'Jika aku memiliki ibu, mungkin Aku bisa mengerti apa itu Cinta dan kasih sayang dari orang tua. Dan mungkin, aku tidak akan menderita dan harus berakhir menyedihkan seperti ini..'
Disisi Lain,
Shera ingin mengatakan sesuatu, dia tidak mengerti tentang "Ras iblis" yang dibicarakan oleh marie. tapi alice sedikit bergeming ketika marie menyebutkan sesuatu tentang iblis. sepertinya alice tahu sesuatu, dan nampaknya itu seperti rahasia besar.
meskipun shera penasaran, tapi entah kenapa dia tidak berani bicara. saat ini Alice dan marie terlihat begitu sedih. jadi shera Menahan rasa penasaran nya dan akan bertanya nanti saat perasaan mereka berdua sudah membaik.
__ADS_1
...