Reinkarnasi sang putri

Reinkarnasi sang putri
Adik


__ADS_3

3 Jam kemudian..


Sejak roy pergi untuk membawakan bahan yang alice minta, dia dan stella duduk ditaman sambil berbicara tentang sihir pelindung.


Stella memiliki inti sihir Angin dan lebih mempelajari Mantra Pertahanan daripada penyerangan. ketika dia mendengar saran dari alice, dia sangat kagum dengan pengetahuan nya mengenai pertahanan dan penyerangan.


Sejujurnya sekarang,Stella Ragu bahwa gadis yang didepan nya ini benar-benar gadis berusia 7 Tahun.


ketika mereka tengah berbicara, terdengar jejak kaki dari Arah belakang mereka.


benar saja..tak lain dan tak bukan yang menghampiri mereka adalah Roy.


Tapi ketika mereka melihat roy,mereka sangat terkejut. Roy kembali dengan keadaan sedikit terluka dilengan nya. Stella yang melihat hal ini langsung menghampiri Roy.


"Roy! Kau terluka...bagaimana kau mendapatkan luka ini?"


Stella melihat kearah lengan roy yang terluka, dimata stella, dia terlihat sangat khawatir padanya.


'Sepertinya hubungan Kak roy dan kak stella tidak Sesederhana yang ku pikirkan. '


Setelah melihat betapa dekatnya mereka, alice menebak apa hubungan mereka sebenarnya.


"Aku tidak apa, hanya sedikit terluka.


ini karena aku sempat bertarung dengan penjaga Rumput salju. "


Setelah mendengar hal ini, alice dan stella sedikit mengerti.


Rumput salju adalah tanaman langka, meskipun langka.. bukan berarti tidak bisa menemukan nya. hanya saja akan sulit untuk mendapatkan nya karena konon katanya rumput salju dijaga oleh monster Serigala es.


"Apa kau ingin diobati dulu?

__ADS_1


alice.. coba kau lihat kondisinya roy. "


Stella menarik Roy untuk pergi ke hadapan alice.


alice mengangguk, dia langsung memeriksa luka Cakaran yang ada dilengan roy.


"Luka nya memang terlihat kacau, tapi ini tidak dalam. itu tidak akan membahayakan nyawa nya. kurasa dia bisa membalut luka nya dengan pertolongan Dokter kerajaan. "


stella bernafas lega, meskipun mereka sering terluka.. tetapi stella selalu ada disamping roy.


jadi ketika Roy tidak bisa bertahan, akan selalu ada stella disamping nya.


sekarang melihat roy terluka, stella sangat khawatir..


Mendengar saran dari alice.. stella langsung mengajak roy untuk membalut luka nya.


"Ini.. bahan yang kau pinta. "


Alice sedikit terkejut dan merasa takjub,


meskipun dalam keadaan luka sekalipun.. ia tetap menjalankan tugas yang dia berikan dengan baik.


"Terimakasih Kak Roy. "


"Alice.. Soal Ruin.. aku serahkan dia padamu. kumohon selamatkan dia.. "


"Aku akan berusaha semampuku. "


Setelah itu, stella langsung menyeret Roy untuk pergi mengobati lukanya.


Alice juga kini beranjak masuk kedalam kamar ruin, disana dia melihat Roland yang tengah tertidur disamping adiknya.

__ADS_1


Ada sedikit bekas airmata di mata roland, kurasa dia benar-benar menyayangi adiknya.


alice melangkah masuk dan membangun kan roland. bagaimana pun juga, alice membutuhkan roland untuk menyembuhkan ruin.


"Kak Roland, Maaf membangun kan mu.


tapi kita harus segera memulai penyembuhan nya, jika tidak.. aku takut kita akan terlambat."


Roland langsung terbangun dari kursi nya, alice benar.. mereka tidak memiliki banyak waktu lagi.


"Maafkan aku alice, aku tertidur.. "


Roland mengusap matanya yang masih memerah.


"Tidak apa,, kak Roy sudah mendapat kan bahan nya. kita akan segera mulai.. "


"Ya.. lalu, apa yang harus ku lakukan? "


"posisikan ruin dalam posisi duduk, Dengan begitu akan lebih mudah untuk memproses nya. "


Roland mengagukkan kepalanya,


pelan-pelan..roland memposisikan Ruin dalam posisi duduk bersila dan menopang tubuh ruin dari belakang.


setelah semua nya siap, dia naik ke atas ranjang dan duduk bersila di depan Ruin.


"Aku mulai.. "


"Ya.. "


.....

__ADS_1



__ADS_2