Reinkarnasi sang putri

Reinkarnasi sang putri
Kota RakLa


__ADS_3

Murid pribadi?


Yang alice tau, tidak sembarang orang yang bisa menjadi murid pribadi tetua.


Apalagi hak istimewa nya..


Bahkan direktur academy juga ingin menjadi murid pribadi tetua.




"Kenapa kau menawariku hal ini? Bukankah diluar sana ada yang lebih memiliki kualifikasi daripada aku? "



"Tidak, bukan begitu.


Aku memilih mu karena aku tertarik padamu.


Tidak bisakah kau berfikir ulang sebelum menolak? "


Tetua Osiris tau bahwa alice bukan orang yang tertarik pada tahta.




Alice berfikir keras saat ini,,


Dia ingin menolak karena akan jadi beban jika ada murid lain yang iri padanya dan menantang nya.



'Aku tidak ingin berduel dengan bocah. Terlalu membuang-buang tenaga dan waktu."


Alice tau akan jadi kegemparan jika gadis desa berusia 7 tahun menjadi murid pribadi tetua.



Tapi disatu sisi, tetua Osiris juga sudah membantu nya.


Menolak hal ini membuat harga dirinya terluka.



"Emm.. Tapi aku ingin syarat. "


Alice memiliki ide untuk hal ini.



"Katakan, nak. "



"Aku tidak ingin hal ini dipublikasikan sampai aku berusia 10 tahun. "




"Tidak masalah."


Tetua Osiris menjawab dengan senyum puas diwajahnya.


Mendapatkan murid pribadi yang unik membuat nya sangat bahagia saat ini. "




..



"kalau begitu, mulai saat ini aku menjadi muridmu guru. "


alice berlutut dihadapan tetua Osiris sama seperti dia berlutut pada guru nya dikehidupan lalu.



"aku menerima mu menjadi muridku.


aku tidak menerima pengkhianatan, jika kau berkhianat.. aku akan mengejar mu bahkan sampai ke neraka sekalipun. "



"aku berjanji pada guru, aku akan Setia sampai mati. "



"bangunlah. "




"terimakasih guru. "





"Ngomong - ngomong.. Asalmu dari mana nak? Kenapa kau ingin ke academy? Berapa umur mu? Mengapa kau melakukan perjalanan sendiri? "


Tetua alba sudah tidak bisa lagi menahan pertanyaan nya.



"Aihh, satu-satu jika ingin bertanya.


Aku berasal dari desa hilari, aku ingin ke academy untuk menjadi kuat. Aku berusia 7 tahun.


Dan aku melakukan perjalanan sendiri karena aku lebih suka sendiri.


Itu saja. "


Alice menjawab pertanyaan tetua dengan tenang.




7 tahun? Mendengar hal ini saja sudah hampir membuat mereka tersedak ludah sendiri.



"Nak, kau benar-benar gila. "


Tetua alba sudah kehabisan kata-kata untuk mengomentari hal ini.




"Bagaimana dengan orang tua mu? "


Kali ini Tetua hathor yang bertanya.



__ADS_1


"Mereka sudah meninggal setahun lalu. "




"Ah, maafkan aku,, aku tidak tau. "


Tetua hathor merasa tidak enak.



"Tak apa.. Tidak usah dipikirkan.


Aku ingin menuju ke kota sekarang.


Apa kalian akan pergi juga? "



"Tentu, Akan lebih aman dan cepat jika aku menggendong mu nak. "


Tetua Osiris dan yang lain sudah pada tahap dewa, tentu saja berlari dari goa ini sampai kota tidak akan memakan waktu lama.




"Tentu,, jika itu tidak merepotkan mu."



"Tidak usah di pikirkan.


kau adalah muridku sekarang.


Kita berangkat sekarang? "



"ya.


Dan kau xiyue, kau kecilkan badanmu.. Akan menarik perhatian jika kau keluar dengan badan sebesar itu. "




"Baiklah. "


Xiyue kemudian mengecilkan tubuhnya sampai berukuran telapak tangan orang dewasa, xiyue juga menyembunyikan hawanya.




"Aku kembali kan pedang mu.


Ini Pedang yang sangat Bagus guru. "


Karena alice sudah menjadi murid pribadi tetua Osiris, maka mulai sekarang dia menyebut nya guru.



Mendengar alice menyebutnya guru, membuat dia senang.



"Tidak masalah.. Dan juga jika kau mencapai tahap legenda, aku akan memberikan pedang ini untukmu. "


Guru Osiris tersenyum sambil mengusap pala alice.



alice sangat percaya diri dengan kemampuan nya.



Pedang itu bukan pedang biasa.


Akan sangat Bagus jika dia memiliki pedang pusaka yang menyeimbangkan kekuatan nya nanti.



Ketika selesai berbicara dan beristirahat, mereka pun mulai melakukan perjalanan menuju kota.





Didepan gerbang kota Rakla.




"salam pada para tetua yang terhormat. "


dua penjaga yang menjaga gerbang membungkuk hormat pada para tetua.



"em. "


tetua alba menjawab singkat sambil melanjutkan perjalanan menuju paviliun air mata suci.




"apa kau tadi lihat? mereka membawa gadis kecil! siapa gadis itu? aku penasaran...


para tetua tidak sedang mengasuh anak kecil kan. " ucap salah satu penjaga.



"hei jaga mulutmu.


para tetua tidak mengatakan apa-apa tentang ini. kau juga jangan bicara yang tidak-tidak atau kau akan menerima konsekuensi nya. "


ucap penjaga yang lain.



"aihh, kau terlalu serius seperti biasa. "



"dan kau masih ingin tau urusan orang seperti biasa. "





...




__ADS_1


Kota RakLa





"kota yang besar dan tentram. "


alice terpana melihat orang-orang sedang berjalan damai dikota, dan ada juga yang berjualan.



dikehidupan sebelumnya, sangat jarang melihat hal seperti ini.


karena dulu hanya ada perang dan perang.


hanya kesedihan dan ketakutan yang terlihat diwajah penduduk.



berbeda dengan dunia ini.


perang sudah terlewat dan penduduk bisa menikmati dunia.


meski pun tidak semua.. karena didesa atau di jalanan, masih ada kemiskinan dan kelaparan.





alice dan para tetua melesat sangat cepat menutupi alice yang berada ditengah mereka agar tidak menarik perhatian.





pavilun mata air suci.




"ini adalah paviliun kami.


kami biasa berkumpul dan berlatih disini. "


tetua alba menjelaskan tentang paviliun ini secara singkat pada alice.



"kau sementara bisa tinggal disini.. "




"aku mengerti, terimakasih atas perhatian nya"




"tidak masalah. "



"kalau begitu, kami akan melaporkan kejadian ini terlebih dahulu pada kaisar.


kau sendiri disini tak apa bukan.? "



"jangan khawatir. "




"baiklah.. "



sebelum pergi, tetua Osiris menghentikan langkahnya dan melempar kan kantung yuan pada alice.




"aku tinggalkan kau sepuluh ribu yuan. untuk membeli pakaian dan kebutuhan. "




alice menangkap kantung itu dan terkejut dengan jumlah nya.


"terima kasih banyak guru. "




"tidak masalah,,


baiklah..kami pergi dulu. "




setelah para tetua pergi, dia melirik xiyue yang berada dipundaknya.



"xiyue, apa kau lapar? ingin makan sesuatu? "


alice sangat lapar saat ini. dia belum makan apapun dari kemarin dan tenaga nya sudah hampir habis.




"aku bisa makan makanan manusia.


aku akan makan apa yang kau makan. "


untung saja, selera makan xiyue sangat sederhana. jadi tidak merepotkan alice.



"kalau begitu, kita akan mencari makanan dikota. "



"oke. "



..

__ADS_1


__ADS_2