
Alice yang mendengar hal ini menjadi sangat serius.
'Dilihat dari ekspresi orang-orang tua ini, sepertinya mortem bukan organisasi yang sederhana...
Mortem? Bertujuan untuk menguasai daratan dengan menghancurkan nya?
..
....
Jangan bercanda denganku brengsek! Aku lah yang akan menguasai daratan ini!
Mau itu Mortem, kaisar, atau dewa sekalipun jika mereka menghalangi ku maka aku hanya perlu MENGHANCURKAN NYA! '
Alice tiba-tiba menjadi sangat kesal saat tau ada lawan yang memiliki tujuan seperti dirinya.
Alice kemudian menatap para tetua dengan raut wajah yang sangat menakutkan!
Sambil Mengeluarkan aura membunuh yang sudah ia sembunyi kan.
"Aku tidak peduli mortem organisasi macam apa. Tapi jika mereka menghalangi tujuan ku untuk menguasai daratan ini. Maka aku hanya perlu menghancurkan nya.
Tenang saja, serahkan naga itu padaku. Aku akan membuktikan pada kalian bahwa naga itu tidak jahat seperti yang kalian pikirkan. "
Sontak saja para tetua menjadi sangat merinding melihat sifat alice yang sebenarnya.
'Gadis ini bukan seseorang yang bisa disinggung atau kau akan menerima akibat nya.'
Itulah yang mereka pikirkan.
"Baiklah, aku percaya padamu.
Lalu apa yang akan kau lakukan setelah ini?"
Tetua Osiris tetap mencoba bersikap tenang.
Hmm.. Apa yang harus kulakukan? aku harus mengeluarkan xiyue terlebih dahulu.
"Ehem. Aku membutuhkan seseorang untuk membantu ku, adakah ahli yang menguasai sihir petir dan es? "
Alice merubah sikapnya menjadi sangat sopan.
Para tetua saling memandang sebentar, sebelum akhirnya mengangguk pelan.
"Aku bisa menggunakan sihir petir. "
Tetua alba mengangkat tangan nya.
"Aku bisa menggunakan sihir es.
Aku sudah bisa mengevaluasi sihir air menjadi sihir es. "
Tetua Osiris juga mengangkat tangan nya.
"Baiklah ikuti aku. "
Alice kemudian berjalan menuju dalam goa, diiikuti dengan para tetua.
Tap tap tap
__ADS_1
...
ketika para tetua itu melihat xiyue, mereka seperti sedang berhadapan dengan dewa!
'naga ini sangat besar dan kuat'
"Uwahh,, naga yang sangat menakutkan! Kekuatan macam apa ini. "
Tetua yama menjadi sedikit gemetar ketika melihat xiyue.
'Naga ini sangatlah kuat, aku penasaran sekuat apa ahli yang bisa menyegelnya disini'
Tetua Osiris hanya bergumam kecil.
"Alice.. Ada apa ini? "
nampak sangat kebingungan saat ini.
"Tenanglah xiyue, mereka akan membantu mu untuk menghancurkan segel ini. "
Deg!
reaksi mereka sama seperti alice ketika tau bahwa naga ini bisa bicara..
monster yang bisa bicara..
tapi mereka menekan keterkejutan mereka dan mencoba bersikap tenang.
Sedangkan segel ini lebih kuat dari yang digerbang. "
Tetua hathor sangat ragu saat ini.
"Tidak apa, serahkan saja padaku, tunggu sebentar.. Aku akan mengurai segel ini terlebih dahulu. "
Alice menggunakan inti sihirnya untuk menghapus jejak aliran disegel itu.
Maksud dari mengurai segel adalah kau harus mempelajari segel yang ingin kau urai, lalu kau bisa tau aliran segel tersebut dan bisa menghapus jejak aliran nya.
Jika aliran segel sudah dihapus, maka segel itu akan kehilangan arah dan menjadi lemah.
Jika sudah lemah seperti itu maka kau bisa menghancurkan nya dengan sihir.
2 jam kemudian..
"Emm.. Siapa nama kalian ? Dan sebut sihir apa yang kalian bisa, aku lupa tadi"
Alice menatap para tetua satu persatu.
"Aku tetua Osiris, ahli sihir air dan sudah di evolusi ke tahap es."
"Aku tetua alba, ahli sihir petir "
"Tetua yama, ahli sihir api"
__ADS_1
"Tetua hathor,sama seperti tetua yama. Aku juga ahli sihir api"
"Tetua amsha, ahli sihir angin "
...
"Apa diantara kalian tidak ada yang ahli sihir alam? Bagaimana bisa kalian tidak memiliki penyembuh? "
Alice sedikit heran karena mereka tidak memiliki penyembuh.
"Mencari ahli penyembuh tingkat tinggi sangatlah sulit nak.
Jika ahli yang kami bawa cukup lemah, itu hanya membebani kami. "
Tetua alba menghela nafas panjang.
Sihir alam adalah sihir yang berasal dari alam.
Kau Bisa meminta bantuan pada "Gaia" untuk menyembuhkan manusia, hewan dan tumbuhan.
* Gaia adalah dewa bumi.
Sihir penyembuh tingkat tinggi sangatlah jarang. Maka dari itu, para ahli kebanyakan menyembuhkan luka mereka dengan herbal yang dibuat alkemis.
'hoo.. aku tidak tau kalau akan jadi selangka itu. '
"baiklah, kita akan memulai nya.
apa tetua... emm... tetua alba? dan tetua Osiris.? sudah siap? "
alice bicara dengan ragu karena sedikit lupa dengan nama mereka.
'aku tak habis pikir! nama didunia ini cukup sulit diingat'
untung saja namanya mudah diingat.
alice casavia..jika namanya sulit, maka dia sendiri pun akan lupa dengan namanya.!
"ah iya, kami siap kapanpun. jadi.. apa yang harus kami lakukan nak? "
"pertama tetua alba, kau gunakan petir mu
untuk menghancurkan beberapa titik segelnya.
kedua, tetua Osiris.. kau gunakan sihir es mu untuk membeku kan nya. dengan begitu, segel nya sementara akan berhenti mengalir ke inti nya. "
"tapi sebelum itu, tetua Osiris.. aku ingin meminjam pedang mu.
pedang yang ku bawa dari desa sangat lemah.
tapi dari yang kulihat, pedang mu bukan pedang biasa. "
alice sangat jeli jika melihat pedang, sihir ataupun beladiri.
"kau benar, ini bukan pedang biasa.
ini adalah pusaka bumi, di negara ini.. pusaka bumi hanya ada 5 saja.
dan itu dimiliki oleh kami masing-masing.
jika kau meminjam nya boleh saja, berhati hati lah. pedang ini juga bisa melukai pengguna nya. "
tetua Osiris menyerahkan pedang nya pada alice.
"aku mengerti.
baiklah. bisa kita mulai? "
__ADS_1
...