
Dikarenakan alice belum termasuk siswa dari academy terra, maka ia terpaksa harus menginap di penginapan yang tidak jauh dari academy. tentu saja alice tidak kekurangan uang, dengan status nya sebagai pemilik asosiasi penyihir selain Xue Yang, dia memiliki kekayaan yang luar biasa dari pada yang dia bayangkan.
"Aku harus tidur, ujian besok akan diselenggarakan pagi hari."
setelah alice menemukan penginapan, ia banyak menghabiskan waktu untuk berlatih selama seharian didalam kamar.
Pagi hari
Hari ini adalah ujian terakhir academy. ujian nya adalah antar individual atau bisa dibilang duel antara para murid.
Alice sudah bangun lebih awal dan bersiap untuk berangkat, tidak lupa juga dia membeli sarapan agar tidak kelaparan.
Setelah semua nya sudah dipersiapkan, alice langsung berangkat menuju academy. Jarak antara penginapan dengan academy tidak jauh, Hanya perlu berjalan beberapa saat saja.
"Ramai sekali.."
Alice melihat kepadatan yang luar biasa di academy terra.
bukan hanya murid dan siswa senior saja yang berada di sekitaran arena, melainkan beberapa penduduk dan bangsawan juga turut hadir dalam menyaksikan ujian ini.
setelah dia melihat-lihat sekitar, akhirnya alice menemukan tempat duduk untuk peserta ujian. alice menghampiri tempat itu dan duduk disalah satu bangku di belakang.
"Hai, bukankah kau gadis yang sedang dibicarakan orang-orang? gadis yang waktu itu dekat dengan pangeran."
Alice mendengar seseorang bicara disamping nya dan menoleh kesamping. Seorang wanita yang mungkin berusia 16tahun tengah tersenyum ramah pada alice. sepertinya dia ingin mengajak nya berteman.
"Itu hanya gosip, aku tidak suka jika mereka seenaknya saja bicara tentang ku."
Alice menjawab dengan ketus.
"pfttt.. haha,, baiklah baiklah ~ aku hanya bercanda saja. berbeda dengan mereka, aku bukan salah satu dari penggemar pangeran. Lalu bisakah kita berteman? kau sangat menarik. namaku Shera Luanne. Namamu siapa?"
Alice sebenarnya tidak terlalu pandai bergaul dengan orang lain, tapi karena wanita itu tidak memiliki niatan buruk maka tidak ada salahnya jika menanggapi nya.
"kau bisa memanggilku alice."
"Berapa usia mu alice?"
"12 tahun."
"lalu sihirmu?"
"sihir angin."
"apa kau memiliki kekasih?"
"tidak ada dan tidak tertarik untuk menjalani hubungan seperti itu."
__ADS_1
'eh, tunggu..'
Alice menoleh ke arah shera menatap jengkel padanya.
"kenapa kau bertanya hal itu padaku. tidak baik menanyakan hubungan Asmara seseorang."
shera hanya tertawa melihat reaksi alice yang cukup lambat.
"hahaha, maafkan aku. Akhirnya kau membuat ekspresi diwajah mu. tadi wajahmu benar-benar datar. hahaha.."
Alice hanya menggelengkan kepalanya melihat sifat shera yang ceria. ketika mereka tengah asik mengobrol, tiba-tiba suara pengawas muncul untuk memulai ujian.
"ehem, untuk seluruh peserta ujian silahkan maju kedepan dan mengambil nomor peserta. Lawan dari kalian akan diundi oleh nomor yang diacak oleh pengawas."
Mendengar aba-aba dari pengawas, satu persatu murid maju kedepan untuk mengambil nomor peserta. setelah para peserta mendapatkan nomor mereka, para pengawas pun tampak nya segera ingin memulai ujian.
"Baiklah, aku akan segera memulai undian nya."
Salah seorang pengawas yang terlihat familiar mengambil salah satu kertas dari kotak yang cukup besar. dia melihat kertas itu dan mengumumkan peserta nya.
"Nomor 98 dan 47 silahkan maju. Seseorang yang menang diantara kalian akan diterima oleh academy. segala kecurangan tidak diperbolehkan. harap bertanding dengan jujur dan adil."
"Baik."
kedua anak itu menjawab dengan serempak.
"Alice, kau nomor berapa? kalau aku nomor 77,ku harap aku tidak melawan mu diarena."
"Nomor 14,jadi berhenti mengintip seperti itu. kau membuat ku tak nyaman."
"hehehe."
Shera mengedipkan Matanya.
Mereka berdua melihat beberapa pertandingan sambil menunggu nomor mereka dipanggil oleh pengawas.
"nomor 14 dan nomor 11,silakan maju ke arena."
Alice berdiri dan melangkah maju kedepan, dia terlihat sangat santai karena yakin pada hasil pertandingan nya.
"Aku yakin kalian sudah dengar peraturan nya. patuhi peraturan yang sudah ditetapkan. dengan begitu, hasil pertandingan akan dianggap adil."
"baik."
mereka berdua menjawab dengan serempak.
"mulai!"
__ADS_1
meskipun pengawas sudah memulai pertandingan, tapi diantara mereka belum ada satupun yang memulai serangan.
"Hei gadis kecil, jika kau menyerah sekarang maka aku tidak akan menyakiti mu. sebagai pria aku tidak ingin menyakiti seorang gadis."
Suara pria itu tidak pelan, jadi Seluruh peserta dan penonton bisa mendengar apa yang dikatakan pria itu.
Alice menoleh ke pria itu dan menjawab,
"Kusarankan kau menyerah sekarang. kau membuang-buang waktuku."
Alice tidak terpengaruh dengan apa yang dikatakan pria itu. sebaliknya, dia malah mengancam balik pria itu. Ancaman yang dikeluarkan oleh alice membuat seluruh peserta sedikit marah.
"apa-apaan dia? sombong sekali! kuharap aku yang bertanding dengan gadis itu! dia membuat ku marah!"
"membuang waktu katanya? apa dia gila? dia menganggap pertandingan ini sebagai apa?"
banyak dari peserta yang tersinggung dengan apa yang dikatakan alice. itu karena masuk ke academy bukanlah hal yang mudah. mereka menghabiskan banyak waktu untuk berlatih dan berlatih. tapi dengan mudahnya alice berkata kalau Ujian ketiga ini hanya "membuang waktu."
"kau! Gadis tidak tau diri! matilah!"
pria yang menjadi lawan alice juga sangat marah. bukan hanya mengabaikan peringatan nya, tapi dia juga dipermalukan oleh alice.
Pria itu mengeluarkan sihir petir terkuat nya, Guntur bergemuruh dilangit seolah-olah mereka sedang marah.
"Matilah!"
Setelah selesai membaca mantra, dia mengarahkan sihir itu kealice. tapi ternyata alice sudah menghilang dari tempatnya.
"h-hilang? kemana di-.."
PAAKKK!!
BRUKK!
Belum selesai pria itu mencari alice, dia sudah terkulai dan jatuh pingsan. penonton juga terkejut dengan hal ini. Ternyata yang membuat pria itu pingsan adalah alice! tiba-tiba entah sejak kapan alice sudah berada dibelakang pria itu dan memukul lehernya dengan tanganya.
"a-apa yang terjadi?"
"kau lihat yang barusan? sejak kapan dia berada dibelakang nya?"
"bukankah Pria itu berada di peringkat emas? bagaimana mungkin gadis itu mengalahkan nya dengan sangat cepat?"
Penonton masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. bagaimana mungkin dia mengalahkan peringkat emas dalam sekejab tanpa menggunakan sihir apapun.
Tempat duduk khusus
"A-Apa-apaan ini? Bagaimana mungkin seorang gadis 12 tahun berada diperingkat Tahap dewa? dan lagi kecepatan macam apa itu? apa dia benar-benar manusia?"
__ADS_1
Yifan terbelalak kaget melihat tingkat kekuatan yang dimiliki alice.
...