
Paviliun mata air suci
"Apa belum ada tanda-tanda kemunculan alice? Ujian masuk akan segera dimulai.
jika dia terlambat, dia harus menunggu setahun lagi untuk ujian selanjutnya. "
Tetua alba bertanya dengan cemas.
"Sayangnya belum, aku juga tidak yakin dia bisa keluar dari hutan itu. "
Meskipun tetua osiris tau betapa kuatnya alice, dimatanya dia tetaplah gadis kecil.
"meskipun dia gadis luar, tetapi dia tetaplah gadis baik. "
Selama tiga bulan lalu, alice sudah berkontribusi beberapa pil pada lima tetua.
hal itu sudah cukup untuk membuktikan ketulusan alice.
meski mereka merasa aneh dengan pil yang didapatkan alice, tetapi mereka tau alice tidak memiliki niat jahat.
"Kau benar. aku harap dia segera pulang dengan selamat. "
Dalam hutan
"Kita akan segera sampai ke luar hutan, bersiaplah alice. "
dengan mengendarai hydra, mereka bisa keluar dari hutan dengan cepat.
"aku tau, xiyue. "
...
hm?
"Tunggu dulu. "
Tiba-tiba saja, xiyue menghentikan hydra milik alice.
"Ada apa.? "
Xiyue melihat-lihat sekelilingnya.
"Ada yang sedang bertarung. "
Xiyue melangkah pergi ke sumber suara yang didengar nya.
alice kemudian Menyimpan hydra dan mengikuti xiyue dari belakang.
ketika mereka sampai diarah suara, mereka melihat 5 orang yang sudah tak bernyawa diatas tanah dan 2 orang sedang terluka karena melindungi seseorang dibelakang nya.
Sepertinya mereka sedang melawan Beruang Api peringkat A.
"Pangeran! kami berdua akan melawan nya! cepat pergi dari sini!. "
seorang penyihir wanita berteriak ke arah laki-laki berusia 10 tahunan.
laki-laki itu menggertakan gigi nya dan berteriak,
"Aku menolak! aku lah yang membawa kalian kesini untuk membantu ku mencari obat yang bisa menyembuhkan adik ku!
Jika memang kita tidak bisa keluar dari hutan ini, mungkin memang sudah takdirku untuk mati disini. "
Dia memegang pedangnya dan bersiap untuk bertarung.
"Pangeran! Kau adalah putra mahkota kaisar! jika kau mati disini, maka nyawa kami pun takkan cukup untuk membayarnya! "
Seorang pendekar pria juga terlihat sangat cemas pada laki-laki yang dibelakangnya.
Alice dan xiyue mendengar percakapan mereka dari balik pohon yang tak jauh dari sana,
"hei xiyue, sepertinya laki-laki itu seorang pangeran di kerajaan ini.
bagaimana sekarang? haruskah kita menolong nya ?"
"menurutmu? Apa keuntungan dari kita menolong nya? "
Xiyue balik bertanya pada alice.
"mendapatkan perhatian dari kaisar. "
Alice tersenyum licik pada xiyue.
"kau benar! Jika kita menyelamatkan nya, itu mungkin akan memudahkan mu kedepan nya."
KRAKKK!!
Pelindung yang dibuat penyihir itu retak oleh serangan beruang api.
"Roy! kau Lindungi pangeran, aku akan membuat penghalang sekali lagi dan mungkin ini yang terakhir. "
__ADS_1
Jika dilihat dari situasi nya, si penyihir sudah hampir kehabisan energi sihir dan hanya bisa membuat pelindung satu kali lagi.
Belum selesai si penyihir membuat pelindung, beruang itu sudah meluncurkan bola api pada mereka.
'Sial! jika saja aku tidak keras kepala untuk mencari herbal dihutan terlarang, maka kita tidak perlu berhadapan dengan monster ini. '
"Apa kita akan mati disini... "
Pangeran sudah menyadari kelemahan nya, dia hanya berharap mendapatkan keajaiban agar bisa pulang dengan selamat.
bola api yang sudah sangat dekat dengan mereka mendadak beku dengan sebuah sihir es.
melihat hal ini membuat mereka bertiga sangat terkejut!
keterkejutan mereka tidak sampai situ,
Alice yang sudah bertransformasi langsung Menghampiri Beruang itu dan menusuk jantung nya dengan tangan kosong.
meski hanya menggunakan tangan kosong, dengan kekuatan fisik alice yang berkali-kali lipat saat bertransformasi menjadikan nya sangat mudah untuk menembus jantung beruang.
setelah menusuk beruang itu, dia turun ke tanah dan menghilangkan transformasi nya.
mereka bertiga sangat terkejut melihat gadis kecil yang dengan mudah nya mengalahkan beruang api! Apalagi monster itu peringkat A.
'Luar biasa! dia mengalahkan Beruang api dengan cepat.
bukan hanya menguasai sihir es, tapi juga punya ilmu beladiri yang sangat kuat.
bisa menembus jantung beruang api hanya dengan tangan kosong bukanlah hal yang biasa.
dan lagi, tubuhnya tadi tertutup dengan zirah naga. siapa dia sebenarnya? '
penyihir itu sedikit gemetar dengan apa yang dilihatnya barusan.
pendekar yang disebelah nya juga merasakan hal yang sama.
terutama si pangeran.
'Dia kelihatan nya lebih muda dari ku,
tapi.. dia bisa mengalahkan monster itu sendirian. luar biasa! '
meski pangeran sedikit takut, dia juga terlihat kagum dengan keahlian alice barusan.
"Kalian tidak apa-apa? "
Alice kemudian berbalik dan bertanya pada mereka.
berkat nona, kami bisa lolos dari kematian. "
penyihir itu bersikap sangat sopan pada menolong mereka.
"Tidak apa, aku hanya kebetulan lewat.
Lagi pula kenapa kalian ada disini? hutan ini sangat berbahaya. "
Kali ini pangeran itu berjalan maju dan berdiri di depan alice.
"Terimakasih banyak sudah menolong kami. nama ku Roland Guangzhu.
Penyihir ini bernama Stella dan pendekar itu bernama Roy.
Kami kesini karena sedang mencari herbal untuk menyembuhkan adikku. "
"Guangzhu? seperti nya kau adalah Putra mahkota kaisar.
tidak kusangka akan bertemu orang sepenting itu disini. "
Alice berpura-pura kaget ketika mendengar Orang yang ditolong nya adalah pangeran.
"Lalu, kenapa nona ada disini? "
Roland masih bertanya-tanya dengan identitas alice.
dia ingin bertanya langsung tetapi merasa sungkan.
"Ah,maafkan ketidaksopanan ku pangeran.
aku adalah Alice casavia,aku disini untuk berlatih.
kalian bisa memanggilku alice."
Alice menunduk ketika menjawab Pertanyaan roland.
Roland yang melihat hal ini membuatnya terasa canggung.
"Tidak apa alice,bangunlah.
kau sudah menolong kami..
Dan tidak perlu memanggil ku pangeran,
__ADS_1
itu terasa Sangat canggung.
kau bisa memanggilku Roland."
Meski alice lebih muda dari nya tetapi alice jauh lebih kuat darinya.
"Aku mengerti..emm..kak roland.
Dan lebih baik kita segera keluar dari hutan ini terlebih dahulu.
Bau darah bisa memancing lebih banyak monster lainnya."
Alice memberikan beberapa herbal pada mereka bertiga dan segera keluar dari hutan ini.
Setelah keluar dari hutan,
mereka melanjutkan perbincangan.
"Alice kau tinggal dimana? dan kenapa berlatih di hutan terlarang? "
Roland tidak bisa menahan pertanyaan.
"Aku tinggal di paviliun mata air suci sekaligus murid Dari guru osiris.
Aku berlatih dihutan terlarang untuk mempersiapkan ujian masuk academy. "
Mereka bertiga terkejut setelah tau Bahwa alice adalah murid tetua osiris.
"oh..Kau adalah gadis Yang dibicarakan ayah?
Ketika ayah mengetahui tetua osiris memiliki murid pribadi, ayah sangat terkejut karena Gadis berusia 7 Tahun bisa menjadi murid nya. "
"Ehh? 7 Tahun? Aku tau bahwa dia masih dibawah 10 tahun tapi.. 7 tahun? "
Roy tidak bisa menutupi keterkejutan nya.
Stella juga sangat kagum dengan kekuatan alice, tidak heran jika gadis kecil ini menjadi murid dari tetua osiris.
'Guru dan murid ini sama-sama genius. '
"Kak roland, memang nya adik mu sakit apa? sampai kau harus pergi ke hutan ini.? "
"Aku tidak tau.. bahkan dokter kerajaan pun tak bisa menyembuhkan nya.
aku hanya berharap bisa menemukan tanaman obat yang langka dan bisa menyembuhkan adikku. "
Roland sangat sedih ketika membahas tentang penyakit adiknya yang belum diketahui sampai sekarang.
Alice berfikir sejenak sebelum berkata,
"bagaimana jika aku yang memeriksa nya ?
aku tidak berjanji bisa menyembuhkan nya, tetapi aku ingin lihat keadaannya. "
Jika alice bisa mendapatkan perhatian kaisar dan putra mahkota, maka itu akan memudahkan dia kedepan nya.
Roland sangat senang mendengar hal itu, dia tau bahwa gadis disamping nya ini bukan gadis biasa.
"Tentu, datanglah kapanpun. "
"Aku akan kesana setelah Bertemu dengan guru. "
Mereka berempat kemudian berjalan bersama selama beberapa hari dan sampai dikota dengan selamat.
Kota Rakla
"sekali lagi terima kasih..
Datanglah Ke istana kapan pun.
Kami akan menyambut mu."
"Aku mengerti. "
setelah berpisah, alice langsung pergi menuju paviliun mata air suci.
"Pangeran itu terlihat sangat sederhana, Dia tidak menunjukkan kesombongan nya meski dia seorang putra mahkota.
Jika bukan karena Kita menguping percakapan mereka, kita tidak akan tau bahwa dia seorang pangeran. "
Xiyue tiba-tiba muncul dan berbicara pada alice.
"Kau benar. Jika dia betingkah Arogan didepan ku, maka akulah yang akan membunuh nya.
bukan si beruang api itu. "
Alice memang sangat arogan, tapi dia benci dengan orang yang bersikap arogan di depan nya.
__ADS_1
.....