
Roland membawa alice ke Ruang sebelah dari tempat yang dia datangi tadi. DiRuang itu terdapat beberapa murid yang tengah menulis dan sebagainya.
"inikah ujian tertulis nya? apa aku harus menjawab pertanyaan dikertas itu?"
Alice bertanya pada roland yang berada di sampingnya.
"ya, Dengan begitu kau bisa Mengikuti ujian kedua nanti."
Roland kemudian pergi ke Meja paling depan, dan menyapa seseorang.
Seorang pria tua yang sedang duduk menyadari kehadiran Roland, dia buru-buru berdiri dan berkata sopan,
"Ada keperluan apa pangeran datang kemari? ada yang bisa Aku bantu?"
"Ahh,, begini guru Mo, temanku ingin mengikuti ujian tertulis. aku harap Paman mo dapat membantu nya."
Roland berbalik kebelakang dan mengisyaratkan alice untuk mendekat kearahnya. Alice kemudian berjalan dan mendekat ke sisi roland.
"Namanya alice, Dia adalah gadis yang baik. kuharap guru mo dapat Membantu nya."
Mata Mo menyapu ke seluruh tubuh alice dan berhenti ketika dia bertatapan dengan nya.
"Aku mengerti pangeran. Aku pasti akan memberikan pertanyaan yang sesuai dengannya."
Roland mengusap kepala alice dan beranjak pergi,
"Aku akan menunggu mu dikelas Genius."
'ohh? rupanya dia berada di kelas genius. kurasa itu memang tidak mengejutkan mengingat kalau dia merupakan putra mahkota dari kerajaan ini. dia benar-benar tidak mengecewakan. padahal dulu dia hampir mati karena seekor beruang."
"kemarilah nak, Aku akan memberimu kertas ujian dan kau bisa mengerjakan nya di salah satu tempat duduk dibelakang."
__ADS_1
Mo memberi alice tiga lembar kertas yang berisikan pertanyaan mengenai Sejarah Kerajaan, sihir dasar, dan lain-lain.
Alice menerima kertas itu dan berjalan kebelakang untuk duduk agar dapat mengerjakan ujian nya.
"kau lihat? dia secara pribadi diantar pangeran! Siapa dia? Aku bahkan tidak pernah melihatnya!"
"semoga gadis itu tidak besar kepala hanya karena pangeran mengantar nya secara pribadi. dia harus tau posisi nya sebagai Rakyat biasa."
"ohh.. kudengar ayahmu Seorang pedagang ternama dan berhasil bekerja sama dengan tetua di Kerajaan dives kan? kerajaan itu sangat kaya! kudengar Asosiasi penyihir bekerja sama dengan Kaisar kerajaan dives."
"begitulah, Tidak lama lagi Ayahku pasti bisa bertemu dengan kaisar Wei Ming. dengan begitu aku pasti bisa dekat dengan pangeran."
"Ayahku juga seorang Perdana menteri di kerajaan ini. Aku bertanya-tanya siapa gadis itu! berani sekali dia dekat dengan pangeran."
"Sudahlah, Belum tentu kau tipe pangeran. lebih baik kau kerjakan saja ujian mu, jika kau tidak lulus ujian maka Percuma saja mengandalkan nama keluarga."
beberapa murid yang tadi sedang berbisik, perlahan mulai jadi tenang kembali. mereka juga harus tau aturan, ada saatnya dimana kau harus bicara dan ada saatnya kau harus diam.
Alice hanya mengehela nafas ketika mereka membicarakan dirinya.
Satu jam berlalu. Alice sudah selesai mengerjakan ujian pertama dan berjalan keluar untuk mengikuti ujian kedua.
Ditempat itu masih ada banyak siswa yang memperhatikan setiap murid yang sedang menjalani Ujian Kedua.
"Taruh tangan mu didepan kristal dan keluarkan energi sihirmu."
Seorang pengawas memberi arahan pada murid yang sedang menjalani ujian.
murid itu mengikuti apa yang diarahkan oleh pengawas. Setelah dia mengeluarkan energi sihirnya, tiba-tiba muncul cahaya berwarna Biru dari balik kristal besar itu.
"Sihir air! selanjutnya serang Aku menggunakan Mantra sihir air yang kau bisa."
__ADS_1
Murid itu kemudian membaca mantra rendah dan menyerang si pengawas. Tentu saja si pengawas tidak akan terluka dengan serangan seperti itu.
"70 poin. kau boleh mengikuti ujian ketiga besok. datang lagi kesini jam 9 pagi."
Murid itu cukup senang dan beranjak pergi.
'ohh? Apakah itu kristal sihir untuk bisa mengetahui sihir seseorang? Apa ini kristal sihir versi besar nya?'
"Itu adalah Harta langit. Kristal sihir yang kecil hanya untuk menghabiskan uang saja. sebenarnya ketika kau mengikuti ujian masuk academy kau bisa mengetahui inti sihirmu."
Diablo keluar dari cincin alice dan perlahan muncul disamping nya.
"Bagaimana jika ada yang melihatmu?"
"huh! jangan khawatir, hanya orang-orang kuat saja yang bisa melihat ku. Dan yang lebih penting lagi, bagaimana denganmu? Apa kau ingin menunjukkan ke semua orang kalau kau mempunyai Lima inti sihir sekaligus? Sangat sulit untuk mengelabui Harta langit itu."
Benar juga, itu adalah harta langit. tidak akan mudah menutupi inti sihirnya.
"Apa kau bisa membantu ku? sekali-kali kau harus membuat dirimu berguna diablo."
"apa itu caramu meminta bantuan padaku? hah.. baiklah, aku akan membantu mu. aku akan membantumu menyegelnya. tapi segel ku hanya bertahan beberapa menit karena aku hanya sebuah jiwa sekarang. aku memiliki batas dalam mengeluarkan kemampuan ku."
"Tidak masalah. Kita akan menyelesaikan nya dengan cepat."
Tidak lama Kemudian, Salah seorang pengawas memanggil namanya.
"Alice Casavia!"
Alice kemudian berjalan maju untuk mengikuti ujian kedua.
"baiklah, mari kita lakukan diablo."
__ADS_1
...