Rela Ku Lakukan Demi Dia

Rela Ku Lakukan Demi Dia
Bab 11


__ADS_3

Setelah mereka lama berbincang bincang tiba tiba ibu sarah memanggil.


"Nak, siapa yang menelfon malam-malam begini?" ,tanya ibu sarah. "Hanya temen bu, tanya soal pengumuman kelulusan", jawab sarah panik.


"Ya sudah, cepat tidur ini sudah malam." printah ibu sarah. "Iya bu" jawab sarah.


 


"Kenapa tidak bilang saja telefon dari saya", kata fandy, "Gak papa mas, takutnya ibu mikir yang enggak enggak tentang kita mas", kata sarah.


 


"Iya sar, oh ya udah ini juga sudah malam sar, kamu cepat tidur nanti ibu marah lo", kata fandy sambil tertawa mengejek, "Enggak lah mas,, saya bukan anak kecil lagi", jawab sarah sambil mengerucutkan bibirnya. "Hehe,, iya sar tau, ya sudah saya tutup dulu ya telfon nya ya." kata fandy , "Ya sudah iya mas." jawab sarah dan mematikan telfon nya.


 


Pagi hari sarah sedang membantu ibunya memasak.


 


 


"Mau masak apa bu?" tanya sarah pada ibu nya. "Mau masak makanan kesuka an kamu nak sayur capcai" jawab ibu nya.


"Wahh,, pasti enak itu bu, saya bantu bu", kata sarah sambil menyiap kan sayur sayur yang diperlukan untuk memasak.


Setelah selesai memasak, keluarga sarah duduk dimeja makan untuk sarapan bersama.


"Emm,, enak bu masakan ibu", kata sarah sambil mengunyah makanan didalam mulutnya, "Makan jangan sambil ngomong nak", kata ibu sarah.


Setelah sarapan selesai, Keluarga sarah pun kembali beraktifitas seperti biasa.


 


Sarah yang biasa nya sekolah, dia sekarang dirumah karna sudah libur tinggal menunggu pengumuman keluar.

__ADS_1


Sarah pun membantu ibunya membereskan rumah dan menyapu,mengepel lantai.


 


Setelah sarah selesai membereskan rumah ia beristirahat di ruang tamu sambil memainkan ponselnya.


 


Tiba-tiba ada pesan masuk dilayar ponsel sarah. sarah pun membuka pesan itu.


"Pagi sarah,, sudah bangun belum", pesan dari pak fandy. Sarah pun membalas pesan itu dengan tersenyum, "Pagi juga mas, sudah dari tadi mas".


"Oh ya nantik sekitar jam 10 bisa keluar gak sar??", balas fandy sambil menggigit bibirnya, menunggu jawaban dari sarah.


"Bisa mas, mau kemana emang nya?", tanya sarah sambil memperhatikan trus layar ponselnya.


"Mau ajak kamu jalan-jalan biar gak jenuh dirumah terus", jawab fandy yang memeluk guling yang berada disampingnya.


"Iya mas, mau jemput atau langsung ketemu ditempat kemarin." Balas sarah,


"Tidak usah mas, gak enak sama tetangga masak iya murid sama guru kok keluar bareng." balas sarah yang merasa jantungnya mau copot.


"Iya oke saya tunggu ditaman kemarin", balas fandy langsung pergi masuk ke kamar mandi.


 


Setelah tiba jam 10 , sarah pun bergegas mau pergi.


"Tumben pagi pagi mau kemana nak??", tanya ibu sarah heran.


 


"Mau keluar tempat temen bu", jawab sarah .


"Iya udah tapi jangan lama-lama kalo main." kata ibunya dan masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


 


Setelah sarah pergi dari rumah, tak lama kemudian dewi pun datang kerumah sarah.


"Sar,, main yuk, bosen ni dirumah", triak dewi memanggil sarah.


 


"Sarah nya baru aja keluar, tadi katanya mau ketempat temennya ", kata ibu sarah.


"Oh ya sudah bude, saya pulang dulu ya" sahut dewi lalu pergi dari rumah sarah.


 


Setelah seminggu berlalu sarah dan fandy yang sudah menjalin hubungan tanpa ada siapa pun yang tau.


Pengumuman kelulusan pun keluar dan sarah dan sahabatnya dewi itu berangkat bersama ke sekolah untuk melihat hasil ujian 1minggu lalu.


"Wahh,, nama ku ada sar, kamu ada gak?" tanya dewi yang tersenyum lebar bahagia atas kelulusannya.


"Belum ketemu ni nama ku, apa aku gak lulus ya wi", kata sarah yang gelisah mencari cari nama nya dipapan pengumuman yang belum ketemu.


"Oh ini dia ada nama aku, paling atas dikertas kedua", kata sarah yang tersenyum bahagia karna dia lulus dengan nilai memuaskan.


"Yuk kita rayakan atas kelulusan kita sar", ucap dewi yang menarik tangan sarah ,tiba tiba muncul lah seorang pria tampan dihadapan mereka berdua. ya itu pak fandy guru tampan idaman para murid perempuan.


"Apa kabar kalian??" ,tanya pak fandy pada dewi dan sarah.


"Alhamdulilah baik pak", jawab dewi tersenyum.


 


"Kalian lulus gak ??", tanya pak fandy


"Pastinya lulus dong pak", jawab dewi sambil tersenyum bahagia karna mereka berdua lulus.

__ADS_1


__ADS_2