
Dewi dan sarah pun tiba dikelas , "Semoga aja hari ini pak fandy lagi yang ngajar", Kata dewi "Apa an si kamu , aku tiap ketemu pak fandy rasanya jantungku ni mau copot tau.!!" sahut sarah, "Ber arti tanda kamu suka sma pak fandy sar", sambil memukul bahu sarah. " Ada aja kamu ni dia itu guru kita jangan mikir yang aneh-aneh." tidak berapa lama kemudian guru pun datang , benar saja yang menjadi guru hari ini pak fandy guru tampan itu yang menjadi idaman semua murid prempuan.
" Asikkk..!! pak ganteng yg ngajar lagi". sahut dari seorang murid prempuan, yg sekelas dengan sarah dan dewi. "Selamat pagi semua", tanya pak fandy. " Pagi pak" Jawab semua murid kecuali sarah yang terdiam membeku, karna yang dia takutkan malah ter jadi . "Sarah,,, ??" Panggil pak fandy , tapi sarah tidak menjawab karna dia melamun ketakutan jantungnya berdebar dgan cepat. "Sar, kamu dipanggil pak fandy tu.!!" Kata dewi yang menepuk punggung sarah dari belakang. "Oh iya ada apa pak..??" jawab sarah sambil tersenyum malu. "Kamu dari tadi saya perhatikan diam saja kenapa, ada masalah??", tanya pak fandy pada sarah, "tidak pak, sya hanya pusing", jawab sarah sambil memelan kan suara nya, "Kalau kamu sakit saya antar ke UKS saja". Jawab pak fandy, "Apa aku ke UKS saja biar tidak melihat pak fandy ya", batin sarah. "Ya pak saya mau ke UKS saja". Jawab sarah sambil berjalan arah kluar kelas. "Saya bantu ,, yang lain kerja kan tugas dari bapak yang kemarin dan setelah selesai kumpulkan ke depan dan istirahat jika sudah bunyi bel." Perintah pak fandy pada muridnya, "Tidak usah repot-repot pak ,saya bisa sendiri bapak mengajar saja di kelas." pinta sarah pada pak fandy, "Kamu ini sangat polos sekali,, sya ini guru kamu wajar saja saya membantu murid sya yang sedang sakit." jawab pak fandy sambil tersenyum menatap sarah, sarah berfikir jika dia sakit akan terbebas tidak melihat pak fandy, malah dia terjebak melihat pak fandy trs dalam ruang UKS , "Saya tau kamu itu cuma alasan kan pergi ke UKS karna takut dengan saya". Tanya pak fandy dengan tersenyum, "Bapak kenapa bisa tau saya ke sni hanya alasan takut sma bapak." jawab sarah sambil menunduk ketakutan. "Sudah terlihat dari sikap kamu dari awal saya masuk kelas kamu". jawab pak fandy dengan lembut, "Iya pak maaf bukannya sya mau bolos pelajaran bapak tapi beneran sya hanya blum terbiasa sma orang blum lama kenal pak." sahut sarah dengan suara mengecil. "Iya tak apa saya paham, ya sudah kamu mau tetap disini atau mau ikut ke kelas", tanya pak fandy ,"Saya ikut ke kelas saja pak". setelah mereka berbincang-bincang sarah merasa sudah tidak terlalu takut kepada pak guru nya itu.