
Tiba lah wisuda sekolah. Sarah dan sahabat nya dewi ,mereka bersiap siap dari subuh untuk berangkat ke salon untuk mempersiapkan diri mereka untuk merias wajah nya untuk acara wisudanya disekolah.
Setelah tiba pukul 7 pagi mereka berdua pun selesai dirias, sarah terlihat lebih cantik dari pada sebelum dirias wajahnya.
Tiba tiba ponsel sarah berbunyi tanda pesan masuk.
"Udah siap blum yang?", pesan dari seorang disebrang sana.
"Sudah mas, tapi aku disalon dekat rumah", balas sarah ke seorang yang mengirimnya pesan singkat tadi. Seorang yang mengirim pesan pada sarah yang tak lain dan tak bukan adalah fandy ya guru sekolahnya, tetapi setelah beberapa hari ini mereka sudah mulai sedekat seorang pasangan lainnya.
Tapi tidak ada satu orang yang mengetahui hubungannya kecuali orang tua sarah .
"Sekarang aku sudah tiba didepan salon sayang, coba kamu keluar", pesan lagi dari fandy.
Sarah pun tidak mebalas pesan tersebut tetapi sarah pun langsung keluar untuk menemui fandy.
"Cepet banget mas nyampe nya?", tanya sarah.
"Iya dong kan mau jemput pasangan aku, kamu tambah cantik kalo dirias", jawab fandy sambil mencubit pipi sarah.
"Iih,, jangan dicubit mas nanti ilang make up aku", kata sarah sambil memonyongkan bibirnya.
"Jangan gitu geh mukanya, jadi jelek nanti", ucap fandy meledek.
Tidak berapa lama dewi pun keluar juga dari salon. dia kaget karena kenapa ada gurunya disini, dan kenapa sepertinya gurunya itu akrab sekali dengan sahabatnya seperti sepasang kekasih.
"Loh, pak fandy disini juga?", tanya dewi yang tiba tiba muncul dibelakang sarah.
"Iya saya disini mau jemput sarah", jawab pak fandy yang tersenyum.
"Jemput sarah,?! bapak ada hubungan apa sama sarah?", tanya dewi menyelidiki.
__ADS_1
"Ayok buruan berangkat nanti terlambat, nanti aku cerita in deh", sahut sarah tiba tiba.
"Oke ya udah kalian naik dikursi belakang ya", kata fandy dan langsung masuk kedalam mobilnya.
Disepanjang jalan dewi terus melamun memikirkan ada hubungan apa gurunya itu dengan sahabatnya.
"Sar, kamu ada hubungan apa si sama pak fandy?", tanya dewi berbisik.
"Aku sebenernya udah pacaran sma pak fandy selama 1bulan wi", jawab sarah dengan suara pelan,agar tidak didengar fandy.
"Apaa!?!", triak dewi kaget mendengar ucapan sarah jika dia punya hubungan dengan gurunya itu,bahkan sudah 1bulan lalu.
"Ada apa wi?, kok triak" tanya pak fandy yang tetap fokus menyetir mobilnya.
"Enggak papa kok pak", jawab dewi merasa malu karena sudah triak didalam mobil pak fandy.
"Ya aku kaget lah, tiba tiba kamu ngomong gitu, kamu beneran pacaran sama pka fandy?", tanya dewi memastikan.
"Iya wi, kamu gak percaya", jawan sarah .
"Enggak", ucap dewi tak percaya.
"Aku beneran pacaran sama pak fandy, buktinya setelah wisuda hari ini besok pak fandy akan melamar ku", kata sarah percaya diri.
"Serius kamu sar, kamu gak mimpi kan", ucap dewi sambil memegangi kening sarah memastikan sarah tidak berkhayal terlalu tinggi.
"Ya ampun anak ini kalo dibilangin gak percaya amat si sama sahabat kamu sendiri", ucap sarah geram.
"Ya bukannya gitu tapi beruntung banget kamu bisa dapetin guru setampan dan sepandai dia", ucap dewi menggoda sarah.
"Ya dong siapa dulu, sarah", ucap sarah dengan bangga.
Fandy yang dari tadi melihat kedua prempuan membicarakan tentang dirinya dari kaca spion depan, dia menahan tawanya karena melihat tingkah laku kedua nya.
__ADS_1
Tak lama kemudian sampai lah mereka bertiga disekolah.
Kemudian sarah dan dewi pun turun dari mobil dan apa reaksi semua murid disana, ya mereka semua heran kenapa sarah dan dewi bisa berangkat bareng dengan pak fandy guru tampan itu.
Sarah dan dewi pun berkumpul dengan teman teman sekelas nya untuk menunggu acara dimulai.
"Hey,, kalian kok bisa bareng pak fandy?", tanya seorang teman satu kelas sarah dan dewi.
"Emm,, ternyata sar,," belum sempat dewi melanjutkan bicara nya sarah menutup mulut dewi. "Oh, dia sepupu ku", sahut sarah membalas pertanya an teman nya itu.
"Oh, sepupu bagi no teleponnya dong sar", kata teman sekelas sarah. belum sempat sarah memberikan no telepon pak fandy, acar pun dimulai.
Setelah beberapa jam kemudian acara pun selesai , sarah dan teman teman nya pun berfoto foto untuk dijadikan kenangan jika mereka berpisah nanti.
"Sarah,,?! panggil seorang laki laki dari belakang, laki laki itu yang tak lain adalah fandy gurunya.
"Iya pak ,ada apa?", tanya sarah seolah sebagai panggilan murid kepada gurunya
"Bisa berfoto dengan saya?" tanya fandy .
"Bisa pak", jawab sarah mengangguk setuju.
"Dewi tolong foto in bapak sama sarah ya", pinta pak fandy pada dewi untuk memfoto kan sahabatnya itu dengan gurunya.
Cekriikkk,,, bunyi kamera ponsel pak fandy.
"Terima kasih ya wi", ucap pak fandy.
Lalu murid murid lainnya pun ikut berkumpul ingin berfoto dengan guru tampan nya itu. setelah mereka berfoto bersama , acara hiburan pun dimulai .
Pak fandy adalah guru kesenian, dia pun ikut merayakan acara wisuda itu dengan bernyanyi diatas panggung.
__ADS_1