
(DIKEDIAMAN FANDY)
Ke esokan harinya fandy tengah bersiap siap untuk mengajar disekolah. disela fandy sedang membereskan tas dan buku bukunya terlintas nama sarah dibenak nya. Padahal kemarin mereka sudah bertemu , dan hari ini fandy sudah merindukan sarah lagi tunangannya itu.
Tok..tok..!! tiba tiba terdengar ketukan pintu kamar fandy.
"Mama masuk ya sayang?!" suara ibu fandy.
"Ya ma, masuk aja" sahut fandy.
"Kamu belum berangkat sayang?" tanya mama fandy.
"Belum ma, ni baru mau berangkat"
"Ya sudah kalo gitu, kamu gak sarapan dulu?" tanya mama fandy berjalan menuju meja makan.
"Enggak ma, nanti aku sarapan di kantin sekolah saja" jawab fandy langsung bersalaman dan pergi.
(DIRUMAH SARAH)
Sarah dan keluarga nya tengan menikmati makan pagi bersama dimeja makan.
"Kamu jadi kerja nak?" tanya ibu sarah.
"Iya jadi bu, mungkin mulai besok sarah ngelamar kerja ditoko deket sekolah sarah SMA bu" jawab sarah sambil menyendokan makanan ke mulutnya.
"Kalo dewi dia mau kerja apa mau kuliah nak?" tanya ibu sarah lagi.
"Gak tau bu, sarah gak pernah tanya tanya dia mau kerja apa kuliah setelah lulus" jawab sarah menyelesaikan makannya.
"Ya sudah kamu kerumah dewi aja nanti , kamu tanya dia mau kerja apa kuliah, mungkin aja dia berniat kerja juga bisa bareng kamu kerja nya" sahut bapak sarah .
__ADS_1
"Iya pak nanti sarah kesana" jawab sarah lalu membersihkan piring piring yang ada dimeja makan.
Setelah makan dan membereskan piring sarah langsung pergi kerumah dewi sahabatnya itu.
Tok..tok..!!
Dewi yang tengah berbaring dikamar mendengar ketukan pintu dari luar dia ,dia pun pergi membuka kan pintu.
"Kamu sar, ngapain pagi pagi kesini?" tanya dewi pada sarah.
"Aku mau tanya kamu, kamu setelah ini mau langsung kerja apa mau kuliah dulu" jawab sarah.
"Aku si belum mikirin itu sar, masuk dulu biar enak ngobrolnya" sahut dewi masuk kerumah.
"La gimana coba kamu kok belum mikirin soal itu, kita ni udah lulus wi masak iya kamu mau jadi pengangguran" kata sarah .
"Kamu ya dari dulu gitu wi, cape mulu emang kamu nguli kok cape" sahut sarah menggeleng gelengkan kepalanya karena heran mempunyai sahabat seperti dewi.
" Kamu sendiri mau kuliah apa kerja?" tanya dewi.
"Prinsip ku dari dulu setelah kuliah aku mau langsung kerja biar bisa bantu kebutuhan sehari hari wi" jawab sarah.
"Emm,, aku apa ikut kerja aja ya" kata dewi sambil mengetuk ngetuk dahi nya dengan jari telunjuk nya.
"Terserah kamu lah" jawab sarah.
Setelah sarah dan dewi berbincang bincang sarah pun pulang kerumahnya. setiba nya dirumah sarah mengecek handphone yang sedang dicas.
"Gak ada pesan dari mas fandy" gumam sarah melihat handphone nya yang kosong tak ada pesan 1pun .
__ADS_1
Sarah pun berniat menelfon fandy, tapi dia langsung mengurungkan niat nya karena ia ingat kalau jam segini fandy sedang mengajar.
Kliingg,,, suara pesan masuk, tertulis dilayar hp sarah "My fiance" .
"Pagi sayangku, semangat ya aktifitasnya" . sarah pun membalasnya dengan tersenyum bahagia.
"Pagi juga ,, iya mas kamu juga semangat mengajarnya" ,balas sarah memeluk hpnya.
Fandy yang tengah mengajar mendengar pesan masuk dihpnya, dia tidak merespon karena tengah fokus dalam mengajar muridnya, fandy tidak mau mencampur adukan masalah percintaan dengan pekerja annya.
Sarah yang tengah menunggu balasan dari fandy ia pun langsung mengerutkan dahinya kenapa sudah 5menit lebih fandy tidak membalasnya.
"Apakah mas fandy sedang sibuk mengajar" batin sarah, "Ya sudah lah,lebih baik aku menyiapkan lamaran kerja buat besok" ucap sarah lalu meninggalkan hpnya diatas meja kamar.
Setelah waktu jam istirahat fandy yang tengah berada dikantor ,ia membuka hpnya yang berbunyi tadi. terlihat dilayar hp fandy ternyata pesan dari tunangannya itu.
"Dia tidak mengirim pesan lagi apakah dia marah karena aku tidak membalas pesannya" batin fandy. Fandy pun mengirim pesan lagi pada sarah.
"Kenapa tidak mengirim pesan lagi padaku, apa kamu marah karena aku tidak membalas pesanmu?" . sudah beberapa menit berlalu tidak ada balasan pesan dari sarah. fandy pun merasa sarah marah kepadanya ,karena tidak membalas pesannya dengan cepat. Fandy pun langsung menekan panggil pada kontak sarah, fandy pun cemas karena sarah yang dari tadi ditelfon beberapa kali tidak menjawab ,fandy berfikir sarah marah sampai sampai tidak membalas dan tidak mau menjawab telfon dari fandy.
Sarah telah selesai mempersiapkan surat surat lamaran kerjanya untuk besok.
"Akhirnya selesai juga, besok tinggal berangkat" ucap sarah tersenyum bahagia.
__ADS_1