Rela Ku Lakukan Demi Dia

Rela Ku Lakukan Demi Dia
Bab 20


__ADS_3

 


Siang hari sarah sedang menunggu kedatangan fandy, yang akan menjemputnya untuk berkunjung kerumah nya atas perintah mama fandy.


Tidak berapa lama kemudian fandy datang dengan motornya dan masih memakai seragam mengajarnya.


 


"Hay sayang, udah lama nunggu in aku?" tanya fandy tersenyum melihat sarah yang tengah menunggunya .


"Belum lama si mas, cuma baru 2 jam aku nunggu in nya", jawab sarah dengan bercanda.


"Waduh,, baru 2jam ya , ya udah aku balik lagi dulu biar 5jam sekalian ya", jawab fandy yang meledek sarah. Mereka pun tertawa bersama.


 


Tiba tiba ibu sarah keluar.


 


"Loh nak fandy, gak masuk dulu?", tanya bu wati yang baru muncul.


"Enggak usah bu, ni aja saya cuma mau minta izin ke ibu mau jemput sarah untuk kerumah saya atas kemau an mama saya" ,jawab fandy dan menyalimi ibu sarah.


"Iya kan bisa masuk dulu ,minum apa makan dulu, pasti nak fandy cape baru pulang dari sekolah", jawab ibu wati.


"Enggak usah repot repot bu, saya juga mau ngajak sarah makan bersama keluarga saya, kapan kapan ibu dan bapak juga saya undang untuk makan bersama.", kata fandy langsung berpamitan dan pergi dengan sarah.


 


Setiba nya dirumah fandy . sarah agak canggung karena sekarang dia datang kerumah fandy bukan sebagai murid tapi melainkan sebagai tunangan nya.


"Ayo masuk jangan bengong disitu?!" ajak fandy menarik tangan sarah.


 


"Iya mas" jawab sarah dengan jantungnya yang berdebar debar karena gerogi untuk bertemu orang tua fandy.


"Ehh,, calon mantu udah dateng ya!?" suara prempuan yang tak asing ya itu ibu mery mama nya fandy.


"Hehe calon mantu idaman berati aku", batin sarah tersenyum malu.


"Sini yuk langsung makan bareng sama tante" ,sahut bu mery langsung merangkul sarah layaknya menantu dan mertua.


"Apa aku orang luar, gak dianggep sendiri", batin fandy mengerucutkan bibir.


Fandy pun pergi kekamarnya untuk membersihkan dirinya agar segar. Setelah fandy selesai mandi ia langsung menyusul ke meja makan. Terlihat sarah dan mama nya sudah sangat akrab sekali.


 


"Udah akrab banget ni ,sampe anak sendiri gak dianggep" kata fandy sambil mengerucutkan bibir mengarah mamanya.


"Ya ampun sampe lupa mama, maaf sayang ,mama saking senengnya sarah bisa dateng kerumah", jawab mama fandy sambil mencubit pipi fandy.


 

__ADS_1


"Malu ma sama sarah", sahut fandy merasa malu karena mamanya memperlakukan nya seperti seorang anak kecil.


"Eemm,, gak papa mas aku aja masih sering dimanja sama ibu", jawab sarah tersenyum. Fandy pun ikut tersenyum menatap sarah.


"Iya ya ,, fandy nya aja terlalu lebay", sahut mama fandy merangkul sarah tersenyum.


"Papa mana ma?" tanya fandy.


"Papa masih kerja dikantor mungkin pulang agak lambat", jawab mama fandy.


 


Setelah mereka selesai makan ,mereka duduk diruang tamu sambil mengobrol.


 


"Terus mau ngapain ni abis makan?" kata fandy yang menyangga dagunya.


"Mama sama sarah mau ke mall, kalo kamu mau nganterin?", jawab mama fandy tersenyum.


"Gak mau ah, nanti aku jadi bodyguard terus suruh bawa in belanja an kalian", jawab fandy malas.


"Ya udah kalo gak mau ikut sarah nanti ngambek lo", ledek mama fandy .


"Emm,, gak papa kok mas fandy gak ikut, aku gak akan ngambek, aku juga cuma nemenin tante belanja" sahut sarah yang canggung.


"Aku ikut kalo gitu" sahut fandy.


Mereka bertiga pun pergi menuju mall.



Ibu mery pun menghampiri gaun itu, dia ingin membeli nya untuk hari pernikahan anaknya dengan sarah.


"Sepertinya cocok denganmu",kata mama fandy menggandeng tangan sarah.


"Aku pendek tidak mungkin cocok dengan gaun ini" , jawab sarah menunduk


"Hey baby ,, tante ingin membeli ini untuk kamu untuk hari pernikahan kalian,pasti kamu akan terlihat lebih cantik", kata bu mery tersenyum lebar.


"Ma ,,kita menikah masih lama , masih 1 tahun lagi masak mau beli gaun sekarang , ya nanti gaunnya banyak sarang laba labanya", jawab fandy.


"Ya kan mama cuma ingin membelikan calon menantu mama, jika tidak dipakai hari pernikahan dia kan bisa di acara lain ,ya kan sayang" jawab mama fandy merangkul sarah.


"Emm,, apa tidak terlalu mahal tan, saya juga tidak terlalu ingin membeli gaun,karena tidak pernah ada acara" , jawab sarah merasa tak enak hati, karena calon mertua nya itu sangat baik dengan nya, sampai sampai mau membelikan gaun yang bukan main harganya.


"Tidak apa , tante cuma mau beli in kamu gaun ini sebagai ucapan terima kasih kamu mau menjadi pendamping anak saya", kata mama fandy sambil memeluk sarah dan meneteskan air mata.


"Tante tidak perlu berterima kasih sama saya, saya juga mempunyai hubungan dengan mas fandy karena saya mencintainnya dengan tulus dan lapang dada tan", jawab sarah membalas pelukan mamanya fandy .


 


Fandy yang melihat kedua prempuan yang ia sayangi saling memberikan perhatian dan kasih sayang ia amat sangat bahagia, karena bisa memiliki kedua prempuan yang menyayangi dan mencintai nya dengan tulus. akhirnya bu mery membelikan gaun itu untuk sarah.


Setelah lama dimall waktu menunjukan pukul 5 sore ,sudah waktunya sarah pulang.

__ADS_1


 


Akhirnya mereka melaju pulang menaiki mobil mama fandy.


Ditengah jalan mama fandy merasa lapar, karena sudah dari tadi siang dia makan, dan sekarang waktu nya makan .


 


"Sayang mama laper nih, mampir ke restoran dulu yuk!?" ajak mama fandy.


"Yuk, tapi sarah apa tidak kemaleman pulangnya ma" kata fandy .


 


"Tidak apa kan sarah kita mampir ke restoran dulu?" tanya mama fandy .


"Tidak apa tan, lagi pula ibu tau saya pergi kerumah mas fandy", jawab sarah tersenyum manis. Sarah pun sebenarnya merasa lapar karena biasanya dia makan banyak jika dirumah, tapi tadi siang karena ia makan dirumah fandy dia tidak berani mengambil makanan terlalu banyak karena tidak enak dengan mamanya fandy.


"Ya sudah kita berhenti disini aja" ucap fandy lalu memarkirkan mobilnya.


 


Setelah mereka memasuki restoran dan duduk dimeja. ibu mery langsung memanggil pelayan dan memesan makanan.


 


"Saya mau stik daging sama minum jus jeruk aja, kalo kamu mau apa sayang?" tanya mama fandy pada sarah.


"Terserah tante aja, saya bisa makan semua" jawab sarah dengan polos.


Baru pertama kali sarah makan direstoran yang mewah .


"Kalo fandy mau capcai pedas sama minum jus alpukat", kata fandy melihat lihat buku menu.


Tiba tiba sarah pun menyahut karena mendengar fandy memesan sayur kesuka an nya.


"Aku juga mau kaya yang dipesen mas fandy" sarah langsung menunduk malu ,kenapa dia sangat tidak sopan ketika didepan orang tua fandy.


Fandy dan bu mery tertawa keras bersama, sarah yang melihat bu mery dan fandy tertawa merasa bingung ada apa dengan mereka.


"Kamu kalo mau , kenapa tadi suruh pesen bilangnya terserah, sekarang apa?!" ,kata fandy menahan tawa karena pacarnya itu terlalu polos.


"Maaf mas, soalnya aku gak tau makanan disini apa aja" jawab sarah sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal itu.


"Kan ada buku menu" sahut mama fandy tersenyum.


"Hehe gak liat tan" jawab sarah malu.


"Ya sudah , apa kamu suka capcai kok mau itu juga?" tanya fandy.


"Iya mas, ibu ku selalu masakin aku sayur capcai jadi aku suka", jawab sarah tersenyum .


 


Pesanan makanan mereka pun datang, dan langsung memakan nya. selesai makan mereka menuju ke rumah fandy untuk mengantar mamanya dulu, setelah itu mengantarkan sarah pulang.

__ADS_1


 


__ADS_2