Rela Ku Lakukan Demi Dia

Rela Ku Lakukan Demi Dia
Bab 28


__ADS_3

Ditengah kebersamaan mereka , tiba tiba ponsel pak herman berbunyi, lalu pak herman mengangkatnya.


"Ya saya sendiri disini" sahut pak herman dengan wajah serius.


"Oke baik saya usahakan" balas pak herman pada seorang disebrang telfon sana.


"Ada apa pa,? kok muka nya gitu kaya nya ada yang serius?" tanya bu mery istri pak herman.


"Ini pegawai papa dikantor suruh papa datang kekantor cepat, ada klien yang marah marah ma" jawab pak herman.


"Ya sudah mama ikut ke kantor ya pa" kata bu mery.


"Baiklah, ayo berangkat" ajak pak herman pada bu mery.


"Lalu rio bagaimana ,masak iya dirumah sama bi inah doang, kak fandy mau ke sekolah mengajar" ucap rio cemberut


"Kaya anak kecil aja ditinggal sendiri takut" sahut fandy yang tengah memakan sarapannya.


"Aku gak takut, cuma bosen kalau sendiri" jawab rio kesal.


"Oke nanti ikut kakak aja gimana ke sekolah" ucap fandy


" Ogah banget,, udah bosen sekolah mulu" sahut rio


Pak herman dan bu mery pun menggelengkan kepala nya melihat kedua putra nya selalu saya bertengkar.


" Sudah sudah mama sama papa mau berangkat duluan, rio sayang kamu dirumah aja gak papa kan ,lagi pula mama sama papa pulang cepet kok setelah urusan selesai, jaga diri baik baik oke" ucap bu mery lalu pergi.


"Oke mam" jawab rio.

__ADS_1


Tak lama kemudian fandy pun ikut menyusul pergi untuk mengajar, sebelum ke sekolah fandy menjemput sarah terlebih dahulu.


Sesampainya dirumah sarah, fandy melihat sarah yang tengah duduk menunggunya didepan rumah.


"Jam segini kok baru nyampe mas?, biasa nya lebih awal biar berangkat nya nyantai" tanya sarah penasaran .


"Iya tadi ada masalah kecil dirumah" jawab fandy


"Masalah apa mas?" tanya sarah kebingungan


"Itu gak penting, yang penting ayuk buruan naik keburu telat" ucap fandy.


" Iya bentar aku pamit dulu" sahut sarah berpamitan ke orang tua nya lalu pergi berangkat bersama fandy seperti biasa naik motor kesayangan fandy.


 


Ditengah perjalanan fandy terus melihat wajah sarah dari kaca sepion. Sarah yang sadar akan dirinya diperhatikan fandy dari kaca sepion , sarah pun menepuk helm yang dipakai fandy.


 


"Suruh siapa liatin aku terus" sahut sarah mengerucutkan bibir nya.


"Emang gak boleh" ledek fandy.


"Gak boleh,!!" jawab sarah ketus


"Pelit amat ,nanti tu bibir aku kuncir sekalian ya" ucap fandy yang meledek sarah .


"Kalau bisa ya gak papa" sarah pun meledek fandy.

__ADS_1


Fandy memberhentikan motornya mendadak.


"Kok berhenti si mas?" tanya sarah .


"Katanya mau dikuncir tu bibir kamu" kata fandy menengok kebelakang .


"Iihh,, mas fandy gak tau bercanda ya" sahut sarah.


" Ya kamu jawab nya gitu ya udah aku kerjain sekalian" ucap fandy mulai melajukan motornya kembali.


Setelah sampai ditoko tempat kerja sarah fandy turun dari motornya dan mendekati sarah.


"Loh malah turun ,bukannya cepet ke sekolah keburu telat" ucap sarah heran


"Kamu lupa ya?" tanya fandy


"Lupa apa" ucap sarah kebingungan dengan pertanya an fandy. Fandy pun mencium kening sarah lalu menyodorkan tangannya.


" Oh iya maaf mas, lupa soalnya buru buru" kata sarah tersenyum malu lalu mencium punggung tangan fandy lalu pergi masuk ke toko.


"Kaya udah jadi suami sah aja" batin fandy tersenyum sendiri. Fandy lalu menuju sekolah untuk mengajar muridnya.


DITOKO BUTIK GRESYA


***


Sarah ditoko sedang memikirkan apa yang mau digambar untuk model gaun terbaru ditoko ini. Dia terus membayangkan gaun hitam bercorak bordir bunga seperti nya bagus pikirnya, setelah sarah menggambar apa yang dia bayang akhirnya gambar desain gaun terbaru nya pun jadi , betapa indah nya gaun itu, kemudian sarah memberikan desainnya pada pemilik toko.


Akhirnya pemilik toko pun menyukai hasil kaeya sarah, kmlemudian pemilik toko menyerahkan gambar itu pada pemnjahit untuk merancang gaun terbaru itu. sarah pun merasa puas dengan karya nya, karena akan diproduksi toko yang bisa dibilang toko paling mewah, dan toko yang sering dikunjungi oleh orang orang berada.

__ADS_1



__ADS_2