Rela Ku Lakukan Demi Dia

Rela Ku Lakukan Demi Dia
Bab 33


__ADS_3

Mereka semua pun melanjutkan makan bersamanya. dan memesan makanan. tidak beberapa lama makan an pun datang. dan mereka semua menyantapnya dengan santai.


Fandy yang melihat sarah asik makan sendiri pun mencoba mengambil sendok sarah.


"Kok diambil si mas sendok aku, kan udah ada sendiri" kata sarah kesal karena dia tengah menikmati makanannya tiba tiba fandy merebut sendok miliknya.


"Kamu asik makan sendiri si, aku juga mau" Ucap fandy mengerucutkan bibirnya seperti anak kecil .


"Malu mas, ada dewi sama rio" ucap sarah berbisik


"Gak papa lah, cepet suapin aku kalau enggak aku marah aja deh" ucap fandy mencoba membujuk sarah.


"Jangan gitu lah mas, kaya anak kecil aja si makan sendiri lah" jawab sarah mengambil sendoknya kembali.


"Oke kalau gitu aku gak jadi makan" ucap fandy menjauhkan piring nya


"Oke oke, aku suapin tapi dimakan lo" ucap sarah menarik piring fandy mendekat . Sarah menyendokan makan an kearah mulut fandy, dan fandy langsung melahapnya .


Dewi dan rio yang melihat kedua pasangan yang sedang melakukan adegan romantis menjadi iri.


"Bisa harga in yang jomblo gak si" kata dewi sontak membuat semua kaget.


"Hahaha jomblo" ucap rio meledek dewi.


"Diem kamu rio, kamu aja jomblo pake ngatain dewi jomblo" sahut fandy tertawa kecil.


"Jangan gitu geh, gini gini banyak yang ngejar ngejar loh" jawab rio bangga.


"Ciih,, iya banyak ngejar ngejar tapi yang ngejar ibu ibu karena tukang sayur" sahut dewi tertawa

__ADS_1


"Jangan songong lu, gua ni ganteng sedangkan lu apa laku" ucap rio meledek dewi. dewi pun kesal dan menyenggol lengan rio dengan keras.


"Auuww,, sakit tau keras amat si jadi cewek" ucap rio menahan sakit dilengannya.


"Rasain tu, makan tambahan" sahut dewi sadis.


Setelah mereka selesai makan, mereka berencana pergi jalan jalan dulu. Mereka pun keluar dari restoran menuju parkiran.


"Kamu bareng rio aja wi, kan kamu gak bawa motor" ucap sarah tersenyum menggoda dewi agar mau satu motor dengan rio.


"Gak ah,, nanti bocor lagi ban gua kalo dinaikin dia" sahut rio .


"Emang nya ni motor siapa, pake larang larang orang segala" ucap fandy


"Aku juga gak mau kali naik motor sama lu" kata dewi.


"Kalau gitu kakak biar naik sama aku, biar si dia ni boncengan sama kak sarah aja" ucap rio memakai helmnya.


"Terserah!" sahut rio malas.


Dewi pun pasrah dari pada naik ojek menambah ongkos mending numpang gratis.


Mereka pun naik motor masing masing seperti kedua pasangan yang utuh.


Ditengah jalan dewi merasa risih karena harus duduk dekat sekali dengan rio. Dewi pun mundur perlahan dan berpegangan pada bagian belakang motor .


Tanpa disengaja rio berhenti tiba tiba .


Sreett,,!! Dugghh,,!!

__ADS_1


"Dasar ya lo, mencari kesempatan dalam kesempitan" ucap dewi yang sekarang posisi nya menempel dengan rio dekat sekali.


"Enak aja , liat tu lampu merah buta ya" sahut rio menunjuk lampu tanda warna merah. Dewi pun merasa malu karena dia pikir rio mencari kesempatan, dewi terlalu fokus dengan duduknya maka dari itu dia tidak menyadari ada lampu merah.


"Maaf kan gua gak liat" sahut dewi


"Mangkanya jadi cewek jangan terlalu over sama cowok" ucap rio tetap fokus kedepan.


"Ya"sahut dewi santai.


Lampu pun berubah hijau mereka pun kembali melaju . Akhirnya mereka sampai ditaman tempat dimana sarah dan fandy pertama berkencan.


Sarah yang baru saja turun dari motor melihat sekeliling taman itu tanpa henti. dia selalu mengingat dimana kenangan indah terukir ditaman itu.


"Kita liburan cuma kesini" Kata rio kecewa karena dia pikir akan pergi ke tempat bagus ternyata hanya taman kota.


"Apa bagusnya" ucap rio langsung duduk dikursi taman sambil memainkan ponselnya.


"Geser woy!!" printa dewi pada rio tengah adik main ponselnya.


"Kaya gak ada tempat duduk lain aja" sahut rio menggeser duduk nya.


"Oh lo gak mau duduk samping gue, ya udah gue cari tempat duduk lain aja" ucap dewi berjalan pergi, tapi rio pun menarik tangan dewi.


"Lo duduk sini aja, gua gak mau sendirian" pinta rio


"Hemm,, tadi ngusir sekarang suruh duduk, emang bener bener aneh lo" sahut dewi geram.


"Terserah" Jawab rio tetap memainkan ponselnya.

__ADS_1


"Bisa ya ketemu makhluk aneh kaya dia" batin dewi.


Sarah dan fandy mereka berdua tengah asik bersenang senang, sedang kan rio dan dewi hanya duduk memainkan ponsel mereka sendiri.


__ADS_2