
Pov kang ha joon
Aku benar-benar kesal , bagaimana bisa aeyong seperti itu , dia memberi harapan padaku tapi malah berkencan dengan orang lain .
Aku memarik bangku dengan kasar hingga banyak mahasiswa yg menoleh ke arahku .
" apa kau lihat-lihat ," bentakku . Mereka pun langsung memalingkah wajah .
" aigoo .. Apa yg membuatmu kesal , bukankah tadi malam kau menghabiskan malam dengan aeyong , " lee yeong sik menggerutu .
" Diamlah yeong sik , aku tak ingin membahas aeyong sialan itu sekarang ," umpatku kesal .
" Hahaha sudah ku bilang , aeyong tak seperti mantan-mantan kekasihmu yg lain , lebih baik mundur sekarang atau kau akan seprti anak lain yg patah hati karna penolakan sadis aeyong ," saran dong ming .
" sebenarnya apa yg terjadi ? Kau ditolak olehnya karna berusaha mengajaknya naik keranjangmu , "
Aku melotot ke arah yeong sik , bisa-bisanya dia berfikir seperti itu .
" aigoo , hyeong jangan teralalu berterus terang seperti itu ." mark lee ikut-ikutan menyindirku .
Aku merogoh celanaku , ku buka galeri fotoku . " Lihatlah , siap bilang aku gagal ," ejekku . Mereka bertiga nampak terkejut melihat aeyong tidur dipelukanku .
" Sudah ku katakan , aku selalu mendapatkan apa yg aku mau termasuk aeyong ," sombongku , bagaimanapun aku hanya perlu meminta penjelasan aeyong .
" Ini bukan editan kan ?" dong ming masih tak percaya seprtinya .
" Tentu saja asli , kau tak lihat foto ini diambil di apartemenku ,"
" Wah hyeong , kau hebat sekali bisa menaklukkan seorang aeyong ," mark lee masih terkagum-kagum .
" Bagaimana rasanya ?" yeong sik mengedipkan mata ,
dong ming juga marke lee mendekat kan wajah mereka , seakan memintaku menjelaskannya secara detail malamku dengan aeyong .
" Ah ,, sudahlah , aku sedang kesal padanya ," kelakku . Tentu saja aku tak bisa bercerita jika di antara kami tak terjadi apapun bahkan aku terlalu takut untuk agresif terhadap aeyong .
" Aih , pelit sekali , hanya berbagi cerita saja kau tau mau ," gumam yeong sik .
"Yah , bagaimana lagi dari pada kalian menertawakanku . " bisikku dalam hati .
......................
Di tempat dimana aeyong berada .
Pov kim aeyong
Sejenak aku melupakan kepenatanku ,
__ADS_1
Berada di wilayah kekuasaan adikku membuat semuanya nampak lebih baik . Bahkan aku ingin pergi ke busan untuk beberapa pekan , saat ini aku tak ingin berurusan dengan manusia .
" Sepertinya anda sedang bahagia ," sapa seorang peri hutan ,
" Ah , , benarkah ? Sepertinya aku sedang tidak baik -baik saja . " bagaimana bisa peri bisa salah membaca fikiranku .
" Sebenarnya ada sedang bahagia namun ada sulit untuk mengakuinya ,"
" Benarkah ??" seprtinya aku mengajukan pertanyaan itu untuk diriku sendiri . : Apakah bener aku tengah berbahagia ? Apakah karna kang ha joon ? "
" Sebaiknya anda kembali sekarang , sebelum pasangan anda marah ," peri itu mengingatkan .
Aku tak perduli , bahkan jika ha joon marah pun bukan urusanku , aku berjalan ke arah air terjun favoritku , tempat yg sering ku kunjungi bersama kang dae hyung dulu . Aku , dae hyung juga hae jung berteman sejak kami kecil . Dae hyung yg lebih tua dibanding kami berdua selalu mengajak kami menjelajah hutan ini , tentu saja sebelum adikku diangkah menjadi penguasa gunung disini .
Jika diingat kembali , memang aku kekasih dae hyung tapi apakah aku mencintainya ? Ataukah aku hanya terbiasa , bersamanya dulu . Kembali banyanganku terfokus pada sosok kang ha joon sekarang , tiba-tiba sekujur tubuhku terasa panas , panas seprti terbakar , namun bagian jantungku seperti tertusuk pedang yg sangat tajam menacap dengan sempurna , ujung pedang itu terasa dingin , bahkan organ dalamku terasa membeku , sedangkan di luar terasa sangat panas , aku menjerit kesakitan . Bahkan burung-burung beterbangan ketakutan mendengarkan jeritanku . Dari atas ku lihat bukit hae jung melsat ke arahku .
" Nuna ? ayo kembali ke seoul sekarang . kau menemui suamimu sekarang ," dengan cepat hae jung membopongku melesat kembali ke seoul . Hanya butuh waktu sekejab bagi hae jung membawaku ke seoul .
Kami telah berada di sekitaran universitas ku , masih dengan membopongku hae jong menghentikan taxi yg lewat bahkan hae jung telah mengganti pakainnya menjadi pakaian moderen seprti manusia pada umumnya .
" Bertahanlah nuna ," untuk pertama kalinya aku melihat hae jung yg begitu khawatir padaku .
Taxi dengan cepat membawa kami ke unversitasku . Sekarang aku hanya merasakan panas , panas yg membakar seluruh tubuhku . Bahkan keringatku bercucuran , padahal saat ini mendekati musim dingin jadi suhu akan semakin dingin , namun tubuhku rasanya basah karna keringat .
" Pak , tolong tunggu disini sebentar , saya harus menjemput sumami kakak saya ," hae jung pergi begitu saja meninggalkanku di dalam taxi . Pak sopir sedikit takut melihat kedaanku , namun kuyakinkan jika aku tak apa-apa .
......................
hae jung masuk begitu saja ke universitas , penciuman hae jung sangat tajam , dengan muda dia dapat menemukan keberadaan ha joon .
Sepanjang koridor yg dilewati hae jung , banyak mahasiswi yg terhipnotis dengan paras hae jung , sama seperti aeyong , hae jung memiliki paras yg rupawan .
" omoo ... Siapa dia ? "
" Astaga , dia sangat tampan !"
" Apakah dia mahasiswa baru disini ?"
" Dari jurusan apa dia ? Aku tak pernah melihatnya sebelumnya ,"
Ocehan yg sebenarnya membuat hae jung ingin menghancurkan rahang mereka semua namun aeyong lebih penting sekrang .
Di caffetaria ha joon tengah bersama teman-temannya tak sadar akan kehadiran hae jung .
Hae jung menghampiri ha joon ,
" kau ?? Bagaimana kau bisa berada disini ?" pekik ha joon tak percaya jika hae jung kemari .
" jangan banyak bicara , ikut aku sekarang," hae jung langsung menari tangan ha joon .
__ADS_1
ketiga temannya yg berada di sana hendak menghentikan hae jung namun ditahan oleh ha joon . Alhasil mereka bertiga hanya mengikuti ke dua orang ini .
Sampai dimana tempat aeyong berada , hae jung masih menarik tangan ha joon .
Ha joon nampak terkejut melihat aeyong yg kesakitan , dia memang masih marah pada aeyong tapi melihat aeyong seprti itu membuat hatinya luluh .
" Astaga , aeyong apa yg terjadi , kenapa bisa seprti ini ," ha joon lansung memeluk aeyong .
" Apa kau marah padaku ? Apa aku melakukan kesalahn padamu ha joon ?" bisik aeyong .
" Tidak , aku tak marah padamu , ayo kerumah sakit ,"
" Ha joon , bawa nuna pulang ," hae jung mengingatkan .
Ha joon menganguk , dengan cepat dia membopong aeyong keluar taxi .
dong ming , mark lee , yeong sik masih nampak kebingungan . Bahkan para mahasiswa yg kebetulan ada disitu pun merasa heran .
Terlebih melihat siapa yg sedang digendong ala bridal style oleh ha joon .
Tak memperdulikan sekitarnya ha joon membawa aeyong ke arah parkiran .
semakin banyak pasang mata yg menyaksikan kejadian itu namun seperrtinya aeyong terlalu sakit untuk menolak perlakuan ha joon bahkan aeyong nampak nyaman berada dalam dekapan ha joon .
hae jung , mark lee , dong ming dan yeong sik serpeti pengawal yg berjalan dibelakang mereka .
Di depan mobil ha joon dengan cepat mark lee membukakan pintu belakang untuk aeyong ,
" Kau yakin tak perlu kerumah sakit ," ucapa ha joon sembari mengecup tangan aeyong setelah ia mendudukkan aeyong di dalam mobil . Aeyong hanya mengganguk dengan lemas .
" ayo , biar aku yg mengemudi ," pinta hae jung , Yg sudah tak tahan dengan tatapan para mahasiswi disana . Ha joon pun mengguk dan menutup pintu mobilnya .
" aku antar aeyong pulang dulu , nanti kutelfon kalau aeyong sudah membaik ," ucap ha joon pada teman-temannya karna ha joon sangat yakin mereka sangat penasaran dengan apa yg terjadi , sebenarnya dia pun tak tau apa yg sedang , tapi yg pasti dia harus membawa aeyong kembali dulu . Yeong sik mengganguk sembari menepuk pundak ha joon .
" Apa yg kalian lihat ?" bentak ha joon pada para gerombolan mahasiwa yg ada di sekitar mereka , ha joon pun duduk di samping aeyong , sedangkan hae jung duduk di belakang kemudi . Mobil putih itu pun melesat meninggalkan halaman universitas .
" Aku tak percaya dengan apa yg ku lihat barusan , bagaimana bisa aeyong bersama ha joon dan siapa pria tampan itu ?" kata seorang mahasiswa yg masih terkejut dengan apa yg dilihatnya barusan .
" Hah , kelihatannya aja sok jual mahal sama ha joon , padahal diam-diam punya hubungan khusus , dasar munafik ," bahkan ada yg mencaci aeyong .
Sementara teman-teman ha joon masih saling pandang , mereka dapat melihat jika memang ada hubungan tak biasa antara ha joon dan aeyong .
Yg lebih menghebohkan adalah vidio yg diambil diam-diam oleh mahasiswa mulai di
upload ke forum diskusi mahasiswa . Tentu semuanya semakin heboh .
Bahkam min ji , sodam , tea min dan ji su yg berada di salah satu pusat perbelanjaan terkejut dengan vidio tersebut . Banyak mahasiswa yg menghujat aeyong banyak , pula yg menghujat ha joon namun masih ada beberapa orang yg mendoaakan hubungan mereka . Rasa kecewa park ji su , juga ada rasa benci yg terpancar dari raut wajah min ji yg tak lain adalah mantan kekasih ha joon .
...----------------...
__ADS_1