
Kemudian Keisya pun, melihat di balik tembok tanaman nya, ternyata ada Boy dan Kevin sedang ngumpet?
"Ka, Boy?" kaget Keisya, melihat Boy&Kevin, bersembunyi di balik tembok.
"Stttt..., tolong jangan berisik yah Key, nanti ketauan," pinta Boy.
"Emang nya, kalian lagi pada ngapain ngumpet-ngumpet disitu? jadi kesirem air kan, jadinya?" heran Keisya.
"Aku lagi main petak umpet Key, sambil cari anak kodok," jawab Boy, dengan suara pelan!
"Masa cari anak kodok di situ ka? aneh-aneh ajah," heran Keisya.
"Ini kodok nya Key, nama nya Kevin," ucap Boy, sambil memperkenalkan Kevin!
Keisya pun tertawa, dengan tingkah konyol Boy! "sialan lu Boy, udah muka gua lo kasih kentut tadi, sekarang lo bilang gua anak kodok lagi," kesal Kevin dalam hatinya, yang ternodai, karna tingkah Boy yang kurang ajar.
"Hehehe..., sori Vin, bercanda, jangan baper napa," ucap Boy, sambil menatap Kevin, yang sedang cemberut.
"Oh iya Key, kenalin, ini temen aku, namanya Kevin," kata Boy.
"Halo..., kenalin aku Kevin Kurniawan," sapa Kevin, sambil menyodorkan tangannya!
"Iya ka, halo juga, aku Keisya Kirana, salam kenal!" saut keisya, sambil menjabat tangan Kevin dan tersenyum!
"Udah Vin, jangan lama-lama, pegangan tangan nya," pinta Boy, sambil melepas tangan Kevin, di tangan Keisya.
"Kok kaya bau ****** tikus yah? apa bau kentut? kok bau banget sih?" tanya Keisya, sambil menutup hidung nya.
"Ini Key, tadi Kevin kentut, keceplosan kata nya," tuduh Boy, sambil menginjak kaki Kevin.
__ADS_1
"Aduhhh..., sakit tau Boy, kaki gua lo injek," lirih Kevin, sambil memegang kakinya.
"Sory gak sengaja, hehehe...," saut Boy, yang sengaja, takut Kevin jujur kepada Keisya.
"Ihhh..., ka Kevin jorok banget yah, mana kentut nya bau lagi, kaya bau ******," ucap Keisya, sambil menatap Kevin, penuh rasa jiji.
"Sudah ku duga, kentut Boy itu bau ******, mana kentut nya tepat di muka gue lagi, anjrit, angin ketut nya juga masih berasa di muka gua, makan apaan ini anak, ampe bau nya kaya gini?" lirih Kevin dalam hatinya, sambil kaki nya di injak lagi oleh Boy, takut Kevin jujur kepada Keisya.
"Aduhhh..., sakit tau Boy, kenapa lo injek lagi kaki gua? lirih Kevin, memegang kaki dan idung nya, karna masih bau kentut Boy.
"Sory Vin, gak sengaja lagi, hehehe...," ucap Boy, dengan wajah tak berdosanya!
"Sebenernya, kalian itu lagi nyari apaan sih, di situ? kenapa gak masuk ajah kedalem, yuk masuk ajah!" ajak Keisya, kepada Boy&Kevin, masuk kedalam Rumah nya!
"Gak usah repot-repot kok Key, aku sama Kevin, cuman iseng ajah lewat, sambil liatin indah nya Ciptaan Tuhan, yaitu kamu," gombal Boy, sambil menatap Keisya!
"Iya Key, ka Boy tau kok," gumam Boy.
Lalu tiba-tiba, Kenzo pun memanggil Keisya, "Key..., Keisya, ada suara ribut-ribut apatuh diluar?" tanya Kenzo.
"Suut.., tolong jangan bilangin ada kak Boy ngumpet disini yah, plis...," pinta Boy, sambil memelas.
"Emang nya kenapa, ka?" tanya Keisya.
"Ka Boy, mau ngasih kejutan ke Kenzo," bohong Boy.
"Oh..., gitu yah ka, tapi aku gak bisa berbohong ka?" jawab Keisya.
Lalu Kenzo dan Dika pun keluar Rumah, "Mampus dah gua, si Kenzo malah keluar lagi," kaget Boy&Kevin, sambil ngumpet!
__ADS_1
"Ada suara ribut-ribut apa sih, Key?" tanya Kenzo.
"Enggak..., ga ada apa-apa kok ka, tadi kata ka Boy bilang, jangan bilangin ka Kenzo, kalo ka Boy lagi ngumpet disini, soalnya dia mau ngasih kejutan ke Ka kenzo," jawab Keisya dengan polos nya.
"Aduh, Keisya mana bilang lagi ada kita, kita harus gimana Vin?" bisik Boy.
"Kita harus cepet-cepet cabut Boy, sebelum kita mati konyol disini," ajak Kevin.
"Gua setuju Vin, ide lo bagus," saut Boy.
"Terus dimana Boy nya Key?" tanya Kenzo.
"Ini ka, mereka lagi ngumpet disitu," jawab Keisya, sambil menunjuk kearah Boy&Kevin.
Boy&Kevin pun lari terbirit-birit, mendengar Keisya menunjuk, kepada mereka yang sedang mengumpet. Keisya pun hanya tertawa, melihat tingkah koyol dari Boy&Kevin, yang tidak mengetahui, perselisihan, antara Geng kakanya.
"Ternyata Boy dan Kevin ada di sini, apa mereka memata-matain kita Ka?" kaget Kenzo.
"Kalo menurut gua sih, kayanya si Boy suka sama ade lo," jawab Dika, sambil menatap kearah Boy&Kevin lari!
"Oh yah," saut Kenzo, yang masih ragu, Boy suka sama adiknya, apa cuman mau iseng saja.
"Sebaik nya lo jagain ade lo baik-baik Ken, kalo lo gak mau ade lo dipermain kan, sama Boy," saran Dika.
"Sama seperti Fitri, calon pacar gua dulu, yang pernah lo rebut Boy," batin Dika, yang menatap kearah Boy pergi.
Dika ini dulu nya temen baik Boy, bersama Ivan&Kevin, mereka adalah temen satu Geng dan satu angkatan juga, mereka bermusuhan, gara-gara Dika menggira, kalo Boy sudah ngerebut pacarnya dulu.
"Itu gak akan pernah terjadi Ka, kalo sampe itu terjadi, Boy berani-berani nya maenin perasaan ade gua, dia bakalan mati di tangan gua," marah Kenzo, dengan wajah serius.
__ADS_1