Sang Pendendam

Sang Pendendam
Serangan Green Bull.


__ADS_3

Setelah Dika memancing Tiara keluar dari Warung Bakso nya, dengan cara memesan bakso, Dika pun pergi ke sebrang jalan dan memberikan perintah kepada anggota nya, untuk siap-siap melaksanakan rencana mereka, "Jika target sudah datang, langsung culik saja masukin ke dalam Mobil."


"Baik Ka," jawab anggota nya, sambil mem perhatikan area sekitar, agar mereka aman dalam misi penculikan nya.


"Bim, lo juga ikut anak-anak yah bawa Tiara ke gudang Basecamp kita, buat jadi tawanan kita, tapi inget, kalian jangan sakitin dia sedikit pun, karna dia gak ada sangkut paut nya dengan permusuhan kita sama Warrior, selain hanya untuk jadi umpan saja," tegas Dika.


"Ok gua ngerti, terus lo mau kemana?" tanya Bima.


"Gua mau cari Boy. Mau gua habisin dia. Nanti jika gua udah ngalahin Boy, gua bakalan balik ke Basecamp, untuk bantu kalian melawan Roy," jawab Dika, terlihat raut wajah nya penuh dendam.


"Ok deh kalo begitu," saut Bima.


"Ok temen-temen semuanya, sekarang kita di bagi lagi menjadi 2 kelompok. Sebagian ikutin Bima ke Basecamp bawa target kepada Kenzo. Jika misi penculikan kita berhasil, sebagian ikutin gua cari Boy," printah Dika.


"Siap laksanakan!" jawab seluruh anggota nya!


Sebelum Dika pergi, Tiara pun datang menghampiri nya, "Ka, ini pesenan nya sama kembalian nya," ucap Tiara, sambil memberikan pesanan Dika, namun Dika hanya melamun saja, sambil menatap tak tega kepada Tiara.


"Ada apa ka? kok bengong?" tanya Tiara, sambil menatap Dika.


Dika pun tersadar, dengan terpaksa. Dika memberikan perintah kepada Bima, untuk segera menculik Tiara, "Bim, cepat tangkap dia masukin ke dalam mobil."


Bima dan anggota nya langsung membawa masuk Tiara ke dalam mobil nya.

__ADS_1


"Ini apa-apaan Ka?" kaget Tiara, "emang nya aku punya salah apa sama kamu?" panik Tiara, sambil mencoba memberontak!


Sebelum Tiara sempet teriak, Tiara pun di bekap oleh Bima lalu di masukanlah ke dalam Mobil.


Dika sambil menatap Tiara, Dika merasa bersalah, karna dia sudah menculik orang yang tak punya salah kepadanya, "Maafin aku yah Ti, kamu jadi harus aku culik," batin Dika.


Bima dan sebagian anggota Green Bull segera kabur dari tempat itu. Namun sebelum Dika ini berhasil kabur, seseorang pun berteriak dari belakang, "Hey tunggu..., kalian itu siapa? kenapa kalian menculik sahabat saya?" teriak Fitri sambil menghampiri mereka!


Alangkah kagetnya Dika, melihat Fitri yang sedang berteriak ke arah nya.


Fitri yang melihat Dika menculik Tiara. Seakan tak percaya, kalo yang menculik Tiara adalah Dika, "Dika? hey kamu Dika kan, tunggu sebentar aku mau ngomong sama kamu," panggil Fitri.


Dika yang melihat Fitri semakin mendekat, iapun langsung kabur bersama sebagian anggota Green Bull lainnya.


Sedangkan Fitri yang melihat Tiara di culik oleh Dika, iapun segera pergi menuju Basecamp Warrior, untuk melaporkan nya kepada Roy.


Di dalam perjalannan, Dika sambil meng ingat, dia harus mencari Boy kemana.


"Gua harus cari kemana yah si Boy?


apa mungkin gua cari ketaman saja. soalnya dia suka duduk ditaman," pikir Dika, yang mengetahui kebiasaan Boy.


Dika pun langsung mencari Boy ke Taman. Sesampai nya Dika di Taman, dia pun menemukan Boy yang sedang di temani Kevin di Taman. Terlihat mereka ber dua sedang asik bercanda!

__ADS_1


"Boy, sialan lu, gara-gara kaki gua lu injek tadi, ini masih sakit tau," grutu Kevin sambil memegangi kaki nya.


"Sori Vin, gua gak sengaja hehe," lirih Boy sambil mengajak Kevin bercanda!


"Gak sengaja sih gak sengaja Boy, tapi kaki gua tetep sakit nih," grutu Kevin.


"Ya sory..., Vin," bersalah Boy, sambil mengusap kaki Kevin.


"Elu yang apel gua yang menderita, nyesel gua ikut sama lo tadi Boy. Mana muka gua sempet lo kentutin lagi, apes banget hari ini," grutu Kevin.


"Ya sory Vin, sekarang gini ajah, gua teraktir makan bakso di Warung Bakso Tiara mau?" rayu Boy, "Sambil gua mau minta maaf sama Tiara, atas omongan gua yang sebelum nya, ke dia," ajak Boy.


"Ayo Boy, emang nya lo punya duit?" tanya Kevin yang curiga.


"Gua pinjem dulu ajah Vin uang lo, nanti gua ganti deh janji," jawab Boy dengan polos nya.


"Ahh lagu lu Boy mau teraktir gua, ujung-ujung nya gua juga yang bayar," keluh Kevin.


"Ya maaf Vin, entar gua pasti ganti deh," ucap Boy, "Lu gak percayaan amat sama temen dari kecil lu juga."


Lalu tiba-tiba Dika pun memanggil Boy dari belakang, "Boy..., lu gak pernah berubah yah, dari dulu masih saja nyusahin temen lo sendiri, iya ga Vin," cibir Dika, sambil menatap Boy dan Kevin dari jauh.


"Dika," kaget Kevin, "mau ngapain lo disini? bawa anggota Green Bull segala?"

__ADS_1


"Ehk Dika, kemana ajah lo bro? ada yang mau gua jelasin sama lo," cakap Boy dengan santainya, berharap bisa menjelaskan kesalah pahaman antara mereka, tanpa ada kekerasan.


"Gua gak butuh penjelasan dari lo Boy. dasar penghianat," maki Dika, dengan tatapan Benci.


__ADS_2