
Lalu, Boy menghampiri Dika&Fitri! "Kalian, lagi pada ngapain berduan di sini?
lagi pacaran yah!" goda Boy!
"Enggak kok Boy, aku sama Dika, cuman ngobrol biasa ajah kok!" ucap Fitri, sambil tersenyum!
Sedangkan Dika, cuman senyum-senyum sendiri, mendengar ucapan dari Boy&Fitri,
"Oh iya Ka, sory, lo jadi di keluarrin dari sekolah, demi kita-kita," ucap Boy.
"Gapapa Boy, santai ajah, kita kan temen deket, bahkan kita temenan dari kita SD!" saut Dika.
"Iya sih Ka, tapi gak gitu juga kan, kita kemaren, tawuran emang atas kemauan kita sendiri, tanpa ada yang memerintah kita juga, jadi kita juga layak, dapat hukuman yang sama Ka," bersalah Boy.
"Gapapa Boy, dari pada kalian juga kena hukuman yang sama, trus di keluarin dari sekolah, mending gua ajah yang berkorban demi kalian, anggap saja ini atas nama persahabatan kita, karna kalian itu sahabat terbaik yang gua punya," bangga Dika, kepada teman-temannya!
"Lo, emang sahabat baik kita Ka," ucap Boy, sambil memeluk Dika.
"Oh iya Ka, sory, Ivan&Kevin gak bisa kumpul disini, karna pas jam sekolah usai, mereka di jemput orang tua mereka," ucap Boy.
"Iya Boy, gapapa, gua ngerti kok," saut Dika.
"Gua denger, lo selain di keluarin dari sekolah, lo juga di usir dari Rumah yah?" lirih Boy.
"iya Boy," jawab Dika.
"Lalu, lo mau tinggal dimana Ka? apa mau tinggal di Rumah gua sama bang Roy ajah?" tawar Boy.
"Gak usah Boy, makasih atas tawaran nya,
gua mau tinggal sama om gua, di kampung sebelah, sambil nerusin sekolah gua, di sana," saut Dika.
Lalu, datanglah om nya Dika, mengendarai Motor, "Dika, ayo kita kerumah om, kamu sedang ngapain di situ, siapa mereka?" tanya om Dika.
"Mereka adalah sahabat baik aku om," jawab Dika.
__ADS_1
"Kamu gak usah lagi bergaul sama mereka Dika, pasti kamu jadi anak bandel, karna sering bergaul yang gak benerkan, sama mereka," tuduh om Dika.
"Enggak kok om, mereka anak baik-baik, mereka gak pernah ngajarin aku yang gak bener," jelas Dika.
"Ahhh..., poko nya kamu gak usah bergaul lagi sama mereka, ibu kamu nitipin kamu ke om, buat jagain kamu, jadi kamu harus nurut sama om," printah om Dika.
"Iya om...," jawab Dika, sambil menunduk.
"Ayo naik Motor, kita segera ke rumah om," ajak om Dika.
"Iya baik," jawab Dika.
"Boy&Fit, sory yah, atas ucapan om gua tadi," lirih Dika.
"Iya gapapa kok Ka, kita ngerti Kok," saut Boy&Fitri, memaklumi situasi nya.
"Jadi kamu beneran mau pergi sama paman, kamu?" tanya Fitri.
"Iya Fit, aku harus pergi sama paman aku, dan tinggal di Rumah nya," lirih Dika.
"Jadi, kita bakalan jarang ketemu dong Ka?
"Nanti aku sebulan sekali, bakalan kesini kok, buat ketemu kalian lagi, kita bakalan kumpul-kumpul lagi, kaya dulu!" jawab Dika.
"Ya udah Ka, jaga diri kamu baik-baik yah," lirih Fitri&Boy, sambil memandang wajah Dika, yang akan pergi.
"Iya Fit, Boy, kalian juga harus janji, jaga diri kalian baik-baik yah," saut Dika sambil tersenyum, mencoba untuk tetap tegar!
"Siap, pasti nya ka!" kata Boy, sambil tersenyum kepada Dika!
"Boy, gua nitip Fitri yah," ucap Dika, sambil menatap Boy, penuh percaya!
"Iya Ka, siap, tanpa lo suruh juga, gua pasti jagain Fitri kok, karna kalian, adalah temen terbaik gua!" jawab Boy, sambil menatap Dika.
"Makasih yah Boy," senang Dika, karna Dika yakin, Boy dapat di percaya.
__ADS_1
"Dika, ayo naek, om gak punya banyak waktu nih, om harus kerja lagi soalnya," panggil om Dika.
"Iya om, saya kesana," saut Dika.
"Jaga diri kalian baik-baik yah, nanti sebulan sekali, gua bakalan kesini lagi kok! buat nengokin kalian semua," ucap Dika, sambil menghampiri om nya!
"Iya ka, sampai ketemu lagi yah ka!" saut Fitri.
"Dika, ayo cepetan," panggil om Dika, yang mengajak Dika, untuk segera naik ke Motor nya, karna om nya ini, sedang terburu-buru, karna dia harus kerja kembali.
"Iya om," saut Dika, sambil menaiki Motor om nya.
"Ya sudah, sampai jumpa kalian berdua, jaga diri kalian baik-baik yah, salam sama yang lainnya juga, dah semua nya!" lirih Dika, sambil meninggalkan Boy&Fitri.
Sebulan kemudian, di saat Dika kembali untuk menengok temen-temen nya,
alangkah kaget nya Dika, melihat Boy&Fitri, sedang berduaan di taman! "Boy, aku mau ngomong sesuatu sama kamu," gumam Fitri.
"Mau ngomongin apa Fit?" tanya Boy.
"Sebener nya, aku suka sama kamu Boy, bahkan dari dulu, semasih kita di kelas 1 SMP," ucap Fitri, mengungkapkan perasaan nya!
Boy pun menyadari keberadaan Dika, yang sedang, mendengarkan obrolan nya, dengan Fitri! "Ka, Dika, ini gak seperti yang lo bayangin, gua bisa jelasin semua nya," kaget Boy, yang melihat Dika, di dekat nya.
"Gua kecewa Boy sama lo, gua kira lo temen baik gua, ternyata lo adalah penghianat, lo sudah ngambil cewe yang gua incer, dari kita kelas 1 SMP," kecewa Dika, sambil pergi meninggalkan taman itu, menggunakan motor om nya!
"Tunggu Ka...," panggil Boy, yang akan mengejar Dika, namun tangan Boy ditahan oleh Fitri.
"Jadi gimana Boy? kamu juga suka kan, sama aku?" tanya Fitri.
"Sory Fit, aku slama ini cuman anggap kamu temen baik aku ajah, aku selalu jagain kamu, sebener nya, atas permintaan Dika, sahabat baik aku, gak lebih Fit," jawab Boy, "Malah Dika yang selalu sayang sama kamu&suka sama kamu, dari kita duduk di kelas 1 SMP."
"Jadi selama ini, kamu gak punya perasaan apapun ke aku?" lirih Fitri.
"Iya Fit, sory yah, aku harus ngejar Dika dulu," bersalah Boy, kepada Dika.
__ADS_1
Kemudian, Boy pun, mencoba mengejar Dika, "Ka..., tunggu gua, Dika...," panggil Boy sambil berlari, mengejar Dika, namun sayang nya, Dika sudah keburu jauh.
"Sory Ka, kita jadi salah faham kaya gini, padahal gua mau jelasin sama lo, kalau gua gak ada hubungan apa-pun sama Fitri," batin Boy, yang penuh penyesalan, karna membuat Dika, jadi salah faham.